Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs16
  • SDGs16
Arsip:

SDGs16

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM

BeritaKuliah Umum Jumat, 22 Mei 2026

Yogyakarta, 22 Mei 2026 – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar Arif Havas Oegroseno, S.H., LL.M., memberikan kuliah umum di Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kuliah umum ini mengangkat tema “Diplomasi Indonesia dalam Peta Geopolitik Global”, sebuah isu yang semakin relevan di tengah dinamika politik internasional, persaingan ekonomi global, konflik geopolitik antarnegara, serta perkembangan teknologi yang memengaruhi hubungan internasional dan posisi strategis Indonesia di dunia. Kuliah umum ini terbuka bagi seluruh mahasiswa program sarjana, magister, dan doktor di DTGD FT UGM, serta diwajibkan bagi mahasiswa pada mata kuliah Pengelolaan Wilayah Pesisir, Bahasa Indonesia, dan Penetapan dan Penegasan Batas Laut. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00–11.00 WIB di Ruang III.4 Lantai 3 DTGD FT UGM.

Antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sekitar 200 peserta hadir memadati ruang perkuliahan III.4 hingga seluruh kapasitas ruangan terisi penuh. Selain mahasiswa Teknik Geodesi, kuliah umum ini juga dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi lain di Fakultas Teknik UGM, seperti Teknik Fisika dan Pembangunan Wilayah, serta mahasiswa internasional asal Filipina.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Menteri Luar Negeri RI atas kesediaannya hadir untuk memberikan kuliah umum di DTGD FT UGM. Dalam sambutannya, Prof. Selo menekankan pentingnya diplomasi dalam memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional, termasuk dalam membangun kolaborasi global di bidang pendidikan, penelitian, dan teknologi. Menurut beliau, kerja sama internasional yang kuat tidak dapat dilepaskan dari kemampuan diplomasi yang baik. Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami dinamika geopolitik dunia agar mampu berkontribusi dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Kuliah umum dimoderatori oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D. Dalam pengantarnya, beliau memperkenalkan Duta Besar Arif Havas Oegroseno sebagai salah satu diplomat senior Indonesia yang memiliki pengalaman panjang dalam diplomasi internasional, termasuk keterlibatannya dalam berbagai forum strategis terkait hukum laut dan hubungan internasional. Selain aktif sebagai diplomat, beliau juga dikenal sebagai penulis dan pemikir di bidang geopolitik dan diplomasi.

Dalam paparannya, Duta Besar Arif Havas Oegroseno mengawali kuliah umum dengan sesi interaktif bersama mahasiswa. Beliau menggali pemikiran mahasiswa mengenai prinsip politik luar negeri Indonesia, perkembangan teknologi global, kawasan-kawasan strategis yang terdampak konflik geopolitik, serta kontribusi generasi muda dalam menghadapi tantangan global saat ini.

Pembahasan kuliah umum dibagi menjadi tiga fase perkembangan politik luar negeri Indonesia, yaitu politik bebas aktif pada awal kemerdekaan hingga 1960-an, politik bebas aktif pada masa Cold War (1960-an–1992), serta politik bebas aktif pada era geopolitical chaos pasca-Cold War. Melalui penjelasan yang sistematis dan mendalam, beliau memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai perkembangan strategi diplomasi Indonesia dari masa ke masa. Beliau menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip “bebas aktif” bukan berarti bersikap netral tanpa posisi. Sebaliknya, bebas aktif merupakan bentuk sikap politik Indonesia yang tidak berpihak pada kekuatan besar tertentu, namun tetap aktif dalam membangun perdamaian dunia dan membentuk tatanan internasional yang adil.

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Selain itu, Wakil Menteri juga menjelaskan kondisi geopolitik global saat ini, termasuk persaingan geopolitik di berbagai kawasan dunia dan bagaimana teknologi, ekonomi, energi, hingga rantai pasok global dapat menjadi instrumen strategis antarnegara. Beliau turut memaparkan berbagai strategi Indonesia dalam menghadapi tantangan global, seperti penguatan kerja sama internasional di bidang energi, semikonduktor, mineral kritis, serta sektor-sektor strategis lainnya. Dalam pemaparannya, beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda terdidik dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat posisi Indonesia di masa depan. Menurutnya, semangat persatuan dan visi kebangsaan yang pernah ditunjukkan para founding fathers pada tahun 1928 perlu terus diwariskan kepada generasi muda saat ini. Di akhir pemaparannya, beliau menegaskan bahwa salah satu tantangan utama Indonesia ke depan adalah mewujudkan kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi kekuatan nasional di tengah ketidakpastian global.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung sangat aktif. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait kondisi geopolitik global dan posisi Indonesia saat ini, mulai dari isu inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, konflik internasional, hingga strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas bidang STEM di Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga menanyakan kontribusi ilmu geodesi dan geospasial dalam mendukung diplomasi, pengelolaan wilayah, dan kepentingan strategis nasional. Kuliah umum ditutup dengan harapan dari Wakil Menteri Luar Negeri RI agar ke depan dapat terjalin kerja sama dan kolaborasi lebih lanjut antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dengan Universitas Gadjah Mada, khususnya Departemen Teknik Geodesi, dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kontribusi Indonesia di tingkat global.

DTGD FT UGM ikuti sosialisasi LAMTEK 2026

Tim Jaminan Mutu DTGD FT UGM Ikuti Sosialisasi LAMTEK “Menuju Akreditasi Unggul 2026”

Berita Selasa, 28 April 2026

Yogyakarta, 28 April 2026 – Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026” di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong semakin banyak program studi keteknikan di Indonesia meraih akreditasi unggul, sekaligus memperkuat sistem penjaminan mutu di tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS).

Sosialisasi ini ditujukan kepada berbagai UPPS Teknik dari seluruh Indonesia sebagai upaya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses akreditasi, strategi penyusunan dokumen, serta penguatan kualitas pendidikan tinggi teknik secara berkelanjutan. Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua perwakilan dosen yaitu Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. Kegiatan sosialisasi dan workshop ini diselenggarakan selama satu hari pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 3, Kampus II Gedung St. Thomas Aquinas, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UAJY, Ir. Yosef Daryanto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., yang menyampaikan sambutan selamat datang kepada seluruh peserta. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang keteknikan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D. Dalam paparannya, Prof. Setyabudi menyampaikan data mengenai jumlah program studi terakreditasi unggul di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih belum mencapai target nasional. Oleh karena itu, percepatan peningkatan mutu perlu terus dilakukan agar target capaian pada tahun 2028 dapat terpenuhi.

Beliau juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen, sebagai elemen utama dalam keberhasilan akreditasi. Menurutnya, kualitas tata kelola, budaya mutu, dan kesiapan dokumen tidak dapat dipisahkan dari kapasitas dan komitmen seluruh sivitas akademika. Di akhir sambutannya, Prof. Setyabudi berharap semakin banyak program studi yang mampu meraih akreditasi unggul dan mempertahankannya secara berkelanjutan. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dan workshop yang dimoderatori oleh Prof. Dr. Ir. A. Djoko Istiadji, Dekan Fakultas Teknik UAJY sekaligus asesor LAMTEK. Dalam sesi ini, Prof. Djoko memperkenalkan tiga narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., dan Prof. Ir. Maya Sarah, S.T., M.T., Ph.D. Ketiganya merupakan pengurus LAMTEK yang memiliki pengalaman luas sebagai asesor akreditasi.

Pemaparan materi pertama disampaikan oleh Prof. Hari Purnomo mengenai Kebijakan dan Gambaran Umum Akreditasi LAM Teknik. Beliau menjelaskan secara rinci proses akreditasi mulai dari tahap pengajuan, penyusunan dokumen, asesmen kecukupan, asesmen lapangan, hingga penetapan hasil akreditasi. Prof. Hari juga menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan representasi nyata dari kualitas tata kelola, proses pembelajaran, serta budaya mutu yang berjalan secara konsisten. Materi kedua disampaikan oleh Prof. Era Purwanto mengenai Diferensiasi Misi dan Akuntabilitas, Sistem Penjaminan Mutu, serta Program Pengembangan Berkelanjutan. Dalam paparannya, Prof. Era menegaskan pentingnya kejelasan visi dan misi program studi, termasuk visi keilmuan yang menjadi dasar arah pengembangan akademik. Menurut beliau, dokumen akreditasi yang kuat harus mampu menunjukkan keterkaitan yang jelas antara visi, strategi pelaksanaan, indikator capaian, hingga evaluasi berkelanjutan yang dilakukan oleh program studi. Sementara itu, Prof. Maya Sarah menyampaikan materi mengenai Relevansi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Sumber Daya Manusia Dosen dan Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, K3L, Mahasiswa, serta Luaran Mahasiswa. Beliau menekankan bahwa akreditasi unggul harus didukung oleh ekosistem akademik yang sehat, termasuk produktivitas dosen, keterlibatan mahasiswa, kualitas fasilitas pembelajaran, hingga dampak nyata dari luaran lulusan di masyarakat dan dunia kerja.

Sosialisasi LAMTEK menuju Unggul 2026

Melalui kegiatan ini, DTGD FT UGM memperoleh banyak wawasan baru dalam memperkuat strategi penjaminan mutu dan persiapan akreditasi berkelanjutan. Partisipasi tim jaminan mutu dalam forum ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa DTGD tidak hanya mampu mempertahankan capaian akreditasi unggul, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, DTGD FT UGM berkomitmen untuk terus menjaga standar mutu akademik, memperkuat tata kelola departemen, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, DTGD berharap dapat terus menjadi program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Inovasi Geospasial: Peneliti UGM Kembangkan Metode Presisi untuk Atasi Tumpang Tindih Batas Tanah

BeritaPenelitian Sabtu, 18 April 2026

Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dalam sebuah riset strategis untuk meningkatkan kualitas data pertanahan nasional melalui pendekatan teknologi terkini. Penelitian yang disusun oleh Lalu Ubai Abdillah dari Program Magister Teknik Geomatika bersama Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.dari Departemen Teknik Geodesi UGM ini telah resmi dipublikasikan dalam jurnal Widya Bhumi (Volume 6, Nomor 1, 2026) pada tanggal 16 April 2026. Riset yang berjudul “Penataan dan Rekonstruksi Batas Bidang Tanah PTSL Menggunakan Metode Block Adjustment dan Plugin PEREKAT” ini menyoroti solusi teknis atas kendala yang sering dihadapi dalam pendaftaran tanah sistematis.

Intisari dari penelitian ini adalah penerapan metode Block Adjustment dengan memanfaatkan plugin PEREKAT pada perangkat lunak QGIS untuk mengatasi ketidakkonsistenan data spasial dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Studi kasus yang dilakukan di Desa Suwaru, Kabupaten Tulungagung, menunjukkan bahwa metode ini mampu secara efektif memperbaiki pergeseran posisi, deformasi bentuk, serta masalah tumpang tindih antar bidang tanah yang sering terjadi pada metode manual. Inovasi ini memastikan topologi antar bidang tanah tetap terjaga dan konsisten, sehingga menghasilkan kualitas data spasial pertanahan yang jauh lebih akurat dan reliabel.

Implementasi teknologi ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan kepastian hak atas tanah dan akses terhadap aset bagi masyarakat. Selain itu, riset ini mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan meminimalisir potensi sengketa lahan akibat batas tanah yang tidak akurat, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) karena memfasilitasi penataan ruang dan manajemen lahan yang lebih tertib dan terukur. Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi otoritas pertanahan dalam mewujudkan administrasi pertanahan yang lebih modern dan berkeadilan.

Link artikel: https://doi.org/10.31292/wb.v6i1.253

Dr. I Made Andi Arsana Hadirkan Akademisi Internasional dalam Program “Meet the Professor”

Berita Jumat, 17 April 2026

Yogyakarta, 17 April 2026 – I Made Andi Arsana kembali menghadirkan ruang diskusi akademik melalui program Meet the Professor yang diselenggarakan secara daring. Pada edisi bulan April 2026, program ini menghadirkan Linda Yanti Sulistiawati, seorang akademisi dengan pengalaman internasional yang luas di bidang hukum dan perubahan iklim.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026 pukul 15.30–17.00 WIB ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom dan terbuka bagi peserta yang tertarik mengembangkan karier akademik di tingkat global.

Dalam sesi diskusi, Linda Yanti Sulistiawati membagikan pengalaman dan perjalanan kariernya sebagai akademisi yang berhasil menembus kancah internasional. Ia saat ini menjabat sebagai Senior Research Fellow di Centre for International Law, Faculty of Law, National University of Singapore, serta pernah terlibat sebagai anggota delegasi Indonesia dalam negosiasi Perjanjian Paris terkait perubahan iklim.

Diskusi yang dipandu oleh I Made Andi Arsana ini memberikan berbagai wawasan strategis, mulai dari pengembangan kapasitas akademik, membangun jejaring internasional, hingga tantangan yang dihadapi dalam meniti karier di lingkungan global.

Program Meet the Professor menjadi salah satu inisiatif yang bertujuan untuk menjembatani mahasiswa dan akademisi muda dengan para pakar berpengalaman di tingkat internasional. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh inspirasi serta pemahaman yang lebih komprehensif dalam merencanakan dan mengembangkan karier akademik mereka.

Antusiasme peserta terhadap kegiatan ini menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap peluang pengembangan diri di bidang akademik global. Oleh karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Akademisi UGM Jadi Moderator Webinar Internasional Bahas Kontrak Pelayaran di Masa Konflik

Berita Rabu, 15 April 2026

Yogyakarta, 15 April 2026 — Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali berperan dalam forum internasional melalui partisipasi dalam webinar yang diselenggarakan oleh BIAMC. Kegiatan ini mengangkat tema “Shipping and Trade Contracts in Times of Conflict: Performance & Risk Allocation” yang membahas dinamika kontrak pelayaran dan perdagangan di tengah situasi konflik global. Webinar ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara dan berlangsung secara daring melalui platform Zoom.

Dalam kegiatan tersebut, I Made Andi Arsana didapuk sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi. Ia merupakan Kepala Program Magister Teknik Geomatika, Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, UGM. Perannya sebagai moderator menjadi penting dalam mengarahkan pembahasan agar tetap fokus pada isu strategis terkait hukum maritim dan perdagangan internasional. Diskusi dalam webinar ini menyoroti bagaimana konflik global mempengaruhi pelaksanaan kontrak pelayaran dan perdagangan. Para pembicara membahas tantangan dalam pemenuhan kewajiban kontraktual serta bagaimana resiko dapat dialokasikan secara adil di antara para pihak. Selain itu, forum ini juga mengulas aspek hukum yang berkaitan dengan ketidakpastian dalam rantai pasok global.

I Made Andi Arsana dikenal sebagai akademisi dan peneliti di bidang aspek geospasial dalam hukum laut internasional. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya di University of Wollongong dan aktif terlibat dalam berbagai kerja sama internasional, termasuk dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan National University of Singapore. Selain itu, ia telah menghasilkan lebih dari 200 publikasi ilmiah dan kerap menjadi pembicara dalam forum global di berbagai kawasan.

Selain aktivitas akademik, Andi juga menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Internasional UGM yang menangani berbagai kerja sama global. Ia juga berperan sebagai UN Conciliator untuk urusan hukum laut serta konsultan FAO dalam implementasi perjanjian BBNJ di Indonesia. Keterlibatannya dalam berbagai forum internasional menunjukkan kontribusi aktif akademisi Indonesia dalam isu-isu global.

Webinar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan risiko dalam kontrak pelayaran di masa konflik. Diskusi yang berlangsung juga menjadi wadah pertukaran perspektif antara akademisi, praktisi hukum, dan pelaku industri. Dengan demikian, hasil pembahasan dapat menjadi referensi dalam menghadapi tantangan di sektor maritim dan perdagangan internasional. Ke depan, isu hukum maritim dan perdagangan global diperkirakan akan semakin kompleks seiring dengan dinamika geopolitik dunia. Oleh karena itu, forum diskusi internasional seperti ini menjadi penting untuk memperkuat pemahaman dan kerja sama lintas negara. Partisipasi akademisi UGM dalam kegiatan ini juga mempertegas peran perguruan tinggi dalam kontribusi global berbasis keilmuan.

Mengupas Sengkarut Batas Maritim Arktik: Perspektif Baru dari Pakar Hukum dan Geodesi Global

BeritaPenelitian Sabtu, 10 Januari 2026

Dinamika kedaulatan di Samudra Arktik menjadi topik utama pada artikel ilmiah yang bertajuk “Maritime limits and boundaries in the Arctic Ocean: agreements and disputes”. Karya kolaboratif ini disusun oleh beberapa peneliti, Clive Schofield, Ted L. McDorman, dan I Made Andi Arsana, yang resmi dipublikasikan pada 6 Januari 2026 dalam Handbook of the Politics of the Arctic (hal. 48-72).

Artikel ini hadir di tengah meningkatnya perhatian global terhadap wilayah kutub utara, di mana tumpang tindih klaim wilayah sering kali berkelindan dengan perebutan akses sumber daya alam yang melimpah. Dalam naskah setebal 24 halaman tersebut, para penulis membedah secara mendalam garis pangkal (baselines) serta klaim yurisdiksi maritim dari enam negara pantai Arktik. Fokus utama diarahkan pada analisis teknis dan legal terkait hak landas kontinen yang menjorok lebih dari 200 mil laut dari garis pantai—sebuah area kritis yang sering menjadi titik picu ketegangan internasional.

Tak sekadar memaparkan teori, studi ini memberikan tinjauan komprehensif mengenai status terkini perbatasan maritim di pusat Samudra Arktik, mulai dari batas-batas yang telah disepakati hingga wilayah yang masih menyisakan sengketa yurisdiksi. Analisis tajam yang disajikan memberikan kerangka kerja bagi para diplomat dan pengambil kebijakan dalam menavigasi tumpang tindih klaim yang belum terselesaikan di kawasan yang sangat sensitif secara geopolitik ini.

Secara substansial, kontribusi pemikiran ini selaras dengan agenda pembangunan global berkelanjutan. Artikel ini mendukung implementasi SDG 14 (Ekosistem Laut) melalui penekanan pada kepastian hukum untuk pengelolaan sumber daya laut. Selain itu, kajian ini menjadi pilar bagi pencapaian SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan mendorong penyelesaian sengketa melalui jalur hukum internasional yang kuat. Semangat kolaborasi lintas pakar dalam karya ini juga merefleksikan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang menekankan pentingnya kerja sama multidisiplin dalam memecahkan isu batas wilayah di kancah global.

Link Artikel: https://doi.org/10.4337/9781035333714.00011

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026

BeritaKegiatan Mahasiswa Senin, 22 Desember 2025

Yogyakarta, 22 Desember 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung mulai 8 Desember hingga 19 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi akademik untuk mengukur capaian pembelajaran mahasiswa pada seluruh mata kuliah yang diselenggarakan pada semester ganjil.

Pelaksanaan UAS dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik FT UGM dan ketentuan akademik yang berlaku. Ujian diselenggarakan secara terjadwal dan terkoordinasi, baik dalam bentuk ujian tertulis maupun bentuk evaluasi lainnya yang relevan dengan karakteristik masing-masing mata kuliah. Seluruh rangkaian pelaksanaan UAS dilakukan dengan memperhatikan prinsip tertib administrasi, integritas akademik, serta kelancaran proses belajar-mengajar.

Departemen Teknik Geodesi memastikan bahwa pelaksanaan UAS didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan ruang ujian, serta pengawasan yang memadai guna menjaga kualitas dan objektivitas penilaian. Dosen pengampu mata kuliah dan tenaga kependidikan turut berperan aktif dalam memastikan seluruh proses ujian berjalan dengan lancar dan sesuai dengan standar akademik.

Melalui pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai tingkat penguasaan materi dan kompetensi mahasiswa, sekaligus menjadi dasar dalam evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran pada semester berikutnya. Pelaksanaan UAS ini juga menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknik Geodesi dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang geodesi dan geospasial.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang

BeritaPelatihan Sabtu, 6 Desember 2025

Yogyakarta, 6 Desember 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang untuk Peningkatan Pelayanan Pertanahan bagi peserta Pertanahan, Tata Ruang, dan Perpajakan Daerah Angkatan 3. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai November hingga Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan data geospasial pertanahan dan tata ruang.

Pelatihan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama / Direktur PMU ILASPP Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pada sesi pembukaan juga dilaksanakan penyerahan simbolis karyasiswa serta sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.

Materi pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup aspek konseptual hingga praktik teknis. Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai manajemen pertanahan terintegrasi dan multipurpose cadastre, evaluasi serta peningkatan kualitas data spasial pertanahan dan tata ruang, termasuk peta dasar, peta bidang tanah, Zona Nilai Tanah (ZNT), PBB, serta RTRW/RDTR. Materi ini disampaikan oleh para pakar dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang geospasial pertanahan.

Hari kedua hingga keempat difokuskan pada integrasi data spasial pertanahan multitema, pengenalan dan praktik penggunaan perangkat lunak QGIS dan PEREKAT, manajemen sistem referensi koordinat, pengelolaan atribut data, hingga teknik penyesuaian spasial (block adjustment). Selain itu, peserta juga dibekali dengan materi pembuatan model 3D, batas bangunan (building outline), struktur atap, serta pengenalan konsep 3D Digital Twin untuk mendukung tata kelola pertanahan dan tata ruang perkotaan

Pada hari terakhir, peserta melaksanakan studi kasus mandiri, mempresentasikan hasil analisis, serta mengikuti sesi refleksi dan evaluasi melalui post-test. Rangkaian kegiatan pelatihan kemudian ditutup secara resmi oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang sekaligus menegaskan pentingnya pemanfaatan data geospasial terintegrasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu memahami dan mengimplementasikan pemaduan data spasial pertanahan dan tata ruang secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung penguatan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan di bidang pertanahan melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keilmuan geodesi dan teknologi geospasial.

Reuni KATDESI 2025: Pererat Silaturahmi Alumni dan Perkuat Dukungan bagi Departemen Teknik Geodesi UGM

BeritaKegiatan Mahasiswa Sabtu, 29 November 2025

Yogyakarta, 29 November 2025 — Keluarga Alumni Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (KATDESI) menyelenggarakan kegiatan Reuni Alumni KATDESI pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaralumni lintas angkatan sekaligus memperkuat kontribusi alumni terhadap pengembangan pendidikan, mahasiswa, dan institusi Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM).

Reuni KATDESI 2025 dihadiri oleh alumni dari berbagai angkatan, dosen, serta perwakilan Departemen Teknik Geodesi. Acara dikemas dalam suasana hangat dan kekeluargaan dengan rangkaian kegiatan yang mencakup hiburan, agenda organisasi, hingga kegiatan sosial dan akademik.

Rangkaian acara diawali dengan sesi hiburan yang diisi oleh Pongki, yang turut memeriahkan suasana dan menghadirkan nuansa kebersamaan di antara para peserta reuni. Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik utama acara dan berhasil menciptakan suasana santai serta penuh keakraban di tengah rangkaian kegiatan formal yang dilaksanakan.

Agenda selanjutnya adalah penyerahan beasiswa KATDESI kepada mahasiswa terpilih di lingkungan Departemen Teknik Geodesi UGM. Program beasiswa ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen alumni dalam mendukung keberlanjutan pendidikan serta peningkatan prestasi akademik mahasiswa. Beasiswa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa penerima untuk terus berprestasi dan berkontribusi di bidang geodesi dan geospasial.

Selain penyerahan beasiswa, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan hibah dari KATDESI kepada Departemen Teknik Geodesi FT UGM. Hibah tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan akademik, pengembangan sarana dan prasarana, serta penguatan aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Departemen Teknik Geodesi. Penyerahan hibah ini menegaskan peran strategis alumni sebagai mitra aktif dalam pengembangan institusi.

Kegiatan reuni ini juga dimanfaatkan sebagai forum organisasi dengan dilaksanakannya pemilihan Ketua KATDESI untuk periode kepengurusan yang baru. Proses pemilihan berlangsung secara terbuka dan partisipatif, mencerminkan semangat demokrasi serta kebersamaan dalam organisasi alumni. Diharapkan, kepengurusan KATDESI yang baru dapat melanjutkan dan memperkuat peran organisasi dalam menjembatani alumni, mahasiswa, dan Departemen Teknik Geodesi UGM.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi informal antaralumni, dosen, serta tamu undangan. Melalui sesi ini, para peserta reuni saling bertukar pengalaman, membangun jejaring profesional, serta mendiskusikan peluang kolaborasi di bidang geodesi, geospasial, dan sektor terkait lainnya.

Melalui penyelenggaraan Reuni KATDESI 2025, diharapkan ikatan kekeluargaan alumni Teknik Geodesi UGM semakin kuat, sekaligus mendorong kontribusi nyata alumni dalam mendukung pengembangan Departemen Teknik Geodesi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara alumni, mahasiswa, dan institusi merupakan elemen penting dalam membangun ekosistem pendidikan geodesi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan SIG untuk DPTR Kabupaten Gunungkidul

BeritaPelatihan Jumat, 28 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) bagi Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Gunungkidul yang dilaksanakan pada 24–27 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia DPTR dalam pemanfaatan dan pengelolaan data geospasial guna mendukung pelayanan pertanahan dan penataan ruang yang lebih efektif dan berbasis data.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman konseptual serta keterampilan teknis dalam pengelolaan data spasial menggunakan perangkat SIG. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep dasar SIG, pengelolaan dan integrasi data spasial serta data atribut, teknik analisis spasial, hingga pemanfaatan SIG dalam mendukung kegiatan perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang mengombinasikan penyampaian materi teori dan praktik langsung menggunakan perangkat lunak SIG. Pendekatan praktik berbasis studi kasus diterapkan agar peserta dapat langsung mengaitkan materi pelatihan dengan kebutuhan dan permasalahan nyata yang dihadapi dalam pengelolaan data pertanahan dan tata ruang di Kabupaten Gunungkidul.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap aparatur DPTR Kabupaten Gunungkidul mampu meningkatkan kemampuan dalam mengelola, memutakhirkan, serta memanfaatkan data geospasial secara lebih sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam penguatan kapasitas teknis dan pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung tata kelola wilayah yang lebih baik.

1234

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Berita Terakhir

  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional
  • UGM dan BRIN Kolaborasi Teliti Kelembapan Tanah di Gunungkidul untuk Mitigasi Longsor Berbasis GNSS-IR
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY