Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs9
  • SDGs9
  • hal. 8
Arsip:

SDGs9

Tim Geodesi UGM Paparkan Rencana Penelitian dan Pengabdian di Kulon Progo

Berita Selasa, 29 Juli 2025

Kulon Progo, 28 Juli 2025 – Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada mengunjungi Kantor Bupati Kulon Progo untuk mempresentasikan sejumlah rencana kegiatan. Tim memperkenalkan program pemetaan orthofoto berbasis UAV untuk mendukung percepatan PBT terintegrasi di Desa Kanoman. Tim juga menawarkan pemetaan potensi bencana di Kapanewon Samigaluh serta pemetaan potensi desa untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, tim menyiapkan studi dinamika muka tanah menggunakan InSAR dan pemanfaatan garam di wilayah pesisir Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo menyambut kedatangan tim Geodesi UGM dengan penuh apresiasi. Bupati mendengarkan paparan program secara langsung dan memahami manfaat kegiatan bagi daerah. Bupati mempersilakan seluruh kegiatan dilaksanakan di wilayah Kulon Progo sesuai rencana. Untuk mendukung keberlangsungan program, Bupati juga menugaskan beberapa staf pemerintah daerah agar mendampingi pelaksanaan di lapangan.

Tim Geodesi UGM menjadikan pertemuan ini sebagai sarana perkenalan awal dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Tim menegaskan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di daerah. Program penelitian dan pengabdian diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mitigasi bencana dan pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan kolaborasi ini, tim optimis dapat memperkuat peran Kulon Progo dalam pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya:

SDG 2: Tanpa Kelaparan (pemetaan potensi desa dan pertanian)

SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (studi dinamika muka tanah dan bandara)

SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (pemetaan bencana dan desa)

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (mitigasi risiko bencana)

SDG 14: Ekosistem Lautan (pemanfaatan garam di pesisir)

SDG 15: Ekosistem Daratan (pemetaan potensi desa dan penggunaan lahan)

PT KAI Ikuti Pelatihan Drone Fotogrametri untuk Pemetaan Aset di UGM

Berita Senin, 21 Juli 2025

Yogyakarta, 14 Juli 2025 – Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Pelatihan Pemanfaatan Drone Fotogrametri untuk Pemetaan Aset bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pelatihan ini berlangsung dalam dua gelombang, yaitu pada 7–11 Juli dan 14–18 Juli 2025, bertempat di Laboratorium Cadastre and Geoinformatics Engineering (CAGE) serta Laboratorium Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh UGM.

Sebanyak 50 pegawai PT KAI mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 24 peserta pada gelombang pertama dan 26 peserta pada gelombang kedua. Peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar drone dan fotogrametri, serta keterampilan teknis dalam pengoperasian drone, akuisisi data spasial, dan pengolahan data menjadi peta aset digital yang akurat.

Selama lima hari, pelatihan berlangsung dengan kombinasi teori dan praktik. Peserta tidak hanya mempelajari materi di kelas, tetapi juga melakukan praktik lapangan, mulai dari pengoperasian drone, misi fotogrametri, hingga pemrosesan data hasil pemetaan. Kegiatan ini dipandu narasumber berkompeten serta didukung modul lengkap agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif.

Departemen Teknik Geodesi UGM berharap pelatihan ini dapat membantu PT KAI memanfaatkan teknologi drone fotogrametri secara lebih optimal. Teknologi ini diharapkan menjadi solusi efisien, akurat, dan berkelanjutan dalam mendukung inventarisasi, perencanaan, serta pengelolaan aset perusahaan.

Dosen Geodesi UGM Kembangkan Metode Otomatisasi Pemetaan Bangunan dengan AI

BeritaPenelitian Rabu, 11 Juni 2025

Yogyakarta, 19 Juni 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Harintaka, bersama penulis utama Annisa Baroroh, berhasil mempublikasikan penelitian berjudul “Ekstraksi Otomatis Tapak Bangunan (Building Footprint) pada Ortofoto Menggunakan Segment Anything Model (SAM)” di Elipsoida: Jurnal Geodesi dan Geomatika, Vol. 8 No. 1, Juni 2025. Publikasi ini menegaskan kontribusi penting akademisi Geodesi UGM dalam mengembangkan metode otomatisasi pemetaan bangunan menggunakan teknologi kecerdasan buatan terbaru.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan peta dasar skala besar di Indonesia, khususnya informasi geospasial terkait bangunan yang terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk. Metode konvensional melalui digitasi manual dinilai lambat dan kurang efisien. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan Segment Anything Model (SAM), algoritma deep learning dari Meta AI, yang mampu melakukan segmentasi objek tanpa perlu pelatihan ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAM, ditambah dengan metode regularisasi, mampu mengekstraksi tapak bangunan dari ortofoto UAV dengan rata-rata akurasi di atas 87 persen.

Temuan ini menunjukkan potensi besar penerapan SAM dalam percepatan pemetaan skala besar di Indonesia. Dengan kemampuan segmentasi yang cepat dan efisien, metode ini dapat menjadi solusi bagi daerah yang belum memiliki data spasial rinci, sekaligus mendukung perencanaan wilayah dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini juga sejalan dengan pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) serta SDG 9 (Inovasi, Infrastruktur, dan Industri).

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=XliPgAcAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=XliPgAcAAAAJ:8uzoZH4hB9AC

Genius Mercator 2025, Wadah Inovasi Geospasial Mahasiswa Teknik Geodesi UGM

BeritaKegiatan Mahasiswa Minggu, 1 Juni 2025

YOGYAKARTA — Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar ajang tahunan Genius Mercator yang pada tahun 2025 ini mengusung tema “Geospatial Vision, Pioneering Uncharted Horizons”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi sivitas akademika, profesional, dan industri untuk berdiskusi serta menampilkan inovasi terkini di bidang geospasial.

Rangkaian acara Genius Mercator 2025 terdiri atas empat agenda utama, yakni Seminar Nasional, Expo, Pelatihan Alat, dan Awarding Night.

Seminar Nasional: Intelektual Geospasial untuk Perencanaan dan Ekonomi

Seminar Nasional dibagi menjadi dua sesi. Pada Sesi Pertama, tema yang diangkat adalah “Geospatial Intelligence for Urban Development” dengan pembicara Ir. H. Jonahar, M.Ec., DEV (Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang), Muchammad Masykur, S.T., M.T., IRSURV (Ketua Ikatan Surveyor Indonesia), serta Prof. Dr. rer. nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc. (Kepala Badan Informasi Geospasial RI). Moderator sesi ini adalah Dr. I Made Andi Arsana, pakar perbatasan dari UGM.

Sementara itu, Sesi Kedua mengusung tema “Geospatial Technology for Enhancing Economic Creativity”. Tiga pembicara yang hadir adalah Benny Emor, S.T., M.T.I. (Founder dan CEO GeoSquare.ai), Yantisa Akhadi, S.T., M.SISc. (Cartography Strategy & Partnerships Manager di GOJEK), dan Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. (Dosen Teknik Geodesi UGM). Sesi ini dimoderatori oleh Fatimah Azzahra, perwakilan mahasiswa Teknik Geodesi.

Expo: Industri Geospasial Tampil di Kampus

Dalam pameran (expo), sejumlah perusahaan dan institusi turut meramaikan dengan memamerkan produk serta layanan mereka, antara lain Madhava Group, Geo Spatial Nusantara, PT Arkabumi Sinergi Bersama, PT Total Geo Survey, PT Zonex Geomatic Indonesia, STPN, dan KMTG FT UGM. Yang menarik perhatian pengunjung adalah kehadiran alat-alat survei klasik hingga teknologi modern, seperti theodolite tua yang dipajang di stan nomor 13 dan 14, serta alat pemetaan berbasis UAV dan Lidar yang semakin banyak diaplikasikan di dunia industri.

Pelatihan Alat: Lidar Quadcopter dan Pengolahan Data

Salah satu sesi yang dinantikan peserta adalah pelatihan penggunaan Lidar Quadcopter dan teknik pengolahan data hasil akuisisi. Sesi pelatihan ini difasilitasi oleh Madhava Group, yang memberikan kesempatan langsung kepada peserta untuk memahami teknologi pemetaan udara terkini yang kian relevan dalam dunia kerja geospasial.

Awarding Night: Apresiasi dan Penutup Kegiatan

Sebagai penutup rangkaian acara, digelar Awarding Night yang menjadi ajang pemberian penghargaan kepada peserta dan panitia yang berkontribusi dalam menyukseskan Genius Mercator 2025. Suasana penuh keakraban dan kolaborasi menjadi penanda berakhirnya kegiatan, sekaligus pembuka peluang kerja sama lintas sektor di masa depan.

Melalui Genius Mercator, mahasiswa Teknik Geodesi UGM menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong literasi dan pemanfaatan teknologi geospasial yang inovatif, berkelanjutan, dan inklusif, sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan).

Mahasiswa UGM Torehkan Prestasi di MAPID WebGIS Competition 2025 melalui Inovasi Platform PROPIX

Berita Senin, 26 Mei 2025

Yogyakarta, 26 Mei 2025 — Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam kompetisi nasional bergengsi. Dalam ajang MAPID WebGIS Competition 2025, tim mahasiswa lintas disiplin UGM berhasil meraih pencapaian signifikan melalui proyek inovatif mereka bertajuk PROPIX, sebuah platform WebGIS yang ditujukan untuk mendukung transformasi digital investasi properti di Indonesia.

Tim FT UGM menjuarai perlombaan di MAPID (dokumen by MAPID)

Kompetisi ini diselenggarakan oleh PT MAPID, perusahaan teknologi geospasial nasional, dengan mengusung tema “Geospatial Technology for Sustainable Land Transformation.” Penilaian kompetisi melibatkan berbagai aspek, mulai dari inovasi pemanfaatan data spasial, kejelasan rencana implementasi, user experience (UX) dari aplikasi WebGIS yang dikembangkan, hingga potensi keberlanjutan dan dampak sosial dari solusi yang diusulkan.

Tim UGM terdiri dari lima mahasiswa dari berbagai program studi dan fakultas, yaitu:

  • Hifnie Nazih Al Ghifari – Teknik Geodesi 2022

  • Anggita Noviana Rizki – Perencanaan Wilayah dan Kota 2022

  • Buana Baruna Bayu – Perencanaan Wilayah dan Kota 2022

  • Anggito Muhammad Amien – Teknologi Informasi 2022

  • Adzka Bagus Juniarta – Teknologi Informasi 2022

Dalam proyek PROPIX, tim ini mengembangkan sebuah sistem informasi berbasis WebGIS yang dapat membantu pengguna, khususnya investor dan masyarakat umum, untuk melakukan analisis spasial terhadap prospek properti di suatu wilayah. Platform ini dilengkapi dengan fitur analitik harga lahan, proyeksi pertumbuhan kawasan, serta crowdsourcing data lapangan yang mendukung transparansi informasi.

Salah satu dalam tim ini adalah Hifnie Nazih Al Ghifari, Hifni merupakan mahasiswa dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik UGM, yang berperan dalam perancangan dan integrasi sistem spasial pada platform tersebut. Ia mengembangkan skema pemrosesan data spasial menggunakan teknologi WebGIS serta machine learning untuk prediksi harga properti dan deteksi perubahan penggunaan lahan secara otomatis. Kontribusinya menunjukkan kapabilitas tinggi dalam menjembatani keilmuan geospasial dan solusi teknologi mutakhir yang aplikatif.

Menurut unggahan resmi di akun LinkedIn milik Hifnie, tim mereka berhasil melewati berbagai tahapan kompetisi mulai dari proposal seleksi, pengembangan prototipe, hingga presentasi final di hadapan dewan juri profesional dari industri geospasial. Proyek PROPIX yang difokuskan pada wilayah Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dinilai memiliki potensi untuk diimplementasikan secara luas di berbagai kota di Indonesia dalam rangka mendukung tata kelola lahan yang lebih terbuka dan berkelanjutan.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui lebih lanjut atau mencoba langsung platform yang dikembangkan, dapat mengakses situs PROPIX melalui tautan berikut:  https://propix.mapid.co.id/

Partisipasi dan prestasi tim ini tidak hanya mencerminkan kualitas pendidikan dan kolaborasi antar-disiplin di UGM, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu mengambil peran aktif dalam mengembangkan solusi inovatif berbasis teknologi untuk menjawab tantangan pembangunan nasional yang kompleks.

DTGD FT UGM Gelar Kuliah Umum “SLAM LiDAR untuk Indoor Mapping” Bersama PT Total Geo Survey

Uncategorized Kamis, 22 Mei 2025

Yogyakarta, 22 Mei 2025 — Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “SLAM LiDAR untuk Indoor Mapping”. Acara ini menghadirkan narasumber dari PT Total Geo Survey (PT TGS), yaitu Aufira Kusmadya, S.Tr.T., Efendi Dwi Patmurdea Irawan, S.T., Prasasti Nurmaning Ratri, S.T., dan Ardy Suswandi, A.Md.

Kuliah umum yang berlangsung di Ruang III.4 Lantai 3 DTGD FT UGM ini dimulai pukul 10.00 WIB dan dibuka oleh Dr. Yulaikhah, dosen DTGD. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemanfaatan teknologi LiDAR dalam pengembangan model 3D. “LiDAR merupakan salah satu instrumen utama dalam membentuk model 3D yang kini semakin dibutuhkan dalam berbagai bidang,” ujar Dr. Yulaikhah. Ia juga menekankan prospek cerah karier di bidang pemetaan 3D dan teknologi LiDAR, serta mengajak mahasiswa untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin dari kegiatan ini.

PT Total Geo Survey menjelaskan SLAM Lidar

Dalam kuliah umum ini, PT TGS memperkenalkan teknologi terbaru SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) LiDAR, khususnya perangkat FJD TRION P1 SLAM LiDAR. Materi disampaikan kepada 135 mahasiswa aktif DTGD yang berasal dari angkatan 2021, 2022, dan 2023, terutama yang mengambil mata kuliah Survei Rekayasa dan Penginderaan Jauh Sensor Aktif. Antusiasme peserta sangat tinggi, terlihat dari penuhnya ruangan sejak awal kegiatan.

Aufira Kusmadya, S.Tr.T., dan Prasasti Nurmaning Ratri, S.T., menjelaskan konsep dasar teknologi LiDAR, Laser Scanner, serta prinsip kerja SLAM. Mereka memaparkan bahwa SLAM adalah metode yang memungkinkan pemetaan lingkungan secara otomatis sambil melacak posisi sensor secara simultan. Tiga komponen utama dalam sistem SLAM yang dibahas adalah IMU (Inertial Measurement Unit) untuk mendeteksi pergerakan, GPS untuk menentukan koordinat, serta sensor LiDAR yang berfungsi mengukur jarak dengan laser merah. Penggunaan kamera juga dapat ditambahkan sebagai komponen opsional.

PT Total Geo Survey menmperagakan penggunaan SLAM Lidar

Melalui kuliah umum ini, diharapkan mahasiswa memperoleh wawasan dan pengalaman langsung mengenai teknologi mutakhir di bidang pemetaan 3D, serta mampu mengaplikasikannya dalam kegiatan akademik dan profesional ke depan.

Politeknik Ungku Omar Malaysia Lakukan Benchmarking ke Departemen Teknik Geodesi UGM

Berita Kamis, 15 Mei 2025

Yogyakarta – Pada Rabu, 14 Mei 2025, Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) menerima kunjungan dari Politeknik Ungku Omar Perak Malaysia dalam rangka kegiatan Benchmarking Visit bertajuk Archipelago Science Adventure . Kunjungan ini menjadi bagian dari agenda strategis Politeknik Ungku Omar untuk memperluas wawasan serta membangun jejaring kemitraan dengan institusi pendidikan tinggi di Indonesia, khususnya di bidang keilmuan geospasial.

Foto bersama setelah diskusi

Politeknik Ungku Omar merupakan institusi pendidikan tinggi Malaysia yang berfokus pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Salah satu program unggulannya, yaitu Teknik Geomatika, menjadikan DTGD FT UGM sebagai mitra relevan dalam upaya pertukaran informasi, studi banding, dan penjajakan kerjasama riset. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi program studi serta peningkatan mutu akademik politeknik tersebut.

Acara resmi dibuka oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi, Prof. Trias Aditya KM., yang menyampaikan sambutan hangat kepada delegasi dari Malaysia. Prof. Trias menyatakan harapannya agar kunjungan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih erat dan berkelanjutan. Pihak Politeknik Ungku Omar, yang diwakili oleh Hj Mohd Asri Bin Hj Zahid, turut menyampaikan apresiasinya atas sambutan DTGD FT UGM dan menyambut baik ajakan kolaborasi yang diajukan. Dalam sesi perkenalan, kedua belah pihak saling memperkenalkan dosen serta bidang keahlian masing-masing, membuka ruang komunikasi yang lebih terbuka.

Kunjungan laboratorium

Pada kesempatan tersebut, Hj Mohd Asri juga mengundang DTGD FT UGM untuk menjadi keynote speaker pada simposium atau kongres yang akan diselenggarakan Politeknik Ungku Omar pada September mendatang. Ia menegaskan bahwa salah satu tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk belajar dari pengalaman DTGD dalam pengelolaan pendidikan sains dan teknologi. Selain itu, ia juga menyampaikan kemungkinan bagi mahasiswa Diploma Politeknik Ungku Omar untuk melanjutkan pendidikan di jenjang sarjana di DTGD FT UGM.

Serah terima kenang-kenangan dari kolega

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil dan capaian Program Studi Sarjana Teknik Geodesi oleh Dr. Heri Sutanta selaku Ketua Program Studi. Dr. Heri menyoroti peluang pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan potensi pengembangan kurikulum bersama. Delegasi Politeknik Ungku Omar juga mempresentasikan profil departemen mereka, yang disampaikan oleh Hjh Lailatul Rahmah Binti Nekmat. Diskusi berlangsung interaktif, memperlihatkan antusiasme kedua pihak dalam merintis kemitraan yang produktif. Kunjungan ditutup dengan laboratory tour ke fasilitas-fasilitas laboratorium DTGD dan sesi foto bersama pada pukul 12.00 siang, sebagai simbol penguatan hubungan akademik dan persahabatan lintas negara di bidang geodesi dan geomatika.

Dr. Ruli Andaru: Kunci Penilaian Akurat dalam Lomba Underground Mine Survey YMCC 2025

Berita Sabtu, 10 Mei 2025

Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan (HMTP) Fakultas Teknologi Mineral dan Energi UPN Veteran Yogyakarta sukses menyelenggarakan lomba Underground Mine Survey dalam rangkaian Youth Mining Camp Competition VI 2025 pada 6–9 Mei 2025 di Goa Kalilingseng, Kulon Progo. Kegiatan yang diikuti 10 tim dari universitas ternama seperti ITB, UPN Veteran, Unsri, Unmul, ITNY, Trisakti, Universitas Negeri Padang, ULM, dan UIN ini bertujuan menguji kompetensi mahasiswa dalam aplikasi survei geoteknik bawah tanah. Para peserta ditantang mengukur deformasi struktur goa menggunakan Total Station yang terikat pada Benchmark (BM) dengan metode time series, mensimulasikan kondisi nyata pemantauan stabilitas terowongan tambang.

Sebagai respons atas permintaan panitia melalui Surat No. 278-NG/SEKRE-YMCC/HMTA/III/2025, Dr. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. (Dosen Teknik Geodesi UGM) tampil sebagai juri utama dalam Lomba Underground Mine Survey Youth Mining Camp Competition VI 2025. Kehadiran beliau menjadi nilai tambah strategis mengingat kompetensi akademisnya di bidang survei geoteknik dan pemodelan deformasi batuan. Sebagai juri utama Lomba Underground Mine Survey Youth Mining Camp Competition (YMCC) VI 2025, Dr. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. dari Teknik Geodesi UGM membawa kredibilitas akademis dan pengalaman lapangan yang mumpuni. Kehadiran beliau memberikan dimensi teknis mendalam pada penilaian lomba bertema survei deformasi tambang bawah tanah ini.

Proses penjurian dilakukan secara komprehensif selama tiga hari. Pada Hari Pertama, Dr. Ruli memverifikasi kalibrasi 10 unit Total Station yang digunakan peserta, memastikan kesalahan alat. Hari Kedua diisi dengan observasi lapangan di dalam goa, di mana beliau menilai teknik pengambilan data di lorong sempit dengan pencahayaan terbatas. Di sini, tim juri memberikan poin tambah bagi peserta yang menerapkan koreksi refraksi udara dan prism constant. Hari Ketiga fokus pada evaluasi laporan teknis, dengan parameter seperti Root Mean Square Error (RMSE) dan konsistensi hasil pengukuran antarinterval waktu.

Kontribusi Dr. Ruli tidak hanya meningkatkan kualitas lomba, tetapi juga membuka wawasan peserta. Dalam workshop singkat, beliau memperkenalkan metode least square adjustment untuk optimasi data deformasi, yang langsung diaplikasikan oleh tim ITB dan UPN Veteran Yogyakarta. Hasilnya, kedua tim tersebut meraih skor akurasi tertinggi dengan selisih deformasi terukur hanya 3,2mm dari data referensi. “Lomba ini bukan sekadar kompetisi, tapi laboratorium nyata untuk menguji teori geodesi dalam kondisi ekstrem,” tegas Dr. Ruli saat memberikan feedback kepada peserta.

Dampak strategis keikutsertaan Dr. Ruli terlihat dari rencana tindak lanjut panitia. HMTP UPN Veteran Yogyakarta berencana mengadakan joint research dengan UGM tentang pemantauan goa karst menggunakan terrestrial laser scanning, serta mengintegrasikan modul pelatihan deformation analysis ke dalam kurikulum mata kuliah Geoteknik. Selain itu, 85% peserta menyatakan metode penilaian berbasis real-world geodetic standards ini memotivasi mereka untuk lebih rigor dalam riset lapangan. Kedepan, kolaborasi antara akademisi dan praktisi seperti ini diharapkan menjadi benchmark kompetisi teknik pertambangan nasional.

Prof. Leni Sophia Heliani dari UGM Jadi Narasumber Sosialisasi Instrumen Akreditasi Baru di Medan

Berita Jumat, 2 Mei 2025

Medan – Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc., IPU dari Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) ditugaskan sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Instrumen Baru 2025 yang diselenggarakan oleh LAM Teknik. Acara ini berlangsung di Universitas Medan Area (UMA) pada 29 April hingga 1 Mei 2025, dan dihadiri oleh perwakilan perguruan tinggi teknik dari seluruh Indonesia.Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai instrumen akreditasi program studi berdasarkan Permendikbudristek Nomor 53 Tahun 2023, yang merupakan pedoman baru untuk penilaian kualitas pendidikan tinggi teknik di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat standar pendidikan dan akreditasi yang lebih transparan, akuntabel, dan sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan industri.

Prof Leni sedang memberikan materi

Prof. Leni, yang juga aktif sebagai pengajar dan peneliti di UGM, dipercaya untuk memberikan panduan mengenai kebijakan baru ini, mengingat pengalaman dan kompetensinya dalam dunia akademis dan keinsinyuran. Penugasan ini merupakan bentuk kontribusi UGM dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi teknik secara nasional. Menurut surat tugas yang diterbitkan oleh BATAP APK-PII dan Departemen Teknik Geodesi FT UGM, seluruh biaya kegiatan ini akan ditanggung oleh LAM Teknik, sebagai bagian dari upaya mendukung pengembangan kompetensi dan kapabilitas para pendidik teknik di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pemahaman para pengelola program studi mengenai standar akreditasi terbaru, sekaligus memperkuat jaringan akademik untuk mendorong pendidikan teknik yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi.

UGM Kukuhkan Prof. Harintaka sebagai Guru Besar di Bidang Teknik Fotogrametri

Berita Jumat, 25 April 2025

Yogyakarta, 24 April 2025 – Universitas Gadjah Mada (UGM) mengukuhkan Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU., ASEAN.Eng., sebagai Guru Besar dalam bidang Teknik Fotogrametri pada Fakultas Teknik dalam upacara yang digelar di Balai Senat UGM, Kamis (24/4/2025). Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul “Teknologi Fotogrametri: Perkembangan dan Kontribusinya untuk Penyediaan Informasi Geospasial yang Akurat dan Terpercaya”, Prof. Harintaka menekankan peran vital fotogrametri dalam menyelesaikan berbagai masalah kompleks seperti sengketa tanah, kerusakan lingkungan, dan pembangunan infrastruktur. Ia menjelaskan bahwa informasi geospasial yang akurat dan terpercaya merupakan fondasi penting untuk pengambilan keputusan berbasis data. 

Prof Harintaka sedang pidato ilmiah terkait Teknik Fotogrametri

Prof. Harintaka memaparkan perkembangan fotogrametri melalui empat fase evolusi, dimulai dari fase analog dengan menggunakan kamera metrik dan stereo plotter optis-mekanis, fase analitik yang memperkenalkan komputasi untuk triangulasi udara pada 1950-an, fase digital dengan integrasi sensor GNSS-IMU dan kamera digital di tahun 2000-an, hingga fase visi komputer dan kecerdasan buatan yang memanfaatkan teknologi seperti Structure-from-Motion (SfM), deep learning (NeRF), dan point cloud untuk pemodelan 3D. Ia juga menyoroti bagaimana teknologi digital twin dan City Digital Twin (CDT) telah menjadi tulang punggung pengembangan smart city, dengan fotogrametri berperan sebagai penyedia data utama.

Foto Prof Harintaka dengan Dekan Fakultas Teknik dan Profesor dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM

Sebagai ahli di bidangnya, Prof. Harintaka tidak hanya aktif dalam dunia akademik tetapi juga berkontribusi secara nyata bagi Indonesia. Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua Komite Rekomendasi Register Surveyor Indonesia dan auditor BAN PT, serta terlibat dalam penyusunan standar kompetensi fotogrametri nasional. Risetnya berfokus pada integrasi machine learning untuk pemetaan darurat bencana dan pemantauan lingkungan, menunjukkan relevansi keilmuannya dengan kebutuhan aktual di masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Harintaka juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada keluarga, kolega, dan almamater UGM yang telah mendukung perjalanan kariernya. “Ini adalah hasil dukungan banyak pihak, terutama istri dan anak-anak saya yang selalu mendampingi,” ujar penerima Satyalancana Karya Satya XX ini. Prof. Harintaka, yang meraih gelar Doktor Teknik Geomatika UGM pada 2012 dan Magister dari ITB pada 2000, kini menjadi Guru Besar ke-3 di Departemen Teknik Geodesi FT-UGM. Dengan berbagai penghargaan seperti Satyalancana Karya Satya XX (2019) dan Soetanto Award (2006), pengukuhannya ini semakin memperkuat posisi UGM sebagai pusat inovasi geospasial di Indonesia.

1…67891011

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Berita Terakhir

  • Fakultas Teknik UGM Tawarkan Beasiswa Doktor untuk Riset Geospasial, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan
  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY