Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2025
  • Februari
  • hal. 2
Arsip 2025:

Februari

Studi Peneliti Indonesia Dorong Tata Ruang Berkelanjutan Melalui Analisis RTH Surabaya

BeritaPenelitian Sabtu, 8 Februari 2025

Yogyakarta, 7 Februari 2025 – Peneliti Indonesia, Abdul Basith, Calvin Wijaya, dan Rizal Mubarok, mempublikasikan artikel berjudul “Analysis of Green Open Space Availability in Surabaya City Using Google Earth Engine” di AIP Conference Proceedings, Vol. 3120 No. 1, Februari 2025. Artikel ini mengkaji ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) di Surabaya dengan pendekatan teknologi penginderaan jauh modern berbasis platform Google Earth Engine (GEE).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan ekonomi dan industri Surabaya yang mengakibatkan konversi lahan besar-besaran, termasuk berkurangnya ruang terbuka hijau. Dengan memanfaatkan citra satelit Sentinel-2 MSI, tim peneliti melakukan ekstraksi informasi penutup lahan menggunakan metode object-based image classification. Proses segmentasi dilakukan dengan algoritma SNIC (Simple Non-Iterative Clustering) yang kemudian digabungkan dengan Principal Component Analysis (PCA) dari GLCM untuk meningkatkan akurasi. Analisis menunjukkan bahwa area RTH di Surabaya terus mengalami penurunan signifikan akibat ekspansi kawasan ekonomi dan infrastruktur.
Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan ruang terbuka hijau secara berkelanjutan dengan dukungan teknologi penginderaan jauh. Pemanfaatan Google Earth Engine memungkinkan evaluasi cepat dan efisien, yang dapat membantu pemerintah kota dalam merencanakan tata ruang berkelanjutan. Kajian ini juga mendukung pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) dengan menekankan perlunya menjaga keberadaan ruang hijau sebagai penyeimbang lingkungan perkotaan.

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=xFUhWQkAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=xFUhWQkAAAAJ:Y0pCki6q_DkC

Penelitian Ungkap Dampak Gempa Tuban-Bawean dengan Teknologi Penginderaan Jauh

Penelitian Kamis, 6 Februari 2025

Tim peneliti lintas perguruan tinggi menggunakan teknologi penginderaan jauh untuk menganalisis dampak gempa berkekuatan M6,4 yang terjadi di Tuban-Bawean, Jawa Timur, pada 22 Maret 2024. Penelitian ini dipublikasikan di BIO Web of Conferences dan menekankan pentingnya integrasi teknologi geospasial dalam mitigasi bencana.

Penelitian oleh Siti Asmayanti Tuasamu dan Prof Nur Cahyadi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan kolaborasi para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Prof. Nurrohmat Widjajanti dan Iqbal Hanun Azizi dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik UGM, juga turut berperan sebagai anggota peneliti dan co-author dalam studi ini.

Penelitian ini menggabungkan analisis model Okada, data geofisika, dan citra satelit Sentinel-1A untuk memetakan deformasi permukaan bumi yang terjadi akibat gempa. “Deformasi permukaan tanah di Pulau Bawean terdeteksi berkisar antara -0,0091 meter hingga 0,0069 meter, yang menunjukkan adanya subsiden maupun uplift kecil,” jelas Mokhamad Nur Cahyadi, salah satu peneliti utama.

Penelitian ini menemukan bahwa daerah dengan litologi aluvial paling rentan terhadap dampak gempa, sedangkan batuan vulkanik menunjukkan deformasi yang lebih signifikan akibat karakteristiknya yang rapuh dan berpori. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam mitigasi risiko bencana di kawasan rawan gempa.

Untuk membaca publikasi lengkap penelitian ini, pembaca dapat mengunjungi tautan berikut:
👉 Analysis of Damage due to the M6.4 Tuban-Bawean Earthquake using Remote Sensing.

12

Agenda

Februari 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
2425262728  
« Jan   Mar »

Berita Terakhir

  • Fakultas Teknik UGM Tawarkan Beasiswa Doktor untuk Riset Geospasial, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan
  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY