Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs4
  • SDGs4
  • hal. 4
Arsip:

SDGs4

Revolusi Pemetaan Digital: Riset Peneliti Geodesi UGM Ungkap Keunggulan Dataset ‘Embedding’ dalam Akurasi Citra Satelit

ArtikelBeritaPenelitian Kamis, 22 Januari 2026

Dosen sekaligus peneliti dari Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM), Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. bersama Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., secara resmi mempublikasikan hasil riset mendalam mengenai inovasi teknologi penginderaan jauh dalam Geoid Journal of Geodesy and Geomatics (Volume 21, Nomor 1, 2026) pada 20 Januari 2026. Studi bertajuk “Evaluation of Google Earth Engine Embedding Dataset for Remote Sensing Image Classification” ini mengevaluasi efektivitas dataset embedding terbaru dari Alpha Earth Foundation yang terintegrasi pada platform Google Earth Engine (GEE). Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana model pembelajaran mesin canggih dapat mengoptimalkan klasifikasi citra satelit dibandingkan dengan metode konvensional yang selama ini digunakan.

Intisari dari penelitian ini mengungkapkan bahwa dataset embedding mampu mencapai tingkat akurasi klasifikasi yang sangat tinggi, yakni sebesar 94%. Capaian tersebut secara signifikan melampaui performa instrumen satelit global yang umum digunakan, seperti Landsat 9 yang mencatatkan akurasi 83,1% dan Sentinel-2 dengan 82,5%. Melalui uji coba yang dilakukan di wilayah Yogyakarta dan Cilacap, teknologi ini terbukti mampu menghasilkan peta tutupan lahan yang lebih bersih dari gangguan visual (noise) serta lebih akurat dalam merepresentasikan objek di lapangan, mulai dari area perkotaan hingga ekosistem hutan mangrove yang kompleks tanpa memerlukan proses segmentasi gambar yang rumit.

Penerapan teknologi pemetaan presisi ini memberikan kontribusi strategis dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 15 mengenai Ekosistem Daratan (Life on Land). Dengan tersedianya instrumen pemetaan yang jauh lebih akurat, inovasi ini memfasilitasi otoritas terkait dalam melakukan pemantauan penggunaan lahan secara seketika (real-time) dan pengelolaan sumber daya alam yang lebih terukur. Penemuan ini diharapkan menjadi standar baru bagi para praktisi geospasial global dalam memanfaatkan kecerdasan buatan untuk memperkuat kebijakan perlindungan keanekaragaman hayati dan menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Link artikel: https://doi.org/10.12962/geoid.v21i1.8151

Dosen Teknik Geodesi FT UGM Berkontribusi dalam Publikasi Internasional tentang Keselamatan Pengendara Sepeda Motor

BeritaPenelitian Selasa, 20 Januari 2026

Yogyakarta, 20 Januari 2026 – Febrian Fitryanik Susanta, dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menunjukkan kontribusi aktif dalam publikasi ilmiah internasional melalui artikel berjudul Identifying environmental factors related to motorcyclist crash rates: variable selection using spatial Random Forest with network distance and barriers. Publikasi ini ditulis bersama Bimo Harya Tedjo, Pei-Fen Kuo, dan I Gede Brawiswa Putra dari National Cheng Kung University serta Universitas Gadjah Mada. Artikel ini telah melalui proses ilmiah dan dipublikasikan secara daring pada 19 Desember 2025. Publikasi dapat diakses melalui DOI berikut:
https://doi.org/10.1016/j.aap.2025.108362

Penelitian ini mengangkat isu keselamatan pengendara sepeda motor yang masih menjadi perhatian global, khususnya di negara-negara Asia di mana sepeda motor merupakan moda transportasi utama. Studi ini berfokus pada identifikasi faktor lingkungan yang memengaruhi tingkat kecelakaan sepeda motor, dengan pendekatan yang lebih komprehensif dibandingkan metode konvensional. Dalam penelitian ini, tim peneliti mengembangkan kerangka metode baru bernama Spatial Random Forest with Network Distance and Barriers (spatialRF–NDBAR). Pendekatan ini mengintegrasikan jarak jaringan jalan (network distance) serta hambatan akses jalan (road barriers) ke dalam proses seleksi variabel spasial, sehingga mampu meningkatkan akurasi model dalam merepresentasikan kondisi nyata di lapangan.

Studi kasus dilakukan di kawasan Central Business District (CBD) Kota Taipei, dengan memanfaatkan data kecelakaan sepeda motor periode 2016–2020 serta data Point of Interest (POI) yang diperoleh dari OpenStreetMap. Metode yang dikembangkan kemudian dibandingkan dengan pendekatan lain, termasuk spatialRF konvensional dan spatialRF–ND, menggunakan model statistik Ordinary Least Squares (OLS) dan Multiscale Geographically Weighted Regression (MGWR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MGWR dengan variabel hasil seleksi spatialRF–NDBAR memberikan performa terbaik, ditunjukkan oleh nilai AICc terendah (1801.212) dan koefisien determinasi tertinggi (R² = 0.867). Selain itu, integrasi variabel spasial terbukti mampu mengurangi autokorelasi spasial residual, sehingga meningkatkan kualitas model secara keseluruhan.

Temuan penelitian juga mengidentifikasi bahwa lokasi-lokasi tertentu seperti pasar, restoran, bar, hotel, bank, halte bus, dan stasiun metro memiliki keterkaitan dengan tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan keselamatan lalu lintas, khususnya dalam penegakan aturan dan pengelolaan kawasan berisiko tinggi. Kontribusi Febrian Fitryanik Susanta dalam penelitian ini kembali menegaskan peran aktif akademisi Teknik Geodesi FT UGM dalam pengembangan ilmu geospasial berbasis data-driven untuk mendukung perencanaan transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026

BeritaKegiatan Mahasiswa Senin, 22 Desember 2025

Yogyakarta, 22 Desember 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan Ujian Akhir Semester (UAS) Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung mulai 8 Desember hingga 19 Desember 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses evaluasi akademik untuk mengukur capaian pembelajaran mahasiswa pada seluruh mata kuliah yang diselenggarakan pada semester ganjil.

Pelaksanaan UAS dilaksanakan sesuai dengan kalender akademik FT UGM dan ketentuan akademik yang berlaku. Ujian diselenggarakan secara terjadwal dan terkoordinasi, baik dalam bentuk ujian tertulis maupun bentuk evaluasi lainnya yang relevan dengan karakteristik masing-masing mata kuliah. Seluruh rangkaian pelaksanaan UAS dilakukan dengan memperhatikan prinsip tertib administrasi, integritas akademik, serta kelancaran proses belajar-mengajar.

Departemen Teknik Geodesi memastikan bahwa pelaksanaan UAS didukung oleh kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan ruang ujian, serta pengawasan yang memadai guna menjaga kualitas dan objektivitas penilaian. Dosen pengampu mata kuliah dan tenaga kependidikan turut berperan aktif dalam memastikan seluruh proses ujian berjalan dengan lancar dan sesuai dengan standar akademik.

Melalui pelaksanaan Ujian Akhir Semester Ganjil ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap dapat memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai tingkat penguasaan materi dan kompetensi mahasiswa, sekaligus menjadi dasar dalam evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran pada semester berikutnya. Pelaksanaan UAS ini juga menjadi bagian dari komitmen Departemen Teknik Geodesi dalam menjaga mutu pendidikan dan menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang geodesi dan geospasial.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang

BeritaPelatihan Sabtu, 6 Desember 2025

Yogyakarta, 6 Desember 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang untuk Peningkatan Pelayanan Pertanahan bagi peserta Pertanahan, Tata Ruang, dan Perpajakan Daerah Angkatan 3. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai November hingga Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan data geospasial pertanahan dan tata ruang.

Pelatihan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama / Direktur PMU ILASPP Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pada sesi pembukaan juga dilaksanakan penyerahan simbolis karyasiswa serta sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.

Materi pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup aspek konseptual hingga praktik teknis. Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai manajemen pertanahan terintegrasi dan multipurpose cadastre, evaluasi serta peningkatan kualitas data spasial pertanahan dan tata ruang, termasuk peta dasar, peta bidang tanah, Zona Nilai Tanah (ZNT), PBB, serta RTRW/RDTR. Materi ini disampaikan oleh para pakar dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang geospasial pertanahan.

Hari kedua hingga keempat difokuskan pada integrasi data spasial pertanahan multitema, pengenalan dan praktik penggunaan perangkat lunak QGIS dan PEREKAT, manajemen sistem referensi koordinat, pengelolaan atribut data, hingga teknik penyesuaian spasial (block adjustment). Selain itu, peserta juga dibekali dengan materi pembuatan model 3D, batas bangunan (building outline), struktur atap, serta pengenalan konsep 3D Digital Twin untuk mendukung tata kelola pertanahan dan tata ruang perkotaan

Pada hari terakhir, peserta melaksanakan studi kasus mandiri, mempresentasikan hasil analisis, serta mengikuti sesi refleksi dan evaluasi melalui post-test. Rangkaian kegiatan pelatihan kemudian ditutup secara resmi oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang sekaligus menegaskan pentingnya pemanfaatan data geospasial terintegrasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu memahami dan mengimplementasikan pemaduan data spasial pertanahan dan tata ruang secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung penguatan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan di bidang pertanahan melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keilmuan geodesi dan teknologi geospasial.

Reuni KATDESI 2025: Pererat Silaturahmi Alumni dan Perkuat Dukungan bagi Departemen Teknik Geodesi UGM

BeritaKegiatan Mahasiswa Sabtu, 29 November 2025

Yogyakarta, 29 November 2025 — Keluarga Alumni Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (KATDESI) menyelenggarakan kegiatan Reuni Alumni KATDESI pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaralumni lintas angkatan sekaligus memperkuat kontribusi alumni terhadap pengembangan pendidikan, mahasiswa, dan institusi Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM).

Reuni KATDESI 2025 dihadiri oleh alumni dari berbagai angkatan, dosen, serta perwakilan Departemen Teknik Geodesi. Acara dikemas dalam suasana hangat dan kekeluargaan dengan rangkaian kegiatan yang mencakup hiburan, agenda organisasi, hingga kegiatan sosial dan akademik.

Rangkaian acara diawali dengan sesi hiburan yang diisi oleh Pongki, yang turut memeriahkan suasana dan menghadirkan nuansa kebersamaan di antara para peserta reuni. Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik utama acara dan berhasil menciptakan suasana santai serta penuh keakraban di tengah rangkaian kegiatan formal yang dilaksanakan.

Agenda selanjutnya adalah penyerahan beasiswa KATDESI kepada mahasiswa terpilih di lingkungan Departemen Teknik Geodesi UGM. Program beasiswa ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen alumni dalam mendukung keberlanjutan pendidikan serta peningkatan prestasi akademik mahasiswa. Beasiswa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa penerima untuk terus berprestasi dan berkontribusi di bidang geodesi dan geospasial.

Selain penyerahan beasiswa, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan hibah dari KATDESI kepada Departemen Teknik Geodesi FT UGM. Hibah tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan akademik, pengembangan sarana dan prasarana, serta penguatan aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Departemen Teknik Geodesi. Penyerahan hibah ini menegaskan peran strategis alumni sebagai mitra aktif dalam pengembangan institusi.

Kegiatan reuni ini juga dimanfaatkan sebagai forum organisasi dengan dilaksanakannya pemilihan Ketua KATDESI untuk periode kepengurusan yang baru. Proses pemilihan berlangsung secara terbuka dan partisipatif, mencerminkan semangat demokrasi serta kebersamaan dalam organisasi alumni. Diharapkan, kepengurusan KATDESI yang baru dapat melanjutkan dan memperkuat peran organisasi dalam menjembatani alumni, mahasiswa, dan Departemen Teknik Geodesi UGM.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi informal antaralumni, dosen, serta tamu undangan. Melalui sesi ini, para peserta reuni saling bertukar pengalaman, membangun jejaring profesional, serta mendiskusikan peluang kolaborasi di bidang geodesi, geospasial, dan sektor terkait lainnya.

Melalui penyelenggaraan Reuni KATDESI 2025, diharapkan ikatan kekeluargaan alumni Teknik Geodesi UGM semakin kuat, sekaligus mendorong kontribusi nyata alumni dalam mendukung pengembangan Departemen Teknik Geodesi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara alumni, mahasiswa, dan institusi merupakan elemen penting dalam membangun ekosistem pendidikan geodesi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan SIG untuk DPTR Kabupaten Gunungkidul

BeritaPelatihan Jumat, 28 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) bagi Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Gunungkidul yang dilaksanakan pada 24–27 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia DPTR dalam pemanfaatan dan pengelolaan data geospasial guna mendukung pelayanan pertanahan dan penataan ruang yang lebih efektif dan berbasis data.

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pemahaman konseptual serta keterampilan teknis dalam pengelolaan data spasial menggunakan perangkat SIG. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep dasar SIG, pengelolaan dan integrasi data spasial serta data atribut, teknik analisis spasial, hingga pemanfaatan SIG dalam mendukung kegiatan perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

Selama empat hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang mengombinasikan penyampaian materi teori dan praktik langsung menggunakan perangkat lunak SIG. Pendekatan praktik berbasis studi kasus diterapkan agar peserta dapat langsung mengaitkan materi pelatihan dengan kebutuhan dan permasalahan nyata yang dihadapi dalam pengelolaan data pertanahan dan tata ruang di Kabupaten Gunungkidul.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap aparatur DPTR Kabupaten Gunungkidul mampu meningkatkan kemampuan dalam mengelola, memutakhirkan, serta memanfaatkan data geospasial secara lebih sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam penguatan kapasitas teknis dan pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung tata kelola wilayah yang lebih baik.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan SIG untuk Pemanfaatan dan Pemeliharaan Data PBB Kota Bontang

BeritaPelatihan Jumat, 28 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pemanfaatan dan Pemeliharaan Data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Bontang pada tanggal 26–27 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan daerah dalam mengelola serta memanfaatkan data PBB berbasis geospasial secara efektif dan berkelanjutan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Prof. Trias Aditya, dilanjutkan dengan pelaksanaan pre-test sebagai bagian dari evaluasi awal pemahaman peserta terhadap materi SIG. Rangkaian kegiatan pelatihan dirancang secara bertahap, mengombinasikan pembekalan teori dan praktik langsung menggunakan perangkat lunak QGIS, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengimplementasikannya pada data riil.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar SIG, entri dan penyuntingan data spasial, serta spatial referencing. Sesi praktik difokuskan pada pengenalan antarmuka QGIS, pengelolaan data spasial, serta teknik editing yang relevan dengan kebutuhan pengelolaan data PBB. Pendampingan intensif dilakukan oleh dosen dan tim asisten dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan baik .

Hari kedua pelatihan difokuskan pada pengelolaan data tabular, spatial query, serta studi kasus Data PBB Kota Bontang. Melalui studi kasus ini, peserta dilatih untuk mengintegrasikan data spasial dan atribut PBB, melakukan analisis spasial, serta memahami pemanfaatan data PBB dalam mendukung pelayanan publik dan pengambilan keputusan. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan Web GIS sebagai sarana penyajian dan diseminasi informasi PBB secara lebih efektif .

Rangkaian pelatihan ditutup dengan pelaksanaan post-test dan sesi refleksi, yang bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti seluruh materi pelatihan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi sebagai penanda berakhirnya pelatihan.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu mengelola dan memelihara data PBB Kota Bontang secara lebih terstruktur, akurat, dan berbasis teknologi geospasial. Kegiatan ini juga menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui pendidikan dan pelatihan SIG yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan nyata pelayanan publik.

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

BeritaKonferensiPenelitian Minggu, 9 November 2025

Wuhan, 8–9 November 2025 — Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) berpartisipasi dalam konferensi internasional Geospatial Information Science: Education, Innovation and Applications 2025 (GIS-EIA 2025). Acara ini diselenggarakan oleh State Key Laboratory of Information Engineering in Surveying, Mapping and Remote Sensing (LIESMARS), Wuhan University, di Kota Wuhan, China, pada Sabtu–Minggu, 8–9 November 2025.

Konferensi GIS-EIA 2025 bertujuan meningkatkan kolaborasi dan jejaring internasional di bidang pendidikan, talenta, inovasi, dan industri geoinformatika. Para akademisi, peneliti, mahasiswa doktoral, serta perwakilan badan pemerintah dan industri dari berbagai negara hadir untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi terkait geospasial.

Pada kesempatan ini, DTGD FT UGM mengirimkan dua delegasi, yaitu Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru. Kehadiran delegasi UGM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan riset para dosen DTGD ke LIESMARS pada Oktober 2025, di mana undangan resmi untuk berpartisipasi dalam konferensi tersebut diberikan oleh Prof. Dr.-Ing. Timo Balz.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Zhenfeng Shao selaku salah satu pimpinan peneliti di LIESMARS. Selanjutnya, sambutan resmi diberikan oleh Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta internasional serta menekankan peran Wuhan sebagai pusat inovasi dan teknologi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Bishen Yang, Director of LIESMARS sekaligus Ketua Konferensi, yang menyoroti perkembangan pesat teknologi AI di bidang geospasial.

Sesi keynote speech menghadirkan tokoh-tokoh dunia di bidang geospasial. Pembicara pertama, Prof. Deren Li, anggota Chinese Academy of Sciences, Chinese Academy of Engineering, dan Honorary Member ISPRS, menyampaikan materi mengenai Spatio-Temporal Intelligence for Sustainable Development Goals. Beliau menekankan perkembangan informasi spasio-temporal sebagai disiplin baru, termasuk pemanfaatan teknologi 5G untuk positioning presisi tinggi.

Pembicara kedua, Prof. Tao Cheng dari University College London (UCL), memaparkan topik Unlocking Space and Time: Towards SpaceTime Generative AI dengan contoh aplikasi untuk sistem transportasi dan mitigasi kemacetan. Pembicara berikutnya, Prof. Qin Yang dari Chinese Academy of Surveying and Mapping (CASM), membahas kepemimpinan dalam bidang survei dan pemetaan serta posisi strategis Tiongkok dalam industri geospasial. Sementara itu, Prof. Orhan Altan dari Istanbul Technical University memberikan paparan daring mengenai kerja sama internasional untuk pengurangan risiko bencana melalui teknologi geoinformatika.

Welcome Address dari Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University
Welcome Address dari Prof. Bisheng Yang, Director LIESMARS & Ketua Konferensi
Keynote 1: Prof. Deren Li (Wuhan University)
Keynote 2: Prof. Tao Cheng (UCL)
Keynote 3: Prof. Qin Yan (CASM)
Keynote 4: Prof. Orhan Altan (Istanbul Technical University)

Pada sesi siang, peserta mengikuti tiga sesi paralel, yaitu:

  1. Remote Sensing Intelligence: Deep Learning, Open-Source Innovation, and Societal Applications
  2. Spatio-Temporal Intelligent Service
  3. Young Scholar’s Session

Delegasi DTGD bergabung pada sesi paralel pertama. Dr. Ruli Andaru mempresentasikan karya bertajuk “From GeoAI to Digital Twin: Development and Application of Open-Source Tools Geo-CARTA, Cascade3D, and Dream 3D City”. Beliau menunjukkan inovasi aplikasi open-source untuk percepatan rekonstruksi kota 3D di Indonesia, termasuk implementasi di Kota Bontang, Jakarta, dan Kampus FT UGM.

Sementara itu, Calvin Wijaya mempresentasikan penelitian berjudul “Advancing Geospatial Intelligence with AI and Open-Source Solutions: PANDALA for Deep Learning-Based Image Analysis”. Presentasi ini memperkenalkan PANDALA, platform pengolahan citra berbasis deep learning dan time-series analysis yang dikembangkan oleh DTGD UGM. Kedua presentasi mendapatkan perhatian besar dan pertanyaan aktif dari peserta konferensi.

Partisipasi DTGD FT UGM dalam GIS-EIA 2025 membuka peluang baru untuk kolaborasi riset internasional, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan teknologi geospasial terkini. Kehadiran delegasi UGM turut memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring global ilmuwan geospasial dan memperluas potensi kerja sama akademik dan industri ke depan.

Konferensi ditutup pada Minggu, 9 November 2025 oleh Prof. Timo Balz.

Mahasiswa Geodesi UGM Kunjungi PUSHIDROSAL dan PT Transportasi Jakarta untuk Pelajari Penerapan Geospasial di Bidang Maritim dan Transportasi

BeritaKegiatan Mahasiswa Jumat, 24 Oktober 2025

Jakarta, 24 Oktober 2025 — Setelah sehari sebelumnya mengunjungi Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sebanyak 78 mahasiswa Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi (KMTG) melanjutkan rangkaian kunjungan instansi ke Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (PUSHIDROSAL) serta PT Transportasi Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan KMTG yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan ilmu geodesi di berbagai bidang, mulai dari kelautan hingga transportasi perkotaan. Rombongan didampingi oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T. selaku Sekretaris Program Studi Teknik Geodesi dan Bapak Calvin Wijaya yang juga ikut mendampingi mahasiswa selama kunjungan.

PUSHIDROSAL: Menyelami Dunia Hidrografi dan Peta Laut Nasional

Di PUSHIDROSAL, rombongan disambut hangat oleh Kolonel Laut (KH) Dr. Kukuh Suryo Widodo, S.Pd., M.T., mewakili Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., Komandan PUSHIDROSAL. Dalam sambutannya, Kolonel Kukuh menegaskan pentingnya peran survei hidrografi dan oseanografi dalam menjamin keselamatan pelayaran nasional.

“Indonesia adalah negara maritim yang seluruh jalur ekspor dan pertumbuhan ekonominya bergantung pada laut. Karena itu, hidrografi memiliki peran vital dalam memastikan navigasi yang aman, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan memperkuat infrastruktur maritim nasional,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan data hidrografi yang akurat serta teknologi mutakhir untuk mendukung ekonomi biru yang berkelanjutan.

Perwakilan dari Departemen Teknik Geodesi, Dr. Diyono, menyampaikan apresiasi atas sambutan PUSHIDROSAL serta harapannya agar kegiatan ini dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang penerapan teori perkuliahan seperti Oseanografi Fisis dan Survei Hidrografi secara nyata di lapangan. Beliau juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut, termasuk kegiatan magang, penelitian, dan tugas akhir di lingkungan PUSHIDROSAL.

Mahasiswa kemudian mendapat pemaparan mendalam dari Mohammad Qisthi Amarona, S.T., Mtr. Hanla., yang menjelaskan tugas pokok PUSHIDROSAL, yakni menyelenggarakan pembinaan hidro-oseanografi yang mencakup survei, penelitian, pemetaan laut, publikasi nautika, serta keselamatan navigasi. Ia menegaskan bahwa hidrografi adalah fondasi dari navigasi maritim dan memiliki peran strategis bagi pertahanan dan pembangunan nasional.

Dalam paparannya, Pak Qisthi juga memperkenalkan berbagai instrumen survei seperti kapal KRI, sounding boat, 3D Laser Scanner, USV, ROV, dan AUV. Beliau juga menyoroti tantangan masa depan seperti pertumbuhan ukuran kapal, pengaturan kabel bawah laut, hingga pengembangan Digital Twin of the Ocean dan implementasi standar S-100 sebagai masa depan hidrografi digital.

Setelah sesi materi, mahasiswa berkeliling mengunjungi satuan kerja di lingkungan PUSHIDROSAL, termasuk Dinas Hidrografi, Dinas Oseanografi dan Meteorologi, serta Dinas Pemetaan. Di setiap pos, mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai proses verifikasi data, pengolahan informasi oseanografi, dan kegiatan pemetaan dasar laut. Antusiasme mahasiswa tampak tinggi saat berdiskusi dengan para perwira dan staf teknis di lapangan.

PT Transportasi Jakarta: Belajar GIS untuk Transportasi Publik yang Inklusif

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Rombongan diterima oleh Bapak Romario Marito Abednego yang mewakili pimpinan perusahaan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa terkait penerapan ilmu Geodesi dan Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam sistem transportasi publik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil perusahaan dan paparan oleh Bapak Yulian, Pelaksana Tugas Departemen Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Unit Bisnis Trans Academy. Ia menjelaskan model operasi sistem Bus Rapid Transit (BRT) TransJakarta serta berbagai upaya perusahaan dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, efisien, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selanjutnya, Bapak Fabian dari Departemen Perencanaan Rute dan Operasional memberikan materi mengenai analisis spasial dan perencanaan rute berbasis data geospasial yang digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan bus TransJakarta.

Mahasiswa menyimak dengan antusias seluruh sesi paparan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan GIS dalam perencanaan transportasi kota. Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung bagaimana ilmu geodesi dan geospasial berperan penting dalam mendukung sistem transportasi perkotaan modern.

Mahasiswa Teknik Geodesi UGM Kunjungi BIG dan BPN untuk Perdalam Wawasan Geospasial

BeritaKegiatan Mahasiswa Kamis, 23 Oktober 2025

Cibinong & Jakarta, 23 Oktober 2025 — Sebanyak 78 mahasiswa dari Angkatan 2023 dan 2024 Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan kunjungan institusi ke Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) pada Kamis (23/10). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja tahunan Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi (KMTG) yang bertujuan menambah wawasan dan pengalaman lapangan mahasiswa mengenai penerapan keilmuan geodesi di instansi pemerintah maupun industri.

Rombongan mahasiswa berangkat dari Yogyakarta pada Rabu (22/10) dan didampingi oleh dosen Departemen Teknik Geodesi, Dr. Diyono dan Bapak Calvin Wijaya. Kunjungan hari pertama difokuskan di dua lembaga utama bidang geospasial nasional, yakni BIG di Cibinong dan Direktorat Jenderal Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang (SPPR) Kementerian ATR/BPN di Jakarta.

Belajar Teknologi Survei dan Pemetaan di BIG

Di BIG, para mahasiswa disambut oleh Humas BIG, Bapak Tommy, yang menyampaikan selamat datang sekaligus harapan agar kegiatan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa terhadap pengelolaan data geospasial nasional. Dalam sambutannya, perwakilan dari UGM, Dr. Diyono, turut menyampaikan apresiasi atas penerimaan hangat dari pihak BIG. Mahasiswa kemudian dibagi dalam dua kelompok untuk mengunjungi sejumlah fasilitas penting, seperti replika titik pasang surut, CORS BAKO, serta laboratorium peralatan survei. Selain itu, mereka mendapatkan pemaparan teknis dari para ahli di BIG.

Mbak Mukti dari Direktorat Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai menjelaskan konsep penentuan hipsografi laut, toponimi, dan garis pantai yang melibatkan teknologi canggih seperti Airborne LiDAR Bathymetry, Structure from Motion, Echosounder, Satellite Derived Bathymetry, hingga Interferometric SAR. Ia juga memperkenalkan platform sipulau.big.go.id sebagai portal data toponimi laut nasional.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Mas Abet dari bidang kebencanaan BIG yang memaparkan 12 jenis bencana yang menjadi fokus kajian lembaganya, serta penggunaan drone dan peta bencana untuk mitigasi pra-bencana. Mahasiswa terlihat antusias dengan banyaknya diskusi dan pertanyaan yang diajukan seputar penerapan teknologi survei dan pemetaan di lapangan.

Mengenal Kadaster 3D dan Inovasi Geospasial di BPN

Selepas dari BIG, rombongan melanjutkan kunjungan ke Direktorat Jenderal SPPR Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan. Mereka disambut hangat oleh Sekretaris Ditjen SPPR, Bapak Yoga Suwarna, S.T., M.T., M.Eng., yang memberikan gambaran umum struktur organisasi serta kebutuhan tenaga survei di berbagai Kantor Wilayah dan Kantor Pertanahan di seluruh Indonesia.

Rangkaian materi kemudian dilanjutkan oleh sejumlah pejabat BPN, antara lain Ibu Vitriani, S.T., M.T., M.Sc., yang menjelaskan kegiatan strategis pemetaan dan pengelolaan data dasar; Bapak Agus Apriawan, S.T., S.H., M.Kn., yang memaparkan kebijakan dan fungsi pertanahan dalam kerangka pembangunan berkelanjutan; serta Bapak Nono Suhartono, S.H., M.Si., yang mengungkapkan bahwa dari 126 juta bidang kadastral di Indonesia, sekitar 120 juta telah terpetakan, dan kini sedang dikembangkan peningkatan kualitas data berbasis machine learning.

Tidak kalah menarik, Bapak Albertus Yogo Dwi Sancoko, S.T., M.Si., menjelaskan inisiatif pengembangan kadaster tiga dimensi (3D) di Indonesia, sementara Bapak Yono Cahyono, S.T., M.Si., memaparkan pemetaan bidang tanah. Mahasiswa aktif berdiskusi dan memberikan pertanyaan kritis, terutama mengenai penerapan kadaster 3D dan pemanfaatan teknologi geospasial mutakhir.

Sebagai penutup, Direktur Pengukuran dan Pemetaan Dasar Pertanahan dan Ruang, Bapak Farid Hidayat, S.T., M.T., memberikan pesan inspiratif agar mahasiswa terus mengembangkan diri menjadi generasi yang cerdas, inovatif, dan siap menghadapi tantangan di dunia geospasial.

123456…10

Agenda

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Berita Terakhir

  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional
  • UGM dan BRIN Kolaborasi Teliti Kelembapan Tanah di Gunungkidul untuk Mitigasi Longsor Berbasis GNSS-IR
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY