Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs4
  • SDGs4
  • hal. 3
Arsip:

SDGs4

Peneliti UGM Kembangkan Model 3D Candi Berbasis AI untuk Dukung Heritage BIM

BeritaPenelitian Jumat, 27 Februari 2026

Yogyakarta, 27 Februari 2026 — Peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan metode pemodelan 3D bangunan cagar budaya berbasis videogrametri untuk mendukung Heritage Building Information Model (H-BIM). Penelitian ini berfokus pada pemanfaatan teknologi terkini dalam mendokumentasikan bangunan bersejarah secara digital. Hasil riset tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah internasional dengan DOI: https://doi.org/10.14434/sdh.v9i2.40876.

Penelitian ini dilakukan oleh Riyas Syamsul Arif dan Harintaka dari UGM dengan mengombinasikan teknik Structure from Motion/Multi-View Stereo (SfM-MVS) dan Neural Radiance Field (NeRF). Kedua pendekatan ini digunakan untuk membangun model 3D dari data video (videogrammetry) bangunan candi yang memiliki tekstur kompleks. Pendekatan ini dinilai relevan untuk kondisi Indonesia yang memiliki banyak situs warisan budaya, khususnya di Pulau Jawa.

Dalam proses pengumpulan data, tim peneliti menggunakan dua skenario tingkat tumpang tindih (overlap) video, yaitu 70 persen dan 95 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa overlap 70 persen menghasilkan detail permukaan objek yang lebih baik serta model yang lebih lengkap. Temuan ini menjadi penting dalam menentukan strategi akuisisi data untuk pemodelan 3D bangunan bersejarah. Dari sisi algoritma, metode SfM-MVS menunjukkan keunggulan dalam hal akurasi geometri sehingga lebih cocok digunakan untuk bangunan candi berukuran besar. Sementara itu, algoritma NeRF memiliki keunggulan dalam menghasilkan kepadatan point cloud yang lebih tinggi serta visualisasi yang lebih realistis. Oleh karena itu, NeRF dinilai lebih optimal untuk pemodelan objek berukuran kecil dengan detail visual yang tinggi. Untuk mendukung interoperabilitas, model 3D yang dihasilkan disimpan dalam struktur data boundary representation (B-Rep). Struktur ini memungkinkan deskripsi batas objek secara lebih akurat serta kompatibilitas dengan berbagai format file. Dalam penelitian ini, format yang digunakan meliputi OBJ, KMZ, FBX, dan CityGML.

Pengembangan H-BIM melalui pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian bangunan bersejarah di Indonesia. Dengan model digital yang akurat, proses dokumentasi, analisis, hingga restorasi dapat dilakukan secara lebih efektif. Selain itu, integrasi teknologi AI dan geospasial membuka peluang baru dalam pengelolaan warisan budaya. Ke depan, teknologi pemodelan 3D berbasis AI diperkirakan akan semakin berkembang dan menjadi standar dalam konservasi bangunan bersejarah. Kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan praktisi menjadi kunci dalam implementasi teknologi ini. Dengan demikian, pelestarian warisan budaya dapat dilakukan secara lebih modern dan berkelanjutan.

Meet the Professor Hadirkan Akademisi Malaysia Bahas Jejak Karier Global

Berita Minggu, 22 Februari 2026

Yogyakarta, 22 Februari 2026 — Program Meet the Professor kembali digelar sebagai forum diskusi akademik yang mengangkat isu pengembangan karier di tingkat global. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif Arsana Ecosystem dalam menghadirkan ruang dialog antara akademisi lintas negara. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami dinamika dunia akademik internasional secara lebih mendalam.

Pada edisi kali ini, kegiatan menghadirkan Dr. Hazmi Rusli sebagai narasumber utama. Ia merupakan akademisi dari Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) yang memiliki pengalaman luas dalam publikasi internasional dan kolaborasi lintas negara. Dalam diskusi tersebut, ia membagikan pengalaman serta strategi dalam membangun karier akademik di kancah global.

Dr. Hazmi menjelaskan bahwa keterlibatan dalam percakapan akademik global tidak hanya bergantung pada kemampuan individu, tetapi juga pada strategi yang tepat. Ia menyoroti pentingnya publikasi ilmiah, kerja sama internasional, serta kemampuan membangun jejaring dengan akademisi dari berbagai latar budaya. Menurutnya, kombinasi faktor tersebut menjadi fondasi utama dalam mengembangkan karier akademik yang berkelanjutan.

Selain itu, diskusi juga membahas tantangan yang dihadapi akademisi dalam menjalin kolaborasi lintas negara. Perbedaan budaya, sistem pendidikan, hingga akses terhadap sumber daya menjadi beberapa aspek yang perlu diperhatikan. Namun demikian, tantangan tersebut juga membuka peluang untuk pertukaran pengetahuan yang lebih luas dan inovatif.

Kegiatan ini dipandu sekaligus dikembangkan oleh I Made Andi Arsana, Ph.D., dosen Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia berperan dalam membangun forum yang memungkinkan interaksi langsung antara akademisi Indonesia dan internasional. Melalui program ini, ia berharap dapat mendorong peningkatan kapasitas akademisi dalam menghadapi persaingan global.

Acara berlangsung secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang akademik. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang menggali pengalaman praktis narasumber. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap pengembangan karier akademik di tingkat internasional.

Penyelenggara berharap program ini dapat menjadi wadah pembelajaran yang inspiratif bagi akademisi muda di Indonesia. Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat jejaring akademik lintas negara. Dengan adanya kolaborasi yang berkelanjutan, kualitas penelitian dan pendidikan di Indonesia diharapkan semakin meningkat.

Ke depan, keterlibatan dalam jejaring akademik global akan menjadi faktor penting dalam pengembangan ilmu pengetahuan. Kolaborasi lintas negara tidak hanya memperkaya perspektif, tetapi juga membuka peluang inovasi yang lebih luas. Oleh karena itu, program seperti Meet the Professor dinilai strategis dalam mendukung ekosistem akademik yang berdaya saing global.

Dosen Teknik Geodesi FT UGM Berkontribusi dalam Publikasi Internasional tentang Keselamatan Pejalan Kaki Lansia

BeritaPenelitian Jumat, 20 Februari 2026

Yogyakarta, 20 Februari 2026 – Febrian Fitryanik Susanta, dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), turut berkontribusi dalam publikasi ilmiah internasional berjudul GeoShapley-based interpretation of older adult pedestrian fatal vs injury crash frequency in dense urban environments. Artikel ini ditulis bersama I Gede Brawiswa Putra, Pei-Fen Kuo, Bimo Harya Tedjo, dan Dominique Lord, yang berasal dari National Cheng Kung University, Texas A&M University, serta Universitas Gadjah Mada. Publikasi ini telah melalui proses ilmiah dengan rincian: diterima pada 4 Februari 2026 dan tersedia secara daring pada 11 Februari 2026. Artikel ini dapat diakses melalui DOI berikut:
https://doi.org/10.1016/j.aap.2026.108450

Penelitian ini berfokus pada analisis keselamatan pejalan kaki lanjut usia di lingkungan perkotaan padat, dengan studi kasus di Kota Taipei. Seiring dengan meningkatnya populasi lansia secara global, isu keselamatan pejalan kaki menjadi perhatian penting dalam perencanaan transportasi. Berbeda dengan pendekatan konvensional, penelitian ini mengintegrasikan data persepsi subjektif yang diperoleh dari Street View Images (SVI) dengan metode machine learning. Tiga model dianalisis dan dibandingkan, yaitu Negative Binomial Regression (NBR), Geographically Weighted Negative Binomial Regression (GWNBR), dan GeoShapley sebagai pengembangan interpretatif spasial dari kerangka SHAP berbasis XGBoost.

Sebanyak 36 variabel lingkungan dan persepsi dianalisis untuk memahami hubungan antara kondisi lingkungan perkotaan dan tingkat keparahan kecelakaan (fatal maupun cedera). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model GeoShapley memberikan performa terbaik, serta mampu mengungkap bahwa faktor lokasi spasial dan interaksinya dengan variabel lingkungan menjadi penentu utama dalam frekuensi kecelakaan. Temuan penting lainnya menunjukkan bahwa tingkat walkability yang tinggi pada beberapa kawasan justru berkorelasi dengan penurunan kecelakaan cedera, khususnya di wilayah perkotaan yang lebih tua. Selain itu, keberadaan fasilitas seperti toko serba ada dan panti jompo memiliki pengaruh yang bervariasi terhadap kecelakaan fatal, tergantung pada karakteristik spasial masing-masing lokasi.

Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan spatially explicit machine learning serta integrasi persepsi subjektif dalam memahami dinamika kecelakaan lalu lintas secara lokal, khususnya pada populasi lansia di kawasan urban. Kontribusi Febrian Fitryanik Susanta dalam publikasi ini menunjukkan peran aktif dosen Teknik Geodesi FT UGM dalam pengembangan ilmu geospasial dan transportasi di tingkat internasional, khususnya dalam mendukung perencanaan kota yang lebih aman dan inklusif.

Seminar AI Geospasial UGM Bahas Peran Strategis Teknologi Kebumian

Berita Sabtu, 14 Februari 2026

Yogyakarta, 14 Februari 2026 — Seminar bertajuk “Membedah Potensi Kecerdasan Buatan dalam Teknologi Kebumian” digelar sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di bidang geospasial. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan akademisi, mahasiswa, serta praktisi dalam satu forum ilmiah. Selain itu, seminar ini juga diharapkan mampu membuka wawasan baru terkait perkembangan teknologi terkini di sektor kebumian.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemaparan mengenai peran AI dalam pengolahan data kebumian, mulai dari interpretasi citra hingga pengambilan keputusan berbasis data. Para narasumber menyoroti bagaimana teknologi AI dapat membantu mempercepat proses analisis yang sebelumnya memerlukan waktu cukup lama. Di sisi lain, pemanfaatan AI juga dinilai mampu meningkatkan akurasi hasil pengolahan data geospasial secara signifikan.

Salah satu dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menjelaskan bahwa integrasi AI dalam teknologi kebumian menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan di era digital saat ini. Menurutnya, perkembangan volume data yang semakin besar menuntut adanya sistem yang mampu mengolah informasi secara cepat dan tepat.

“Pemanfaatan AI dalam teknologi kebumian membuka peluang besar dalam efisiensi pengolahan data serta meningkatkan kualitas hasil analisis,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara bidang teknologi informasi dan geospasial menjadi kunci utama dalam pengembangan inovasi ke depan. Dengan adanya sinergi tersebut, hasil penelitian dan implementasi di lapangan diharapkan semakin optimal.

Diskusi dalam seminar ini turut mengangkat berbagai contoh implementasi nyata, seperti pemetaan wilayah, mitigasi bencana, hingga perencanaan pembangunan berbasis data spasial. Para peserta terlihat aktif dalam sesi tanya jawab yang menunjukkan tingginya minat terhadap topik yang dibahas. Hal ini mencerminkan bahwa AI telah menjadi perhatian penting dalam perkembangan teknologi kebumian di Indonesia.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong inovasi di bidang AI dan geospasial secara berkelanjutan. Selain itu, seminar ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri dalam pengembangan teknologi. Ke depan, kerja sama lintas disiplin dinilai akan menjadi faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan di bidang kebumian.

Perkembangan teknologi berbasis AI di sektor kebumian diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan akan data yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. Inovasi yang dihasilkan dari integrasi teknologi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi berbagai sektor pembangunan. Dengan demikian, pemanfaatan AI tidak hanya menjadi tren, tetapi juga menjadi kebutuhan strategis di masa depan.

Magister Teknik Geomatika FT UGM Masuk Program Double Degree dan Joint Degree LPDP Bersama University of Glasgow

Berita Rabu, 11 Februari 2026

Yogyakarta, 11 Februari 2026 – Program Studi Magister Teknik Geomatika, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM) resmi menjadi bagian dari Program Beasiswa Double Degree dan Joint Degree yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan. Program ini merupakan skema pendanaan studi lanjut yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk menempuh pendidikan di dalam dan luar negeri secara terintegrasi.

Dalam program ini, Magister Teknik Geomatika FT UGM menjalin kerja sama dengan University of Glasgow, salah satu perguruan tinggi terkemuka di Inggris. Kolaborasi ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik internasional sekaligus meraih gelar dari kedua institusi.

Adapun pilihan program studi yang tersedia dalam skema ini meliputi:

  • MSc in Computational Geoscience
  • MSc in Land and Hydrographic Surveying
  • MSc in Sustainable Water Environments

Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan akses terhadap kurikulum berbasis internasional, tetapi juga kesempatan untuk memperluas jejaring global serta meningkatkan kompetensi di bidang geospasial dan lingkungan.

Program Beasiswa Double Degree dan Joint Degree dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan ini menjadi salah satu jalur strategis bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi dengan dukungan pembiayaan penuh. Sejalan dengan hal tersebut, calon pendaftar diharapkan dapat memperhatikan timeline pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 (Batch 1) serta jadwal penerimaan mahasiswa baru Pascasarjana UGM Tahun Akademik 2026/2027.

Informasi lebih lanjut terkait program beasiswa dapat diakses melalui laman resmi LPDP.

Dengan adanya program ini, diharapkan lulusan Magister Teknik Geomatika FT UGM mampu berkontribusi secara global dalam pengembangan ilmu geospasial serta menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Mahasiswa Teknik Geodesi FT UGM Raih Juara 2 Ajang Nasional MATICS 2026

BeritaKegiatan Mahasiswa Selasa, 10 Februari 2026

Makassar, 10 Februari 2026 – Mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada dari Program Studi Teknik Geodesi kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan meraih Juara 2 pada ajang Mathematics, Actuarial, Information Systems Competition and Summit (MATICS) 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika FMIPA Universitas Hasanuddin dan berlangsung pada 5–9 Februari 2026 di Kampus Universitas Hasanuddin, Makassar.


Lomba Karya Tulis Ilmiah dalam rangkaian MATICS 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa se-Indonesia untuk menghadirkan ide, riset, dan inovasi dalam bidang matematika, aktuaria, dan sistem informasi. Proses seleksi dilaksanakan secara bertahap, mulai dari pengumpulan abstrak, full paper, hingga presentasi final yang dilengkapi infografis dan PowerPoint. Sepuluh tim terbaik berkesempatan mempresentasikan karyanya secara langsung di hadapan dewan juri.
Keikutsertaan mahasiswa FT UGM dalam kompetisi ini tidak hanya bertujuan untuk meraih prestasi, tetapi juga sebagai sarana pengembangan kemampuan riset, berpikir kritis, dan penyampaian gagasan ilmiah secara sistematis. Prestasi Juara 2 yang diraih menjadi bukti daya saing dan kualitas akademik mahasiswa FT UGM di tingkat nasional.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman berharga dalam menciptakan inovasi serta memperluas jejaring dengan berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Diharapkan ke depan MATICS dapat terus menjadi agenda tahunan yang semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi pengembangan keilmuan dan kolaborasi mahasiswa di seluruh Indonesia.

Dosen UGM Bagikan Strategi Lolos Beasiswa Luar Negeri dalam Webinar Nasional

Berita Selasa, 10 Februari 2026

Yogyakarta, 10 Februari 2026 — Webinar bertajuk “Trick Fast Track Lolos Beasiswa Luar Negeri” digelar untuk memberikan panduan praktis bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Englishvit dan diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang pendidikan. Webinar ini menjadi salah satu forum edukatif yang membahas strategi efektif dalam meraih beasiswa internasional.

Dalam kegiatan tersebut, I Made Andi Arsana, Ph.D. hadir sebagai pembicara utama. Ia merupakan dosen di Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM), sekaligus penerima beasiswa luar negeri. Dalam pemaparannya, ia membagikan pengalaman serta strategi yang dapat membantu peserta memahami proses seleksi beasiswa secara lebih komprehensif. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting, mulai dari cara memahami kriteria tersembunyi dalam seleksi beasiswa hingga kesalahan umum yang sering dilakukan pelamar. Selain itu, peserta juga mendapatkan wawasan mengenai strategi fast track yang digunakan oleh para penerima beasiswa. Pendekatan ini dinilai penting untuk membantu peserta menyusun persiapan yang lebih terarah dan realistis.

Webinar ini juga menghadirkan Lang, Founder Englishvit, yang bertindak sebagai host dalam kegiatan tersebut. Ia memandu jalannya diskusi serta menggali berbagai insight dari narasumber agar dapat dipahami dengan baik oleh peserta. Interaksi antara host dan pembicara membuat suasana webinar menjadi lebih dinamis dan komunikatif. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi tanya jawab yang membahas pengalaman nyata dalam proses seleksi beasiswa. Banyak peserta yang tertarik untuk mengetahui strategi praktis yang dapat langsung diterapkan dalam persiapan mereka. Hal ini menunjukkan tingginya minat generasi muda Indonesia untuk melanjutkan studi ke luar negeri.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta dalam mempersiapkan diri menghadapi seleksi beasiswa. Selain itu, webinar ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman tentang pentingnya strategi yang tepat dalam meraih peluang pendidikan global. Dengan persiapan yang matang, peluang untuk lolos beasiswa diharapkan semakin terbuka lebar. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Akses terhadap informasi dan strategi yang tepat menjadi faktor penting dalam menghadapi persaingan global. Oleh karena itu, kolaborasi antara akademisi dan platform edukasi dinilai sangat penting dalam mendukung tujuan tersebut.

Mahasiswa Teknik Geodesi UGM Kembangkan Model AI untuk Energi Surya dan Pajak Properti

Berita Selasa, 3 Februari 2026

Yogyakarta, 3 Februari 2026 — Tim mahasiswa Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) mempresentasikan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dalam forum CESASS Chat yang diselenggarakan oleh Center for Southeast Asian Studies. Kegiatan ini mengangkat topik “GeoSpectra: AI-Based Geospatial Modelling for Rooftop Photovoltaic Assessment and Property Tax Valuation in Indonesia”. Forum ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kontribusi teknologi geospasial dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Tim AInsightGeo yang terdiri dari Mohammad Zulfi Rahadi Putra, Najieda Azka, Raffi Satya Nugraha, dan Salzabila Enzal menjadi perwakilan Indonesia dalam kegiatan tersebut. Mereka sebelumnya berhasil meraih kemenangan pada tingkat nasional dalam ajang ASEAN Geospatial Challenge. Keikutsertaan mereka di tingkat regional menunjukkan kualitas inovasi mahasiswa Indonesia di bidang geospasial.

Dalam presentasinya, tim mengembangkan model AI yang dikombinasikan dengan data geospasial untuk menganalisis potensi pemanfaatan atap bangunan. Teknologi ini memungkinkan identifikasi lokasi yang optimal untuk pemasangan panel surya. Selain itu, data yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung penilaian pajak properti secara lebih akurat.

Pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada aspek energi, tetapi juga pada pengelolaan data perkotaan yang lebih efisien. Dengan memanfaatkan teknologi AI, analisis yang dilakukan menjadi lebih cepat dan berbasis data yang komprehensif. Hal ini menunjukkan potensi besar integrasi teknologi dalam mendukung kebijakan publik.

Tim ini dibimbing oleh I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., dosen Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, UGM. Ia berperan dalam mengarahkan pengembangan model serta memastikan relevansi penelitian dengan kebutuhan nyata di lapangan. Bimbingan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan tim dalam kompetisi dan forum internasional.

Indonesia diketahui memiliki potensi energi surya yang besar, namun pemanfaatannya, khususnya pada atap bangunan, masih relatif rendah. Inovasi yang dikembangkan oleh tim ini dinilai relevan untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan di kawasan perkotaan. Selain itu, integrasi dengan sistem pajak properti juga membuka peluang peningkatan efisiensi tata kelola kota.

Penyelenggara berharap inovasi seperti ini dapat terus dikembangkan dan diimplementasikan secara lebih luas. Selain memberikan manfaat dalam sektor energi, teknologi ini juga berpotensi meningkatkan kualitas data dan pengambilan keputusan di bidang perpajakan dan perencanaan kota. Dengan dukungan berbagai pihak, solusi berbasis teknologi diharapkan dapat mempercepat transformasi menuju kota yang lebih berkelanjutan.

Ke depan, pemanfaatan AI dalam bidang geospasial diperkirakan akan semakin berkembang dan menjadi bagian penting dalam berbagai sektor. Kolaborasi antara mahasiswa, akademisi, dan institusi menjadi kunci dalam menciptakan inovasi yang berdampak nyata. Oleh karena itu, kegiatan seperti CESASS Chat menjadi platform strategis dalam mendorong lahirnya solusi berbasis teknologi di Indonesia.

Pelantikan Pengurus Baru Departemen Teknik Geodesi FT UGM Periode 2026–2031

Berita Rabu, 28 Januari 2026

Yogyakarta, 28 Januari 2026 – Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM) secara resmi melantik jajaran pengurus baru untuk periode 2026–2031. Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan kepemimpinan serta memperkuat arah pengembangan departemen dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Adapun susunan pengurus Departemen Teknik Geodesi FT UGM periode 2026–2031 adalah sebagai berikut:

  • Ketua Departemen: Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.
  • Sekretaris Departemen: Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM.
  • Ketua Program Studi Sarjana Teknik Geodesi: Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D.
  • Sekretaris Program Studi Sarjana Teknik Geodesi: Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc.
  • Ketua Program Studi Magister Teknik Geomatika: Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D.
  • Ketua Program Studi Doktor Teknik Geomatika: Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPM.

Dengan dilantiknya kepengurusan baru ini, diharapkan Departemen Teknik Geodesi FT UGM dapat terus berkembang menjadi institusi yang unggul dan berdaya saing global. Kepemimpinan yang baru diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan produktivitas riset, serta memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang geodesi dan geomatika.

Semangat kolaborasi dan inovasi menjadi kunci dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi geospasial yang semakin pesat. Oleh karena itu, sinergi antar sivitas akademika diharapkan dapat terus terjalin guna mendukung pencapaian visi departemen ke depan.

Seluruh sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para pengurus yang baru dilantik. Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan baik serta membawa Departemen Teknik Geodesi FT UGM semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara.

Asah Kompetensi Lapangan, 149 Mahasiswa Teknik Geodesi UGM Ikuti Kemah Kerja 2026 di Bayat

BeritaKegiatan Mahasiswa Kamis, 22 Januari 2026

Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan akademik Kemah Kerja sebagai ajang aplikasi praktis bagi para mahasiswa. Pada tahun 2026 ini, sebanyak 149 mahasiswa Program Studi Sarjana Teknik Geodesi angkatan 2023 terjun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pemetaan terintegrasi di wilayah Bayat, Kabupaten Klaten. Selama kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 4 hingga 16 Januari 2026 tersebut, para mahasiswa menginap dan memusatkan aktivitasnya di Stasiun Lapangan Geologi “Prof. R. Soeroso Notohadiprawiro”. Untuk memastikan akurasi teknis dan pencapaian target kurikulum, setiap harinya terdapat delapan dosen pembimbing lapangan (DPL) yang melakukan pendampingan intensif serta pengawasan langsung di lokasi pengukuran.

Rangkaian kegiatan teknis yang dilakukan meliputi berbagai tahapan survei modern yang menjadi standar kompetensi mahasiswa, dimulai dari pengolahan data GNSS/GPS metode statik untuk penentuan Ground Control Point (GCP) sebagai kerangka acuan dasar pemetaan. Selanjutnya, para mahasiswa melakukan pemetaan situasi dan topografi secara mendetail guna mempraktikkan teori penyajian gambaran relief serta fitur bumi yang akurat. Sebagai bagian dari tugas akademik, mahasiswa juga mengolah hasil pengukuran tersebut ke dalam bentuk produk akhir berupa infografis peta desa dan penyusunan data spasial sebagai syarat pemenuhan mata kuliah terkait.

Kemah Kerja ini dirancang khusus untuk mengasah kemampuan teknis mahasiswa dalam mengoperasikan alat survei mutakhir, sekaligus melatih manajemen proyek dan kerja sama tim dalam menghadapi tantangan medan yang nyata. Melalui integrasi antara data lapangan dan pengolahan digital, mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman kerja profesional yang komprehensif sebelum menyelesaikan studi mereka. Seluruh rangkaian kegiatan selama dua pekan ini menjadi bekal teknis utama bagi para mahasiswa untuk memperkuat keahlian mereka sebagai calon surveyor yang kompeten di masa depan.

12345…10

Agenda

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Berita Terakhir

  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional
  • UGM dan BRIN Kolaborasi Teliti Kelembapan Tanah di Gunungkidul untuk Mitigasi Longsor Berbasis GNSS-IR
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY