Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi pada ajang The 11th Geomatics International Conference (GEOICON) 2026 yang diselenggarakan di Surabaya. Pada penutupan konferensi, sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi, yaitu dua penghargaan Best Oral Presentation dan satu penghargaan Best Poster.
![]()
![]()
Prestasi pertama diraih oleh Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. melalui penelitian berjudul “Estimating Three-Dimensional Secular Motion Along the Palu-Koro Fault Zone Based on Integrated InSAR and GNSS Observation”. Penelitian tersebut memperoleh penghargaan Best Oral Presentation atas kontribusinya dalam pemanfaatan integrasi data Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) dan Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk mengestimasi pergerakan tiga dimensi pada zona Sesar Palu-Koro. Pendekatan tersebut memberikan informasi penting dalam pemantauan deformasi kerak bumi serta mendukung upaya mitigasi bencana geologi di Indonesia.

Penghargaan Best Oral Presentation kedua diraih melalui penelitian berjudul “Parcel-Based Spatial Assessment of Economic Losses from Land Subsidence-Induced Tidal Flooding in North Semarang District” yang dipresentasikan oleh Yofita Indah Saputri dengan Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. sebagai penulis pendamping sekaligus corresponding author. Penelitian ini mengembangkan pendekatan berbasis bidang tanah (parcel-based assessment) untuk mengidentifikasi dan mengestimasi kerugian ekonomi akibat banjir rob yang dipicu oleh penurunan muka tanah di Kecamatan Semarang Utara. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan mitigasi dan perencanaan wilayah pesisir yang lebih adaptif.

Sementara itu, penghargaan Best Poster diraih oleh Iqbal Hanun Azizi, S.T. bersama tim peneliti melalui penelitian berjudul “Comparative Assessment of Time-of-Flight and Phase-Shift Laser Scanning Technologies for Automated 3D Mesh Generation in Support of National Spatial Data Infrastructure Development”. Penelitian ini membandingkan performa teknologi Time-of-Flight dan Phase-Shift Laser Scanning dalam menghasilkan model 3D mesh secara otomatis untuk mendukung pengembangan National Spatial Data Infrastructure (NSDI). Selain dipresentasikan pada sesi oral presentation, penelitian tersebut juga ditampilkan dalam sesi poster dan berhasil memperoleh penghargaan Best Poster berkat kontribusinya dalam pengembangan teknologi akuisisi data geospasial tiga dimensi.

Keberhasilan meraih dua penghargaan Best Oral Presentation dan satu penghargaan Best Poster menunjukkan kualitas penelitian yang dikembangkan oleh sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM mampu bersaing di tingkat internasional. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas inovasi, kualitas ilmiah, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu geodesi, geomatika, dan teknologi geospasial.
Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Departemen Teknik Geodesi UGM dalam mengembangkan riset yang berdampak, memperluas kolaborasi internasional, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai tantangan di bidang geospasial.