Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs3
  • SDGs3
  • hal. 2
Arsip:

SDGs3

Dosen Geodesi UGM Teliti Kesiapsiagaan Sistem Kesehatan dalam Menghadapi Gempa dan Tsunami

BeritaPenelitian Selasa, 25 Maret 2025

Yogyakarta, Maret 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Dr. Cecep Pratama, bersama tim peneliti lintas institusi, mempublikasikan artikel berjudul “Health Disaster Capacity and Preparedness in the Case of Tsunami and Earthquake Disaster” di Texila International Journal of Public Health, Vol. 13 No. 1, 2025. Publikasi ini mempertegas kontribusi akademisi Geodesi UGM dalam riset kebencanaan, khususnya dalam penguatan kapasitas sistem kesehatan menghadapi bencana alam.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pengalaman gempa bumi dan tsunami Palu 2018 yang menunjukkan pentingnya peran sistem kesehatan dalam mengurangi risiko, paparan, dan kerentanan masyarakat. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan kuesioner daring untuk menilai kapasitas dan kesiapsiagaan sistem kesehatan. Hasil penelitian menemukan bahwa kapasitas layanan kesehatan, sumber daya manusia, dan pembiayaan masih tergolong rendah, sementara aspek tata kelola, ketersediaan obat, serta kondisi lingkungan masyarakat dinilai tinggi. Untuk kesiapsiagaan, pemenuhan kebutuhan kesehatan dasar dinilai baik, tetapi kemampuan mengurangi keparahan penyakit melalui layanan kesehatan masih rendah.

Temuan ini menegaskan bahwa kapasitas dan kesiapsiagaan kesehatan dalam menghadapi bencana gempa dan tsunami masih relatif rendah sehingga memerlukan penguatan yang lebih menyeluruh. Penelitian ini memberikan rekomendasi peningkatan sumber daya manusia, pembiayaan, serta pelayanan kesehatan berbasis komunitas untuk memperkuat ketahanan masyarakat. Riset ini sejalan dengan pencapaian SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) melalui penguatan sistem kesehatan masyarakat di wilayah rawan bencana.

https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=5YFJgTQAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=5YFJgTQAAAAJ:isC4tDSrTZIC

Lustrum XIII Teknik Geodesi UGM: Merayakan 65 Tahun dengan Tema “Geodesi Lintas Waktu”

BeasiswaBerita Senin, 11 November 2024

Yogyakarta, 9 November 2024 – Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) sukses menyelenggarakan Lustrum XIII, menandai 65 tahun perjalanan akademisnya. Acara yang bertajuk “Geodesi Lintas Waktu: Merangkai Kenangan, Menyongsong Inovasi” ini berlangsung meriah di Yogyakarta dan dirancang sebagai ajang reuni akbar serta malam keakraban bagi seluruh keluarga besar alumni Teknik Geodesi UGM.

Acara dibuka pada pukul 16.00 dengan persiapan dan doa bersama oleh seluruh panitia, diiringi penayangan video penyambutan dan para sponsor. Setelah sesi registrasi pukul 17.30, MC profesional, Sdr. Anak Agung Arie, memulai acara dengan sambutan hangat kepada para hadirin, termasuk Ketua Departemen Teknik Geodesi, Ketua KATDESI UGM, serta tamu-tamu kehormatan lainnya. Dengan pembukaan resmi pada pukul 18.30, suasana semakin khidmat saat seluruh hadirin bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” dan “Hymne Gadjah Mada” yang dipimpin oleh Lisbeth Adventiana Gloria Christi.

Situasi Lustrum XIII di Departemen Teknik Geodesi FT UGM

Sambutan dari berbagai tokoh penting memperkuat makna acara ini. Ketua Panitia Lustrum XIII, Wahyu Widodo, S.T., menekankan tujuan lustrum sebagai upaya mengenang sejarah dan membangun visi masa depan bagi Teknik Geodesi UGM. Ketua KATDESI, Fakhrurrazi, S.T., serta Ketua Departemen Teknik Geodesi, Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan M., S.T., M.Sc., Ph.D., juga menyampaikan harapan agar Teknik Geodesi UGM terus berkembang dan menjadi pilar penting dalam ilmu geospasial di Indonesia. Sebagai simbol syukur dan perayaan, Prof. Trias memimpin prosesi pemotongan tumpeng yang disaksikan seluruh peserta, didampingi oleh Ketua Panitia dan Ketua KATDESI.

Keseruan acara berlanjut dengan sesi doorprize yang menarik perhatian peserta. Sejumlah alumni senior turut hadir di atas panggung untuk mengundi dan membagikan hadiah kepada peserta yang beruntung, yang diikuti dengan foto bersama. Momen istimewa lainnya adalah sesi lelang lukisan karya Ir. Soeprapto, salah satu tokoh penting dalam sejarah Teknik Geodesi UGM. Lukisan ini dilelang untuk mengumpulkan dana beasiswa yang nantinya diserahkan kepada mahasiswa berprestasi. Penawaran tertinggi disambut hangat oleh tamu undangan dan keluarga Ir. Soeprapto yang hadir untuk memberikan sambutan singkat. Beasiswa hasil lelang ini kemudian diberikan kepada sepuluh mahasiswa Teknik Geodesi UGM sebagai dukungan dalam pendidikan mereka.

Penyerahan Beasiswa Katdesi kepada Mahasiswa
Penyerahan Pemenang Lelang Lukisan Dosen Purnakarya (Alm) Ir Soeprapto

Peluncuran kembali Portal Alumni KATDESI menjadi salah satu sorotan penting dalam acara ini. Ketua KATDESI menjelaskan bahwa portal ini adalah inisiatif untuk memperkuat jaringan dan komunikasi antar alumni, baik di dalam maupun luar negeri, serta memberikan platform bagi alumni untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek geospasial. Portal ini diharapkan menjadi wadah bagi alumni untuk berkontribusi dalam pengembangan ilmu geodesi di Indonesia.

Dalam rangkaian acara, cinderamata juga diserahkan kepada Departemen Teknik Geodesi UGM dan pihak sponsor utama, PT Indonesia Pomalaa Industry Park, sebagai apresiasi atas dukungan mereka dalam menyukseskan acara. Acara kemudian dilanjutkan dengan pengundian hadiah grand prize yang menambah antusiasme peserta. Hadiah utama yang berupa TV 42 inch, perangkat GPS, set autolevel, dan sepeda listrik diberikan kepada peserta yang beruntung.

Konser Band Letto

Puncak hiburan diisi dengan penampilan grup musik Letto, yang membawakan beberapa lagu populer mereka. Penampilan ini membawa suasana keakraban dan nostalgia bagi para peserta yang larut dalam momen kebersamaan. Menjelang akhir acara, MC menutup dengan ucapan terima kasih kepada seluruh sponsor dan tamu undangan yang telah berkontribusi. Setelah acara resmi ditutup, peserta masih disuguhi hiburan dari pemain organ tunggal hingga pukul 22.00.

Acara Lustrum XIII Teknik Geodesi UGM ini menjadi ajang penuh makna yang tidak hanya menghubungkan alumni lintas generasi, tetapi juga memperkuat komitmen Teknik Geodesi UGM untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam ilmu geospasial, menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Kuliah Umum, “Land Administration for Achieving SDGs” bersama Dr. Willem van der Muur

BeritaKuliah Umum Senin, 11 November 2024

Yogyakarta, 07 November 2024 – Departemen Teknik Geodesi (DTGD), Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan Kuliah Umum dengan judul, “Land Administration for Achieving SDGs.” Acara yang dilaksanakan di Ruang Sidang 1, DTGD, berlangsung dengan atraktif mulai dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB. Sebanyak 50 mahasiswa hadir untuk mendengarkan ilmu dari Dr. Willem van der Muur, Senior Land Tenure Specialist di World Bank’s Urban, Resilience and Land Global Practice, yang merupakan alumni dari kampus ternama, yaitu Universiteit van Amsterdam (S1 dan S2) dan Universiteit Leiden (S3). Selain itu, acara juga mendapatkan insight menarik dari Bapak Sigit Widodo, selaku Alumni Teknik Geodesi dan Konsultan di Bank Dunia serta Program Management Advisor unit PPRA  ATR/BPN.

Dr. Willem berbagi wawasan mendalam terkait administrasi pertahanan dan perencanaan tata ruang. Materi berfokus pada pengamatan hak atas tanah masyarakat, pengakuan terhadap hak adat, perencanaan penggunaan lahan dengan mempertimbangkan kondisi iklim, dan inklusi sosial guna menghadapi isu-isu kritis dalam ketahanan sosial dan lingkungan. Sebagai mahasiswa Teknik Geodesi, topik ini merupakan ilmu yang sangat menarik. Mahasiswa sebagai calon penerus bangsa belajar bagaimana menghadapi tantangan dan kondisi pertanahan sesuai nilai-nilai SDGs.

Heri Sutanta, Ph.D, Dr. Williem, dan Sigit Widodo

Kuliah Umum dibuka oleh Bapak Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D., dengan memperkenalkan latar belakang narasumber. Materi dibuka dengan permasalahan dan tujuan dari Organisasi World Bank, khususnya terkait end extreme poverty (menyelesaikan kemiskinan) dan promote shared prosperity (memajukan kesejahteraan bersama). Dari 17 nilai SDGs, tenure security termasuk dalam kategori 1.4.2, woman’s property dalam kategori 5.a, efficient land management and sustainable urbanization (11.3), dan sustainable management of forest (15.2). Dr. Williem mengatakan bahwa pertanahan memiliki peran penting di dalam menyongsong penyelesaian permasalahan iklim sesuai dengan Paris Agreement.

“Land is critical for meeting the Paris Goals and need fully adaptation according to sustainable program”

Permasalahan pertanahan dan hubungannya dengan SDGs bukanlah masalah kecil. Dr Willem menjelaskan bahwa untuk mencapai tujuan ini, World Bank mengajak beberapa stakeholder, seperti ATR/BPN, Kemendagri, BIG, di Indonesia untuk mewujudkan kondisi pertanahan yang lebih baik. Permasalahan seperti sustainable land use, green investment, dan social inclusion masih menjadi gap permasalahan yang perlu diselesaikan. Adapun salah satu solusinya adalah melalui kerjasama dan proses secara bertahap. Program Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) merupakan salah satu upaya di dalam menyelesaikan tanah yang belum terdaftar di mana merupakan proses penting di dalam melengkapi data pertanahan/land information di Indonesia.

Situasi kuliah umum dengan Dr. Williem

“Strengthening spatial planning and land tenure security are key to reduce Indonesia’s emission and implement climate change adaptation measures”

  Sebagai penutup perkuliahan umum, Dr. Willem menyampaikan sebuah inisiatif ke depan dalam proyek Integrated Land Administration and Spatial Planning (ILASP) untuk memperkuat administrasi pertahanan dan perencanaan tata ruang di Indonesia. Proyek ini mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan dengan menjadikan administrasi pertanahan sebagai landasan bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan serta memperhatikan ketahanan lingkungan. Kedepannya, ILASP memiliki program untuk Integrated Spatial Planning for Climate Resilience. Program ini berfokus pada perencanaan tata ruang spasial yang terintegrasi untuk memperkuat ketahanan iklim di indonesia. Selain itu, terdapat Large Scale Base Map for Climate Action, yaitu data dengan skala besar membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam menghadapi perubahan iklim. Climate Responsive Land Tenure, di mana tenurial lahan yang responsif terhadap perubahan iklim menjadi kunci dalam perlindungan hak-hak atas masyarakat. Terakhir, Land Information System and Valuation, sistem informasi pertanahan yang terintegrasi dalam mendukung pengelolaan data pertahanan dan evaluasi yang efektif. Melalui teknologi digitalisasi data pertanahan, sistem ini mampu meningkatkan aksesibilitas informasi bagi pengguna.

Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Kuliah Umum dan Workshop “Pemodelan Geoid dan Geodinamika Indonesia”

Kuliah Umum Jumat, 1 November 2024

Yogyakarta, 1 November 2024 – Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada, menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Pemodelan Geoid dan Geodinamika Indonesia”. Kuliah umum ini dihadiri oleh lebih dari 150 peserta, yang mayoritas merupakan mahasiswa Geodesi Fisis kelas A dan B, serta beberapa akademisi dan praktisi di bidang terkait. Pada kuliah umum ini, geoid yang merupakan model fisis dari bumi menjadi topik utama yang menjadi bahasan diskusi bersama. Kuliah umum ini menghadirkan tiga narasumber ahli, yaitu Dr. Brian Bramanto, Dr. Kosasih Priatna, dan Dr. Dina Anggraini Sarsito. Ketiganya merupakan pakar dari Kelompok Keahlian Sains, Rekayasa, dan Inovasi Geodesi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung. Dengan kepakaran yang dimiliki, para narasumber membahas secara mendalam berbagai aspek terkait penerapan model geoid dan geodinamika di Indonesia.

Salah satu topik utama yang diangkat adalah Pemodelan Local Geoid di Indonesia. Para narasumber menjelaskan tentang pentingnya pemodelan geoid untuk mendukung berbagai kebutuhan geodinamika dan infrastruktur nasional, seperti penentuan sistem ketinggian, pemetaan topografi, serta perencanaan dan pengelolaan sumber daya alam. Geoid sendiri didefinisikan sebagai permukaan ekuipotensial yang bertepatan dengan permukaan air laut rata-rata. Model ini sering digunakan sebagai referensi matematis untuk merepresentasikan bentuk fisik bumi secara lebih akurat dibandingkan ellipsoid. Selain itu, geoid menjadi referensi utama dalam sistem ketinggian global. Dalam pemodelan geoid, terdapat dua pendekatan utama: metode geometrik dan metode gravimetrik. Metode geometrik memanfaatkan pengamatan dan perataan GNSS untuk menentukan undulasi geoid, sedangkan metode gravimetrik dianggap lebih andal untuk menghasilkan model geoid dengan resolusi tinggi pada skala regional maupun global. Hal ini disebabkan oleh keunggulan metode gravimetrik dalam mengukur anomali gayaberat secara luas dengan tingkat presisi yang tinggi tanpa mengalami kesalahan kumulatif jarak.

Salah satu topik utama yang diangkat adalah Pemodelan Local Geoid di Indonesia. Para narasumber menjelaskan tentang pentingnya pemodelan geoid untuk mendukung berbagai kebutuhan geodinamika dan infrastruktur nasional, seperti penentuan sistem ketinggian, pemetaan topografi, serta perencanaan dan pengelolaan sumber daya alam. Geoid sendiri didefinisikan sebagai permukaan ekuipotensial yang bertepatan dengan permukaan air laut rata-rata. Model ini sering digunakan sebagai referensi matematis untuk merepresentasikan bentuk fisik bumi secara lebih akurat dibandingkan ellipsoid. Selain itu, geoid menjadi referensi utama dalam sistem ketinggian global. Dalam pemodelan geoid, terdapat dua pendekatan utama: metode geometrik dan metode gravimetrik. Metode geometrik memanfaatkan pengamatan dan perataan GNSS untuk menentukan undulasi geoid, sedangkan metode gravimetrik dianggap lebih andal untuk menghasilkan model geoid dengan resolusi tinggi pada skala regional maupun global. Hal ini disebabkan oleh keunggulan metode gravimetrik dalam mengukur anomali gayaberat secara luas dengan tingkat presisi yang tinggi tanpa mengalami kesalahan kumulatif jarak.

12

Agenda

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Berita Terakhir

  • Dosen Teknik Geodesi UGM Ikuti Pembekalan OCEAN Traitness untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pembelajaran
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Gelar Pertemuan Orang Tua dan Wali Mahasiswa Baru 2026
  • Semarakkan HUT RI ke-81, Kontingen Departemen Teknik Geodesi Raih Berbagai Juara di Lomba FT UGM
  • Tingkatkan Kemampuan Pemetaan 3D, Departemen Teknik Geodesi FT UGM Gelar Pelatihan Pemodelan 3D LOD 3 untuk Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta
  • Dosen Teknik Geodesi UGM Presentasikan Penelitian pada XXV ISPRS Congress 2026 di Toronto
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY