Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • Penelitian
  • hal. 6
Arsip:

Penelitian

Dosen Geodesi UGM Teliti Keterkaitan Fluktuasi Air Gambut dan Deformasi Lahan di Kalimantan

BeritaPenelitian Selasa, 18 Februari 2025

Yogyakarta, 17 Februai 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Leni Sophia Heliani dan tim berhasil mempublikasikan artikel internasional berjudul “Spatial correlation between GRACE-based total water level fluctuation and GNSS-derived dilatation rate of peatland area in Kalimantan, Indonesia”. Artikel ini diterbitkan di jurnal bereputasi Applied Geomatics (Springer), 2025 dan menegaskan kiprah akademisi Geodesi UGM dalam riset geospasial untuk pemantauan lingkungan tropis.

Penelitian ini mengkaji hubungan spasial antara fluktuasi muka air tanah gambut yang diukur melalui satelit GRACE (Gravity Recovery and Climate Experiment) dengan laju dilatasi yang dihitung dari pengamatan GNSS. Analisis dilakukan pada kawasan gambut di Kalimantan yang sangat rentan terhadap degradasi hidrologis. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi signifikan antara penurunan muka air gambut dengan deformasi lahan, sehingga terbukti bahwa perubahan hidrologi gambut dapat terdeteksi secara spasial melalui integrasi data GRACE dan GNSS.

Temuan ini penting karena lahan gambut Indonesia merupakan penyimpan karbon global yang besar dan berperan dalam pengendalian iklim. Kajian ini tidak hanya memperkuat pemahaman ilmiah tentang keterkaitan hidrologi dan deformasi lahan gambut, tetapi juga memberi landasan bagi strategi mitigasi kerusakan ekosistem gambut. Penelitian ini mendukung pencapaian SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 15 (Ekosistem Daratan), karena menekankan pentingnya pemantauan berkelanjutan untuk menjaga fungsi ekologis gambut di Indonesia.

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=U-w8I4UAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=U-w8I4UAAAAJ:dQ2og3OwTAUC

Dosen Teknik Geodesi UGM Ikut Kembangkan Model Pascagempa Berbasis InSAR dan GNSS untuk Mitigasi Bencana

BeritaPenelitian Sabtu, 15 Februari 2025

Yogyakarta, 14 Februari 2025 – Artikel berjudul “Spatiotemporal postseismic deformation due to the 2018 Palu-Donggala earthquake revealed the relative importance of viscoelastic relaxation and the afterslip distribution estimated from geodetic observations” resmi terbit di Journal of Applied Geodesy yang diterbitkan oleh De Gruyter. Publikasi ini ditulis oleh tim peneliti lintas institusi yang melibatkan Cecep Pratama dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik UGM, bersama lima peneliti lainnya. Kehadiran dosen Geodesi UGM dalam publikasi ini menegaskan kontribusi penting bidang geodesi dalam memahami dinamika pascagempa di Indonesia.

Penelitian ini mengkaji deformasi pascagempa Palu-Donggala 2018 dengan memanfaatkan teknologi Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) serta data Global Navigation Satellite System (GNSS). Analisis menunjukkan bahwa relaksasi viskoelastis kerak bumi memiliki peran besar dalam pergerakan pascagempa, dengan waktu peluruhan optimal sekitar dua tahun setelah peristiwa gempa. Setelah sinyal viskoelastis disubtraksi, tim peneliti berhasil memetakan distribusi afterslip menggunakan metode Steepest Descent Method (SDM) berbasis observasi InSAR 2.5D.

Hasil penelitian memperlihatkan bahwa model afterslip spasial-temporal mampu menjelaskan pergerakan pascagempa dengan tingkat kesesuaian statistik yang baik. Temuan juga mengungkap adanya anomali slip yang tidak menurun, yang kemungkinan dipengaruhi oleh kondisi tektonik setempat. Studi ini memberikan pemahaman baru tentang mekanisme pascagempa di Sulawesi Tengah dan menjadi acuan penting untuk mitigasi bencana di wilayah rawan gempa serupa di Indonesia.

https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=5YFJgTQAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=5YFJgTQAAAAJ:bEWYMUwI8FkC

Kontribusi UGM dalam Inovasi Pemetaan Nasional Lewat Teknologi Penginderaan Jauh Radar

BeritaPenelitian Minggu, 9 Februari 2025

Yogyakarta, 7 Februari 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Catur Aries Rokhmana, bersama tim penulis Akbar dan Johan Ariyantoni, berhasil mempublikasikan artikel berjudul “Analysis of Sentinel-1 SAR Image Polarization Combination for Updating Land Cover Map” di AIP Conference Proceedings, Vol. 3120, 030012 (2025). Publikasi ini mempertegas kontribusi Geodesi UGM dalam pemanfaatan teknologi penginderaan jauh radar untuk memperbarui peta tematik nasional.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembaruan data pada peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) skala 1:50.000, terutama tema tutupan lahan yang sering tertinggal dari kondisi lapangan. Dengan kondisi Indonesia yang sering tertutup awan, pemanfaatan citra radar Sentinel-1 SAR menjadi solusi efektif. Studi ini mengevaluasi enam skema kombinasi polarisasi, di antaranya (VV, VH, VV), (VV, VH, VV-VH), hingga kombinasi turunan lain yang mengolah nilai backscatter untuk objek berbeda. Hasil evaluasi di wilayah perbukitan menunjukkan bahwa kombinasi VV, VH, dan VV-VH menghasilkan klasifikasi terbaik dalam pemetaan tematik.

Temuan ini menunjukkan potensi besar penggunaan data Sentinel-1 SAR untuk memperbarui peta RBI, khususnya tema tutupan lahan, secara lebih cepat dan andal dibanding metode konvensional. Dengan pembaruan data yang lebih akurat, kebijakan tata ruang dan pengelolaan sumber daya dapat dilakukan secara tepat sasaran. Penelitian ini sekaligus mendukung pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui peningkatan kualitas data spasial yang menjadi dasar perencanaan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=Z5OOseEAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=Z5OOseEAAAAJ:uWQEDVKXjbEC

Studi Peneliti Indonesia Dorong Tata Ruang Berkelanjutan Melalui Analisis RTH Surabaya

BeritaPenelitian Sabtu, 8 Februari 2025

Yogyakarta, 7 Februari 2025 – Peneliti Indonesia, Abdul Basith, Calvin Wijaya, dan Rizal Mubarok, mempublikasikan artikel berjudul “Analysis of Green Open Space Availability in Surabaya City Using Google Earth Engine” di AIP Conference Proceedings, Vol. 3120 No. 1, Februari 2025. Artikel ini mengkaji ketersediaan ruang terbuka hijau (RTH) di Surabaya dengan pendekatan teknologi penginderaan jauh modern berbasis platform Google Earth Engine (GEE).
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesatnya pertumbuhan ekonomi dan industri Surabaya yang mengakibatkan konversi lahan besar-besaran, termasuk berkurangnya ruang terbuka hijau. Dengan memanfaatkan citra satelit Sentinel-2 MSI, tim peneliti melakukan ekstraksi informasi penutup lahan menggunakan metode object-based image classification. Proses segmentasi dilakukan dengan algoritma SNIC (Simple Non-Iterative Clustering) yang kemudian digabungkan dengan Principal Component Analysis (PCA) dari GLCM untuk meningkatkan akurasi. Analisis menunjukkan bahwa area RTH di Surabaya terus mengalami penurunan signifikan akibat ekspansi kawasan ekonomi dan infrastruktur.
Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemantauan ruang terbuka hijau secara berkelanjutan dengan dukungan teknologi penginderaan jauh. Pemanfaatan Google Earth Engine memungkinkan evaluasi cepat dan efisien, yang dapat membantu pemerintah kota dalam merencanakan tata ruang berkelanjutan. Kajian ini juga mendukung pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) dengan menekankan perlunya menjaga keberadaan ruang hijau sebagai penyeimbang lingkungan perkotaan.

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=xFUhWQkAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=xFUhWQkAAAAJ:Y0pCki6q_DkC

Penelitian Ungkap Dampak Gempa Tuban-Bawean dengan Teknologi Penginderaan Jauh

Penelitian Kamis, 6 Februari 2025

Tim peneliti lintas perguruan tinggi menggunakan teknologi penginderaan jauh untuk menganalisis dampak gempa berkekuatan M6,4 yang terjadi di Tuban-Bawean, Jawa Timur, pada 22 Maret 2024. Penelitian ini dipublikasikan di BIO Web of Conferences dan menekankan pentingnya integrasi teknologi geospasial dalam mitigasi bencana.

Penelitian oleh Siti Asmayanti Tuasamu dan Prof Nur Cahyadi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dengan kolaborasi para ahli dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Prof. Nurrohmat Widjajanti dan Iqbal Hanun Azizi dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik UGM, juga turut berperan sebagai anggota peneliti dan co-author dalam studi ini.

Penelitian ini menggabungkan analisis model Okada, data geofisika, dan citra satelit Sentinel-1A untuk memetakan deformasi permukaan bumi yang terjadi akibat gempa. “Deformasi permukaan tanah di Pulau Bawean terdeteksi berkisar antara -0,0091 meter hingga 0,0069 meter, yang menunjukkan adanya subsiden maupun uplift kecil,” jelas Mokhamad Nur Cahyadi, salah satu peneliti utama.

Penelitian ini menemukan bahwa daerah dengan litologi aluvial paling rentan terhadap dampak gempa, sedangkan batuan vulkanik menunjukkan deformasi yang lebih signifikan akibat karakteristiknya yang rapuh dan berpori. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam mitigasi risiko bencana di kawasan rawan gempa.

Untuk membaca publikasi lengkap penelitian ini, pembaca dapat mengunjungi tautan berikut:
👉 Analysis of Damage due to the M6.4 Tuban-Bawean Earthquake using Remote Sensing.

Riset Geodesi dan Arsitektur UGM Hadirkan Dokumentasi Digital 3D untuk Strategi Konservasi Candi Prambanan

BeritaPenelitian Jumat, 17 Januari 2025

Yogyakarta, 16 Januari 2025 – Artikel berjudul “Three-Dimensional Digital Documentation for the Conservation of the Prambanan Temple Cluster Using Guided Multi-Sensor Techniques” resmi terbit di jurnal internasional Heritage (MDPI) Vol. 8 No. 1. Penelitian ini ditulis oleh tim lintas institusi yang melibatkan Dr. Rochmad Muryamto dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik UGM, bersama Ikaputra dari Departemen Arsitektur dan Perencanaan UGM, serta peneliti dari Institut Teknologi Bandung. Kehadiran dosen Geodesi UGM dalam publikasi ini menegaskan kontribusi keilmuan geodesi dalam pelestarian warisan budaya dunia.

Penelitian ini bertujuan mendokumentasikan kompleks Candi Prambanan secara digital 3D dengan teknik multi-sensor yang dipandu oleh architectural pattern design (APD). Para peneliti mengintegrasikan berbagai sensor, mulai dari UAV-LiDAR, terrestrial laser scanner (TLS), fotogrametri udara dan terestrial, kamera sferis, hingga LiDAR murah pada perangkat bergerak. Hasil penelitian menunjukkan TLS memiliki akurasi terbaik hingga skala milimeter, sementara UAV dan fotogrametri mampu menangkap detail yang sulit dijangkau.

Integrasi data ini berhasil menghasilkan model 3D yang komprehensif, dari skala lanskap hingga relief ornamen. Validasi berbasis APD membuktikan bahwa atribut arsitektur Candi Prambanan—seperti simetri, konsep tripartite, hingga ritme ornamen—dapat direpresentasikan akurat secara digital. Model ini menjadi fondasi penting untuk analisis kerentanan struktur dan strategi konservasi jangka panjang, sehingga mendukung upaya pelestarian situs warisan dunia UNESCO tersebut.

https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=oShZECIAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=oShZECIAAAAJ:YOwf2qJgpHMC

Mahasiswa Doktoral dan Dosen Teknik Geodesi UGM Publikasikan Riset Internasional tentang PGIS untuk Perencanaan Pembangunan Partisipatif

BeritaPenelitian Kamis, 16 Januari 2025

Yogyakarta, 15 Januari 2025 – Artikel berjudul “PGIS for Tiered Participatory Development Planning” resmi terbit di International Review for Spatial Planning and Sustainable Development Vol. 13 No. 1 (2025). Penelitian ini ditulis oleh Eka Dwi Anggara, mahasiswa doktoral Teknik Geodesi UGM sekaligus pegawai Pemerintah Kabupaten Karanganyar, bersama dua dosen Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Trias Aditya dan Dr. Heri Sutanta. Keterlibatan dosen Geodesi UGM memperkuat kontribusi akademik dalam mendorong pemanfaatan teknologi spasial untuk perencanaan pembangunan partisipatif.

Para peneliti merancang sistem Participatory GIS (PGIS) khusus untuk mendukung Musrenbang, forum musyawarah perencanaan pembangunan berjenjang dari desa hingga kabupaten. Selama ini, aspirasi masyarakat lebih banyak ditampilkan dalam bentuk tabel tanpa visualisasi peta, sehingga diskusi publik kurang optimal. PGIS yang dikembangkan memungkinkan masyarakat membuat peta aspirasi, meningkatkan kesadaran lokasi, serta memperkuat kolaborasi antar-peserta Musrenbang.

Uji coba terhadap 50 pengguna menunjukkan bahwa PGIS mampu mempercepat proses, mengurangi biaya pertemuan, dan membantu menghindari kesalahan arah pembangunan yang berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran. Meski demikian, pengembangan ke tingkat provinsi dan nasional memerlukan dukungan regulasi dari pemerintah pusat serta penguatan infrastruktur digital. Penelitian ini memberikan landasan penting untuk menghadirkan perencanaan pembangunan berbasis spasial yang lebih transparan, kolaboratif, dan efisien.

https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=oGizjNoAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=oGizjNoAAAAJ:D_sINldO8mEC

Penelitian Geodesi UGM Tawarkan Pemahaman Baru untuk Mitigasi Gempa di Sulawesi

BeritaPenelitian Kamis, 2 Januari 2025

Yogyakarta, 1 Januari 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Bondan Galih Dewanto, bersama peneliti muda Calvin Wijaya dan Ramadhan Priadi, berhasil mempublikasikan artikel berjudul “The Palu-Koro Fault Behaviour Monitoring Associated with the 2018 Palu Earthquake Based on the Multi-Temporal PlanetScope and Landsat 8 Satellite Images”. Artikel ini diterbitkan di jurnal internasional Remote Sensing Applications: Society and Environment (Elsevier), Vol. 37, Januari 2025. Publikasi ini menegaskan kiprah akademisi Geodesi UGM dalam kajian tektonik dan pemantauan deformasi kerak bumi berbasis citra satelit.


Penelitian ini mengkaji perilaku Sesar Palu-Koro di Sulawesi, salah satu zona patahan paling aktif di Indonesia, yang memicu gempa dahsyat pada 28 September 2018. Dengan memanfaatkan citra satelit resolusi tinggi PlanetScope dan Landsat 8 OLI/TIRS, penelitian ini menganalisis tiga fase utama: interseismik, koseismik, dan postseismik. Hasil analisis deformasi koseismik menggunakan teknik korelasi citra optik menunjukkan pergeseran besar hingga 7 meter sepanjang sesar. Keandalan hasil penelitian dijamin melalui standar verifikasi internal, termasuk kriteria reliabilitas di atas 30% dan nilai Mean Structural Similarity Index (MSSIM) = 1. Temuan ini memberikan pemahaman lebih dalam tentang dinamika deformasi di Sesar Palu-Koro serta pentingnya pemantauan multi-temporal berbasis penginderaan jauh untuk mengurangi risiko bencana. Studi ini berkontribusi pada strategi mitigasi gempa di kawasan rawan serta mendukung pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dengan memperkuat kapasitas adaptasi masyarakat terhadap bencana alam.

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=xFUhWQkAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=xFUhWQkAAAAJ:Tyk-4Ss8FVUC

Geo-Land-SEA 2023 South East Asia Workshop on Geodetic Data Sciences, Geoinformatics and Land Administration Supported by FIG, TUM Global Incentive Fund and UGM

BeritaKegiatan MahasiswaPenelitian Selasa, 14 Februari 2023

Department of Geodetic Engineering, in collaboration with the Chair of Land Management, Technical University of Munich (TUM), hosted a South East Asia Workshop on Geodetic Data Sciences, Geoinformatics, and Land Administration from 8 to the 9th of February 2023. The event was held in The Department of Geodetic Engineering Campus in a hybrid mode, with most speakers physically attending. The morning session of the first day featured Dr.rer.nat. Sumaryono (Center for Geospatial Information Standardization and Institution, BIG), Ketut Ary Sucaya, M.Sc. (Data Center Ministry of Agrarian and Spatial Affair/National Land Agency), Prof. Walter de Vries (Department of Aerospace and Geodesy, TUM), Dr. Filip Biljecki (Urban Analytics Lab, National University of Singapore), Prof. Hj. Ismail Omar (Universiti Geomatika Malaysia) and Prof. Trias Aditya (Department of Geodetic Engineering, UGM). The session was moderated by Dr. I Made Andi Arsana from UGM. The topics discussed in the session ranged from challenges and roles for sciences and practices related to geodesy/geodetic engineering and land administration for urban dynamics, services and digitalization of land administration, mixed reality approaches for cadastral survey, land management, land consolidation, and required surveyor/geodetic learning outcomes to embrace mutual recognition agreement in South East Asia level for surveyor profession. The event was opened officially by the Vice Dean for Cooperation, Research, and Community Services of the faculty of Engineering, Dr. Ali Awaludin.

     

The afternoon session was divided into three parallel sessions—two parallel presentation sessions from workshop participants and one industry-university collaboration session. The parallel sessions discussed both paper presentations related to two themes: geodetic data sciences and land administration from national universities with geomatics/geodesy/land administration study programs, including presenters from UGM, ITB, ITN, and others. The third session was followed by representative academicians from ITB (Dr. Poerbandono, Dr. Riqqi, Dr. Wiwin), UGM, UPN (Ir. Ediyanto), and respected professionals from the Association of Indonesian Surveyors (ISI), the Geospatial Information Agency (BIG), and representatives industries from Adaro Land and Petronas. The discussion focused on challenges for embracing ASEAN’s MRA on the surveyor profession and plans to strengthen both industrial capacity and academic competencies in the field of survey and mapping.

The second day continued with identifying strategies and solutions to establish the Association of Study Programs in Surveying/Geomatics/Geodetic Engineering. The second day was attended by more representatives from Indonesian Department/Study Programs with Surveying/Geomatics/Geodetic Engineering study programs. The Head of the Department of Geomatics Engineering from ITS (Dr. Danar Guruh) and the head of the Department of Geodetic Engineering from UNDIP (Dr. Yudho) attended the session. The session recommended the establishment of an Association of Study Programs in Geomatic/Geodetic/Surveying Engineering in Indonesia. The session also discussed the alternatives for establishing Surveyor Profession School in collaboration with Professional Association and the Regulator. The session also agreed to open up more possibilities to develop a network of research in Geodetic/Geomatics Engineering for aiming scientific publication increases involving geomatics/geodetic engineering academicians in Indonesia with TUM.

After the workshop on the 10th of February, Dr. Filip Biljecki shared his research experiences to undergraduates and graduates student at Geodetic/Geomatics Engineering in UGM. The students were attending the lecture with high enthuasism about exploring the research areas and topics Dr. Filip presented. Meanwhile, Prof. Walter met with prospective students and shared information about pursuing a doctoral degree at the Technical University of Munich.

Launching StoryMaps Expedisi Aurora 2021

BeritaPenelitian Senin, 18 Oktober 2021

Sebagai bagian dari peringatan World Hydrography Day 2021, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) bekerjasama dengan peneliti dari berbagai kementrian/lembaga, akademisi, organisasi profesi dan praktisi menyelenggarakan Ekspedisi Jala Citra I – Aurora 2021. Expedisi ilmiah ini bertujuan untuk menyingkap sumber daya kelautan yang belum banyak terungkap di wilayah Perairan Halmahera dan Papua. Selama lebih dari dua bulan, tim peneliti menghabiskan waktu di atas salah satu kapal terbaik milik TNI-AL, yaitu KRI Spica-934. Berbekal berbagai peralatan survey hidrografi yang canggih, tim peneliti mengumpulkan berbagai data terkait bathymetry, kondisi arus internal, biota laut dan berbagai data penting lain yang terdapat di perairan Halmahera. Data-data ini merupakan unsur penting dalam mengoptimalkan pengelolaan sumberdaya alam di daerah tersebut.

Universitas Gadjah Mada (UGM) diwakili oleh salah satu peneliti dari Departemen Teknik Geodesi, Febrian Fitryanik Susanta, M. Eng., menyumbangkan keahliannya di bidang kartografi dan geovisualisasi dalam mengkompilasi dan mengkombinasikan berbagai data penelitian tersebut menjadi sebuah cerita yang utuh. Teknik storytelling melalui StoryMaps dipilih untuk memberikan gambaran utuh baik mengenai perjalanan ekspedisi itu sendiri, maupun data dan informasi yang diperoleh selama ekspedisi dilakukan oleh berbagai peneliti. Selama bergabung dengan tim peneliti Etape I pada KRI Spica-934, dosen muda tersebut mendokumentasikan berbagai parameter spasio-temporal yang berguna dalam penyusunan alur cerita serta tumpang-susun berbagai data peta, mulai dari peta-peta kuno tentang Laut Halmahera, laporan-laporan terdahulu, hingga hasil penelitian dari Ekspedisi Aurora 2021.

Pada tanggal 18 Oktober 2021, Pushidrosal menyelenggarakan Seminar Internasional untuk memperingati World Hydrography Day 2021 yang sekaligus merupakan peringatan ke-100. Seminar Internasional ini sekaligus merupakan launching untuk StoryMaps yang mendokumentasikan seluruh perjalanan Ekspedisi Aurora 2021 berikut hasil-hasil penelitiannya. StoryMaps Aurora 2021 menjadi media yang efektif untuk menyajikan data yang kompleks dan rumit, namun tetap ringan dan mudah dimengerti oleh khalayak umum. Dengan di-launching-nya StoryMaps tersebut, publikasi mengenai penelitian pada ekspedisi ilmiah seperti Aurora 2021 yang selama ini terkubur dibalik laporan dan jurnal-jurnal teknis berubah menjadi laman yang bisa diakses oleh siapapun. Dengan demikian diharapkan bahwa data-data dan laporan perjalanan Ekspedisi Aurora 2021 mampu mendorong peneliti-peneliti lain untuk mengembangkan temuan tersebut serta menggali potensi alam Indonesia, khususnya di Perairan Halmahera dan di seluruh Indonesia pada umumnya. Jalesveva Jayamahe!

StoryMaps Aurora 2021 dapat diakses melalui https://hdc.pushidrosal.id/Story_Map_Aurora.

You can change the world just by sharing your story.

@jeremywaite

1…456

Agenda

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Berita Terakhir

  • Wisuda Periode IV TA 2025/2026, Teknik Geodesi FT UGM Meluluskan 57 Sarjana Baru
  • Info Day Teknik Geodesi UGM Bekali Mahasiswa Baru S1 dan S2 dengan Pengenalan Program Studi dan Perkuliahan
  • Pelatihan Pembuatan Model 3D LOD 3 Departemen Teknik Geodesi FT UGM Resmi Selesai
  • FT UGM Selesaikan Rangkaian Kegiatan Pionir Kesatria 2026
  • Dosen Teknik Geodesi UGM Ikuti Pembekalan OCEAN Traitness untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pembelajaran
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY