Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • November
  • 06
Arsip 2026:

6 November

FGD Penguatan Kolaborasi: Tata Kelola Air Menjadi Kunci Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut

Berita Jumat, 6 November 2026

Jakarta, 2 November 2026 – Upaya mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah gambut terus diperkuat melalui Focus Group Discussion (FGD) ke-2 bertajuk “Penguatan Kolaborasi Para Pihak dalam Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut Berbasis Tata Kelola Air KHG” yang diselenggarakan pada Jumat, 2 November 2026, di Hotel Le Meridien, Jakarta. Acara strategis ini dihadiri oleh perwakilan kementerian terkait, Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), Bank Dunia, serta para pakar dan akademisi dari berbagai universitas di Sumatera dan Kalimantan.

Diskusi ini menyoroti pergeseran paradigma penanganan karhutla dari sekadar pemadaman menuju pencegahan proaktif, di mana tata kelola air dan pembasahan Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) menjadi instrumen utamanya. Kebutuhan penambahan infrastruktur sekat kanal dan sumur bor darurat, khususnya di lahan konsesi dan Area Penggunaan Lain (APL), masih sangat krusial dan mendesak. Dalam forum tersebut, Prof. Trias Aditya dari Universitas Gadjah Mada mempresentasikan pengembangan Dashboard / Decision Support System (DSS) dan pemodelan neraca air yang dirancang untuk menentukan prioritas intervensi KHG, mendesain sekat kanal secara presisi, hingga mengestimasi anggaran. Merespons hal tersebut, para pakar universitas memberikan masukan strategis, seperti Prof. Sigit Sutikno (UNRI) yang menyoroti kerentanan KHG kepulauan di Riau karena minimnya area tangkapan air, serta Prof. Edi Armanto (Unsri) yang menekankan pentingnya mempertimbangkan jenis komoditas dalam manajemen neraca air. Di samping itu, Prof. Ahmad Kurnain (ULM) mengusulkan integrasi neraca biomassa, sementara pakar lain seperti Prof. Asmadi Saad (UNJA) dan Dr. Hendrik Segah (Univ. Palangka Raya) menyatakan kesiapan menyuplai data lapangan (ground-checking, TMAT, LiDAR, dan drone) guna memvalidasi akurasi sistem DSS tersebut.

Guna menunjang sistem yang komprehensif, Wakil Kepala BPGMN menekankan pentingnya kebijakan satu data terpadu lintas kementerian melalui sistem terpadu, yang kelak berfungsi sebagai clearing house sekaligus knowledge hub untuk pengambilan keputusan secara cepat. Hal ini turut didukung oleh usulan Prof. Gusti Zakaria (UNTAN) agar sistem juga memuat dimensi sosial dan aktivitas Masyarakat Peduli Api (MPA) sehingga pencegahan dapat dikelola berbasis komunitas. Menutup agenda, Direktur Pengendalian Kerusakan Gambut KLH, Ir. Edi Nugroho Santoso, menegaskan bahwa seluruh masukan akan diintegrasikan untuk memfinalisasi rencana induk pencegahan karhutla, mengingat musim kemarau di beberapa wilayah diprediksi akan tiba dalam tiga bulan ke depan sehingga implementasi kolaborasi infrastruktur pembasahan di lapangan harus segera dipacu.

Teknik Geodesi UGM Berpartisipasi dalam ICARES 2026, Perkuat Kontribusi Riset Geospasial Internasional

Berita Jumat, 6 November 2026

Yogyakarta, 4–5 November – Sejumlah dosen Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan 2026 IEEE International Conference on Aerospace Electronics and Remote Sensing Technology (ICARES 2026) yang diselenggarakan pada 4–5 November 2026 di Teaching Industry Learning Center (TILC), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Konferensi internasional ini diselenggarakan oleh Pusat Riset Teknologi Satelit, Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bekerja sama dengan Sekolah Vokasi UGM.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah dosen DTGD FT UGM turut hadir dan berpartisipasi, yaitu Ir. Abdul Basith, S.T., M.Si., Ph.D., Dr. Dedi Atunggal S.P., S.T., M.Sc., Ir. Hilmiyati Ulinnuha, S.T., M.Eng., Mohamad Bagas Setiawan, S.T., M.Eng., dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. Selain berpartisipasi dalam rangkaian konferensi, Calvin Wijaya juga berkesempatan mempresentasikan hasil penelitiannya sekaligus memperoleh penghargaan Best Presenter pada ICARES 2026.

ICARES 2026 mengusung tema “Advancing Space Awareness and Remote Sensing for a Connected, Resilient, and Intelligent Future”. Konferensi ini menghadirkan sejumlah pembicara dari kalangan akademisi dan peneliti internasional, di antaranya Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, S.T., M.Sc., DESD., ASEAN Eng., Dr. Hongbo Sun dari Agency for Science, Technology and Research (A*STAR), Singapura, serta Prof. Muhammad Kamal, S.Si., M.GIS., Ph.D. Rangkaian kegiatan konferensi mencakup tiga bidang utama, yaitu Track 1 – Aerospace & Electronic Systems (AES), Track 2 – Geoscience & Remote Sensing (GRS), serta Track 3 – Data Science & Artificial Intelligence Related to Aerospace and Geoscience & Remote Sensing.

Dalam sesi presentasi, Calvin Wijaya memaparkan paper penelitian berjudul “Simple3D: A Lightweight Tool for Generating LOD1 3D City Models”, yang disusun bersama Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. Penelitian ini memperkenalkan Simple3D, sebuah aplikasi ringan yang dikembangkan untuk mendukung proses pembuatan model kota tiga dimensi pada Level of Detail 1 (LOD1). Pengembangan aplikasi ini diarahkan untuk menyediakan alternatif aplikasi pemodelan kota 3D yang lebih ringan dan efisien, sehingga dapat mendukung pemanfaatan data geospasial dalam berbagai kebutuhan analisis dan visualisasi perkotaan.

Capaian ini sekaligus menunjukkan kontribusi dosen DTGD FT UGM dalam pengembangan dan diseminasi inovasi teknologi geospasial, khususnya pada bidang penginderaan jauh, kecerdasan buatan, dan pemodelan kota tiga dimensi. Melalui partisipasi dalam konferensi internasional seperti ICARES, DTGD FT UGM terus mendorong penguatan kolaborasi riset, pertukaran pengetahuan, serta peningkatan kualitas dan visibilitas hasil penelitian di tingkat nasional maupun internasional.

Agenda

November 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
« Okt    

Berita Terakhir

  • FGD Penguatan Kolaborasi: Tata Kelola Air Menjadi Kunci Pencegahan Karhutla di Lahan Gambut
  • Teknik Geodesi UGM Berpartisipasi dalam ICARES 2026, Perkuat Kontribusi Riset Geospasial Internasional
  • Pembukaan PIT IAGI Ke-55 dan GEOSEA XIX 2026 di Yogyakarta Soroti Transisi Energi dan Georesources ASEAN
  • Angkat Topik Machine Learning dan Nilai Tanah, Udiana Wahyu Deviantari Selesaikan Studi Doktor Geomatika UGM
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Luluskan 12 Wisudawan Pascasarjana Periode I TA 2026/2027
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY