Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
Arsip:

2026

Departemen Teknik Geodesi UGM Jajaki Kolaborasi Akademik dengan Industri melalui Kunjungan ke Topcon Malaysia

Berita Selasa, 13 Oktober 2026

Selangor, Malaysia — 13 Oktober 2026 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) melaksanakan kunjungan industri ke Topcon Positioning Asia (Malaysia) di Selangor, Malaysia. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–14.00 waktu setempat ini bertujuan untuk mengenal perkembangan teknologi dan instrumen survei geospasial terkini, memahami kebutuhan industri, serta menjajaki peluang kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Rombongan dosen DTGD FT UGM disambut oleh jajaran staf Topcon Malaysia. Kunjungan ini juga menjadi kesempatan untuk bertemu dengan salah satu alumni DTGD FT UGM, Christanto Michael Nainggolan, yang saat ini bekerja di Topcon.

Kegiatan diawali dengan pemaparan profil DTGD FT UGM oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi, Prof. Ir. Trias Aditya. Dalam pemaparannya, Prof. Trias memperkenalkan profil departemen dan program studi, sekaligus menyampaikan tujuan kunjungan sebagai upaya memperkuat pemahaman sivitas akademika terhadap perkembangan teknologi di industri geospasial. Prof. Trias menekankan pentingnya memahami bagaimana teknologi instrumen digunakan untuk mengamati dan mengukur dunia secara akurat. Hal tersebut menjadi salah satu alasan bagi DTGD FT UGM untuk terus mengikuti perkembangan teknologi industri, termasuk instrumen TLS, GNSS, serta teknologi SLAM. Sejumlah teknologi tersebut juga relevan dengan kegiatan pendidikan dan penelitian di DTGD FT UGM. Pada kesempatan tersebut, Prof. Trias menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Topcon Malaysia atas sambutan serta fasilitas yang diberikan kepada rombongan.

Agenda berikutnya diisi dengan pemaparan profil perusahaan oleh Singh Gil Jespal, Regional Manager Topcon Malaysia. Ia menjelaskan bahwa teknologi Topcon digunakan dalam berbagai sektor kehidupan, antara lain kesehatan, infrastruktur, dan pertanian. Topcon Positioning Asia (Malaysia) juga menjalankan berbagai fungsi pendukung operasional di kawasan, termasuk distribusi peralatan, layanan purnajual, pelatihan, serta dukungan regional untuk demonstrasi produk. Layanan dan dukungan tersebut menjangkau berbagai pasar, termasuk Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Taiwan. Dalam sesi tersebut, Singh Gil Jespal turut memperkenalkan lini produk terbaru Topcon, mulai dari instrumen survei hingga perangkat lunak pendukung. Beberapa teknologi yang dibahas mencakup perkembangan terbaru pada perangkat SLAM dan RTS. Ia juga menyampaikan keterbukaan Topcon terhadap peluang kolaborasi dengan perguruan tinggi, termasuk kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal, mencoba, dan melakukan penelitian menggunakan instrumen Topcon.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pengenalan produk (product introduction) yang dipandu oleh Christanto Michael Nainggolan. Pada sesi ini, rombongan diperkenalkan dengan berbagai teknologi dalam lini produk Topcon, termasuk solusi otomasi survei, instrumen GNSS, RTS, Layout Navigator, dan TLS generasi terbaru. Dosen-dosen DTGD FT UGM mengikuti sesi dengan antusias dan berdiskusi mengenai fungsi, penerapan, serta potensi pemanfaatan berbagai instrumen tersebut dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian.

Diskusi juga membuka peluang pengembangan kerja sama yang lebih konkret, salah satunya melalui program Kerja Praktik (KP) bagi mahasiswa DTGD FT UGM di Topcon. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat memperluas pengalaman mahasiswa dalam mengenal lingkungan kerja profesional, memahami penerapan teknologi geospasial di industri, serta menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan di lapangan.

Setelah sesi pengenalan produk, rombongan melanjutkan kunjungan ke fasilitas Topcon Instruments (M) Sdn. Bhd. – Eyecare. Di fasilitas tersebut, dosen DTGD FT UGM mendapatkan penjelasan mengenai proses kalibrasi dan pengendalian mutu (quality control) instrumen sebelum peralatan diserahkan kepada pelanggan. Peninjauan ini memberikan gambaran langsung mengenai pentingnya pengujian, ketelitian pengukuran, dan prosedur penjaminan mutu dalam menjaga kinerja serta keandalan instrumen survei.

Kunjungan industri ke Topcon Malaysia memberikan kesempatan bagi dosen DTGD FT UGM untuk memperoleh pemahaman langsung mengenai perkembangan teknologi geospasial dan penerapannya di dunia industri. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat memperkaya materi perkuliahan, memperkuat keterkaitan antara pembelajaran dan kebutuhan profesional, serta mendukung pengembangan penelitian yang relevan dengan perkembangan teknologi terkini.

Departemen Teknik Geodesi UGM Jalin Kerja Sama Akademik dan Kolaborasi Riset dengan Universiti Teknologi Malaysia

Berita Senin, 12 Oktober 2026

Johor Bahru, Malaysia  — 12 Oktober 2026 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) melaksanakan kunjungan akademik ke Fakultas Alam dan Bina Ukur (FABU), Universiti Teknologi Malaysia (UTM), pada Senin, 12 Oktober 2026. Kunjungan yang berlangsung pukul 09.00–14.00 waktu setempat ini bertujuan memperkuat kerja sama akademik, menjajaki peluang kolaborasi riset internasional, serta mengembangkan kerja sama antar KBK.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DTGD FT UGM dalam menerapkan prinsip continuous quality improvement atau peningkatan mutu berkelanjutan sekaligus memperkuat rekognisi internasional. Melalui kunjungan ini, DTGD FT UGM berupaya memperluas jejaring akademik global, memperkaya pengembangan kurikulum melalui pertukaran pengalaman dengan institusi mitra, serta membuka peluang mobilitas akademik lintas negara bagi dosen dan mahasiswa.

Rombongan DTGD FT UGM yang dipimpin oleh Ketua Departemen, Prof. Trias Aditya, bersama jajaran pengelola program studi, disambut langsung oleh Dekan FABU UTM, Prof. Ts. Dr. Kherun Nita Binti Ali, beserta jajarannya. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif. Rombongan DTGD FT UGM juga berkesempatan mengunjungi lingkungan kampus FABU UTM untuk melihat berbagai fasilitas pendidikan, gedung, ruang perkuliahan, dan laboratorium yang mendukung kegiatan akademik dan penelitian.

Agenda dilanjutkan dengan pemaparan profil Departemen Geoinformasi FABU UTM oleh Sr. Gs. Dr. Othman bin Zainon, selaku pimpinan Departemen Geoinformasi. Dalam paparannya, beliau memperkenalkan profil departemen, sejarah perkembangan institusi, struktur program studi, sumber daya manusia, fasilitas pendukung, serta komposisi mahasiswa. Pemaparan ini menjadi kesempatan bagi kedua institusi untuk saling mengenal sistem pengelolaan akademik dan berbagai potensi kerja sama yang dapat dikembangkan.

Selanjutnya, Prof. Trias memaparkan profil dan arah pengembangan akademik DTGD FT UGM. Beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat hubungan antarkolega akademik, dan meningkatkan reputasi internasional kedua institusi. Sejumlah peluang kerja sama turut dibahas, termasuk program double degree, supervisi bersama bagi mahasiswa doktoral (joint PhD supervision), serta skema mobilitas mahasiswa dan transfer kredit antarkampus.

