• Tracer Study
  • Portal Civitas Akademik
  • SSO Login
  • 🇺🇸 EN
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs9
  • SDGs9
Arsip:

SDGs9

Berjaya di Nasional, Mahasiswa Magister Teknik Geomatika UGM Wakili Indonesia di Panggung ASEAN

BeritaKegiatan Mahasiswa Selasa, 3 Maret 2026

Empat mahasiswa/i Magister Teknik Geomatika UGM membuktikan kepiawaiannya dengan menjuarai lomba di tingkat nasional. Karenanya, keempatnya kini mewakili Indonesia untuk ajang yang sama di Tingkat ASEAN. Adalah Mohammad Zulfi R. Putra, Najieda Azka, Raffi Satya Nugraha, dan Salzabila Enzal Putri, empat mahasiswa S2 fast track (jalur cepat) yang mengikuti lomba bertajuk ASEAN Geospatial Challenges (AGC) mulai tahun 2025 dan dilanjutkan di tahun 2026. Keempatnya tergabung dalam kelompok yang menamakan dirinya GEOSPECTERA.

Ajang kompetisi AGC ini dibagi menjadi dua tahap yaitu tahap nasional dan tahap regional ASEAN. Keempat mahasiswa Magister Teknik Geomatika UGM mengusung tema pemodelan tiga dimensi berbasis kecerdasan buatan untuk asesmen atap bangunan untuk kepentingan valuasi pajak bangunan dan penghitungan potensi pembangkit Listrik tenaga surya. Dalam Bahasa Inggris, judul karya mereka adalah “AI-Based 3D Modeling for Rooftop Photovoltaic Potential Assessment and Property Tax Valuation”.

Ketika ditanya soal inovasi yang ditawarkan, mereka menjawab bahwa pada dasarnya yang mereka lakukan adalah melakukan identifikasi jenis atap bangunan melalui citra satelit secara otomatis dengan bantuan kecerdasan buatan. Secara teknis, yang mereka lakukan adalah segmentasi dan klasifikasi. Singkatnya, dengan pendekatan yang mereka kembangkan, dapat dihasilkan informasi jenis atap bangunan secara cepat dan dengan akurasi yang memadai. Keberhasilan mengidentifikasi atap bangunan ini merupakan hal penting yang kemudian diterapkan untuk berbagai aplikasi. Dalam hal ini, mereka menggunakannya untuk asesmen valuasi pajak bangunan dan menghitung potensi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya.

Juri di level nasional melihat gagasan keempat mahasiswa ini cukup menjanjikan dan mengganjar mereka sebagai jawara. Presentasi mereka pada tanggal 1 Desember 2025 secara daring mengantar mereka menjadi pemenang setelah berhasil mengungguli sembilan finalis lainnya. Dari sepuluh kelompok peserta, panitia nasional memutuskan untuk menunjuk dua kelompok yaitu Geospectera dan satu kelompok lain untuk mewakili Indonesia di Tingkat ASEAN.

Suasana berlatih mandiri sebelum pelaksanaan paparan final

Di Tingkat nasional, penghargaan atas prestasi mereka diberikan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) pada tanggal 19 Desember 2025. Dalam pemberian apresiasi tersebut, pihak BIG selaku panitia nasional memberikan arahan dan harapan agar mahasiswa UGM ini berjuang secara maksimal. Sejak itu, keempatnya menyiapkan diri dengan baik untuk tampil di panggung ASEAN. Fokus persiapannya adalah pemaparan gagasan secara baik dalam waktu yang terbatas. Selama persiapan, mereka didampingi oleh dosen sekaligus Kaprodi Magister Teknik Geomatika, Dr. I Made Andi Arsana. Mereka melakukan latihan intensif berkali-kali sampai mereka merasa nyaman dan siap untuk tampil. Selain latihan mandiri, mereka juga menyajikan gagasan mereka pada sebuah forum yang diprakarsai Pusat Studi Sosial Asia Tenggara UGM.

Pada tanggal 11 Februari 2026, mereka tampil dengan persiapan matang lewat ajang yang dilaksanakan secara daring. Sebagai bentuk dukungan selain berupa pembimbingan, Departemen Teknik Geodesi menyediakan ruangan khusus untuk mereka bisa melakukan presentasi dengan nyaman. Proses berjalan lancar, keempatnya telah melakukan yang terbaik. Kini mereka menunggu hasilnya. Mari kita doakan agar mereka menjadi yang terbaik di panggung ASEAN.

Mahasiswa Teknik Geodesi FT UGM Raih Juara 2 Ajang Nasional MATICS 2026

BeritaKegiatan Mahasiswa Selasa, 10 Februari 2026

Makassar, 10 Februari 2026 – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dari Program Studi Teknik Geodesi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Juara 2 pada ajang Mathematics, Actuarial, Information Systems Competition and Summit (MATICS) 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika FMIPA Universitas Hasanuddin dan berlangsung pada 5–9 Februari 2026 di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar.


Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam rangkaian MATICS 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa se-Indonesia untuk menghadirkan ide, riset, dan inovasi dalam bidang matematika, aktuaria, dan sistem informasi. Proses seleksi dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengumpulan abstrak, full paper, hingga presentasi final yang dilengkapi infografis dan PowerPoint. Sepuluh tim terbaik berkesempatan mempresentasikan karyanya secara langsung di hadapan dewan juri.
Keikutsertaan mahasiswa FT UGM dalam kompetisi ini tidak hanya bertujuan untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kemampuan riset, berpikir kritis, dan penyampaian gagasan ilmiah secara sistematis. Prestasi Juara 2 yang diraih menjadi bukti daya saing dan kualitas akademik mahasiswa FT UGM di tingkat nasional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam menciptakan inovasi serta memperluas jejaring dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Diharapkan ke depan MATICS dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan keilmuan dan kolaborasi mahasiswa di seluruh Indonesia.

Departemen Teknik Geodesi UGM Jalin Kerja Sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam Pemetaan Drone LiDAR

BeritaPenelitian Rabu, 31 Desember 2025

Semarang, Desember 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam pelaksanaan kegiatan pemetaan berbasis drone LiDAR sebagai upaya penyediaan data spasial tiga dimensi (3D) yang presisi dan mutakhir. Kegiatan ini difokuskan pada pemetaan wilayah strategis di Kota Semarang dengan luas total mencapai ±250 hektare, yang mencakup area penting terutama kawasan pariwisata dan kawasan apartemen.

Pemanfaatan teknologi drone LiDAR (Light Detection and Ranging) dalam kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan model 3D permukaan bumi dan bangunan secara detail, akurat, dan efisien. Data yang dihasilkan akan digunakan sebagai bahan pendukung dalam penyusunan model 3D wilayah perkotaan, yang memiliki peran strategis dalam perencanaan tata ruang, pengelolaan aset pertanahan, pengembangan kawasan pariwisata, serta penataan kawasan hunian vertikal di Kota Semarang.

Melalui kolaborasi ini, Departemen Teknik Geodesi berperan dalam aspek perencanaan survei, akuisisi data LiDAR UAV, pengolahan data point cloud, serta penyusunan model 3D kawasan. Sementara itu, Kantor Pertanahan Kota Semarang berkontribusi dalam penyediaan kebutuhan data tematik pertanahan dan pemanfaatan hasil pemetaan untuk mendukung tugas dan fungsi kelembagaan.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran berupa data dan model 3D berkualitas tinggi, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam pengembangan dan penerapan teknologi geospasial. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata keilmuan Teknik Geodesi dalam mendukung pembangunan perkotaan yang berbasis data spasial akurat dan berkelanjutan.

Dengan adanya pemetaan drone LiDAR pada kawasan strategis seluas 250 hektare ini, Kota Semarang diharapkan memiliki basis data spasial 3D yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk perencanaan, pengambilan kebijakan, serta pengembangan kawasan pariwisata dan apartemen yang lebih tertata dan adaptif terhadap dinamika perkotaan.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang

BeritaPelatihan Sabtu, 6 Desember 2025

Yogyakarta, 6 Desember 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang untuk Peningkatan Pelayanan Pertanahan bagi peserta Pertanahan, Tata Ruang, dan Perpajakan Daerah Angkatan 3. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai November hingga Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan data geospasial pertanahan dan tata ruang.

Pelatihan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama / Direktur PMU ILASPP Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pada sesi pembukaan juga dilaksanakan penyerahan simbolis karyasiswa serta sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.

Materi pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup aspek konseptual hingga praktik teknis. Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai manajemen pertanahan terintegrasi dan multipurpose cadastre, evaluasi serta peningkatan kualitas data spasial pertanahan dan tata ruang, termasuk peta dasar, peta bidang tanah, Zona Nilai Tanah (ZNT), PBB, serta RTRW/RDTR. Materi ini disampaikan oleh para pakar dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang geospasial pertanahan.

Hari kedua hingga keempat difokuskan pada integrasi data spasial pertanahan multitema, pengenalan dan praktik penggunaan perangkat lunak QGIS dan PEREKAT, manajemen sistem referensi koordinat, pengelolaan atribut data, hingga teknik penyesuaian spasial (block adjustment). Selain itu, peserta juga dibekali dengan materi pembuatan model 3D, batas bangunan (building outline), struktur atap, serta pengenalan konsep 3D Digital Twin untuk mendukung tata kelola pertanahan dan tata ruang perkotaan

Pada hari terakhir, peserta melaksanakan studi kasus mandiri, mempresentasikan hasil analisis, serta mengikuti sesi refleksi dan evaluasi melalui post-test. Rangkaian kegiatan pelatihan kemudian ditutup secara resmi oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang sekaligus menegaskan pentingnya pemanfaatan data geospasial terintegrasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu memahami dan mengimplementasikan pemaduan data spasial pertanahan dan tata ruang secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung penguatan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan di bidang pertanahan melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keilmuan geodesi dan teknologi geospasial.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Perkuat Peran Geospasial dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

BeritaKonferensi Sabtu, 29 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) terus memperkuat perannya dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi geospasial sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan bertajuk “Geospasial untuk Semua: Meramu Keberlanjutan Teknik Geodesi melalui Hilirisasi dan Inovasi Informasi Lokasi”, yang dilaksanakan pada 28 November 2025.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan kontribusi ilmu dan teknologi geodesi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional, khususnya terkait pengelolaan ruang, pertanahan, infrastruktur, mitigasi risiko bencana, serta transformasi digital berbasis informasi lokasi. Melalui pendekatan lintas sektor, Departemen Teknik Geodesi mendorong agar inovasi geospasial tidak hanya berkembang di ranah akademik, tetapi juga terhilirisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, baik dari unsur pemerintah maupun industri geospasial, yang membahas praktik pemanfaatan data dan teknologi geodesi dalam mendukung kebijakan publik dan kebutuhan pembangunan. Berbagai isu strategis yang dibahas meliputi integrasi data geospasial dalam tata kelola pertanahan, perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang, pembangunan infrastruktur, hingga pemanfaatan model spasial 2D dan 3D untuk pengambilan keputusan yang lebih presisi dan berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi menekankan pentingnya hilirisasi keilmuan geodesi, yaitu proses penerjemahan hasil riset, pengembangan metode, dan inovasi teknologi agar dapat diimplementasikan secara luas oleh pemerintah, industri, dan masyarakat. Dalam konteks ini, informasi geospasial dipandang sebagai elemen kunci yang mampu menjembatani kebutuhan data spasial lintas sektor, sekaligus meningkatkan efektivitas perencanaan dan pengelolaan wilayah.

Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di bidang geospasial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Melalui kurikulum, riset, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Departemen Teknik Geodesi terus mendorong lahirnya inovasi informasi lokasi yang relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Melalui forum ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung pembangunan yang inklusif, berbasAis data, dan berorientasi jangka panjang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Departemen Teknik Geodesi dalam mewujudkan geospasial sebagai solusi strategis bagi berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan SIG untuk Pemanfaatan dan Pemeliharaan Data PBB Kota Bontang

BeritaPelatihan Jumat, 28 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pemanfaatan dan Pemeliharaan Data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Bontang pada tanggal 26–27 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan daerah dalam mengelola serta memanfaatkan data PBB berbasis geospasial secara efektif dan berkelanjutan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Prof. Trias Aditya, dilanjutkan dengan pelaksanaan pre-test sebagai bagian dari evaluasi awal pemahaman peserta terhadap materi SIG. Rangkaian kegiatan pelatihan dirancang secara bertahap, mengombinasikan pembekalan teori dan praktik langsung menggunakan perangkat lunak QGIS, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengimplementasikannya pada data riil.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar SIG, entri dan penyuntingan data spasial, serta spatial referencing. Sesi praktik difokuskan pada pengenalan antarmuka QGIS, pengelolaan data spasial, serta teknik editing yang relevan dengan kebutuhan pengelolaan data PBB. Pendampingan intensif dilakukan oleh dosen dan tim asisten dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan baik .

Hari kedua pelatihan difokuskan pada pengelolaan data tabular, spatial query, serta studi kasus Data PBB Kota Bontang. Melalui studi kasus ini, peserta dilatih untuk mengintegrasikan data spasial dan atribut PBB, melakukan analisis spasial, serta memahami pemanfaatan data PBB dalam mendukung pelayanan publik dan pengambilan keputusan. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan Web GIS sebagai sarana penyajian dan diseminasi informasi PBB secara lebih efektif .

Rangkaian pelatihan ditutup dengan pelaksanaan post-test dan sesi refleksi, yang bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti seluruh materi pelatihan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi sebagai penanda berakhirnya pelatihan.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu mengelola dan memelihara data PBB Kota Bontang secara lebih terstruktur, akurat, dan berbasis teknologi geospasial. Kegiatan ini juga menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui pendidikan dan pelatihan SIG yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan nyata pelayanan publik.

Tim PPM Departemen Serahkan Peta Orthophoto kepada Kalurahan Kanoman dan Kantor Pertanahan Kulon Progo

Berita Kamis, 20 November 2025

Kulon Progo, 19 November 2025 — Salah satu Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Departemen yang diketuai oleh Prof. Nurrohmat Widjajanti melaksanakan kegiatan penyerahan Peta Orthophoto kepada Kalurahan Kanoman, Kabupaten Kulon Progo, serta Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi peran perguruan tinggi dalam mendukung penyediaan data geospasial yang akurat dan berstandar teknis untuk kepentingan administrasi pertanahan dan pembangunan wilayah.

Kegiatan penyerahan dilaksanakan secara langsung sebagai bentuk kolaborasi antara tim akademisi dengan pemerintah daerah dan instansi pertanahan. Peta orthophoto yang diserahkan merupakan hasil pemetaan berbasis wahana tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) dengan resolusi spasial tinggi, yang telah melalui tahapan perencanaan terbang, akuisisi data, pengolahan citra, hingga validasi geometrik untuk memastikan ketelitian posisi dan kesesuaian dengan kebutuhan pemetaan pertanahan.

Penyerahan peta orthophoto kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo secara resmi diterima oleh Dr. Ir. Margaretha Elya Lim Putraningtyas, S.T., M.Eng., selaku Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) BPN Kabupaten Kulon Progo. Sementara itu, Kalurahan Kanoman juga menerima peta tersebut sebagai data dasar spasial yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung perencanaan wilayah, pengelolaan aset desa, serta peningkatan kualitas basis data tata ruang di tingkat kalurahan.

Peta orthophoto yang dihasilkan menyajikan representasi kondisi permukaan bumi secara detail dan aktual, sehingga sangat relevan untuk mendukung percepatan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL/PBT). Dengan ketersediaan data orthophoto beresolusi tinggi, proses identifikasi bidang tanah, penegasan batas fisik, serta verifikasi kondisi lapangan dapat dilakukan secara lebih efisien, objektif, dan terintegrasi dengan sistem informasi pertanahan yang dimiliki oleh BPN.

Melalui kegiatan ini, Tim PPM Departemen berharap hasil pemetaan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Kalurahan Kanoman dan BPN Kabupaten Kulon Progo, tidak hanya untuk kepentingan percepatan PBT, tetapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan pembangunan, pengendalian pemanfaatan ruang, serta penyelesaian permasalahan pertanahan berbasis data spasial yang akurat.

Kegiatan penyerahan peta orthophoto ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Departemen dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan instansi pemerintah, khususnya dalam pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung tata kelola pertanahan dan pembangunan wilayah yang tertib, efisien, dan berkelanjutan.

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

BeritaKonferensiPenelitian Minggu, 9 November 2025

Wuhan, 8–9 November 2025 — Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) berpartisipasi dalam konferensi internasional Geospatial Information Science: Education, Innovation and Applications 2025 (GIS-EIA 2025). Acara ini diselenggarakan oleh State Key Laboratory of Information Engineering in Surveying, Mapping and Remote Sensing (LIESMARS), Wuhan University, di Kota Wuhan, China, pada Sabtu–Minggu, 8–9 November 2025.

Konferensi GIS-EIA 2025 bertujuan meningkatkan kolaborasi dan jejaring internasional di bidang pendidikan, talenta, inovasi, dan industri geoinformatika. Para akademisi, peneliti, mahasiswa doktoral, serta perwakilan badan pemerintah dan industri dari berbagai negara hadir untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi terkait geospasial.

Pada kesempatan ini, DTGD FT UGM mengirimkan dua delegasi, yaitu Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru. Kehadiran delegasi UGM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan riset para dosen DTGD ke LIESMARS pada Oktober 2025, di mana undangan resmi untuk berpartisipasi dalam konferensi tersebut diberikan oleh Prof. Dr.-Ing. Timo Balz.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Zhenfeng Shao selaku salah satu pimpinan peneliti di LIESMARS. Selanjutnya, sambutan resmi diberikan oleh Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta internasional serta menekankan peran Wuhan sebagai pusat inovasi dan teknologi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Bishen Yang, Director of LIESMARS sekaligus Ketua Konferensi, yang menyoroti perkembangan pesat teknologi AI di bidang geospasial.

Sesi keynote speech menghadirkan tokoh-tokoh dunia di bidang geospasial. Pembicara pertama, Prof. Deren Li, anggota Chinese Academy of Sciences, Chinese Academy of Engineering, dan Honorary Member ISPRS, menyampaikan materi mengenai Spatio-Temporal Intelligence for Sustainable Development Goals. Beliau menekankan perkembangan informasi spasio-temporal sebagai disiplin baru, termasuk pemanfaatan teknologi 5G untuk positioning presisi tinggi.

Pembicara kedua, Prof. Tao Cheng dari University College London (UCL), memaparkan topik Unlocking Space and Time: Towards SpaceTime Generative AI dengan contoh aplikasi untuk sistem transportasi dan mitigasi kemacetan. Pembicara berikutnya, Prof. Qin Yang dari Chinese Academy of Surveying and Mapping (CASM), membahas kepemimpinan dalam bidang survei dan pemetaan serta posisi strategis Tiongkok dalam industri geospasial. Sementara itu, Prof. Orhan Altan dari Istanbul Technical University memberikan paparan daring mengenai kerja sama internasional untuk pengurangan risiko bencana melalui teknologi geoinformatika.

Welcome Address dari Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University
Welcome Address dari Prof. Bisheng Yang, Director LIESMARS & Ketua Konferensi
Keynote 1: Prof. Deren Li (Wuhan University)
Keynote 2: Prof. Tao Cheng (UCL)
Keynote 3: Prof. Qin Yan (CASM)
Keynote 4: Prof. Orhan Altan (Istanbul Technical University)

Pada sesi siang, peserta mengikuti tiga sesi paralel, yaitu:

  1. Remote Sensing Intelligence: Deep Learning, Open-Source Innovation, and Societal Applications
  2. Spatio-Temporal Intelligent Service
  3. Young Scholar’s Session

Delegasi DTGD bergabung pada sesi paralel pertama. Dr. Ruli Andaru mempresentasikan karya bertajuk “From GeoAI to Digital Twin: Development and Application of Open-Source Tools Geo-CARTA, Cascade3D, and Dream 3D City”. Beliau menunjukkan inovasi aplikasi open-source untuk percepatan rekonstruksi kota 3D di Indonesia, termasuk implementasi di Kota Bontang, Jakarta, dan Kampus FT UGM.

Sementara itu, Calvin Wijaya mempresentasikan penelitian berjudul “Advancing Geospatial Intelligence with AI and Open-Source Solutions: PANDALA for Deep Learning-Based Image Analysis”. Presentasi ini memperkenalkan PANDALA, platform pengolahan citra berbasis deep learning dan time-series analysis yang dikembangkan oleh DTGD UGM. Kedua presentasi mendapatkan perhatian besar dan pertanyaan aktif dari peserta konferensi.

Partisipasi DTGD FT UGM dalam GIS-EIA 2025 membuka peluang baru untuk kolaborasi riset internasional, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan teknologi geospasial terkini. Kehadiran delegasi UGM turut memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring global ilmuwan geospasial dan memperluas potensi kerja sama akademik dan industri ke depan.

Konferensi ditutup pada Minggu, 9 November 2025 oleh Prof. Timo Balz.

Kuliah Tamu dan Promosi Program Double Degree dengan Universitas Glasgow

BeritaKuliah Umum Sabtu, 25 Oktober 2025

Yogyakarta, 21 Oktober 2025 – Kemajuan kerja sama antara Fakultas Teknik UGM dan Universitas Glasgow (UG) telah ditunjukkan dengan telah terselenggaranya program gelar ganda (double degree) antara keduanya. Kemajuan dan keberhasilan ini disambut baik oleh kedua belah pihak dengan melaksanakan pertemuan pada tanggal 21 dan 22 Oktober 2025.

UG hadir di Fakultas Teknik UGM diwakili oleh dua orang akademisi yaitu Dr. Paul R. Eizenhofer, Dr. Henrik Hesse, dan satu administrator yaitu Ms. Sophia. Ketiganya datang untuk menindaklanjuti kerja sama gelar ganda antara beberapa departemen di Fakultas Teknik UGM dan UG. Salah satu aktivitas utama terkait kedatangan mereka ke UGM adalah untuk mempromosikan program gelar ganda tersebut.

Pada tanggal 21 Oktober 2025, Fakultas Teknik UGM menyelenggarakan rangkaian acara sesi berbagi informasi terkait program gelar ganda di semua departemen, termasuk Magister Teknik Geomatika. Acara tersebut dilengkapi juga dengan kuliah tamu dari kedua akademisi UGM didampingi oleh akademisi UGM yaitu Dr. I Made Andi Arsana yang merupakan Ketua Program Studi Magister Teknik Geomatika serta Dr. Adha Imam Cahyadi dari Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi.

Keempat pembicara menyajikan hasil penelitian mereka yang merupakan salah satu bidang kajian di program magister yang mereka kelola. Acara ini sekaligus untuk memperkenalkan kepada calon mahasiswa sehingga mereka bisa memahami apa yang akan dipelajari kelak. Dr. Eizenhofer menyajikan penelitiannya terkait pegunungan (mountain ranges) dan respon biotiknya menggunakan pendekatan ilmu dan teknologi kebumian. Dr. Hesse menyampaikan penelitiannya terkait pesawat nir awak (drones) untuk berbagai aplikasi. Perwakilan dari Magister Teknik Geomatika, Dr. I Made Andi Arsana, menyajikan hasil penelitian terkait batas maritim yang merupakan kajian di salah salah satu konsentrasi yaitu Pemetaan dan Manajemen Wilayah Perbatasan. Dr. Cahyadi menyajikan penelitiannya yang terkait dengan drones dan navigasi robot.

Secara khusus terkait tema paparannya, Dr. Arsana menyatakan bahwa selain sebagai tema penting dalam salah satu konsentrasi di Magister Teknik Geomatika, tema batas maritim ini terkait erat dengan beberapa tujuan Sustainable Development Goal (SGDs). Beberapa tujuan utama yang terkait erat dengan tema ini adalah  tujuan 14, (Kehidupan dan Bawah Air), Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) karena dapat memengaruhi kegiatan ekonomi seperti perikanan dan pariwisata, serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena dapat berdampak pada ekosistem laut dan pesisir. Selain itu, isu ini terkait erat dengan Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pengembangan infrastruktur maritim dan teknologi kelautan, serta Tujuan 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).

Acara kuliah tamu yang diselenggarakan di Gedung SGLC Fakultas Teknik UGM tersebut dihadiri oleh puluhan mahasiswa. Selain kuliah tamu dan sesi informasi, salah satu yang menarik adalah sesi berbagi pengalaman yang disampaikan oleh salah satu mahasiswa program Double Degree Magister Teknik Geomatika yaitu Hyatma Adikara. Hyatma merupakan mahasiswa pertama untuk program double degree antara UGM dan UG yang mulai menempuh pendidikan di semester gasal tahun ajaran 2025/2026. Dia berbagi pengalamannya ketika mendaftar program double degree ini sekaligus perjuangannya dalam mendapatkan beasiswa LPDP untuk membiaya program pendidikannya.

Acara tanggal 21 Oktober 2025 ditutup dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta tampak antusias memberikan respons dalam bentuk pertanyaan. Pada dasarnya mereka tertarik dengan program gelar ganda yang diadakan oleh Fakultas Teknik UGM dengan beberapa program di UG. Seperti disampaikan oleh Prof Bertha Maya Sopha, Manajer Pengembangan Akademik dan Kerja Sama Fakultas Teknik UGM, semua program double degree ini dibiaya oleh LPDP dan informasi lebih lanjut terkait program ini bisa didapatkan dari website masing-masing program studi. Dr. Arsana menambahkan bahwa, khusus untuk program double degree Magister Teknik Geomatika, informasinya dapat diperoleh dari ugm.id/DDGeomatikaUGM.

Mahasiswa Geodesi UGM Kunjungi PUSHIDROSAL dan PT Transportasi Jakarta untuk Pelajari Penerapan Geospasial di Bidang Maritim dan Transportasi

BeritaKegiatan Mahasiswa Jumat, 24 Oktober 2025

Jakarta, 24 Oktober 2025 — Setelah sehari sebelumnya mengunjungi Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sebanyak 78 mahasiswa Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi (KMTG) melanjutkan rangkaian kunjungan instansi ke Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (PUSHIDROSAL) serta PT Transportasi Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan KMTG yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan ilmu geodesi di berbagai bidang, mulai dari kelautan hingga transportasi perkotaan. Rombongan didampingi oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T. selaku Sekretaris Program Studi Teknik Geodesi dan Bapak Calvin Wijaya yang juga ikut mendampingi mahasiswa selama kunjungan.

PUSHIDROSAL: Menyelami Dunia Hidrografi dan Peta Laut Nasional

Di PUSHIDROSAL, rombongan disambut hangat oleh Kolonel Laut (KH) Dr. Kukuh Suryo Widodo, S.Pd., M.T., mewakili Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., Komandan PUSHIDROSAL. Dalam sambutannya, Kolonel Kukuh menegaskan pentingnya peran survei hidrografi dan oseanografi dalam menjamin keselamatan pelayaran nasional.

“Indonesia adalah negara maritim yang seluruh jalur ekspor dan pertumbuhan ekonominya bergantung pada laut. Karena itu, hidrografi memiliki peran vital dalam memastikan navigasi yang aman, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan memperkuat infrastruktur maritim nasional,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan data hidrografi yang akurat serta teknologi mutakhir untuk mendukung ekonomi biru yang berkelanjutan.

Perwakilan dari Departemen Teknik Geodesi, Dr. Diyono, menyampaikan apresiasi atas sambutan PUSHIDROSAL serta harapannya agar kegiatan ini dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang penerapan teori perkuliahan seperti Oseanografi Fisis dan Survei Hidrografi secara nyata di lapangan. Beliau juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut, termasuk kegiatan magang, penelitian, dan tugas akhir di lingkungan PUSHIDROSAL.

Mahasiswa kemudian mendapat pemaparan mendalam dari Mohammad Qisthi Amarona, S.T., Mtr. Hanla., yang menjelaskan tugas pokok PUSHIDROSAL, yakni menyelenggarakan pembinaan hidro-oseanografi yang mencakup survei, penelitian, pemetaan laut, publikasi nautika, serta keselamatan navigasi. Ia menegaskan bahwa hidrografi adalah fondasi dari navigasi maritim dan memiliki peran strategis bagi pertahanan dan pembangunan nasional.

Dalam paparannya, Pak Qisthi juga memperkenalkan berbagai instrumen survei seperti kapal KRI, sounding boat, 3D Laser Scanner, USV, ROV, dan AUV. Beliau juga menyoroti tantangan masa depan seperti pertumbuhan ukuran kapal, pengaturan kabel bawah laut, hingga pengembangan Digital Twin of the Ocean dan implementasi standar S-100 sebagai masa depan hidrografi digital.

Setelah sesi materi, mahasiswa berkeliling mengunjungi satuan kerja di lingkungan PUSHIDROSAL, termasuk Dinas Hidrografi, Dinas Oseanografi dan Meteorologi, serta Dinas Pemetaan. Di setiap pos, mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai proses verifikasi data, pengolahan informasi oseanografi, dan kegiatan pemetaan dasar laut. Antusiasme mahasiswa tampak tinggi saat berdiskusi dengan para perwira dan staf teknis di lapangan.

PT Transportasi Jakarta: Belajar GIS untuk Transportasi Publik yang Inklusif

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Rombongan diterima oleh Bapak Romario Marito Abednego yang mewakili pimpinan perusahaan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa terkait penerapan ilmu Geodesi dan Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam sistem transportasi publik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil perusahaan dan paparan oleh Bapak Yulian, Pelaksana Tugas Departemen Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Unit Bisnis Trans Academy. Ia menjelaskan model operasi sistem Bus Rapid Transit (BRT) TransJakarta serta berbagai upaya perusahaan dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, efisien, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selanjutnya, Bapak Fabian dari Departemen Perencanaan Rute dan Operasional memberikan materi mengenai analisis spasial dan perencanaan rute berbasis data geospasial yang digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan bus TransJakarta.

Mahasiswa menyimak dengan antusias seluruh sesi paparan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan GIS dalam perencanaan transportasi kota. Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung bagaimana ilmu geodesi dan geospasial berperan penting dalam mendukung sistem transportasi perkotaan modern.

123…7

Agenda

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Berita Terakhir

  • Berjaya di Nasional, Mahasiswa Magister Teknik Geomatika UGM Wakili Indonesia di Panggung ASEAN
  • Mahasiswa Teknik Geodesi FT UGM Raih Juara 2 Ajang Nasional MATICS 2026
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Jalin Kerja Sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam Pemetaan Drone LiDAR
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026
  • Tim PPM Geolive FT UGM Serahkan Hasil Pemetaan Kawasan Pantai Bandengan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY