Yogyakarta, 3 Agustus 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan agenda Pertemuan Orang Tua dan Wali Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027 pada Senin (3/8) sore. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB di Ruang III.4 Departemen Teknik Geodesi ini dilaksanakan usai para orang tua dan wali menghadiri sesi pembekalan awal di tingkat fakultas terkait gambaran umum kehidupan perkuliahan di FT UGM.
Rangkaian acara diawali dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., serta Ketua Program Studi Sarjana Teknik Geodesi, Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. Pada kesempatan tersebut, Prof. Trias Aditya mengenalkan jajaran dosen departemen yang hadir, antara lain Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., Dr. Ir. Dedi Atunggal, S.T., M.Sc., Ir. Andi, S.T., M.Sc., Ph.D., Cecep Pratama, S.T., M.Sc., Ph.D., serta Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM.
Dalam pemaparannya, Ir. Heri Sutanta menyapa para orang tua dan memaparkan profil demografi serta distribusi asal sekolah mahasiswa baru. Ia juga menjelaskan berbagai regulasi keselamatan dan keamanan (Safety, Health, and Environment/SHE) di kawasan FT UGM, seperti penggunaan kartu akses (tap card) serta pembatasan kecepatan berkendara maksimal 30 km/jam yang dipantau melalui sistem pendeteksi kecepatan. Penerapan aturan SHE di lingkungan kampus ini ditujukan sebagai sarana latihan kedisiplinan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja profesional, seperti di industri pertambangan.
Lebih lanjut, Pak Heri memaparkan kesiapan akademik dan fasilitas penunjang pembelajaran. Saat ini, Program Studi Sarjana Teknik Geodesi FT UGM telah terakreditasi internasional oleh IABEE (Indonesian Accreditation Board for Engineering Education), didukung oleh 25 tenaga pengajar (dosen), serta memiliki jaringan alumni yang mencapai 3.960 orang. Beliau juga memperkenalkan kurikulum terbaru 2026, periode kelulusan wisuda di UGM yang berlangsung empat kali dalam setahun, peralatan survei modern seperti drone, Total Station (TS), dan GNSS, hingga keberadaan enam laboratorium pendukung yang meliputi Laboratorium Survei dan Pemetaan, Laboratorium Survei Keteknikan, Laboratorium Geodesi Geodinamik dan Geofisika (GGGF), Laboratorium Kadaster dan Tata Guna Tanah (KTG), Laboratorium Hidrografi, serta Laboratorium Fotogrametri dan Penginderaan Jauh (TFPJ). Acara kemudian diakhiri dengan sesi dialog dan tanya jawab interaktif antara orang tua/wali mahasiswa baru dengan pengelola departemen.







