English (United Kingdom)Indonesian (Indonesia)
Kuliah Umum Kepala Staff Angkatan Laut (KASAL)
Written by Administrator    Saturday, 28 May 2016 15:43    PDF Print E-mail
x

 

kuliah-umum-kasal

Yogyakarta, 23 Mei 2016- Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kedatangan tamu Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. untuk  memberikan kuliah umum dengan tema Survey dan Pemetaan untuk Ketahanan Maritim. Kuliah umum tersebut dihadiri tidak kurang dari 300 orang mahasiswa Fakultas Teknik dengan moderator Dr. I Made Andi Arsana.

Pada kedatangannya di UGM, KASAL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., disambut langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Alumni Dr. Paripurna P. Sugarda, LL.M., di Gedung Kantor Pusat Fakultas Teknik UGM. Turut hadir mendampingi KASAL dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Pendidikan Angkatan Laut (Kadisdikal) Laksamana Pertama TNI Hadi Santoso, Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) V Surabaya Brigjen TNI (Mar) Rudy Andi Hamzah, S.Ap, serta pejabat terkait lainnya.

Kuliah umum oleh Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. ini merupakan kesempatan yang sangat bagus terutama bagi mahasiswa teknik geodesi dikarenakan tema kuliah umum yang berkaitan langsung dengan disiplin ilmu kegeodesian, yakni pemetaan dan survey hidro-oseanogafi. Sesuai dengan tema yang diangkat pada kuliah umum tersebut, Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. Mengungkapkan bahwa survey dan pemetaan untuk wilayah perairan sangatlah penting terutama  jika hal tersebut menyangkut tentang batas wilayah Negara Republik Indonesia. Pihak TNI AL sendiri terus melakukan pembaruan terkait dengan pemetaan kondisi laut Indonesia. Hal itu dilakukan untuk menggali potensi-potensi wilayah perairan laut sekaligus menjaga batas wilayah negara Indonesia yang menyangkut dengan kedaulatan Negara Indonesia di hadapan dunia, sekaligus terkait dengan visi Presiden Jokowi yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. berpesan, sebagaimana Gadjah Mada yang menyatukan Indonesia melalui maritime, mahasiswa Universitas Gadjah Mada juga harus berperan dalam mengembangkan kemaritiman Indonesia. Beliau juga  mengungkapkan bahwa ada enam elemen penting untuk menjadi Negara kuat dibidang maritim yaitu posisi geografis, kondisi fisik, luas wilayah, jumlah penduduk, karakter bangsa dan karakter pemerintah, yang mana semua itu dimiliki oleh Indonesia sebagai sebuah Negara bahari.

 

KASAL TNI Ade Supandi juga menyampaikan tentang arti penting mengangkat kembali nilai-nilai budaya maritim di dalam diri setiap anak bangsa Indonesia. TNI AL sangat mendukung pendidikan dengan berkolaborasi dengan lembaga pendidikan, termasuk Teknik Geodesi UGM. Beberapa bentuk kerjasama dapat berupa pendidikan baik tingkat Master maupun Doktoral untuk TNI-AL di kampus Teknik Geodesi, maupun yang dilakukan oleh mahasiswa Teknik Geodesi dengan mengunjungi kapal-kapal survei seperti KRI Rigel dan Spica milik TNI AL. Dengan demikian, TNI AL dapat membantu mewujudkan rasa cinta mahasiswa terhadap bangsa Indonesia terutama pada bidang kemaritiman.

Last Updated ( Saturday, 28 May 2016 15:48 )