YOGYAKARTA, 24 Agustus 2026 – Keluarga Alumni Teknik Geodesi (KATDESI) menyelenggarakan talkshow bertajuk “Menguatkan SDM Geodesi–Geomatika, Menentukan Arah Karier Bersama Alumni” sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antara alumni dan mahasiswa baru Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM). Kegiatan ini menjadi wadah bagi para alumni untuk berbagi pengalaman profesional, memberikan wawasan mengenai perkembangan dunia geodesi dan geomatika, serta memperkenalkan berbagai peluang karier yang dapat ditempuh oleh lulusan Teknik Geodesi.
Talkshow dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, di Ruang III.6 Lantai 3 Departemen Teknik Geodesi FT UGM. Kegiatan ini diwajibkan bagi seluruh mahasiswa baru DTGD FT UGM Tahun Akademik 2026/2027 sebagai bagian dari proses pengenalan lingkungan akademik dan profesi. Melalui kegiatan ini, KATDESI berharap mahasiswa baru memperoleh motivasi, inspirasi, dan gambaran yang lebih luas mengenai masa depan profesi geodesi dari para alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor.
Acara dibuka oleh Dr. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, Prof. Trias menyampaikan apresiasi atas kehadiran para alumni dan dukungan KATDESI dalam membangun hubungan yang erat antara alumni dan mahasiswa.

Beliau menekankan bahwa salah satu kekuatan utama Departemen Teknik Geodesi adalah jejaring alumninya yang tersebar di berbagai institusi pemerintah, militer, industri, akademik, maupun sektor swasta. Melalui interaksi langsung dengan para alumni, mahasiswa baru dapat memperoleh inspirasi, membangun kepercayaan diri, serta memahami bahwa bidang geodesi dan geomatika memiliki prospek yang luas dan menjanjikan di masa depan.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Iin Herawati selaku perwakilan KATDESI. Beliau menyampaikan bahwa alumni memiliki tanggung jawab moral untuk berbagi pengalaman dan membantu generasi berikutnya memahami berbagai peluang karier yang tersedia setelah lulus. Menurutnya, mahasiswa perlu mengetahui bahwa lulusan Teknik Geodesi memiliki peran penting dalam berbagai sektor pembangunan nasional.

Sebagai bentuk dukungan kepada mahasiswa baru, KATDESI juga membagikan tumbler dan buku kepada seluruh mahasiswa angkatan 2026.
Talkshow menghadirkan tujuh narasumber alumni dengan latar belakang profesi yang beragam, yaitu:
- Ir. Prijono Nugroho Djojomartono, MSP., Ph.D., IPM. – Dosen Purnabakti Teknik Geodesi FT UGM.
- Kolonel Ctp Dr. Amin Nurdin, S.T., M.T. – Kepala Topografi Kodam I/Bukit Barisan.
- Ade Chandra Wijaya, S.T., M.Si., QRMP. – Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Kalimantan Utara.
- Herdiyanto Yuniawan, S.T. – Project Manager/Penanggung Jawab Operasional PT Pama Persada Nusantara.
- Nico Seniar, S.T. – CSR and Community Relation Department Head Subsidiary PT Adaro Energy Indonesia Tbk.
- Suranto, S.T., M.T. – Pengusaha di bidang survei terestris dan kadastral.
- Yunina Ratna Susila Dewi, S.T., M.T. – Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia.
Dalam sesi diskusi, masing-masing narasumber berbagi pengalaman dan pesan inspiratif kepada mahasiswa baru. Prof. Prijono menyampaikan bahwa mahasiswa angkatan 2026 sangat beruntung karena dapat bertemu langsung dengan berbagai alumni yang menjadi bukti nyata luasnya peluang karier lulusan Teknik Geodesi.
Kolonel Amin Nurdin menjelaskan besarnya kebutuhan tenaga geodesi di lingkungan militer, khususnya Korps Topografi, yang memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai operasi dan pembangunan nasional.
Ade Chandra Wijaya menekankan pentingnya membangun pertemanan dan jejaring sejak awal masa kuliah. Menurutnya, lulusan Teknik Geodesi memiliki kompetensi yang sangat spesifik namun fleksibel, sehingga mampu beradaptasi dan berkontribusi di berbagai bidang pekerjaan. Ia mengibaratkan lulusan geodesi sebagai “kunci Inggris” yang dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan dan situasi.
Dari sektor industri pertambangan, Herdiyanto Yuniawan menyampaikan bahwa selain kompetensi teknis, lulusan geodesi juga perlu mengembangkan kemampuan perencanaan, pengambilan keputusan, kepemimpinan, dan kemampuan mengeksekusi tindakan. Ia mengingatkan mahasiswa untuk terus belajar, keluar dari zona nyaman, serta menjaga kesehatan sebagai modal penting dalam dunia kerja profesional.
Sementara itu, Yunina Ratna Susila Dewi memberikan motivasi khusus kepada mahasiswa baru, terutama mahasiswi yang bercita-cita menjadi surveyor profesional. Menurutnya, kemampuan kepemimpinan yang diperoleh selama masa kuliah akan menjadi bekal penting dalam perjalanan karier di masa depan.
Suranto menekankan pentingnya keberanian mengambil risiko, mental yang kuat, serta semangat pantang menyerah bagi mahasiswa yang ingin menjadi wirausahawan. Sedangkan Nico Seniar mengajak mahasiswa untuk tidak merasa minder atau pesimis dalam menghadapi perjalanan karier. Ia mengingatkan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk berkembang dan mencapai kesuksesan melalui kerja keras, ketekunan, dan keyakinan terhadap kemampuan diri sendiri.
Pada kesempatan yang sama, Zaim, selaku Sekretaris Jenderal KATDESI, juga mengajak mahasiswa baru untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan sejak awal masa perkuliahan, karena hubungan yang terbangun selama kuliah sering kali menjadi modal berharga dalam kehidupan profesional di masa mendatang.
Selain kegiatan talkshow, KATDESI melalui dukungan alumni angkatan 1996 menyerahkan berbagai bantuan kepada Departemen Teknik Geodesi FT UGM, berupa satu unit Smart Board, sepuluh unit teodolit manual, serta program beasiswa bagi mahasiswa. Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran dan membantu mahasiswa dalam menyelesaikan studi.
Acara juga dimeriahkan dengan pembagian berbagai doorprize dan hadiah dari alumni kepada mahasiswa baru. Kegiatan ditutup oleh Dr. I Made Andi Arsana, yang menyampaikan pesan bahwa proses belajar tidak hanya tentang menemukan hal-hal baru, tetapi juga tentang memperoleh cara pandang baru dalam melihat masa depan.
Melalui kegiatan ini, KATDESI menunjukkan komitmennya untuk terus mendampingi dan mendukung perkembangan mahasiswa Teknik Geodesi UGM. Kehadiran para alumni tidak hanya memberikan gambaran nyata mengenai dunia profesional, tetapi juga menumbuhkan optimisme, semangat belajar, dan rasa percaya diri bagi mahasiswa baru untuk menapaki perjalanan akademik serta karier mereka di masa depan. Kolaborasi yang erat antara alumni, mahasiswa, dan departemen diharapkan dapat terus menjadi kekuatan bersama dalam membangun sumber daya manusia geodesi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
















