Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs4
  • SDGs4
  • hal. 2
Arsip:

SDGs4

Dosen Teknik Geodesi UGM Berbagi Inspirasi dalam Inspiring Lecturer Program Paragon Corp

Berita Senin, 22 Juni 2026

Yogyakarta, 22 Juni 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Dr. Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional melalui partisipasinya sebagai narasumber pada Inspiring Lecturer Program (ILP) yang diselenggarakan oleh Paragon Corp.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut merupakan bagian dari rangkaian Mandatory Bootcamp Series dengan tema “Reimagining the Classroom: Teaching in the Age of Gen Z”. Program ini diikuti oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan adaptasi metode pengajaran di era generasi digital.

Dalam sesi tersebut, Dr. I Made Andi Arsana berbagi pengalaman dan pemikirannya mengenai tantangan serta peluang dunia pendidikan tinggi dalam menghadapi karakteristik Generasi Z yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Diskusi menyoroti pentingnya inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital secara bijak, serta pengembangan lingkungan belajar yang lebih interaktif, relevan, dan berpusat pada mahasiswa.

Sebagai akademisi yang aktif dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Dr. I Made Andi Arsana dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman. Keterlibatannya dalam program nasional seperti Inspiring Lecturer Program menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata civitas akademika DTGD FT UGM dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi Indonesia.

Program Inspiring Lecturer sendiri merupakan inisiatif Paragon Corp yang bertujuan membangun ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dengan menghadirkan para akademisi dan praktisi inspiratif sebagai fasilitator bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia. Melalui program ini, peserta diajak untuk mengeksplorasi pendekatan baru dalam proses belajar mengajar sehingga mampu menjawab kebutuhan generasi mahasiswa masa kini dan masa depan.

Partisipasi Dr. I Made Andi Arsana dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Departemen Teknik Geodesi FT UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam bidang geodesi dan geomatika, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pengembangan kualitas pendidikan tinggi di tingkat nasional.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, sivitas akademika DTGD FT UGM terus berupaya menghadirkan dampak yang lebih luas melalui berbagai kegiatan akademik, profesional, dan pengabdian yang mendukung kemajuan pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Pengabdian untuk Negeri: Dr. Ir. Bilal Ma’ruf Mendampingi Mahasiswa KKN di Mentawai

BeritaKegiatan Mahasiswa Minggu, 21 Juni 2026

Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, 21 Juni 2026 – Sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali berkontribusi dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Tahun 2026 melalui keterlibatan dosen sebagai pembimbing lapangan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu dosen DTGD FT UGM, Dr. Ir. Bilal Ma’ruf, mendapat amanah untuk mendampingi mahasiswa KKN yang bertugas di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Keberangkatan tim KKN ke Kepulauan Mentawai menjadi awal pelaksanaan program pengabdian yang bertujuan mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dimiliki untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Bilal Ma’ruf bertanggung jawab memberikan pendampingan akademik, arahan pelaksanaan program, serta memastikan kegiatan yang dirancang mahasiswa dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kehadiran dosen pembimbing juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan KKN sekaligus memperkuat hubungan antara UGM dan masyarakat di lokasi pengabdian.

Kepulauan Mentawai dikenal sebagai wilayah kepulauan dengan kekayaan budaya, sumber daya alam, dan potensi wisata yang besar. Di sisi lain, kondisi geografis yang khas menghadirkan berbagai tantangan dalam aspek pembangunan, pendidikan, kesehatan, maupun pengelolaan lingkungan. Melalui KKN-PPM, mahasiswa diharapkan dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat untuk mengembangkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Partisipasi Dr. Bilal Ma’ruf dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan dosen dalam KKN tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM yang mengabdi di Kepulauan Mentawai. Semoga seluruh program yang dijalankan dapat berlangsung dengan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kepemimpinan, empati, dan semangat pengabdian.

Mengabdi untuk Negeri, Berkarya Bersama Masyarakat dari Kepulauan Mentawai. 🌏✨

Dosen Teknik Geodesi UGM Dampingi Mahasiswa KKN-PPM UGM di Kepulauan Kei

BeritaKegiatan Mahasiswa Minggu, 21 Juni 2026

Kepulauan Kei, Maluku Tenggara, 21 Juni 2026 – Komitmen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui keterlibatan dosennya dalam program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Tahun 2026. Salah satu dosen DTGD FT UGM, Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, mendapat amanah sebagai dosen pembimbing lapangan bagi mahasiswa KKN yang bertugas di wilayah Kepulauan Kei, Maluku Tenggara.

Keberangkatan tim KKN menuju Kepulauan Kei menandai dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan selama beberapa minggu ke depan. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan merancang solusi bagi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Prof. Leni memiliki peran penting dalam memberikan arahan akademik, pendampingan, serta memastikan program-program yang dijalankan mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Kehadiran dosen pembimbing juga menjadi jembatan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan.

Kepulauan Kei merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar di bidang kelautan, perikanan, pariwisata, dan pengelolaan sumber daya wilayah pesisir. Melalui program KKN-PPM, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, edukasi, pemetaan potensi wilayah, serta pengembangan program yang mendukung pembangunan lokal sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Keterlibatan Prof. Leni dalam program ini mencerminkan peran aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa, program KKN juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM yang ditempatkan di Kepulauan Kei. Semoga kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar, memberikan pengalaman yang bermakna, serta menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Selamat mengabdi dan membawa semangat UGM untuk Indonesia dari Kepulauan Kei. 🌏✨

Menjelajahi Potensi Digital Twin di Berbagai Sektor: Dari Kampus hingga Bawah Laut

Berita Selasa, 16 Juni 2026

Yogyakarta, 16 Juni 2026 – Perkembangan teknologi informasi mendorong hadirnya berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan di berbagai sektor, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi Digital Twin. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama mahasiswa Program Studi S1 Informatika AMIKOM Yogyakarta menggelar forum diskusi akademik pada 15 Juni 2026 di Yogyakarta. Kegiatan yang dipandu oleh Ruli Andaru, Ph.D. ini menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai pemanfaatan Digital Twin sebagai representasi virtual suatu objek, sistem, maupun proses fisik yang mampu dipantau secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Diskusi diawali dengan membahas implementasi Digital Twin di lingkungan kampus sebagai living laboratory. Melalui integrasi sensor Internet of Things (IoT), kampus dapat memiliki replika digital yang mampu memantau penggunaan energi, kondisi bangunan, hingga pola mobilitas sivitas akademika secara real-time. Pendekatan ini dinilai mampu mendukung pengelolaan fasilitas yang lebih efisien, prediksi pemeliharaan infrastruktur, serta optimalisasi penggunaan ruang berdasarkan kebutuhan aktual pengguna.

Pembahasan kemudian berkembang ke berbagai sektor strategis yang dinilai memiliki potensi besar untuk menerapkan Digital Twin, seperti pemantauan lingkungan bawah laut, pengelolaan rantai daur ulang sampah, mitigasi kebakaran hutan, hingga pembangunan kota cerdas. Selain membahas peluang implementasi, peserta juga mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari kesiapan infrastruktur IoT, kapasitas komputasi awan, pemanfaatan kecerdasan buatan, hingga kebutuhan akan sumber daya manusia dan regulasi yang mampu mendukung adopsi teknologi tersebut di Indonesia.

Forum ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri dalam membangun ekosistem inovasi berbasis teknologi digital. Melalui diskusi lintas disiplin, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep Digital Twin, tetapi juga didorong untuk menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan berbasis riset dan kolaborasi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi digital, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui eksplorasi penerapan teknologi untuk pembangunan kota dan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Gagas Kerja Sama Teknologi 3D Intelligent, Departemen Teknik Geodesi UGM Temui Perwakilan CHC Navigation China

Berita Selasa, 16 Juni 2026

Yogyakarta, 16 Juni 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) mengadakan pertemuan strategis bersama perwakilan dari CHC Navigation, Shanghai, China. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (16/6) pukul 10.00 hingga 14.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Country Manager CHC Navigation untuk Indonesia, Jay Zhang, beserta jajaran delegasi, Lee Ye dan Cao Jingpeng. 

Pertemuan resmi ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi terarah dan jamuan makan bersama di Abhayagiri Venue and Dining. Dari pihak Departemen Teknik Geodesi FT UGM, hadir jajaran pengurus dan dosen departemen, antara lain Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D., Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., serta Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan akademik, khususnya melalui pengembangan kegiatan kokurikuler pada pendidikan Program Sarjana Program Studi Teknik Geodesi. Selain itu, pertemuan ini dirancang untuk menginisiasi kerja sama penelitian di lingkungan departemen dengan melibatkan pemanfaatan teknologi terkini di bidang 3D Intelligent.

Dari hasil diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati rencana awal kerja sama program diseminasi terkait penggunaan teknologi 3D Intelligent. Pertemuan ini juga menghasilkan poin kesepakatan mengenai rencana mobilitas mahasiswa ke luar negeri serta penyusunan agenda kolaborasi penelitian bersama di masa mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan penjajakan kemitraan ini berjalan dengan baik dan lancar sebagai langkah awal penguatan institusi di tingkat internasional.

DTGD FT UGM dan SKALA Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaPelatihan Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 8–12 Juni 2026 – Melalui kolaborasi bersama SKALA, Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 8–12 Juni 2026.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Melalui pelatihan ini, SKALA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong transformasi digital. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan data pajak daerah yang lebih modern dan terintegrasi dengan teknologi pemetaan.

Pelatihan diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan SKALA, diantaranya SKALA, Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Pemerintah Daerah Gianyar, Pemerintah Daerah Lombok Timur, Pemerintah Daerah Sragen, Pemerintah Daerah Papua Pegunungan, Pemerintah Daerah Papua Tengah, Pemerintah Daerah Aceh, Pemerintah Daerah Surakarta, Pemerintah Daerah Maluku, Pemerintah Daerah Kalimantan Utara, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Daerah Gorontalo, Pemerintah Daerah Probolinggo, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat.

Rangkaian pelatihan ini diikuti secara penuh oleh seluruh peserta dari awal hingga akhir. Suasana kelas berjalan interaktif, terutama saat memasuki sesi praktik pengolahan data spasial dan bedah studi kasus. Para peserta tampak aktif bertukar pikiran mengenai penerapan teknologi SIG untuk kebutuhan pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, hingga strategi optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah.

Membuka jalannya pelatihan pada Senin, 8 Juni 2026, Prof. Trias dalam sambutannya menekankan urgensi integrasi data geospasial di sektor pemetaan wilayah. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci utama dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang tidak hanya akurat dan efisien, tetapi juga berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. mengawali sesi dengan memaparkan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Pemaparan dilanjutkan oleh Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. yang mengulas materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Sebagai penutup hari pertama, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. menyampaikan materi  mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Memasuki hari kedua, peserta menerima pembekalan materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik bersama Krishna Duta Wibisono, S.T. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. yang membahas materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga dibuka terlebih dahulu dengan sesi praktik yang dipandu oleh Krishna Duta Wibisono, S.T.  Selanjutnya, Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, yang kemudian disusul sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng. kembali membawakan sesi praktik yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Penyusunan Peta ZNT oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. Peserta juga diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta benar-benar memahami sekaligus mampu mengaplikasikan teori dan praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam pidato penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan partisipasi aktif seluruh peserta sepanjang acara.

Prof. Trias berharap wawasan serta pengalaman yang didapatkan selama lima hari ini dapat segera diterapkan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus disebarluaskan ke instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui inisiasi ini, DTGD FT UGM juga berharap sinergi antara akademisi dan jajaran pemerintahan dapat terus diperkuat guna mendorong sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, serta berbasis teknologi geospasial.

Fakultas Teknik UGM Tawarkan Beasiswa Doktor untuk Riset Geospasial, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan

BeasiswaBerita Rabu, 10 Juni 2026

Yogyakarta, 4 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) kembali membuka pendaftaran Program Beasiswa Doktor untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Program beasiswa ini menawarkan bantuan biaya kuliah penuh (UKT) sesuai tarif yang berlaku untuk jangka waktu maksimal 6 semester.

Untuk periode ini, Program Studi Doktor Teknik Geomatika menyediakan tiga topik penelitian strategis yang dapat dipilih oleh para calon pendaftar, yaitu:

  1. Development of an Integrated Spatio-Temporal Deformation Modeling and Monitoring System Based on GNSS, InSAR, UAV, and Artificial Intelligence for Geodynamic and Infrastructure Risk Mitigation (Promotor: Prof. Nurrohmat Widjajanti).
  2. Digital Twin of Lava Flood Mitigation Based on DEM and Multi-Temporal SAR Imagery (Promotor: Prof. Leni Sophia Heliani).
  3. Estimation of Mangrove Carbon Stock Utilizing Deep Learning through the Integration of Multi-Sensor Remote Sensing Data (Promotor: Prof. Harintaka).

Persyaratan dan Ketentuan Pendaftaran Calon pelamar diwajibkan memenuhi beberapa kriteria akademik dan dokumen pemenuhan standar UGM, antara lain:

  • Memilih salah satu dari tiga topik penelitian yang tersedia.
  • Memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,50 pada skala 4.
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dari institusi yang diakui UGM dengan skor ekuivalen minimal 500.
  • Memiliki sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi yang diakui UGM dengan skor ekuivalen minimal 550.
  • Menyusun dan mengunggah proposal penelitian dalam format PDF yang relevan dengan topik pilihan, mengikuti format resmi pada tautan http://ugm.id/PSFOEUGM.

Prosedur dan Jadwal Penting Proses pengajuan dilakukan secara paralel melalui dua tahapan. Pertama, pendaftar wajib mengisi formulir beasiswa di portal resmi http://ugm.id/doctoralscholarshipftugm. Kedua, pendaftar juga harus menyelesaikan registrasi admisi universitas melalui portal https://admissions.ugm.ac.id/enrollment/public/.

Berikut adalah lini masa penting yang wajib diperhatikan oleh seluruh pelamar:

  • Tenggat Pendaftaran Beasiswa: 15 Juni 2026, pukul 15.00 WIB
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 25 Juni 2026, pukul 15.00 WIB
  • Tenggat Registrasi Admisi UGM: 30 Juni 2026, pukul 15.00 WIB

Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa ini dapat diakses dengan menghubungi Layanan Hotline Fakultas Teknik melalui tautan WhatsApp resmi di http://wa.me/6285290994065.

ANALISIS DAN PENGEMBANGAN MODEL GEOID REGIONAL BERBASIS DATA AIRBORNE GRAVITY: KONTRIBUSI KOLABORATIF UGM, BIG, DAN PENELITI TAIWAN DALAM GEODESI MODERN

BeritaPenelitian Jumat, 29 Mei 2026

YOGYAKARTA, Mei 2026— Dalam rangka akselerasi penyediaan jaring kontrol geodesi vertikal yang presisi di Indonesia, sebuah riset kolaboratif berskala internasional berhasil mempublikasikan metodologi mutakhir dalam pemodelan geoid regional. Penelitian ilmiah ini mengintegrasikan data gravitasi udara (airborne gravity) hasil kerja sama lintas institusi antara Badan Informasi Geospasial (BIG), Universitas Gadjah Mada (UGM), serta institusi akademik dan riset terkemuka di Taiwan dan Denmark.

Studi komprehensif ini digawangi oleh Prof. Leni Sophia Heliani dari Departemen Teknik Geodesi UGM, Arisauna Maulidyan Pahlevi dari BIG, serta jajaran pakar geodesi dari Taiwan, yakni Hsuan-Chang Shih, Yu-Shen Hsiao, dan Cheinway Hwang. Keberhasilan penelitian ini juga didukung secara fundamental oleh ketersediaan basis data spasial hasil survei airborne gravity kolektif yang melibatkan BIG, Technical University of Denmark (DTU), serta tim riset gravitasi dari National Chiao Tung University (NCTU) Taiwan.

Secara akademis, artikel ilmiah yang mendokumentasikan temuan ini telah resmi dirilis secara daring pada tanggal 2 Desember 2025 dan dialokasikan untuk volume publikasi tahun 2026 (2026, 37:1). Guna menjamin diseminasi ilmu pengetahuan secara global, artikel ini mengadopsi skema publikasi Open Access langsung sejak tanggal peluncurannya di bawah Creative Commons Attribution 4.0 International License. Hal ini memungkinkan komunitas akademik dan praktisi geospasial internasional untuk menelaah secara kritis, mereplikasi, serta mengembangkan metodologi yang dipaparkan tanpa hambatan aksesibilitas literatur.

Reduksi Derau dan Integrasi Data Gravitasi

Fokus utama dari penelitian ini adalah mengatasi tantangan klasik dalam pemodelan geoid regional di wilayah kepulauan seperti Indonesia, dimana variasi topografi yang ekstrem dan keterbatasan data gravitasi terestrial sering kali menjadi batasan utama. Penggunaan data airborne gravity menjadi solusi krusial karena mampu menjembatani gap data antara wilayah daratan dan lautan secara kontinu.

Secara metodologis, riset ini menyoroti teknik penyelarasan dan reduksi derau (noise filtering) pada data densitas tinggi hasil survei udara yang diintegrasikan dengan model gravitasi global (GGM). Kolaborasi ini berhasil merumuskan pendekatan koreksi medan digital (terrain correction) yang lebih adaptif terhadap karakteristik pemanjangan gelombang spasial di wilayah ekuator. Sinergi data antara BIG, DTU, dan NCTU terbukti mampu mereduksi ketidakpastian (uncertainty) dalam estimasi anomali gravitasi, yang pada gilirannya meningkatkan ketelitian geoid regional secara signifikan.

Implikasi Akademis dan Praktis bagi Geodesi Nasional

Secara akademis, publikasi ini memperkaya khazanah literatur mengenai penerapan teori sferoid dalam geodesi fisik, khususnya pada optimalisasi transformasi tinggi orthometrik dari pengukuran berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS). Bagi Indonesia, kontribusi Prof. Leni beserta tim peneliti ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi untuk mendukung implementasi Sistem Referensi Geospasial Nasional (SRGN).

Dengan model geoid yang lebih presisi, proses penentuan tinggi seketika (real-time leveling) menggunakan GPS/GNSS dapat dilakukan dengan tingkat akurasi mencapai skala sentimeter. Implikasi praktisnya akan dirasakan langsung pada efisiensi pemetaan tata ruang, perencanaan infrastruktur skala besar, pemantauan kenaikan permukaan air laut, hingga mitigasi bencana geodetik seperti amblesan tanah (land subsidence). Keberhasilan publikasi transnasional ini menegaskan posisi akademisi Indonesia di garda depan riset geodetik global melalui kemitraan strategis yang solid.

Sumber : https://link.springer.com/article/10.1007/s44195-025-00119-4

DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaLatihanPelatihan Jumat, 22 Mei 2026

Yogyakarta, 18–22 Mei 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) bekerja sama dengan Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 18–22 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Keuangan dalam menghadapi transformasi digital pengelolaan data pajak daerah yang semakin terintegrasi dengan teknologi geospasial.

Pelatihan diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, di antaranya Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Sekretariat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Direktorat Pembiayaan dan Perekonomian Daerah, Direktorat Penilaian pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktorat Dana Transfer Khusus, serta Direktorat Sistem Perimbangan Keuangan.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan secara penuh dari hari pertama hingga hari terakhir. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi praktik pengolahan data spasial dan diskusi studi kasus. Para peserta aktif berdiskusi mengenai implementasi teknologi SIG untuk mendukung pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, serta optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah di Indonesia.

Pelatihan dibuka pada Senin, 18 Mei 2026, oleh Sekretaris Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemanfaatan data geospasial dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang lebih akurat, efisien, dan berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. menyampaikan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Selanjutnya, Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. memberikan materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Hari pertama ditutup oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dengan materi mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Pada hari kedua, peserta memperoleh materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik oleh Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. menyampaikan materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga diisi oleh Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. yang membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, dilanjutkan dengan sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, peserta diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta memahami dan mampu mengimplementasikan teori maupun praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi pelatihan, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta selama pelatihan berlangsung.

Prof. Trias berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan di lingkungan kerja masing-masing serta disebarluaskan kepada instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui pelatihan ini, DTGD FT UGM juga berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dapat terus diperkuat dalam mendukung pengembangan sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, dan berbasis teknologi geospasial.

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM

BeritaKuliah Umum Jumat, 22 Mei 2026

Yogyakarta, 22 Mei 2026 – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar Arif Havas Oegroseno, S.H., LL.M., memberikan kuliah umum di Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kuliah umum ini mengangkat tema “Diplomasi Indonesia dalam Peta Geopolitik Global”, sebuah isu yang semakin relevan di tengah dinamika politik internasional, persaingan ekonomi global, konflik geopolitik antarnegara, serta perkembangan teknologi yang memengaruhi hubungan internasional dan posisi strategis Indonesia di dunia. Kuliah umum ini terbuka bagi seluruh mahasiswa program sarjana, magister, dan doktor di DTGD FT UGM, serta diwajibkan bagi mahasiswa pada mata kuliah Pengelolaan Wilayah Pesisir, Bahasa Indonesia, dan Penetapan dan Penegasan Batas Laut. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00–11.00 WIB di Ruang III.4 Lantai 3 DTGD FT UGM.

Antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sekitar 200 peserta hadir memadati ruang perkuliahan III.4 hingga seluruh kapasitas ruangan terisi penuh. Selain mahasiswa Teknik Geodesi, kuliah umum ini juga dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi lain di Fakultas Teknik UGM, seperti Teknik Fisika dan Pembangunan Wilayah, serta mahasiswa internasional asal Filipina.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Menteri Luar Negeri RI atas kesediaannya hadir untuk memberikan kuliah umum di DTGD FT UGM. Dalam sambutannya, Prof. Selo menekankan pentingnya diplomasi dalam memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional, termasuk dalam membangun kolaborasi global di bidang pendidikan, penelitian, dan teknologi. Menurut beliau, kerja sama internasional yang kuat tidak dapat dilepaskan dari kemampuan diplomasi yang baik. Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami dinamika geopolitik dunia agar mampu berkontribusi dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Kuliah umum dimoderatori oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D. Dalam pengantarnya, beliau memperkenalkan Duta Besar Arif Havas Oegroseno sebagai salah satu diplomat senior Indonesia yang memiliki pengalaman panjang dalam diplomasi internasional, termasuk keterlibatannya dalam berbagai forum strategis terkait hukum laut dan hubungan internasional. Selain aktif sebagai diplomat, beliau juga dikenal sebagai penulis dan pemikir di bidang geopolitik dan diplomasi.

Dalam paparannya, Duta Besar Arif Havas Oegroseno mengawali kuliah umum dengan sesi interaktif bersama mahasiswa. Beliau menggali pemikiran mahasiswa mengenai prinsip politik luar negeri Indonesia, perkembangan teknologi global, kawasan-kawasan strategis yang terdampak konflik geopolitik, serta kontribusi generasi muda dalam menghadapi tantangan global saat ini.

Pembahasan kuliah umum dibagi menjadi tiga fase perkembangan politik luar negeri Indonesia, yaitu politik bebas aktif pada awal kemerdekaan hingga 1960-an, politik bebas aktif pada masa Cold War (1960-an–1992), serta politik bebas aktif pada era geopolitical chaos pasca-Cold War. Melalui penjelasan yang sistematis dan mendalam, beliau memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai perkembangan strategi diplomasi Indonesia dari masa ke masa. Beliau menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip “bebas aktif” bukan berarti bersikap netral tanpa posisi. Sebaliknya, bebas aktif merupakan bentuk sikap politik Indonesia yang tidak berpihak pada kekuatan besar tertentu, namun tetap aktif dalam membangun perdamaian dunia dan membentuk tatanan internasional yang adil.

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Selain itu, Wakil Menteri juga menjelaskan kondisi geopolitik global saat ini, termasuk persaingan geopolitik di berbagai kawasan dunia dan bagaimana teknologi, ekonomi, energi, hingga rantai pasok global dapat menjadi instrumen strategis antarnegara. Beliau turut memaparkan berbagai strategi Indonesia dalam menghadapi tantangan global, seperti penguatan kerja sama internasional di bidang energi, semikonduktor, mineral kritis, serta sektor-sektor strategis lainnya. Dalam pemaparannya, beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda terdidik dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat posisi Indonesia di masa depan. Menurutnya, semangat persatuan dan visi kebangsaan yang pernah ditunjukkan para founding fathers pada tahun 1928 perlu terus diwariskan kepada generasi muda saat ini. Di akhir pemaparannya, beliau menegaskan bahwa salah satu tantangan utama Indonesia ke depan adalah mewujudkan kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi kekuatan nasional di tengah ketidakpastian global.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung sangat aktif. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait kondisi geopolitik global dan posisi Indonesia saat ini, mulai dari isu inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, konflik internasional, hingga strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas bidang STEM di Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga menanyakan kontribusi ilmu geodesi dan geospasial dalam mendukung diplomasi, pengelolaan wilayah, dan kepentingan strategis nasional. Kuliah umum ditutup dengan harapan dari Wakil Menteri Luar Negeri RI agar ke depan dapat terjalin kerja sama dan kolaborasi lebih lanjut antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dengan Universitas Gadjah Mada, khususnya Departemen Teknik Geodesi, dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kontribusi Indonesia di tingkat global.

1234…11

Agenda

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Berita Terakhir

  • Dosen Teknik Geodesi UGM Ikuti Pembekalan OCEAN Traitness untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pembelajaran
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Gelar Pertemuan Orang Tua dan Wali Mahasiswa Baru 2026
  • Semarakkan HUT RI ke-81, Kontingen Departemen Teknik Geodesi Raih Berbagai Juara di Lomba FT UGM
  • Tingkatkan Kemampuan Pemetaan 3D, Departemen Teknik Geodesi FT UGM Gelar Pelatihan Pemodelan 3D LOD 3 untuk Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta
  • Dosen Teknik Geodesi UGM Presentasikan Penelitian pada XXV ISPRS Congress 2026 di Toronto
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY