Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs11
  • SDGs11
  • hal. 3
Arsip:

SDGs11

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Perkuat Peran Geospasial dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

BeritaKonferensi Sabtu, 29 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) terus memperkuat perannya dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi geospasial sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan bertajuk “Geospasial untuk Semua: Meramu Keberlanjutan Teknik Geodesi melalui Hilirisasi dan Inovasi Informasi Lokasi”, yang dilaksanakan pada 28 November 2025.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan kontribusi ilmu dan teknologi geodesi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional, khususnya terkait pengelolaan ruang, pertanahan, infrastruktur, mitigasi risiko bencana, serta transformasi digital berbasis informasi lokasi. Melalui pendekatan lintas sektor, Departemen Teknik Geodesi mendorong agar inovasi geospasial tidak hanya berkembang di ranah akademik, tetapi juga terhilirisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, baik dari unsur pemerintah maupun industri geospasial, yang membahas praktik pemanfaatan data dan teknologi geodesi dalam mendukung kebijakan publik dan kebutuhan pembangunan. Berbagai isu strategis yang dibahas meliputi integrasi data geospasial dalam tata kelola pertanahan, perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang, pembangunan infrastruktur, hingga pemanfaatan model spasial 2D dan 3D untuk pengambilan keputusan yang lebih presisi dan berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi menekankan pentingnya hilirisasi keilmuan geodesi, yaitu proses penerjemahan hasil riset, pengembangan metode, dan inovasi teknologi agar dapat diimplementasikan secara luas oleh pemerintah, industri, dan masyarakat. Dalam konteks ini, informasi geospasial dipandang sebagai elemen kunci yang mampu menjembatani kebutuhan data spasial lintas sektor, sekaligus meningkatkan efektivitas perencanaan dan pengelolaan wilayah.

Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di bidang geospasial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Melalui kurikulum, riset, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Departemen Teknik Geodesi terus mendorong lahirnya inovasi informasi lokasi yang relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Melalui forum ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung pembangunan yang inklusif, berbasAis data, dan berorientasi jangka panjang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Departemen Teknik Geodesi dalam mewujudkan geospasial sebagai solusi strategis bagi berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan SIG untuk DPTR Kabupaten Gunungkidul

BeritaPelatihan Jumat, 28 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) bagi Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Gunungkidul yang dilaksanakan pada 24–27 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia DPTR dalam pemanfaatan dan pengelolaan data geospasial guna mendukung pelayanan pertanahan dan penataan ruang yang lebih efektif dan berbasis data.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman konseptual serta keterampilan teknis dalam pengelolaan data spasial menggunakan perangkat SIG. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep dasar SIG, pengelolaan dan integrasi data spasial serta data atribut, teknik analisis spasial, hingga pemanfaatan SIG dalam mendukung kegiatan perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang mengombinasikan penyampaian materi teori dan praktik langsung menggunakan perangkat lunak SIG. Pendekatan praktik berbasis studi kasus diterapkan agar peserta dapat langsung mengaitkan materi pelatihan dengan kebutuhan dan permasalahan nyata yang dihadapi dalam pengelolaan data pertanahan dan tata ruang di Kabupaten Gunungkidul.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap aparatur DPTR Kabupaten Gunungkidul mampu meningkatkan kemampuan dalam mengelola, memutakhirkan, serta memanfaatkan data geospasial secara lebih sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam penguatan kapasitas teknis dan pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung tata kelola wilayah yang lebih baik.

Tim PPM Departemen Serahkan Peta Orthophoto kepada Kalurahan Kanoman dan Kantor Pertanahan Kulon Progo

Berita Kamis, 20 November 2025

Kulon Progo, 19 November 2025 — Salah satu Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Departemen yang diketuai oleh Prof. Nurrohmat Widjajanti melaksanakan kegiatan penyerahan Peta Orthophoto kepada Kalurahan Kanoman, Kabupaten Kulon Progo, serta Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi peran perguruan tinggi dalam mendukung penyediaan data geospasial yang akurat dan berstandar teknis untuk kepentingan administrasi pertanahan dan pembangunan wilayah.

Kegiatan penyerahan dilaksanakan secara langsung sebagai bentuk kolaborasi antara tim akademisi dengan pemerintah daerah dan instansi pertanahan. Peta orthophoto yang diserahkan merupakan hasil pemetaan berbasis wahana tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) dengan resolusi spasial tinggi, yang telah melalui tahapan perencanaan terbang, akuisisi data, pengolahan citra, hingga validasi geometrik untuk memastikan ketelitian posisi dan kesesuaian dengan kebutuhan pemetaan pertanahan.

Penyerahan peta orthophoto kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo secara resmi diterima oleh Dr. Ir. Margaretha Elya Lim Putraningtyas, S.T., M.Eng., selaku Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) BPN Kabupaten Kulon Progo. Sementara itu, Kalurahan Kanoman juga menerima peta tersebut sebagai data dasar spasial yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung perencanaan wilayah, pengelolaan aset desa, serta peningkatan kualitas basis data tata ruang di tingkat kalurahan.

Peta orthophoto yang dihasilkan menyajikan representasi kondisi permukaan bumi secara detail dan aktual, sehingga sangat relevan untuk mendukung percepatan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL/PBT). Dengan ketersediaan data orthophoto beresolusi tinggi, proses identifikasi bidang tanah, penegasan batas fisik, serta verifikasi kondisi lapangan dapat dilakukan secara lebih efisien, objektif, dan terintegrasi dengan sistem informasi pertanahan yang dimiliki oleh BPN.

Melalui kegiatan ini, Tim PPM Departemen berharap hasil pemetaan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Kalurahan Kanoman dan BPN Kabupaten Kulon Progo, tidak hanya untuk kepentingan percepatan PBT, tetapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan pembangunan, pengendalian pemanfaatan ruang, serta penyelesaian permasalahan pertanahan berbasis data spasial yang akurat.

Kegiatan penyerahan peta orthophoto ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Departemen dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan instansi pemerintah, khususnya dalam pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung tata kelola pertanahan dan pembangunan wilayah yang tertib, efisien, dan berkelanjutan.

Teknik Geodesi UGM Tindak Lanjuti Kerja Sama dengan Universitas Glasgow

Berita Kamis, 23 Oktober 2025

Yogyakarta, 22 Oktober 2025 – Departemen Teknik Geodesi UGM menerima delegasi dari Universitas Glasgow untuk melakukan tindak lanjut kerja sama antar keduanya. Yang hadir di Departemen Teknik Geodesi adalah seorang akademisi, Dr. Paul R. Eizenhofer dan seorang administrator, Sophia. Tujuan utama kunjungan ini adalah untuk melakukan diskusi rinci terkait program double degree antara kedua institusi yang kini mulai berjalan.

Dr. I Made Andi Arsana hadir di dalam pertemuan tersebut dalam kapasitasnya sebagai Ketua Program Studi Magister Teknik Geomatika. Mereka membicarakan pelaksanaan program double degree yang melibatkan Magister Teknik Geomatika di UGM dan Computational Geoscience di UG. Saat ini, program double degree ini telah memiliki dua mahasiswa pertama yaitu Hyatma Adikara dan Fairuz Akmal. Keduanya merupakan alumni S1 Program Studi Teknik Geodesi UGM. Dalam diskusi tersebut, kedua mahasiswa ini juga dihadirkan dan dikenalkan kepada pihak UG.

Melalui diskusi tanggal 22 Oktober 2025, kedua belah pihak memahami bahwa saat ini kedua mahasiswa sudah memulai kuliah di Magister Teknik Geomatika UGM dan akan siap berangkat ke UG pada bulan Agustus 2026. Dr. Eizenhofer secara rinci menanyakan mata kuliah yang sudah dan akan diambil oleh kedua mahasiswa tersebut di UGM serta menjelaskan mata kuliah yang akan mereka ambil di UG. Selain itu, dibicarakan juga perihal rencana tesis dan pembimbingan yang akan dilakukan secara bersema (joint supervision) yang melibatkan akademisi di UGM dan UG.

Pada dasarnya, dicapai pemahaman bersama bahwa mahasiswa double degree tersebut akan menempuh satu tahun pendidikan di UGM dan satu tahun berikutnya di UG. Ketika semua program sudah dilaksanakan, mahasiswa akan lulus dengan gua gelar master yang berasal dari UGM dan UG. Disepakati juga bahwa ada satu tema penelitian yang akan diselesaikan sebagai persyaratan tesis di UGM dan project di UG. Hal ini memerlukan pengaturan yang matang di awal, sebelum mahasiswa mulai kuliahnya di UG. Oleh karena itu, kedua pihak bersepakat bahwa mahasiswa harus sudah siap dengan topik tesisnya dia akhir tahun pertama di UGM, sebelum berangkat ke UG.

Dalam diskusi tersebut, masing-masing mahasiswa diminta untuk menyampaikan secara singkat rencana tesisnya. Keduanya sudah cukup siap dengan tema masing-masing yang terkait erat dengan Smart Cities dan Digital Twin. Selain sudah mendalami tema-tema tersebut secara akademik, keduanya memang terlibat secara teknis dalam mengembangkan aplikasi tersebut untuk diterapkan di dunia nyata. Hal ini memberi kesan positif kepada pihak UG. Menurut Dr. Arsana, tema ini penting karena terkait erat dengan SGDs Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) karena fokus pada inovasi dan infrastruktur yang tahan banting, Tujuan 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) karena bertujuan membuat kota lebih inklusif dan aman, serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Diskusi tersebut berjalan sangat produktif dan berhasil menyepakati hal-hal krusial yang penting bagi suksesnya program double degree. Dr. Eizenhofer juga menyampaikan apresiasi kepada kedua mahasiswa yang menurutnya memiliki kualitas yang sangat baik untuk menyelesaikan program double degree. Dr. Arsana menyetujui hal tersebut dan menegaskan bahwa kualitas tersebut yang membuat mereka berhasil meraih beasiswa LPDP. Selanjutnya, kedua belah pihak berharap bahwa program double degree ini akan semakin dikenal dan menarik semakin banyak mahasiswa dari Indonesia.

Dosen DTGD UGM Kunjungi Kantor Pusat CHCNAV di Shanghai, Pelajari Inovasi Teknologi Geospasial Terkini

Berita Sabtu, 18 Oktober 2025

Shanghai, 15 Oktober 2025 — Dosen Departemen Teknik Geodesi (DTGD) Universitas Gadjah Mada (UGM) melanjutkan agenda kunjungan industri, riset, dan akademik dalam rangka revisi kurikulum serta pengembangan Kelompok Bidang Keahlian (KBK) dengan berkunjung ke kantor pusat CHCNAV di Kota Shanghai, Republik Rakyat China. Kunjungan ini dilaksanakan di kompleks utama CHCNAV yang menjadi pusat riset, pengembangan, dan produksi berbagai perangkat geospasial. Delegasi DTGD disambut hangat oleh Bruce, selaku Manager of Monitoring Product di CHCNAV Shanghai. Melalui kunjungan ini, para dosen DTGD berkesempatan memperoleh wawasan langsung mengenai teknologi dan inovasi mutakhir di industri geospasial global.

Saat rombongan tiba di area kantor CHCNAV, mereka disambut oleh kendaraan otomatis yang dilengkapi empat rover GNSS di bagian atasnya. Kendaraan ini berfungsi sebagai sistem pengiriman otomatis (autonomous delivery vehicle), memperlihatkan kemajuan teknologi yang dikembangkan CHCNAV, termasuk integrasi sensor, chip, dan perangkat navigasi untuk kendaraan otonom. Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke showroom utama CHCNAV Shanghai, di mana Bruce memaparkan sejarah dan perkembangan perusahaan. Didirikan pada tahun 2003 di Shanghai, CHCNAV berawal sebagai pengembang solusi GNSS RTK dan kini telah berkembang menjadi perusahaan geospasial terbesar di China dengan jangkauan pasar global.

Salah satu pencapaian yang dipamerkan adalah penggunaan receiver GNSS CHCNAV di Gunung Everest. Ratusan titik kontrol yang terpasang di puncak tertinggi dunia itu digunakan untuk memantau elevasi, deformasi, serta pergerakan gunung secara berkelanjutan. Capaian ini menunjukkan keandalan dan daya tahan tinggi peralatan CHCNAV dalam menghadapi medan ekstrem dan kondisi lingkungan yang menantang. Para dosen DTGD juga diperkenalkan dengan chip GNSS dan LiDAR generasi terbaru, serta peralatan survei hidrografi yang mengintegrasikan berbagai sensor dalam satu dashboard digital twin untuk pemantauan kondisi perairan secara real-time.

Bruce kemudian memperkenalkan berbagai instrumen pemetaan dan pemodelan 3D unggulan CHCNAV, di antaranya Alpha3D, sistem mobile mapping berkecepatan tinggi yang mampu menangkap hingga 1,8 juta titik per detik, serta AU20 Mobile Laser Scanner yang dapat dioperasikan melalui kendaraan darat, udara, maupun sistem backpack. Dalam presentasinya, Bruce juga menyoroti perkembangan pesat teknologi SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) yang menjadi basis bagi akuisisi data spasial presisi tinggi. Ia menampilkan Digital Twin Kota Shanghai, hasil integrasi data spasial dari berbagai instrumen CHCNAV, yang memungkinkan pemantauan kondisi kota secara cerdas dan interaktif.

alah satu bagian menarik dari kunjungan ini adalah tampilan layar raksasa yang menampilkan dashboard global berisi data real-time dari ribuan instrumen CHCNAV yang digunakan di seluruh dunia. Hingga saat ini, lebih dari 4.200 stasiun CORS CHCNAV telah terpasang di seluruh wilayah China dan beroperasi secara berkelanjutan. Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi produk dan lini teknologi CHCNAV, yang meliputi Machine Control, Survey and Mapping Solutions, PointX Correction, PPP-RTK, Monitoring Systems, dan Precision Agriculture Solutions.

Dosen DTGD mengunjungi Showroom HQ CHCNAV Shanghai
Penyerahan Cindramata oleh Prof. Trias ke Bruce
Foto bersama Dosen DTGD di depan HQ CHCNAV Shanghai

Melalui kunjungan ini, para dosen DTGD UGM memperoleh banyak pengetahuan dan inspirasi tentang kebaruan teknologi industri geospasial, mulai dari sistem pemantauan berbasis AI hingga integrasi multi-sensor untuk digital twin dan pemodelan 3D. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong inovasi riset dan pembelajaran di DTGD UGM, serta memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri dalam pengembangan teknologi geospasial yang adaptif terhadap kemajuan zaman.

Fakultas Teknik UGM dan Geo-AIT Perkuat Kolaborasi Riset di Ibu Kota Nusantara (IKN)

Berita Rabu, 8 Oktober 2025

IKN, Kalimantan Timur, 7 Oktober 2025 — Delegasi dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dan Geo-AIT (Geospatial Artificial Intelligence Team) menghadiri rapat lanjutan pembahasan kerja sama riset dan pengembangan bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Delegasi UGM diwakili oleh Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. selaku Dekan Fakultas Teknik, Prof. Ir. Trias Aditya, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. selaku Kepala Departemen Teknik Geodesi, serta Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. selaku Co-Lead Geo-AIT.

Pertemuan ini menjadi kelanjutan dari inisiatif kolaboratif antara Geo-AIT dan Kementerian ATR/BPN dalam pengembangan inovasi riset geospasial dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung sistem tata ruang dan pengendalian pertanahan nasional. Agenda pembahasan difokuskan pada integrasi teknologi geospasial dan Digital Twin dalam mendukung implementasi pembangunan berkelanjutan di kawasan IKN.

Kegiatan ini menegaskan komitmen Fakultas Teknik UGM dan Geo-AIT dalam memperkuat peran akademik melalui riset terapan yang mendukung transformasi digital dan tata kelola ruang berbasis data di Indonesia. Kolaborasi lintas institusi ini sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara terus berjalan dengan dukungan riset dan inovasi teknologi geospasial dari berbagai pemangku kepentingan.

Tim PPM Geodesi UGM Dukung Pemetaan Pantai Bandengan Jepara dengan Teknologi GNSS, Fotogrametri, dan LiDAR

Berita Jumat, 26 September 2025

Jepara, 25 September 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jepara sebagai langkah awal kegiatan pemetaan berbasis teknologi geospasial di kawasan Pantai Bandengan, Jepara. Pertemuan ini menjadi wadah diskusi awal terkait rencana pemetaan pariwisata dan perencanaan tata ruang wilayah pesisir dengan dukungan data spasial yang akurat dan mutakhir.

Usai pertemuan, tim yang dipimpin oleh Dr. Bilal Ma’ruf, S.T., M.T., bersama para dosen dan mahasiswa Geodesi UGM melaksanakan pengukuran GNSS, pemotretan udara dengan UAV untuk fotogrametri, serta akuisisi data LiDAR di kawasan Pantai Bandengan. Kombinasi metode ini dipilih untuk menghasilkan peta detail dengan akurasi tinggi, yang akan dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan kawasan wisata sekaligus mendukung kebijakan tata ruang pesisir Jepara.

Kegiatan PPM ini tidak hanya mendukung program pemerintah daerah dalam penyediaan peta pariwisata, tetapi juga memperkuat kolaborasi akademisi dan pemerintah dalam mendorong pembangunan pesisir berkelanjutan. Data hasil pengukuran nantinya akan diolah menjadi peta tematik pariwisata yang dapat digunakan untuk promosi wisata, penataan infrastruktur, serta perlindungan lingkungan pesisir. Program ini selaras dengan pencapaian SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur) serta SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan).

Tim PPM Geodesi UGM Kunjungi Desa Beluk, Bayat, Klaten untuk Sosialisasi Infografis Peta Desa

Berita Kamis, 25 September 2025

Klaten, 24 September 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada melakukan kunjungan ke Kantor Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut program sosialisasi pembuatan infografis berbasis peta desa hasil pemotretan udara menggunakan UAV. Tim PPM yang dipimpin oleh Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPM. bersama dosen dan tenaga ahli Geodesi UGM berdiskusi langsung dengan perangkat desa mengenai kebutuhan data spasial untuk pembangunan desa.

Dalam kunjungan tersebut terungkap bahwa Desa Beluk saat ini hanya memiliki data SDGs desa dalam bentuk tabel tanpa visualisasi spasial. Selain itu, pemerintah desa menyampaikan kebutuhan akan pendataan UMKM, termasuk informasi pemilik lahan dan lokasi usaha, untuk mendukung pengembangan ekonomi lokal. Data spasial yang tersedia baru sebatas peta blok desa dalam bentuk cetak, sementara softcopy peta belum dimiliki desa. Kondisi ini menunjukkan pentingnya pemetaan detail berbasis UAV untuk memperbarui informasi spasial sekaligus menyajikannya dalam bentuk infografis yang mudah dipahami masyarakat.

Melalui program ini, Tim PPM Geodesi UGM berkomitmen mendampingi Desa Beluk dalam menyusun data spasial yang akurat dan informatif. Infografis yang dikembangkan nantinya diharapkan tidak hanya menjadi dasar pengambilan keputusan pemerintah desa, tetapi juga sarana transparansi dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.

Kuliah Umum Perkembangan Teknologi GNSS di Departemen Teknik Geodesi UGM

BeritaKuliah Umum Kamis, 18 September 2025

Yogyakarta, 18 September 2025 – Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertema Perkembangan Teknologi GNSS di ruang 3.1 Fakultas Teknik. Narasumber utama, Muhammad Nashihun, S.T. (Geodesi 1996) yang menjabat Direktur PT Biruni Geo Pratama, menyampaikan materi dari pengalaman lapangan dan perkembangan teknologi global. Kuliah umum ini ditujukan kepada seluruh mahasiswa yang mengambil mata kuliah Survei GNSS.

Materi kuliah meliputi sejarah perkembangan GNSS, komponen utama sistem satelit navigasi, serta berbagai metode pengukuran seperti RTK, PPP, dan NTRIP. Narasumber juga menekankan pentingnya jaringan CORS di Indonesia serta fitur-fitur terbaru GNSS modern yang terintegrasi dengan kamera, sensor tilt, dan laser. Mahasiswa memperoleh wawasan langsung mengenai inovasi teknologi yang kini banyak digunakan dalam survei pemetaan dan pertanahan.

Kegiatan ini didampingi oleh Dr. Bilal Ma’aruf dan Dr. Dedi Atunggal sebagai pengampu mata kuliah Survei GNSS. Kehadiran alumni sebagai narasumber memperkuat hubungan akademik dan industri, sekaligus memperkaya pengetahuan mahasiswa tentang tren teknologi mutakhir. Dengan adanya kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan lebih siap menghadapi tantangan survei modern berbasis GNSS dalam dunia profesional.

Kegiatan ini mendukung SDGs:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas (peningkatan kompetensi mahasiswa)

SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (pengembangan teknologi GNSS)

SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (dukungan data spasial presisi)

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (kolaborasi kampus, alumni, dan industri)

Mahasiswa Geodesi UGM Ikuti Pelatihan GNSS GINTEC Terintegrasi Kamera dan Laser

BeritaPelatihan Kamis, 18 September 2025

Yogyakarta, 17 September 2025 – Tim asisten mata kuliah bersama mahasiswa yang mengambil topik skripsi GNSS melaksanakan pelatihan penggunaan alat GNSS brand GINTEC di Boulevard Universitas Gadjah Mada. Kegiatan ini memperkenalkan teknologi GNSS terbaru yang mampu berintegrasi dengan kamera dan laser untuk menghasilkan koordinat secara lebih akurat. Pelatihan bertujuan meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penguasaan instrumen survei modern. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam penggunaan perangkat GNSS generasi baru.

Pelatihan berlangsung melalui kerja sama antara Departemen Teknik Geodesi UGM dengan PT Biruni Geo Pratama. Direktur PT Biruni Geo Pratama, Muhammad Nashihun, S.T. (Geodesi 1996), hadir langsung untuk memberikan pendampingan teknis. Kegiatan juga melibatkan Dr. Bilal Ma’ruf yang turut mendukung proses pembelajaran di lapangan. Kolaborasi ini memperlihatkan sinergi antara perguruan tinggi dengan alumni dan praktisi industri geospasial.

Tim asisten mata kuliah menekankan pentingnya penguasaan teknologi GNSS sebagai bekal akademik sekaligus keterampilan profesional. Mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan teori perkuliahan dengan praktik nyata menggunakan instrumen terbaru. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat menunjang penelitian skripsi serta memperluas wawasan mahasiswa tentang perkembangan teknologi pemetaan. Dengan kegiatan ini, UGM kembali memperkuat peranannya dalam memajukan ilmu pengetahuan geospasial berbasis inovasi teknologi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya:

SDG 4: Pendidikan Berkualitas (peningkatan kompetensi mahasiswa)

SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (pemanfaatan teknologi GNSS terbaru)

SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (dukungan data spasial akurat untuk pembangunan)

SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan (kerja sama perguruan tinggi, alumni, dan industri)

12345…7

Agenda

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Berita Terakhir

  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Mahasiswa IUP Geodesi UGM Mulai Studi di TU München, Perdalami Sistem Administrasi Pertanahan Global
  • Tim Jaminan Mutu DTGD FT UGM Ikuti Sosialisasi LAMTEK “Menuju Akreditasi Unggul 2026”
  • Kuliah Tamu dan Training “Mapping the Future” Bahas SLAM dan Teknologi 3D Scanning di Bidang Geospasial
  • Pertemuan Tim Penelitian GEOLIVE dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jepara Bahas Isu PBB, Infrastruktur, dan Potensi Wilayah
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY