English (United Kingdom)Indonesian (Indonesia)
A Geodet Cross The Nation She : Can!!
Ditulis oleh Administrator    Rabu, 20 Mei 2015 04:17    PDF Cetak E-mail
Tanggal 9 Mei 2015 departemen Dikti KMTG telah melaksanakan sharing dikti dengan narasumber seorang wanita nyentrik alumni teknik Geodesi tahun 2003. Rahmatyas Puspaningrum, atau yang akrab di panggil Tyas ini merupakan satu-satunya surveyor wanita yang bekerja di perusahaan THIESS sebuah perusahaan pertambangan milik Australia. Wanita asli Yogyakarta ini mencari peruntungannya dengan mencoba bekerja di luar negeri.

Dalam acara yang bertajuk A Geodet Across The Nation :She Can!! ini,Tyas menceritakan pengalamannya bekerja diantara orang-orang bule yang badannya jauh lebih besar, dan tentunya dengan pengalaman yang tidak diragukan lagi.Tyas yang notabene gadis ‘tomboy’ yang menyukai tantangan ini merasa bahwa jalan yang akan dia tempuh tidak akan semulus jalan tol. Namun tekad yang kuat membuat Tyas terus memantapkan hati bahwa ini jalan yang akan dia tempuh.

Keberanian dalam menentukkan pilihan dan menerima tantangan menjadi salah satu penunjang kesuksesan menurut Tyas. Bukan hanya asal-asalan berani tanpa bermodalkan apa-apa. Kemampuan akademis baik teori mapun praktik menjadi modal utama untuk memeberanikan diri mengambil tantangan. Pelajari saja semua ilmu yang akan diberikan, jangan takut jika ilmu tersebut tidak akan dipakai, karena pada dasarnya semua ilmu yang kita pelajari pasti akan berguna suatu saat nanti.

Bekerja di lingkungan yang didominasi kaum pria bahkan sempat diremehkan karena gendernya tak memudarkan semangatnya untuk tetap bekerja secara profesioanal. Latar belakangnya yang merupakan anggota geodipa (Geodesi Pencinta alam) memudahkannya dalam beradaptasi dengan lingkungan kerja yang cukup keras.

Perlahan Tyas mampu menunjukkan kepada orang disekitarnya bahwa wanita mampu bekerja sejajar dengan pria. Memang perlu perjuangan yang keras hingga bisa mencapai posisinya saat ini. Tyas merupakan salah satu dari sekian banyak wanita tangguh di dunia yang bekerja sebagai seorang surveyor. Posisi terhormat yang dapat didapatkan dengan usaha yang tidak main-main. “Jangan takut bekerja dimanapun tempatnya, selama itu masih di bumi, so why not?”, kutipan kata yang Tyas berikan diakhir acara sharing dikti kala itu.

 

 

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 20 Mei 2015 08:43 )