Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs9
  • SDGs9
Arsip:

SDGs9

Info Day Teknik Geodesi UGM Bekali Mahasiswa Baru S1 dan S2 dengan Pengenalan Program Studi dan Perkuliahan

Berita Rabu, 12 Agustus 2026

Yogyakarta, 12 Agustus 2026 — Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan rangkaian Info Day bagi mahasiswa baru Program Sarjana Teknik Geodesi dan Program Magister Teknik Geomatika pada Rabu (12/8). Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, struktur program studi, serta berbagai aspek perkuliahan yang akan dijalani selama menempuh pendidikan di Departemen Teknik Geodesi UGM.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan Departemen Teknik Geodesi sekaligus diarahkan untuk mempersiapkan diri dalam menjalani proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Pada sesi Info Day Program Sarjana Teknik Geodesi, mahasiswa baru mendapatkan penjelasan mengenai bidang keilmuan Teknik Geodesi yang disampaikan oleh Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengenalan dosen, Dosen Pembimbing Akademik (DPA), struktur kurikulum, serta mata kuliah yang akan ditempuh mahasiswa selama masa studi.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah pendampingan pengisian Kartu Rencana Studi (KRS). Mahasiswa baru semester pertama memperoleh arahan dalam menentukan dan mengisi mata kuliah yang akan diambil pada semester awal, sehingga mahasiswa memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai perjalanan akademiknya.

Sementara itu, pada Info Day Program Magister Teknik Geomatika, mahasiswa baru memperoleh pengenalan mengenai Program Magister Teknik Geomatika yang disampaikan oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D. Selain memperkenalkan dosen dan DPA, kegiatan ini juga memberikan gambaran mengenai struktur kurikulum, mata kuliah, serta skema perkuliahan pada jenjang magister.

Mahasiswa baru Program Magister Teknik Geomatika juga mendapatkan pendampingan dalam proses pengisian KRS semester pertama. Sesi ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memahami pilihan mata kuliah dan skema pembelajaran yang akan menjadi bagian dari perjalanan akademik mereka di Departemen Teknik Geodesi UGM.

Melalui rangkaian Info Day ini, Departemen Teknik Geodesi UGM berupaya memberikan bekal awal bagi mahasiswa baru, baik pada jenjang sarjana maupun magister, agar dapat memahami lingkungan akademik, struktur pembelajaran, serta arah studi yang akan ditempuh. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi mahasiswa baru untuk memulai perjalanan akademik dengan lebih siap dan terarah.

Pelatihan Pembuatan Model 3D LOD 3 Departemen Teknik Geodesi FT UGM Resmi Selesai

BeritaPelatihan Senin, 10 Agustus 2026

Yogyakarta, 7 Agustus 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) resmi menyelesaikan seluruh rangkaian Pelatihan Pembuatan Model 3D Level of Detail (LOD) 3 berbasis teknologi LiDAR Oblique, Mobile LiDAR, dan Kamera 360. Program pelatihan intensif yang ditujukan bagi jajaran personel Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CITATA) Provinsi DKI Jakarta ini tuntas dilaksanakan hingga gelombang terakhir pada Jumat (7/8).

Pelaksanaan kegiatan meliputi pembekalan materi teoretis, praktik akuisisi data lapangan dengan sensor drone oblique, mobile LiDAR (SLAM), dan kamera 360, hingga tahap pemrosesan data point cloud. Para peserta juga dibekali teknik rekonstruksi pemodelan bangunan LOD 3 berbasis perangkat lunak teknis, pengisian data atribut, serta integrasi model ke dalam platform digital twin.

Dengan selesainya seluruh gelombang pelatihan ini, kolaborasi antara Departemen Teknik Geodesi FT UGM dan Dinas CITATA DKI Jakarta diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas SDM serta percepatan tata kelola data geoinformatika dan pemodelan kota secara digital.

Tingkatkan Kemampuan Pemetaan 3D, Departemen Teknik Geodesi FT UGM Gelar Pelatihan Pemodelan 3D LOD 3 untuk Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta

BeritaPelatihan Jumat, 31 Juli 2026

Yogyakarta, 31 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) sukses menyelenggarakan Pelatihan Pembuatan Model 3D Level of Detail (LOD) 3 berbasis teknologi LiDAR Oblique, Mobile LiDAR, dan Kamera 360. Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai Senin (27/7) hingga Jumat (31/7), ini diikuti oleh jajaran personel dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (CITATA) Provinsi DKI Jakarta.

Rangkaian acara diawali pada Senin (27/7) melalui pembukaan resmi dan penyampaian sambutan oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., serta perwakilan dari Dinas CITATA DKI Jakarta, yang dilanjutkan dengan penyerahan simbolis oleh Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU.Sesi materi diawali oleh Prof. Trias Aditya mengenai standar format model 3D LOD 3 berbasis data point cloud LiDAR. Selanjutnya, Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T. mengenalkan konsep drone oblique, mobile LiDAR, dan kamera 360, disusul penjelasan pemrosesan data foto serta LiDAR oleh Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng.. Sesi hari pertama ditutup oleh Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. yang mengulas pemanfaatan dan implementasi nyata model 3D LOD 3.

Memasuki hari kedua, Selasa (28/7), kegiatan berfokus pada praktik akuisisi dan pengolahan data lapangan. Para peserta melakukan praktik pengoperasian drone oblique, mobile LiDAR (SLAM), dan kamera 360. Pengolahan data dilakukan secara intensif mencakup produksi point cloud, DEM, orthophoto, strip adjustment, hingga penggabungan data drone dan kamera 360 di bawah pendampingan tim yang dipimpin oleh Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D., Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU., Mohamad Bagas Setiawan, S.T., M.Eng., dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng.

Agenda pada Rabu (29/7) diawali dengan praktik penggabungan data point cloud dari drone oblique dan SLAM LiDAR di bawah bimbingan Mohamad Bagas, M.Eng. dan didampingi oleh tim. Selanjutnya, Calvin Wijaya, M.Eng. memandu peserta dalam melakukan klasifikasi point cloud dan pembuatan Digital Terrain Model (DTM), sebelum akhirnya ditutup dengan praktik rekonstruksi awal model 3D bangunan LOD 3 memanfaatkan perangkat lunak SketchUp.

Berlanjut ke tahap pemodelan tingkat lanjut pada Kamis (30/7), para peserta diajak mendalami rekonstruksi bangunan LOD 3 menggunakan software Revit bersama
Dr. Yulaikhah. Sesi berikutnya diisi oleh Ruli Andaru, Ph.D. yang mengawal materi texturing untuk memberi detail visual realistis pada model. Rangkaian teknis hari ini kemudian dirampungkan oleh Calvin Wijaya, M.Eng., melalui pelatihan pengisian data atribut serta proses konversi format model 3D LOD 3.

Pelatihan ditutup pada Jumat (31/7) dengan materi integrasi model 3D ke platform digital twin oleh Ruli Andaru, Ph.D., serta pengenalan model 3D LOD 4 dan sensor Internet of Things (IoT) oleh Prof. Trias Aditya. Rangkaian kegiatan diakhiri dengan evaluasi post-test oleh Dr. Yulaikhah, sesi sharing dan refleksi bersama Prof. Trias Aditya dan Dr. Purnama Budi Santosa, serta penutupan resmi seluruh agenda pelatihan gelombang pertama.

Dosen Teknik Geodesi UGM Presentasikan Penelitian pada XXV ISPRS Congress 2026 di Toronto

BeritaPenelitian Senin, 27 Juli 2026

Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Febrian Fitryanik Susanta, mempresentasikan penelitian pada XXV International Society for Photogrammetry and Remote Sensing (ISPRS) Congress 2026 yang diselenggarakan pada 4–11 Juli 2026 di Metro Toronto Convention Centre, Toronto, Kanada. Febrian saat ini juga sedang menempuh pendidikan doktoral di Department of Geomatics, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan.

ISPRS Congress merupakan agenda ilmiah utama yang diselenggarakan setiap empat tahun oleh International Society for Photogrammetry and Remote Sensing. Didirikan pada 1910, ISPRS merupakan organisasi internasional tertua yang menaungi bidang fotogrametri, penginderaan jauh, dan ilmu informasi spasial. Kongres ini mempertemukan komunitas akademik, lembaga pemerintah, organisasi profesi, serta industri geospasial dari berbagai negara.

Penyelenggaraan ISPRS Congress 2026 menghadirkan rangkaian sesi pleno, presentasi ilmiah, sesi poster, tutorial, forum tematik, pameran teknologi, serta kegiatan jejaring internasional. Kongres ini mencakup 1.327 presentasi, yang terdiri atas 775 presentasi oral dan 552 presentasi poster. Presentasi oral tersebut diselenggarakan dalam 137 sesi yang mencakup lima komisi teknis ISPRS, sesi tematik, sesi khusus, Canadian Symposium on Remote Sensing, dan sesi aplikasi.

Dalam kongres tersebut, Febrian mempresentasikan penelitian berjudul Modeling Dynamic Walkability to Support Time-Based Route Planning for Older Adults pada sesi WG IV/10: Applied Spatial Science for Public Health. Penelitian tersebut disusun bersama Associate Professor Pei-Fen Kuo dan I Gede Brawiswa Putra serta diterima untuk dipublikasikan dalam The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences (https://www.isprs2026toronto.com/proceedings-schedule). Kegiatan penelitian Febrian di NCKU dilaksanakan melalui Spatial Social Sciences Laboratory, Department of Geomatics, di bawah bimbingan Associate Professor Pei-Fen Kuo.

Partisipasi Febrian dalam ISPRS Congress 2026 memperoleh dukungan dari Prof. Fuh-Gwo Yuan Endowed Scholarship, College of Engineering, National Cheng Kung University, serta National Science and Technology Council (NSTC) Funding Program for Graduate Students Attending International Conferences, Taiwan, melalui nomor grant NSTC-115-2922-I-006-075. Dukungan pendanaan tersebut memberikan kesempatan bagi Febrian untuk mempresentasikan hasil penelitian, mengikuti perkembangan terbaru di bidang geospasial, serta berdiskusi langsung dengan peneliti dan praktisi internasional. Sesi ilmiah, pameran teknologi, dan kegiatan jejaring juga memperluas peluang kolaborasi serta memperkuat kapasitas penelitian dalam bidang GIS, mobilitas perkotaan, dan analisis spasial.

Keikutsertaan ini mencerminkan peran aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam forum ilmiah internasional. Partisipasi pada kongres berskala global seperti ISPRS Congress juga menjadi bagian penting dalam penguatan jejaring institusi, peningkatan kualitas penelitian, serta pengembangan kolaborasi antara UGM, NCKU, dan komunitas geospasial dunia.

Pelatihan Pembuatan Model 3D LOD 3 Resmi Dibuka di Departemen Teknik Geodesi FT UGM

BeritaPelatihan Senin, 27 Juli 2026

Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) resmi membuka Pelatihan Pembuatan Model 3D Level of Detail (LOD) 3 pada Senin (27/7). Program pelatihan bagi Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan, mulai 27 Juli hingga 7 Agustus 2026.

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. Seluruh rangkaian pelatihan terbagi menjadi dua gelombang (batch) yang masing-masing berlangsung selama lima hari. Gelombang pertama yang dimulai hari ini diikuti oleh 16 peserta, berfokus pada pemanfaatan teknologi LiDAR Oblique, Mobile LiDAR, serta kamera 360 untuk pemodelan data spasial perkotaan.

Prestasi Membanggakan, Sivitas Akademika Departemen Teknik Geodesi UGM Raih Tiga Penghargaan pada GEOICON 2026

ArtikelBerita Kamis, 23 Juli 2026

Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi pada ajang The 11th Geomatics International Conference (GEOICON) 2026 yang diselenggarakan di Surabaya. Pada penutupan konferensi, sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi, yaitu dua penghargaan Best Oral Presentation dan satu penghargaan Best Poster.

Prestasi pertama diraih oleh Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. melalui penelitian berjudul “Estimating Three-Dimensional Secular Motion Along the Palu-Koro Fault Zone Based on Integrated InSAR and GNSS Observation”. Penelitian tersebut memperoleh penghargaan Best Oral Presentation atas kontribusinya dalam pemanfaatan integrasi data Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) dan Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk mengestimasi pergerakan tiga dimensi pada zona Sesar Palu-Koro. Pendekatan tersebut memberikan informasi penting dalam pemantauan deformasi kerak bumi serta mendukung upaya mitigasi bencana geologi di Indonesia.

Penghargaan Best Oral Presentation kedua diraih melalui penelitian berjudul “Parcel-Based Spatial Assessment of Economic Losses from Land Subsidence-Induced Tidal Flooding in North Semarang District” yang dipresentasikan oleh Yofita Indah Saputri dengan Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. sebagai penulis pendamping sekaligus corresponding author. Penelitian ini mengembangkan pendekatan berbasis bidang tanah (parcel-based assessment) untuk mengidentifikasi dan mengestimasi kerugian ekonomi akibat banjir rob yang dipicu oleh penurunan muka tanah di Kecamatan Semarang Utara. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan mitigasi dan perencanaan wilayah pesisir yang lebih adaptif.

Sementara itu, penghargaan Best Poster diraih oleh Iqbal Hanun Azizi, S.T. bersama tim peneliti melalui penelitian berjudul “Comparative Assessment of Time-of-Flight and Phase-Shift Laser Scanning Technologies for Automated 3D Mesh Generation in Support of National Spatial Data Infrastructure Development”. Penelitian ini membandingkan performa teknologi Time-of-Flight dan Phase-Shift Laser Scanning dalam menghasilkan model 3D mesh secara otomatis untuk mendukung pengembangan National Spatial Data Infrastructure (NSDI). Selain dipresentasikan pada sesi oral presentation, penelitian tersebut juga ditampilkan dalam sesi poster dan berhasil memperoleh penghargaan Best Poster berkat kontribusinya dalam pengembangan teknologi akuisisi data geospasial tiga dimensi.

Keberhasilan meraih dua penghargaan Best Oral Presentation dan satu penghargaan Best Poster menunjukkan kualitas penelitian yang dikembangkan oleh sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM mampu bersaing di tingkat internasional. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas inovasi, kualitas ilmiah, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu geodesi, geomatika, dan teknologi geospasial.

Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Departemen Teknik Geodesi UGM dalam mengembangkan riset yang berdampak, memperluas kolaborasi internasional, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai tantangan di bidang geospasial.

Departemen Teknik Geodesi UGM Presentasikan Delapan Penelitian pada GEOICON 2026 di Surabaya

ArtikelBerita Kamis, 23 Juli 2026

Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu geodesi dan geomatika di tingkat internasional dengan menghadiri The 11th Geomatics International Conference (GEOICON) 2026 yang diselenggarakan di Surabaya pada 15–16 Juli 2026. Mengusung tema “Geospatial Technology for Mapping the Future: Climate Resilience and Geospatial Intelligence for Multi-Hazard Early Warning”, konferensi ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, pemerintah, dan praktisi geospasial dari berbagai negara untuk berbagi inovasi dan hasil penelitian terkini.

Pada kesempatan tersebut, Departemen Teknik Geodesi UGM mengirimkan delegasi yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Program Magister. Perwakilan dosen meliputi Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T., IPU., Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D., Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc., dan Calvin Wijaya, M.Eng. Unsur tenaga kependidikan diwakili oleh Iqbal Hanun Azizi, S.T., sedangkan mahasiswa Program Magister yang berpartisipasi adalah Listiyo Fitri, Muhammad Apriliano Bagaskara, dan Muhammad Rakha Fadhila.

Dalam konferensi tersebut, sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM mempresentasikan sembilan penelitian pada sesi oral presentation. Penelitian-penelitian tersebut mencerminkan keberagaman topik riset yang dikembangkan di Departemen Teknik Geodesi UGM, mulai dari penginderaan jauh, kecerdasan buatan, geodesi satelit, mobile laser scanning, hingga analisis spasial.

Di bidang penginderaan jauh, Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T., IPU. mempresentasikan penelitian berjudul “New Pipeline in Image Enhancement for Extraction of Land Cover Based on Multitemporal Spectral Index from Medium-Resolution Satellite Imagery”. Penelitian ini mengembangkan pendekatan baru dalam peningkatan kualitas citra satelit menggunakan indeks spektral multitemporal untuk meningkatkan akurasi ekstraksi tutupan lahan pada citra resolusi menengah.

Masih pada bidang pemanfaatan teknologi geospasial berbasis kecerdasan buatan, Calvin Wijaya, M.Eng. mempresentasikan penelitian “Deep Learning Architectures for Occluded Building Extraction in Urban Climate Resilience”. Penelitian tersebut mengevaluasi penerapan berbagai arsitektur deep learning untuk mengekstraksi objek bangunan yang tertutup (occluded buildings) dari data penginderaan jauh, sehingga dapat mendukung penyediaan informasi spasial yang lebih akurat bagi perencanaan kota dan peningkatan ketahanan kawasan perkotaan terhadap perubahan iklim.

Pada bidang geodesi satelit, Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. bersama tim peneliti, termasuk Muhammad Rakha Fadhila, mempresentasikan penelitian “Estimating Three-Dimensional Secular Motion Along the Palu-Koro Fault Zone Based on Integrated InSAR and GNSS Observation”. Penelitian ini memanfaatkan integrasi data InSAR dan GNSS untuk mengestimasi pergerakan tiga dimensi pada zona Sesar Palu-Koro sebagai bagian dari kajian deformasi kerak bumi.

Kontribusi mahasiswa Program Magister juga terlihat melalui penelitian “Evaluating Control Point Configurations for Mobile Laser Scanning Trajectory Adjustment under GNSS Error Propagation” yang dipresentasikan oleh Listiyo Fitri. Penelitian tersebut mengevaluasi pengaruh konfigurasi titik kontrol terhadap proses penyesuaian lintasan (trajectory adjustment) pada sistem Mobile Laser Scanning dalam kondisi propagasi kesalahan GNSS sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil pemetaan tiga dimensi.

Sementara itu, Muhammad Apriliano Bagaskara mempresentasikan dua penelitian sekaligus. Penelitian pertama berjudul “Development of a Contactless 3D Coordinate Measurement System Through the Integration of a Low-Cost GNSS Module and Smartphone-Based Imaging”, yang mengembangkan sistem pengukuran koordinat tiga dimensi tanpa kontak melalui integrasi modul GNSS berbiaya rendah dengan pencitraan berbasis telepon pintar. Penelitian kedua berjudul “Quantifying Benthic Habitat Change in Calatagan, Batangas, Philippines Using Sentinel-2 and Linear Spectral Unmixing”, yang memanfaatkan citra Sentinel-2 dan metode Linear Spectral Unmixing untuk mengidentifikasi perubahan habitat bentik di wilayah pesisir Calatagan, Filipina.

Kontribusi Departemen Teknik Geodesi UGM dalam bidang analisis spasial juga ditunjukkan melalui dua penelitian yang melibatkan Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. sebagai penulis. Penelitian pertama berjudul “Spatial Analysis of Toponymic Shifting Based on Public Perception: Evidence from Four Urban Areas in Indonesia”, yang mengkaji dinamika perubahan nama tempat berdasarkan persepsi masyarakat di empat kawasan perkotaan Indonesia. Penelitian kedua berjudul “Parcel-Based Spatial Assessment of Economic Losses from Land Subsidence-Induced Tidal Flooding in North Semarang District”, yang menganalisis kerugian ekonomi akibat banjir rob yang dipicu oleh penurunan muka tanah menggunakan pendekatan berbasis bidang tanah (parcel-based assessment).

Selain itu, Iqbal Hanun Azizi, S.T. bersama tim peneliti mempresentasikan penelitian “Comparative Assessment of Time-of-Flight and Phase-Shift Laser Scanning Technologies for Automated 3D Mesh Generation in Support of National Spatial Data Infrastructure Development”. Penelitian ini membandingkan teknologi Time-of-Flight dan Phase-Shift Laser Scanning dalam menghasilkan model 3D mesh secara otomatis sebagai bagian dari pengembangan National Spatial Data Infrastructure (NSDI). Selain dipresentasikan pada sesi oral presentation, penelitian tersebut juga terpilih sebagai poster presentation, sehingga memperoleh kesempatan untuk ditampilkan pada sesi poster sebagai salah satu karya ilmiah yang mendapat apresiasi dalam konferensi.

Partisipasi aktif dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa pada GEOICON 2026 menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun budaya riset di Departemen Teknik Geodesi UGM. Kehadiran berbagai topik penelitian yang dipresentasikan mencerminkan kemampuan departemen dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi geospasial untuk menjawab tantangan di bidang kebencanaan, lingkungan, infrastruktur, serta pembangunan berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan pada GEOICON 2026, Departemen Teknik Geodesi UGM memperkuat komitmennya untuk meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi nasional maupun internasional, serta mendorong diseminasi hasil riset pada forum ilmiah bereputasi. Diharapkan, partisipasi ini tidak hanya meningkatkan visibilitas Departemen Teknik Geodesi UGM di tingkat internasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu geodesi, geomatika, dan teknologi geospasial di Indonesia maupun dunia.

Departemen Teknik Geodesi UGM dan Teknik Geomatika ITS Jajaki Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Berita Kamis, 16 Juli 2026

Yogyakarta, 16 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi FT UGM menyambut kunjungan delegasi dari Departemen Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada Kamis (16/7). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB di Ruang Sidang 2 Lantai 3 ini bertujuan untuk mendiskusikan penjajakan kerja sama strategis di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Kunjungan 10 orang perwakilan ITS ini sekaligus dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada salah satu kandidat doktor, Udiana Wahyu Deviantari.

Jalannya diskusi ini dipimpin oleh Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. dari pihak UGM dan dihadiri oleh Kepala Departemen Teknik Geomatika ITS, Dr. Khomsin, S.T., M.T. beserta jajarannya. Di bidang pendidikan, kedua departemen sepakat untuk menjajaki kolaborasi pengajaran (collaborative teaching). Skema yang direncanakan meliputi program pertukaran mahasiswa (exchange) serta penyelenggaraan kuliah secara daring atau hibrida. Dosen dari kedua institusi direncanakan dapat saling mengisi kuliah tamu pada mata kuliah tertentu yang dapat dikolaborasikan, seperti Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG), Mitigasi dan Manajemen Bencana (MMB), serta Hukum Laut.

Pada ranah penelitian dan publikasi, penjajakan kerja sama diarahkan pada penguatan kolaborasi riset dan pembimbingan riset atau proposal secara bersama. Selain itu, pihak ITS juga menawarkan peluang kolaborasi akademik lainnya, seperti penyelenggaraan program gelar ganda (double degree). Kedua institusi juga membahas partisipasi aktif dalam forum ilmiah, di mana UGM ditawarkan untuk menjadi co-host dalam konferensi internasional GeoICON, serta berkolaborasi sebagai reviewer maupun dewan redaksi (editorial board) untuk jurnal GEOID yang ditargetkan terindeks Scopus.

Uji Kelayakan Riset Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Sidang Tertutup Doktor

Berita Kamis, 16 Juli 2026

Yogyakarta, 16 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Sidang Tertutup Doktor di Ruang Sidang 1 pada Kamis (16/7). Ujian disertasi yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini digelar untuk menguji kelayakan riset kandidat doktor, Udiana Wahyu Deviantari. Penelitian yang dipresentasikan dalam sidang ini berfokus pada topik pemanfaatan machine learning untuk pemodelan nilai tanah di kawasan perkotaan untuk mendukung efisiensi sistem administrasi pertanahan.

Jalannya sidang tertutup ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng. Selama proses penelitian, Udiana dibimbing oleh tim pembimbing yang terdiri atas Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. dan Ir. Prijono Nugroho D., MSP, Ph.D., IPM. Sementara itu, jajaran tim penguji yang menelaah serta memberikan evaluasi kritis terhadap materi riset terdiri atas Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE; Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng.; Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU; Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU; serta Dr. Andri Hernandi, S.T., M.T.

Manfaatkan Metode Low-Cost Multi-Instrument, Tim Departemen Teknik Geodesi UGM Dokumentasi Digital Cagar Budaya Kulon Progo

Berita Rabu, 1 Juli 2026

Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Sekelompok peneliti dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM), melakukan upaya mitigasi untuk mengurangi risiko kerusakan pada bangunan bersejarah. Untuk mengantisipasi dampak pelapukan alami serta ulah tangan jahil manusia terhadap situs cagar budaya, tim yang beranggotakan Muhammad Rifky Reza, Renaldy Aditya Putra Ramadhan, Salsabila Atalieani Andiana, dan Septiya Nur Hasmar berinisiatif merekam data fisik Stasiun Kalimenur di Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, secara digital.

Langkah tersebut perlu segera dilakukan mengingat stasiun yang sudah tidak beroperasi itu memiliki nilai historis tinggi sebagai satu-satunya peninggalan arsitektur khas Staatsspoorwegen di jalur kereta api Yogyakarta – Kulon Progo. Bangunan ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya (BCB) berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 586/A/2018 tanggal 19 Desember 2018. Kondisi fisik bangunan peninggalan kolonial tersebut saat ini dilaporkan mengalami penurunan kualitas, antara lain kerusakan atap, pelapukan pada langit-langit dan lantai, serta vandalisme berupa coretan pada beberapa bagian dinding.

Tim Teknik Geodesi UGM menerapkan konsep inovatif berupa pendekatan instrumen majemuk berbiaya rendah (low-cost multi-instrument) untuk mengatasi tingginya biaya penggunaan alat survei konvensional seperti LiDAR. Pengambilan data visual di lapangan dilakukan dengan menggabungkan tiga perangkat fotografi, yaitu drone untuk memetakan struktur atap dari udara, kamera mirrorless untuk menangkap detail ornamen bagian luar secara tajam, dan kamera 360 derajat untuk merekam keseluruhan ruang interior.

Seluruh dokumentasi foto tersebut selanjutnya diolah menggunakan algoritma Structure-from-Motion Multi-View Stereo (SfM-MVS). Hasil akhir pengolahan data ini berupa replika digital dalam bentuk model tiga dimensi (3D) dengan tingkat kelengkapan dan kualitas visual yang cukup baik, meskipun tingkat akurasi geometrinya baru mencapai level sentimeter.

Melalui publikasi hasil kajiannya, tim peneliti membuktikan bahwa proses pemodelan arsitektur kuno yang efisien dan berkualitas tidak selalu bergantung pada perangkat survei yang mahal. Upaya digitalisasi ini diharapkan dapat menjadi rujukan data jangka panjang yang andal, baik untuk kepentingan pendidikan, riset lanjutan, pengelolaan pariwisata daerah, maupun sebagai cetak biru rekonstruksi fisik apabila bangunan asli stasiun tersebut mengalami kerusakan total di kemudian hari. 

Link artikel : https://journal.ugm.ac.id/v3/mft/article/view/26370

123…12

Agenda

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Berita Terakhir

  • Info Day Teknik Geodesi UGM Bekali Mahasiswa Baru S1 dan S2 dengan Pengenalan Program Studi dan Perkuliahan
  • Pelatihan Pembuatan Model 3D LOD 3 Departemen Teknik Geodesi FT UGM Resmi Selesai
  • FT UGM Selesaikan Rangkaian Kegiatan Pionir Kesatria 2026
  • Dosen Teknik Geodesi UGM Ikuti Pembekalan OCEAN Traitness untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pembelajaran
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Gelar Pertemuan Orang Tua dan Wali Mahasiswa Baru 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY