Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • Berita
  • hal. 2
Arsip:

Berita

Inovasi GeoCam: Integrasi Survei GNSS dan Pemodelan 3D untuk Efisiensi Pemetaan

BeritaPenelitian Selasa, 21 April 2026

Yogyakarta, 21 April 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T., IPU., kembali menghadirkan inovasi teknologi geospasial melalui pengembangan perangkat bertajuk GeoCam. Alat ini dirancang sebagai solusi terintegrasi untuk kegiatan survei GNSS sekaligus pemodelan tiga dimensi (3D) dalam satu sistem.

GeoCam merupakan perangkat 2-in-1 tools yang menggabungkan fungsi pengukuran posisi berbasis Global Navigation Satellite System (GNSS) dengan kemampuan 3D scanning dan modeling. Dengan integrasi ini, pengguna dapat melakukan akuisisi data spasial sekaligus menghasilkan model 3D secara cepat dan efisien langsung di lapangan. Perangkat ini bekerja dengan memanfaatkan kamera yang terhubung dengan sistem pemrosesan berbasis mobile, sehingga proses perekaman objek dapat divisualisasikan secara real-time. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk melihat hasil pemodelan 3D secara langsung di layar perangkat, sekaligus memastikan kualitas dan kelengkapan data yang diperoleh.

Dalam implementasinya, GeoCam mendukung kegiatan survei berbasis GPS/GNSS untuk penentuan posisi yang presisi, serta dilengkapi dengan fitur pemodelan 3D yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti dokumentasi infrastruktur, pemetaan kawasan, hingga analisis spasial berbasis visualisasi tiga dimensi. Pengembangan GeoCam bertujuan untuk menyederhanakan alur kerja survei yang sebelumnya memerlukan beberapa alat terpisah. Dengan adanya integrasi ini, proses pengumpulan data menjadi lebih cepat, praktis, dan efisien, tanpa mengurangi kualitas hasil yang diperoleh.

Inovasi ini juga menunjukkan komitmen Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mengembangkan teknologi geospasial yang adaptif terhadap kebutuhan lapangan, khususnya dalam era digitalisasi dan pemanfaatan data spasial berbasis 3D. Diharapkan, GeoCam dapat menjadi solusi alternatif yang aplikatif bagi praktisi survei, akademisi, maupun instansi yang membutuhkan data geospasial yang akurat dan visual dalam waktu yang relatif singkat.

Kolaborasi Edukasi: Akademisi UGM Bergabung sebagai Academic Advisor di Englishvit

Berita Senin, 20 April 2026

Yogyakarta, 20 April 2026 – Kolaborasi antara dunia akademik dan platform edukasi digital kembali terjalin melalui bergabungnya I Made Andi Arsana sebagai Academic Advisor di Englishvit. Kehadiran akademisi yang dikenal sebagai inspirator beasiswa ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat visi pengembangan pendidikan berbasis akses yang lebih luas dan inklusif.

Kolaborasi ini tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program nyata. Salah satu inisiatif awal yang telah dikembangkan adalah pemanfaatan teknologi IELTS AI, yang membantu peserta mempersiapkan ujian IELTS dengan biaya yang lebih terjangkau. Inovasi ini diharapkan dapat membuka peluang lebih besar bagi masyarakat dalam mengakses pendidikan internasional.

Sebagai tindak lanjut dari kolaborasi tersebut, Englishvit bersama I Made Andi Arsana akan menyelenggarakan webinar persiapan beasiswa yang dijadwalkan pada Rabu–Kamis, 22–23 April 2026, pukul 19.00 WIB. Kegiatan ini terbuka secara gratis bagi masyarakat yang ingin mendapatkan wawasan terkait strategi memperoleh beasiswa serta persiapan studi lanjut ke luar negeri.

Kolaborasi ini juga didorong oleh peran Lang Bersinergi, sosok edukator dan kreator konten yang aktif dalam dunia pendidikan digital. Sebagai pendiri Englishvit dan Chief Marketing Officer di Eduwork, ia dikenal aktif menyuarakan inovasi pendidikan serta isu sosial melalui berbagai platform digital.

Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang pendidikan, Lang Bersinergi turut mendorong terciptanya ruang diskusi yang kritis dan konstruktif, khususnya terkait metode pembelajaran, pemanfaatan teknologi, serta dinamika sosial dalam dunia pendidikan. Kolaborasi antara akademisi dan praktisi pendidikan digital ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, sekaligus mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk bersaing di tingkat global.

Dosen Teknik Geodesi FT UGM Terapkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan dengan Bersepeda ke Kampus

Berita Senin, 20 April 2026

Yogyakarta, 20 April 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., secara konsisten menerapkan gaya hidup ramah lingkungan dengan menggunakan sepeda sebagai moda transportasi saat berkantor. Kebiasaan bersepeda ini tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas harian, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap pengurangan emisi karbon serta upaya menjaga kesehatan. Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan lingkungan, langkah sederhana ini menjadi contoh nyata penerapan prinsip green lifestyle di lingkungan akademik.

Menurut Prof. Harintaka, penggunaan sepeda memberikan berbagai manfaat, baik dari sisi kesehatan maupun efisiensi mobilitas di kawasan kampus. Selain itu, aktivitas ini juga diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika lainnya untuk mulai beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan. Lingkungan kampus Universitas Gadjah Mada yang relatif mendukung mobilitas pesepeda turut menjadi faktor pendukung dalam membangun kebiasaan ini. Dengan jalur yang cukup kondusif, bersepeda menjadi alternatif yang praktis sekaligus berkelanjutan untuk aktivitas sehari-hari di dalam kampus.

Sebagai dosen di bidang geodesi yang erat kaitannya dengan pengelolaan ruang dan lingkungan, inisiatif ini juga mencerminkan implementasi nilai-nilai keberlanjutan yang tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kebiasaan ini, diharapkan semakin banyak civitas akademika yang terdorong untuk mengadopsi gaya hidup sehat dan berkelanjutan, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata dalam menjaga lingkungan kampus dan sekitarnya.

Inovasi Geospasial: Peneliti UGM Kembangkan Metode Presisi untuk Atasi Tumpang Tindih Batas Tanah

BeritaPenelitian Sabtu, 18 April 2026

Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dalam sebuah riset strategis untuk meningkatkan kualitas data pertanahan nasional melalui pendekatan teknologi terkini. Penelitian yang disusun oleh Lalu Ubai Abdillah dari Program Magister Teknik Geomatika bersama Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.dari Departemen Teknik Geodesi UGM ini telah resmi dipublikasikan dalam jurnal Widya Bhumi (Volume 6, Nomor 1, 2026) pada tanggal 16 April 2026. Riset yang berjudul “Penataan dan Rekonstruksi Batas Bidang Tanah PTSL Menggunakan Metode Block Adjustment dan Plugin PEREKAT” ini menyoroti solusi teknis atas kendala yang sering dihadapi dalam pendaftaran tanah sistematis.

Intisari dari penelitian ini adalah penerapan metode Block Adjustment dengan memanfaatkan plugin PEREKAT pada perangkat lunak QGIS untuk mengatasi ketidakkonsistenan data spasial dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Studi kasus yang dilakukan di Desa Suwaru, Kabupaten Tulungagung, menunjukkan bahwa metode ini mampu secara efektif memperbaiki pergeseran posisi, deformasi bentuk, serta masalah tumpang tindih antar bidang tanah yang sering terjadi pada metode manual. Inovasi ini memastikan topologi antar bidang tanah tetap terjaga dan konsisten, sehingga menghasilkan kualitas data spasial pertanahan yang jauh lebih akurat dan reliabel.

Implementasi teknologi ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan kepastian hak atas tanah dan akses terhadap aset bagi masyarakat. Selain itu, riset ini mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan meminimalisir potensi sengketa lahan akibat batas tanah yang tidak akurat, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) karena memfasilitasi penataan ruang dan manajemen lahan yang lebih tertib dan terukur. Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi otoritas pertanahan dalam mewujudkan administrasi pertanahan yang lebih modern dan berkeadilan.

Link artikel: https://doi.org/10.31292/wb.v6i1.253

Dr. I Made Andi Arsana Hadirkan Akademisi Internasional dalam Program “Meet the Professor”

Berita Jumat, 17 April 2026

Yogyakarta, 17 April 2026 – I Made Andi Arsana kembali menghadirkan ruang diskusi akademik melalui program Meet the Professor yang diselenggarakan secara daring. Pada edisi bulan April 2026, program ini menghadirkan Linda Yanti Sulistiawati, seorang akademisi dengan pengalaman internasional yang luas di bidang hukum dan perubahan iklim.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026 pukul 15.30–17.00 WIB ini berlangsung secara daring melalui platform Zoom dan terbuka bagi peserta yang tertarik mengembangkan karier akademik di tingkat global.

Dalam sesi diskusi, Linda Yanti Sulistiawati membagikan pengalaman dan perjalanan kariernya sebagai akademisi yang berhasil menembus kancah internasional. Ia saat ini menjabat sebagai Senior Research Fellow di Centre for International Law, Faculty of Law, National University of Singapore, serta pernah terlibat sebagai anggota delegasi Indonesia dalam negosiasi Perjanjian Paris terkait perubahan iklim.

Diskusi yang dipandu oleh I Made Andi Arsana ini memberikan berbagai wawasan strategis, mulai dari pengembangan kapasitas akademik, membangun jejaring internasional, hingga tantangan yang dihadapi dalam meniti karier di lingkungan global.

Program Meet the Professor menjadi salah satu inisiatif yang bertujuan untuk menjembatani mahasiswa dan akademisi muda dengan para pakar berpengalaman di tingkat internasional. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh inspirasi serta pemahaman yang lebih komprehensif dalam merencanakan dan mengembangkan karier akademik mereka.

Antusiasme peserta terhadap kegiatan ini menunjukkan tingginya minat generasi muda terhadap peluang pengembangan diri di bidang akademik global. Oleh karena itu, kegiatan serupa diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Geo-AI Twinverse Departemen Teknik Geodesi UGM Sambut Kunjungan Pascasarjana UNDIP dalam Sharing Session Digital Twin

Berita Kamis, 16 April 2026

Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menjadi tuan rumah bagi rombongan Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP) dalam acara Sharing Session Digital Twin yang berlangsung pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini mempertemukan Geo-AI Twinverse (GeoAIT) Research Team dengan delapan perwakilan Pascasarjana UNDIP untuk mendiskusikan perkembangan teknologi pemodelan digital terkini. Acara diawali dengan pemaparan profil kelompok riset GeoAIT yang mencakup pengenalan tim, fokus riset, produk riset, hingga proyek-proyek unggulan yang telah dihasilkan.

Dalam sesi demonstrasi proyek, tim GeoAIT menampilkan berbagai inovasi digital twin yang telah dikembangkan untuk berbagai keperluan strategis. Beberapa di antaranya meliputi Digital Twin Gunung Berapi untuk pemantauan aktivitas secara time series, pemodelan tata ruang 3D melalui Digital Twin FT UGM dan Jakarta Geotwinverse, hingga sistem pemantauan area kehutanan melalui Digital Twin Hutan Wanagama. Demonstrasi ini memicu diskusi mendalam mengenai potensi implementasi teknologi digital twin di sektor-sektor spesifik, seperti penerapan teknik digital twin untuk area bawah laut di sektor kelautan, optimasi operasional di sektor pertambangan, hingga eksplorasi pemanfaatannya dalam bidang kriptografi.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, diikuti dengan prosesi penyerahan cenderamata dan foto bersama sebagai simbol sinergi antarperguruan tinggi. Sebelum acara resmi ditutup pada pukul 13.00 WIB, seluruh peserta melakukan kunjungan lapangan ke Gedung Engineering Research & Innovation Center (ERIC) FT UGM untuk melihat langsung fasilitas riset dan inovasi yang tersedia. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kedua institusi dapat semakin memperkuat pemanfaatan teknologi geospasial cerdas dalam menjawab tantangan kompleks di masa depan.

Akademisi UGM Jadi Moderator Webinar Internasional Bahas Kontrak Pelayaran di Masa Konflik

Berita Rabu, 15 April 2026

Yogyakarta, 15 April 2026 — Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali berperan dalam forum internasional melalui partisipasi dalam webinar yang diselenggarakan oleh BIAMC. Kegiatan ini mengangkat tema “Shipping and Trade Contracts in Times of Conflict: Performance & Risk Allocation” yang membahas dinamika kontrak pelayaran dan perdagangan di tengah situasi konflik global. Webinar ini diikuti oleh peserta dari berbagai negara dan berlangsung secara daring melalui platform Zoom.

Dalam kegiatan tersebut, I Made Andi Arsana didapuk sebagai moderator yang memandu jalannya diskusi. Ia merupakan Kepala Program Magister Teknik Geomatika, Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, UGM. Perannya sebagai moderator menjadi penting dalam mengarahkan pembahasan agar tetap fokus pada isu strategis terkait hukum maritim dan perdagangan internasional. Diskusi dalam webinar ini menyoroti bagaimana konflik global mempengaruhi pelaksanaan kontrak pelayaran dan perdagangan. Para pembicara membahas tantangan dalam pemenuhan kewajiban kontraktual serta bagaimana resiko dapat dialokasikan secara adil di antara para pihak. Selain itu, forum ini juga mengulas aspek hukum yang berkaitan dengan ketidakpastian dalam rantai pasok global.

I Made Andi Arsana dikenal sebagai akademisi dan peneliti di bidang aspek geospasial dalam hukum laut internasional. Ia menyelesaikan pendidikan doktoralnya di University of Wollongong dan aktif terlibat dalam berbagai kerja sama internasional, termasuk dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan National University of Singapore. Selain itu, ia telah menghasilkan lebih dari 200 publikasi ilmiah dan kerap menjadi pembicara dalam forum global di berbagai kawasan.

Selain aktivitas akademik, Andi juga menjabat sebagai Kepala Kantor Urusan Internasional UGM yang menangani berbagai kerja sama global. Ia juga berperan sebagai UN Conciliator untuk urusan hukum laut serta konsultan FAO dalam implementasi perjanjian BBNJ di Indonesia. Keterlibatannya dalam berbagai forum internasional menunjukkan kontribusi aktif akademisi Indonesia dalam isu-isu global.

Webinar ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif terkait pengelolaan risiko dalam kontrak pelayaran di masa konflik. Diskusi yang berlangsung juga menjadi wadah pertukaran perspektif antara akademisi, praktisi hukum, dan pelaku industri. Dengan demikian, hasil pembahasan dapat menjadi referensi dalam menghadapi tantangan di sektor maritim dan perdagangan internasional. Ke depan, isu hukum maritim dan perdagangan global diperkirakan akan semakin kompleks seiring dengan dinamika geopolitik dunia. Oleh karena itu, forum diskusi internasional seperti ini menjadi penting untuk memperkuat pemahaman dan kerja sama lintas negara. Partisipasi akademisi UGM dalam kegiatan ini juga mempertegas peran perguruan tinggi dalam kontribusi global berbasis keilmuan.

Syawalan Keluarga Besar Teknik Geodesi UGM 1447 H (Momentum Syukuri Transformasi Departemen)

Berita Minggu, 12 April 2026

Yogyakarta, 11 April 2026 – Suasana kekeluargaan menyelimuti lingkungan Departemen Teknik Geodesi FT UGM pada Sabtu (11/4/2026). Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, agenda Syawalan Keluarga Besar kali ini sengaja dipusatkan langsung di departemen guna mempererat kembali ikatan emosional antarlintas generasi, mulai dari purnakarya hingga staf aktif.

Ketua Departemen Teknik Geodesi UGM, Prof. Trias Aditya, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di rumah sendiri ini merupakan bentuk syukur atas tuntasnya berbagai renovasi fasilitas departemen. Dalam sambutannya, beliau mengajak para purnakarya untuk melihat langsung wajah baru kampus serta memaparkan rencana strategis pembangunan gedung baru yang akan berlokasi di sisi utara sekretariat KMTG (Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi).

Acara inti diisi dengan Hikmah Syawalan oleh Prof. Dr. Abdul Rohman, S.F., M.Si., Apt., yang mengupas tema tentang menjaga diri dari kebangkrutan di akhirat. Sebagai akademisi dengan capaian skor SINTA yang menakjubkan, Prof. Abdul Rohman juga menyisipkan pesan motivasi bagi para dosen kolega untuk tetap produktif dalam memublikasikan karya ilmiah.

Momentum syawalan kali ini juga ditandai dengan perubahan tradisi pada prosesi ikrar. Jika biasanya dilakukan dengan jabat tangan fisik, kali ini seluruh hadirin bersama-sama mengucapkan ikrar saling memaafkan secara lisan dalam suasana yang tetap khidmat. Dipimpin oleh Dr. Bambang Kun Cahyono, prosesi ini menjadi simbol harmonisasi keluarga besar Geodesi. Kegiatan pun ditutup dengan pembagian berbagai doorprize menarik dan ramah tamah sembari menikmati hidangan yang telah disediakan.

Sinergi Riset Internasional: Analisis Komparatif Gangguan Ionosfer Akibat Fenomena Seismik dan Hidrometeorologi Resmi Dipublikasikan

BeritaPenelitian Minggu, 12 April 2026

Sebuah kolaborasi riset multidisiplin yang melibatkan konsorsium peneliti dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset pemerintah telah resmi dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi, Pure and Applied Geophysics, pada tanggal 10 April 2026. Karya ilmiah bertajuk “Comparison of Ionospheric Disturbances Due to the 2024 Japan Earthquake, Typhoon Seroja 2021 and Koinu 2023 Using 3D Tomography” ini merupakan hasil integrasi kepakaran dari tim peneliti yang merepresentasikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Antariksa, Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Airlangga (Unair), serta Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Intisari dari studi ini berfokus pada analisis komparatif mengenai anomali pada lapisan ionosfer yang dipicu oleh dua jenis bencana alam ekstrem, yakni gempa bumi tektonik di Jepang (2024) serta Siklon Tropis Seroja (2021) dan Koinu (2023). Dengan mengimplementasikan metodologi tomografi tiga dimensi (3D) berbasis data Global Navigation Satellite System – Total Electron Content (GNSS-TEC), para peneliti berhasil memetakan karakteristik propagasi energi dari permukaan bumi menuju atmosfer atas. Temuan riset menunjukkan bahwa aktivitas seismik memicu Coseismic Ionospheric Disturbances (CIDs) dengan amplitudo signifikan namun durasi singkat, sementara fenomena meteorologi seperti topan menginduksi Concentric Traveling Ionospheric Disturbances (CTIDs) yang memiliki persistensi durasi lebih lama dengan pola spasial yang mengikuti dinamika pergerakan badai tersebut.

Secara strategis, publikasi ini memberikan kontribusi fundamental terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) melalui penguatan sistem mitigasi bencana berbasis teknologi kedirgantaraan. Pemahaman mendalam mengenai gangguan ionosfer ini menjadi komponen krusial dalam pengembangan sistem peringatan dini yang lebih akurat guna mereduksi risiko bencana bagi masyarakat global. Selain itu, inisiatif riset ini merupakan manifestasi nyata dari SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang membuktikan efektivitas sinergi lintas institusi dan lintas negara dalam menghasilkan inovasi teknologi untuk kepentingan kemanusiaan.

Link artikel: https://doi.org/10.1007/s00024-026-03954-9

Urgensi Informasi Geospasial untuk Kedaulatan NKRI: ITB dan BIG Gelar FGD Strategis di Jakarta

Berita Jumat, 10 April 2026

Pusat Analisis dan Penerapan Geospasial (CENAGO) Institut Teknologi Bandung, bekerja sama dengan Kedeputian Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) BIG, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kupas Tuntas Urgensi Pemanfaatan Informasi Geospasial untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam, Keamanan Negara, dan Penanggulangan Bencana di Wilayah NKRI”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Selatan. Forum ini bertujuan untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, seperti masih banyaknya sengketa batas wilayah, tumpang tindih lahan, hingga praktik ilegal di sektor pertambangan dan kehutanan yang terjadi akibat belum optimalnya penyelenggaraan informasi geospasial yang akurat dan mutakhir di Indonesia.

Acara yang dibuka dengan sambutan dari Kepala CENAGO ITB, Dr. Ir. Wedyanto Kuntjoro, M.Sc., menghadirkan rangkaian pembicara ahli, termasuk Rektor ITB yang memaparkan peran teknologi menuju Indonesia Emas 2045 serta para deputi dari BIG, ATR/BPN, BIN, dan BMKG. Selain dihadiri oleh pejabat kementerian dan lembaga tinggi negara, kegiatan ini juga diikuti oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Departemen Teknik Geodesi UGM turut hadir memberikan kontribusi pemikiran yang diwakili oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., yang juga merupakan dosen di departemen tersebut.

Melalui diskusi ini, para peserta menekankan bahwa informasi geospasial merupakan instrumen vital—layaknya papan catur dalam permainan catur—yang menentukan ketepatan, efektivitas, dan efisiensi berbagai program pemerintah. FGD ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk dorongan untuk pembenahan tata kelola, peningkatan anggaran, serta penguatan kapasitas SDM di bidang geospasial. Salah satu solusi cepat yang diusulkan adalah pembentukan Satgas Percepatan Penyelenggaraan Informasi Geospasial guna mengatasi hambatan ruang yang selama ini mengganggu upaya perwujudan kemakmuran masyarakat Indonesia.

1234…20

Agenda

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Berita Terakhir

  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Mahasiswa IUP Geodesi UGM Mulai Studi di TU München, Perdalami Sistem Administrasi Pertanahan Global
  • Tim Jaminan Mutu DTGD FT UGM Ikuti Sosialisasi LAMTEK “Menuju Akreditasi Unggul 2026”
  • Kuliah Tamu dan Training “Mapping the Future” Bahas SLAM dan Teknologi 3D Scanning di Bidang Geospasial
  • Pertemuan Tim Penelitian GEOLIVE dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jepara Bahas Isu PBB, Infrastruktur, dan Potensi Wilayah
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY