Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan simulasi pemadam kebakaran pada Rabu, 1 Juli 2026. Agenda yang berlangsung di lingkungan departemen ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta petugas outsourcing.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Sekretaris Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM. Dalam penyampaiannya, beliau berharap kesempatan ini dapat memberikan pemahaman bagi seluruh civitas akademika mengenai tata cara bertindak yang tepat saat menghadapi situasi darurat.
Materi utama pada pelatihan ini disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Kedaruratan K5L UGM, Nunu Lutfi, S.T., M.Ec.Dev. Dalam paparannya, beliau menjelaskan sejumlah poin krusial mengenai keselamatan kerja, meliputi teori segitiga api, tahap perkembangan api, klasifikasi jenis kebakaran, sistem proteksi bangunan, hingga tata cara penanganan awal saat api mulai muncul. Peserta juga diberikan edukasi mendalam mengenai jenis-jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta fungsi spesifik dari masing-masing jenis tabung pemadam tersebut.
Setelah sesi pemaparan teori, kegiatan dilanjutkan dengan agenda simulasi penanggulangan bencana dan praktik pemadaman api di lapangan. Pada sesi interaktif ini, para peserta dari berbagai unsur, baik dosen, tendik, mahasiswa, maupun petugas outsourcing secara bergantian mencoba mempraktikkan langsung penggunaan APAR dan teknik pemadaman tradisional secara aman di bawah panduan tim K5L UGM. Pelatihan ini berjalan tertib dan ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan mitigasi bencana di lingkungan kampus.




