English (United Kingdom)Indonesian (Indonesia)
Profil Laboratorium Hidrografi
Ditulis oleh Administrator    Selasa, 21 Juni 2011 20:32    PDF Cetak E-mail


·         Deskripsi

Laboratorium Hidrografi merupakan salah satu dari 4 laboratorium yang ada di Jurusan Teknik Geodasi dan geomatika FT-UGM. Lab. Hidrografi didirikan pada tahun 90an akhir sebagai wadah bagi pada dosen yang menpunyai bidang keahlian dan interes pada bidang hidrografi dan mewadahi matakuliah Survei Hidrografi yang sudah ada sejak berdirinya Teknik Geodesi. Bidang kajian laboratorium adalah pengukuran, penginderaan, pencitraan dan pengamatan fenomena bawah air pada berbagai lingkungan perairan (laut, sungai, danau). Aktivitas dan produk hidrografi banyak digunakan untuk pemetaan bawah laut, navigasi, rekayasa laut, manajemen wilayah pantai, batas wilayah laut, kadastral laut, eksplorasi dan eksploitasi SDA wilayah perairan.

·         Aktivitas

1.      Praktikum

Mengingat keterbatasan peralatan, maka praktikum yang bisa dilaksanakan adalah :

a.      Oseanografi Fisis : pengolahan data satelit altimeter

b.      Pasang surut : pengolahan data pasut (analisis dan prediksi pasut)

c.       Survei Hidrografi :

-          Pengukuran pasut/pendefinisian chart datum

-          Pengukuran batimetri

-          Visualisme hasil pengukuran batimetri

d.      Batas Wilayah

-          Penetapan batas wilayah laut secara kartometris

 

2.      Riset

 

 

a.      Pemodelan arus, gelombang dan pasut dari data satelit altimeter

b.      Unifikasi system tinggi Indonesia menggunakan data satelit altimeter

c.       Anbalisis dan prediksi pasut perairan Indonesia berdasarkan data jarring PSMSL (Permanen Service for Mean Sea Level)

d.      Pre-processing data multi-satelite altimeter (re-tracking and cross-over ajdusment of multi=satellite altimeter)

e.      Monitoring sendimentasi Waduk Sermo

f.        Technical aspect of marine boundary delimition

 

3.      Potensi

Riset, pelatihan dan konsultasi bidang :

a.      Pemetaan batimetri

b.      Pemodelan variasi muka laut dari satelit oseonografi,

c.       Pendefinisian dan unifikasi system tinggi

d.      Technical aspect of marine boundry delimition

 

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 22 Juni 2011 07:20 )