Departemen Teknik Geodesi FT UGM Turun Membantu NTT: Lakukan Evaluasi Kerusakan Pascagempa di Flores
Yogyakarta, 7 September 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) turut mengambil peran aktif dalam penanganan pascabencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dosen Departemen Teknik Geodesi, Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc., bersama mahasiswa Magister Teknik Geomatika DTGD FT UGM, Iman Taufiqqurrahman, S.T., diterjunkan langsung untuk melakukan evaluasi kerusakan infrastruktur pascagempa di Flores sejak Rabu, 26 Agustus 2026.
Tim ini merupakan bagian dari Fakultas Teknik UGM yang terdiri atas perwakilan Departemen Teknik Geodesi, Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, serta Departemen Teknik Arsitektur dan Perencanaan. Selanjutnya, tim dibagi menjadi dua kelompok untuk melakukan asesmen lapangan. Kelompok pertama beranggotakan Dr. Ir. Angga Trisna Yudhistira, S.T., M.Eng., IPM, ACPE., Andika Monanta Emilidardi, S.T., M.Eng., dan Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc., yang bertugas di Kabupaten Manggarai, NTT. Sementara itu, kelompok kedua beranggotakan Ir. Ashar Saputra, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng., Ardhya Nareswari, S.T., M.T., Ph.D., Iman Taufiqqurrahman, S.T., dan Maria Cornelya Rosdiana Uko Ko’o, S.T., yang bertugas di Kabupaten Manggarai Timur, NTT.
Dalam aksi tanggap bencana ini, evaluasi dan pemetaan teknis dilakukan secara mendalam di lapangan untuk mengukur tingkat kerusakan bangunan serta infrastruktur publik di wilayah terdampak. Keahlian di bidang geospasial dimanfaatkan untuk akuisisi data spasial, pemetaan kondisi permukaan tanah, serta analisis kawasan untuk menyusun rekomendasi pemulihan dan rekonstruksi fisik.
Keterlibatan civitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM ini merupakan wujud nyata penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi geospasial demi pengabdian kepada masyarakat, sekaligus penjelas peran keilmuan geodesi dalam aksi nyata kemanusiaan.