Pembahasan kemudian berlanjut pada pemaparan kurikulum dan struktur program pendidikan di FABU UTM. Sr. Dr. Nurul Izzati binti Abd. Karim, selaku koordinator program Departemen Geoinformasi, menjelaskan struktur kurikulum program Bachelor of Geomatics Engineering, termasuk mata kuliah wajib dan pilihan pada setiap semester. Selanjutnya, Dr. Suzanna binti Noor Azmy memaparkan program Bachelor of Science, sementara Sr. Ts. Dr. Muhammad Imzan bin Hassan menjelaskan program pascasarjana Departemen Geoinformasi, yang mencakup pendidikan magister dan doktoral. Pemaparan program pascasarjana dilanjutkan oleh Sr. Dr. Mohammad Hanif bin Hamden, yang menjelaskan program Master of Geomatics Engineering. Sesi ini memberikan gambaran mengenai struktur pendidikan, pendekatan pembelajaran, serta peluang penyelarasan kurikulum yang dapat menjadi dasar pengembangan program mobilitas mahasiswa dan pendidikan bersama antara DTGD FT UGM dan UTM.

Pada sesi diskusi, Dr. Othman menyambut baik peluang kerja sama akademik yang ditawarkan, khususnya dalam bentuk student exchange dan double degree pada jenjang magister. Prof. Trias turut mengusulkan skema percepatan studi sarjana ke magister melalui program fast-track international master’s programme, yang memungkinkan mahasiswa memperoleh pengalaman akademik internasional melalui jalur pendidikan yang terintegrasi.

Ketua Program Studi Magister Teknik Geomatika DTGD FT UGM, Dr. I Made Andi Arsana, kemudian memaparkan struktur kurikulum dan persyaratan beban studi program magister di UGM. Salah satu peluang yang dibahas adalah skema Master 1+1, yaitu mahasiswa menempuh satu tahun studi di Program Magister Teknik Geomatika UGM dan satu tahun berikutnya di Departemen Geoinformasi UTM. Skema ini diharapkan dapat membuka peluang pengembangan program pendidikan bersama sekaligus memberikan pengalaman akademik lintas negara kepada mahasiswa.

Sementara itu, Ketua Program Studi Doktor Teknik Geomatika DTGD FT UGM, Dr. Purnama, menyampaikan potensi kerja sama pada jenjang doktoral, baik melalui jalur reguler maupun berbasis penelitian (by research). Kerja sama tersebut dapat dikembangkan melalui supervisi bersama, pertukaran pengetahuan antarpeneliti, serta keterlibatan akademisi dari kedua institusi dalam kegiatan penelitian dan pengembangan keilmuan.

Selain membahas program pendidikan formal, pertemuan ini juga menghasilkan sejumlah peluang kolaborasi lain. Dr. Othman juga mengundang DTGD FT UGM untuk mengirimkan delegasi pada penyelenggaraan konferensi atau kegiatan internasional di bidang geoinformatika dan teknologi pada tahun berikutnya. Di bidang penelitian, kedua institusi menjajaki peluang pengembangan riset bersama, penyelenggaraan webinar akademik secara berkala satu hingga dua kali setiap semester, serta keterlibatan dosen sebagai penguji eksternal pada program doktoral (external PhD examiner).

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan kolaborasi jangka panjang antara DTGD FT UGM dan Departemen Geoinformasi FABU UTM. Kerja sama tersebut berpotensi mencakup pengembangan kurikulum, pertukaran mahasiswa dan dosen, program double degree, supervisi bersama mahasiswa doktoral, penelitian kolaboratif, serta forum berbagi pengetahuan melalui seminar dan webinar internasional.

Kembangkan Sistem Monitoring Sedimentasi PLTA Ber-TKDN, Dosen Teknik Geodesi UGM Raih Hibah PHRS 2026

BeritaPenelitian Senin, 12 Oktober 2026

Yogyakarta, 12 Oktober 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Ir. Abdul Basith, S.T., M.Si., Ph.D., berhasil meraih pendanaan Program Hilirisasi Riset Strategis (PHRS) Tahun Anggaran 2026 melalui skema SINERGI.

Penetapan skema pendanaan ini merujuk pada kerja sama resmi Kontrak PHRS 2026 Nomor 001/SPK/C4/DHK/VI/2026 dan 046/SPK/C4/DHK/VI/2026 per 17 Juni 2026 oleh Ditjen Diktisainstek dan UGM, serta didukung Surat Tugas Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama UGM Nomor 8284/UN1.P2/DPU/PT.01.02/2026. 

Melalui program ini, Ir. Abdul Basith mengusung riset berjudul “Integrasi AROSSEL dan Blue Marine Echosounder BerTKDN dalam Sistem Monitoring Sedimentasi Sebagai Upaya Mitigasi Kegagalan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air”. Inovasi ini memadukan perangkat hidro-geospasial ber-TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) untuk mendukung pemantauan sedimentasi dan keandalan operasional infrastruktur pembangkit energi bersih di Indonesia.

Capaian ini memperkuat komitmen DTGD FT UGM dalam menghadirkan inovasi instrumen geospasial berbasis produk dalam negeri yang aplikatif untuk mendukung keandalan infrastruktur energi nasional dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dosen Teknik Geodesi FT UGM Raih Pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Ajakan Industri 2026

BeritaPenelitian Senin, 12 Oktober 2026

Yogyakarta, 12 Oktober 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T., berhasil meraih pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas Tahun Anggaran 2026.

Keputusan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 180/KPA/C4/KPT/2026 tanggal 8 April 2026. Dalam pendanaan ini, Dr. Catur lolos melalui skema Ajakan Industri dengan judul riset “Kamera Multispektral Landcam 2 Spectra”.

Capaian ini menjadi wujud kontribusi nyata akademisi DTGD FT UGM dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional melalui pengembangan teknologi instrumen geospasial presisi. Riset ini tidak hanya mendorong transfer teknologi dari kampus ke sektor publik dan industri, tetapi juga membuktikan komitmen Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam menghadirkan solusi pemetaan modern yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Kembangkan Integrasi AI, InSAR, GNSS, dan Data Seismik untuk Mitigasi Bahaya Gempa Bumi

BeritaPenelitian Jumat, 9 Oktober 2026

Yogyakarta, 9 Oktober 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) melalui Cecep Pratama, S.Si., M.Si.,D.Sc.  memperoleh pendanaan penelitian melalui Program Peningkatan Academic Excellence Tahun 2026, Skema B. Penelitian tersebut berjudul “Implementasi AI pada Karakterisasi Deformasi Tektonik untuk Mendukung Mitigasi Bahaya Gempa Bumi Berbasis Integrasi Data InSAR, GNSS, dan Seismik.”

Penelitian ini melibatkan kolaborasi antara Cecep Pratama sebagai Ketua Peneliti, Satriawan Rasyid Purnama dari Universitas Diponegoro sebagai Anggota Peneliti, serta Mizan Bustanul Fuady Bisri, Ph.D. dari Kobe University, Jepang, sebagai mitra internasional. Penelitian juga melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai bagian dari tim peneliti.

Penelitian berfokus pada karakterisasi deformasi tektonik di wilayah Jawa dan Sumatra melalui integrasi data InSAR, GNSS, dan seismik dengan pendekatan Artificial Intelligence (AI). Data InSAR akan digunakan untuk memperoleh informasi deformasi secara spasial dan temporal, kemudian diintegrasikan dengan data GNSS untuk menghasilkan model deformasi yang lebih komprehensif.

Hasil integrasi tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk mengestimasi parameter deformasi seperti slip rate dan strain rate, serta dikombinasikan dengan data seismik dalam analisis Peak Ground Acceleration (PGA). Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih terintegrasi mengenai karakteristik deformasi tektonik dan mendukung analisis bahaya gempa bumi.

Kebaruan penelitian terletak pada integrasi data GNSS, InSAR, dan seismik menggunakan pendekatan AI dalam satu kerangka analisis. Hasil penelitian diharapkan dapat mendukung penguatan mitigasi bencana, pengurangan risiko gempa bumi, serta pembaruan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Bumi Indonesia secara lebih akurat dan berkelanjutan.

Dua Proposal Hilirisasi Riset Departemen Teknik Geodesi FT UGM Lolos Pendanaan Hibah Pengembangan Inovasi 2026

BeritaPenelitian Jumat, 2 Oktober 2026

Yogyakarta, 2 Oktober 2026 – Dua proposal riset dari Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) berhasil direkomendasikan untuk menerima pendanaan dalam Program Hibah Pengembangan Inovasi Tahun 2026 Batch 2.

Program hibah ini merupakan bagian dari Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks Project (PRIMESTeP). Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim Universitas Gadjah Mada Science Techno Park selaku Project Implementation Unit (PIU) bersama Direktorat Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI sebagai Project Management Unit (PMU).

Raihan tersebut tercantum pada Surat Penetapan Penerima Program Peningkatan Inovasi dan Kemitraan UGM Nomor 617/DST/C2/DT.04.00/2026 tertanggal 27 Juli 2026. Adapun dua proposal yang berhasil lolos dipimpin oleh akademisi DTGD FT UGM, yaitu:

Kedua proposal yang meraih hibah tersebut dipimpin oleh akademisi DTGD FT UGM, yaitu:

  • Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng. dengan judul penelitian “Akselerasi Hilirisasi Pix2Land: Platform Augmented Reality (AR) 4D untuk Validasi dan Penilaian Kesehatan Properti Terpadu”.
  • Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU. dengan judul penelitian “Pengembangan dan Implementasi Nusantara AI for Real-time Analytics and Geospatial Applications (NARAGA): Platform Geospasial Nasional Berbasis Cloud untuk Otomatisasi Analisis Geospasial Multi-Dimensi Secara Real-Time”.

Capaian ini memperkuat komitmen DTGD FT UGM dalam mendorong hilirisasi riset berbasis teknologi geospasial, kecerdasan buatan, dan pemodelan digital guna memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat serta industri nasional.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Berkontribusi sebagai Pengajar pada Ninth CIL-ANCORS Workshop on Maritime Boundary Delimitation di Singapura

Berita Senin, 28 September 2026

Singapura, 24 September 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) berkontribusi dalam Ninth CIL-ANCORS Workshop on Maritime Boundary Delimitation yang diselenggarakan oleh Centre for International Law (CIL), National University of Singapore (NUS), bersama Australian National Centre for Ocean Resources and Security (ANCORS), University of Wollongong, pada 22–24 September 2026 di NUS Bukit Timah Campus, Singapura.

Dalam kegiatan tersebut, Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., dosen Departemen Teknik Geodesi FT UGM, berperan sebagai pengajar pada Session 2: “Role of Baselines in Maritime Delimitation and Sea Level Rise”. Sesi tersebut membahas peran garis pangkal dalam penetapan batas luar zona maritim dan delimitasi, jenis-jenis garis pangkal, straight and archipelagic baselines, equidistance line dan alternatifnya, pemanfaatan teknologi modern dalam pengembangan model garis pangkal, serta isu kenaikan muka air laut (sea level rise) dan batas maritim.Pelaksanaan sesi tersebut mendapatkan respons positif dari para peserta serta apresiasi dari Prof. Robert Beckman. 

Selain mengajar, kegiatan juga mencakup pendampingan practical exercises berupa simulasi negosiasi batas maritim. Para peserta berperan sebagai tim dari negara-negara fiktif dengan batas maritim yang belum terselesaikan, kemudian menyusun posisi awal, menentukan kemungkinan konsesi, mengusulkan garis batas, serta melakukan negosiasi dengan tim negara tetangga.

Rangkaian workshop turut membahas berbagai aspek hukum dan teknis delimitasi, termasuk jurisprudence, continental shelf beyond 200 M, penyelesaian sengketa, pilihan penanganan sengketa batas, serta pembentukan tim nasional dalam proses negosiasi. Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan diskusi antar-pengajar mengenai peluang riset dan publikasi bersama serta kemungkinan penyelenggaraan program lanjutan di Indonesia dengan melibatkan Universitas Indonesia (UI).

Partisipasi Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam kegiatan ini memperkuat jejaring akademik internasional sekaligus memberikan pengalaman dan bahan pembelajaran yang relevan untuk pengembangan pendidikan mengenai batas wilayah, delimitasi batas maritim, dan Law of the Sea di UGM. Pengalaman dalam membimbing simulasi negosiasi.

UGM Bahas Fondasi Geospasial untuk Ekonomi Biru di Forum China-ASEAN

Berita Senin, 28 September 2026

Yogyakarta, 28 September 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., menjadi pembicara dalam China (Hainan) – ASEAN 2026 Think Tank Forum yang diselenggarakan di Haikou, Hainan, Tiongkok, pada 16–17 September 2026. Forum ini mempertemukan akademisi dan pakar dari berbagai lembaga di China dan negara-negara ASEAN untuk membahas peluang kerja sama maritim di kawasan. 

Dalam Session 2: “New Forms of China-ASEAN Maritime Industry and Cultivation of New Quality Maritime Productive Forces”, Andi Arsana menyampaikan perspektif mengenai pentingnya fondasi geospasial dalam pengembangan ekonomi biru dan kerja sama maritim. Ia menekankan bahwa aktivitas ekonomi, infrastruktur, sumber daya, yurisdiksi, serta kepentingan berbagai pihak di laut memiliki dimensi spasial sehingga membutuhkan informasi geospasial yang dapat dipahami dan digunakan secara bersama. 

Pembahasan juga menghubungkan teknologi geospasial dengan aspek hukum laut dan tata kelola. Peta dan informasi geospasial tidak hanya berfungsi sebagai produk teknis, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun pemahaman bersama, meningkatkan transparansi, mendukung perencanaan, serta menjembatani ketentuan hukum dengan aktivitas ekonomi di laut. Pendekatan tersebut dinilai relevan dalam mendukung pengembangan ekonomi biru yang lebih terukur, aman, dan kolaboratif dalam konteks ASEAN-China. 

Selain menjadi pembicara, Andi Arsana mengikuti diskusi bersama para pembicara dan peserta mengenai perkembangan industri maritim, teknologi, energi laut, tata kelola, serta peluang kerja sama ASEAN-China. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan pengalaman dan keahlian UGM dalam aspek geospasial, hukum laut, dan batas maritim. 

-52.165716886520386,0.7661840319633484,36.00195050239563,-4.7553423792123795,4.530589282512665,35.43950915336609,-55.55611252784729,31.97270631790161,19.259013235569,2.1294360980391502,12.732310593128204,8.059114217758179,-0.3674614941701293,-18.9891517162323,-8.81754606962204,-2.27905111387372,15.675753355026245,1.1829936876893044,-1.1364998295903206,0.11679338058456779,-0.05867431755177677,-2.27905111387372,-0.023783411597833037

Partisipasi UGM dalam forum yang diinisiasi oleh ational Institute for South China Sea Studies (NISCSS) tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik antara UGM dan lembaga-lembaga akademik serta think tank di kawasan ASEAN-China. Ke depan, kerja sama tersebut diarahkan pada pengembangan riset dan publikasi bersama, pertukaran pengetahuan, serta kolaborasi akademik dalam isu geomatika, hukum laut, batas maritim, ekonomi biru, dan tata kelola maritim.  

Kegiatan ini turut memperkaya perspektif akademik mengenai keterkaitan antara industri maritim, teknologi, ekonomi biru, informasi geospasial, dan tata kelola laut. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari forum tersebut selanjutnya akan didiseminasikan kepada sivitas akademika, khususnya untuk mendukung kegiatan pengajaran dan penelitian di Departemen Teknik Geodesi FT UGM.

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Rapat Terbatas Pengelolaan Lahan Gambut Bersama Presiden

Berita Senin, 28 September 2026

Jakarta, 24 September 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU., menjadi salah satu akademisi yang diundang dalam rapat terbatas bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk membahas pengelolaan lahan gambut di Indonesia. Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (24/9).

Rapat terbatas tersebut mempertemukan sejumlah ilmuwan, guru besar, peneliti, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi serta lembaga penelitian di Indonesia. Pertemuan membahas pengelolaan dan pemanfaatan lahan gambut, termasuk upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penguatan pengelolaan gambut berbasis ilmu pengetahuan dan hasil penelitian.

Keterlibatan Dr. Bambang Kun Cahyono dalam forum tersebut menjadi bagian dari keterlibatan akademisi dalam memberikan perspektif ilmiah bagi pengelolaan ekosistem gambut. Sejumlah isu yang dibahas dalam pertemuan mencakup pentingnya riset dan kajian ilmiah, pemetaan karakteristik lahan gambut, pencegahan kebakaran, serta pemanfaatan lahan secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo menyetujui rekomendasi para ahli mengenai pembentukan Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN). Pemerintah juga menekankan pentingnya dukungan para ilmuwan serta keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan gambut, termasuk pemanfaatan pengetahuan dan praktik baik yang berkembang di masyarakat.

Bagi Departemen Teknik Geodesi FT UGM, keterlibatan akademisi dalam forum tersebut menunjukkan peran keilmuan geospasial dalam mendukung berbagai isu pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan. Pemanfaatan data, pemetaan, serta teknologi geospasial dapat menjadi bagian penting dalam penyediaan informasi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis sains dalam pengelolaan wilayah gambut.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat kontribusi akademisi UGM dalam menjembatani hasil penelitian dengan kebutuhan pengelolaan lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional.

Tim Peneliti Departemen Teknik Geodesi FT UGM Akuisisi Data Lapangan di IKN untuk Pengembangan Platform NARAGA

Berita Rabu, 23 September 2026

Yogyakarta, 14 September 2026 – Tim peneliti dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan kegiatan akuisisi data geospasial di Ibu Kota Nusantara (IKN) pada Kamis (10/9) hingga Minggu (13/9). Kegiatan ini dipimpin oleh dosen Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU., selaku Ketua Tim Peneliti HPI NARAGA.

Pengumpulan data lapangan tersebut merupakan bagian dari pengembangan Nusantara AI for Real-time Analytics and Geospatial Applications (NARAGA) melalui Program Hilirisasi Riset Prioritas dan Strategis (HPI) 2026. NARAGA merupakan platform GeoAI nasional berbasis cloud yang mengintegrasikan teknologi UAV, penginderaan jauh, Artificial Intelligence (AI), pemodelan 3D, dan Digital Twin untuk mendukung otomatisasi analisis geospasial secara real-time.

Di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, tim melakukan pemotretan udara menggunakan UAV untuk menghasilkan data geospasial beresolusi tinggi sebagai dataset pengujian alur kerja end-to-end NARAGA, mulai dari akuisisi data hingga pembentukan spatial intelligence.

Di sela-sela kegiatan, tim peneliti Departemen Teknik Geodesi FT UGM juga memenuhi permintaan Kedeputian Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Air Otorita IKN untuk melakukan pemetaan udara di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) IKN yang terdampak kebakaran. Dengan menggunakan wahana VTOL UAV, tim memetakan area seluas kurang lebih 2.100 hektar untuk mendukung analisis perubahan tutupan lahan dan pemantauan kondisi lingkungan pascakebakaran.

Melalui riset lapangan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM terus memperkuat peran inovasi teknologi geospasial presisi dalam mendukung perencanaan, pemantauan wilayah, dan pembangunan kota cerdas di Ibu Kota Nusantara.

123…14

Agenda

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Berita Terakhir

  • Departemen Teknik Geodesi UGM Jajaki Kolaborasi Akademik dengan Industri melalui Kunjungan ke Topcon Malaysia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Jalin Kerja Sama Akademik dan Kolaborasi Riset dengan Universiti Teknologi Malaysia
  • Kembangkan Sistem Monitoring Sedimentasi PLTA Ber-TKDN, Dosen Teknik Geodesi UGM Raih Hibah PHRS 2026
  • Dosen Teknik Geodesi FT UGM Raih Pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Ajakan Industri 2026
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Kembangkan Integrasi AI, InSAR, GNSS, dan Data Seismik untuk Mitigasi Bahaya Gempa Bumi
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY