Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • Penelitian
Arsip:

Penelitian

Kembangkan Sistem Monitoring Sedimentasi PLTA Ber-TKDN, Dosen Teknik Geodesi UGM Raih Hibah PHRS 2026

BeritaPenelitian Senin, 12 Oktober 2026

Yogyakarta, 12 Oktober 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Ir. Abdul Basith, S.T., M.Si., Ph.D., berhasil meraih pendanaan Program Hilirisasi Riset Strategis (PHRS) Tahun Anggaran 2026 melalui skema SINERGI.

Penetapan skema pendanaan ini merujuk pada kerja sama resmi Kontrak PHRS 2026 Nomor 001/SPK/C4/DHK/VI/2026 dan 046/SPK/C4/DHK/VI/2026 per 17 Juni 2026 oleh Ditjen Diktisainstek dan UGM, serta didukung Surat Tugas Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama UGM Nomor 8284/UN1.P2/DPU/PT.01.02/2026. 

Melalui program ini, Ir. Abdul Basith mengusung riset berjudul “Integrasi AROSSEL dan Blue Marine Echosounder BerTKDN dalam Sistem Monitoring Sedimentasi Sebagai Upaya Mitigasi Kegagalan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air”. Inovasi ini memadukan perangkat hidro-geospasial ber-TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) untuk mendukung pemantauan sedimentasi dan keandalan operasional infrastruktur pembangkit energi bersih di Indonesia.

Capaian ini memperkuat komitmen DTGD FT UGM dalam menghadirkan inovasi instrumen geospasial berbasis produk dalam negeri yang aplikatif untuk mendukung keandalan infrastruktur energi nasional dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Dosen Teknik Geodesi FT UGM Raih Pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas Skema Ajakan Industri 2026

BeritaPenelitian Senin, 12 Oktober 2026

Yogyakarta, 12 Oktober 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T., berhasil meraih pendanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas Tahun Anggaran 2026.

Keputusan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Kuasa Pengguna Anggaran Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 180/KPA/C4/KPT/2026 tanggal 8 April 2026. Dalam pendanaan ini, Dr. Catur lolos melalui skema Ajakan Industri dengan judul riset “Kamera Multispektral Landcam 2 Spectra”.

Capaian ini menjadi wujud kontribusi nyata akademisi DTGD FT UGM dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional melalui pengembangan teknologi instrumen geospasial presisi. Riset ini tidak hanya mendorong transfer teknologi dari kampus ke sektor publik dan industri, tetapi juga membuktikan komitmen Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam menghadirkan solusi pemetaan modern yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Kembangkan Integrasi AI, InSAR, GNSS, dan Data Seismik untuk Mitigasi Bahaya Gempa Bumi

BeritaPenelitian Jumat, 9 Oktober 2026

Yogyakarta, 9 Oktober 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) melalui Cecep Pratama, S.Si., M.Si.,D.Sc.  memperoleh pendanaan penelitian melalui Program Peningkatan Academic Excellence Tahun 2026, Skema B. Penelitian tersebut berjudul “Implementasi AI pada Karakterisasi Deformasi Tektonik untuk Mendukung Mitigasi Bahaya Gempa Bumi Berbasis Integrasi Data InSAR, GNSS, dan Seismik.”

Penelitian ini melibatkan kolaborasi antara Cecep Pratama sebagai Ketua Peneliti, Satriawan Rasyid Purnama dari Universitas Diponegoro sebagai Anggota Peneliti, serta Mizan Bustanul Fuady Bisri, Ph.D. dari Kobe University, Jepang, sebagai mitra internasional. Penelitian juga melibatkan sejumlah mahasiswa sebagai bagian dari tim peneliti.

Penelitian berfokus pada karakterisasi deformasi tektonik di wilayah Jawa dan Sumatra melalui integrasi data InSAR, GNSS, dan seismik dengan pendekatan Artificial Intelligence (AI). Data InSAR akan digunakan untuk memperoleh informasi deformasi secara spasial dan temporal, kemudian diintegrasikan dengan data GNSS untuk menghasilkan model deformasi yang lebih komprehensif.

Hasil integrasi tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk mengestimasi parameter deformasi seperti slip rate dan strain rate, serta dikombinasikan dengan data seismik dalam analisis Peak Ground Acceleration (PGA). Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih terintegrasi mengenai karakteristik deformasi tektonik dan mendukung analisis bahaya gempa bumi.

Kebaruan penelitian terletak pada integrasi data GNSS, InSAR, dan seismik menggunakan pendekatan AI dalam satu kerangka analisis. Hasil penelitian diharapkan dapat mendukung penguatan mitigasi bencana, pengurangan risiko gempa bumi, serta pembaruan Peta Sumber dan Bahaya Gempa Bumi Indonesia secara lebih akurat dan berkelanjutan.

Dua Proposal Hilirisasi Riset Departemen Teknik Geodesi FT UGM Lolos Pendanaan Hibah Pengembangan Inovasi 2026

BeritaPenelitian Jumat, 2 Oktober 2026

Yogyakarta, 2 Oktober 2026 – Dua proposal riset dari Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) berhasil direkomendasikan untuk menerima pendanaan dalam Program Hibah Pengembangan Inovasi Tahun 2026 Batch 2.

Program hibah ini merupakan bagian dari Promoting Research and Innovation through Modern and Efficient Science and Technology Parks Project (PRIMESTeP). Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim Universitas Gadjah Mada Science Techno Park selaku Project Implementation Unit (PIU) bersama Direktorat Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI sebagai Project Management Unit (PMU).

Raihan tersebut tercantum pada Surat Penetapan Penerima Program Peningkatan Inovasi dan Kemitraan UGM Nomor 617/DST/C2/DT.04.00/2026 tertanggal 27 Juli 2026. Adapun dua proposal yang berhasil lolos dipimpin oleh akademisi DTGD FT UGM, yaitu:

Kedua proposal yang meraih hibah tersebut dipimpin oleh akademisi DTGD FT UGM, yaitu:

  • Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng. dengan judul penelitian “Akselerasi Hilirisasi Pix2Land: Platform Augmented Reality (AR) 4D untuk Validasi dan Penilaian Kesehatan Properti Terpadu”.
  • Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D., IPU. dengan judul penelitian “Pengembangan dan Implementasi Nusantara AI for Real-time Analytics and Geospatial Applications (NARAGA): Platform Geospasial Nasional Berbasis Cloud untuk Otomatisasi Analisis Geospasial Multi-Dimensi Secara Real-Time”.

Capaian ini memperkuat komitmen DTGD FT UGM dalam mendorong hilirisasi riset berbasis teknologi geospasial, kecerdasan buatan, dan pemodelan digital guna memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat serta industri nasional.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Laksanakan Pengukuran GNSS pada Titik Pemantauan Sesar Mataram

BeritaPenelitian Jumat, 18 September 2026

Yogyakarta, 18 September 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan kegiatan pengukuran menggunakan receiver Global Navigation Satellite System (GNSS) pada titik pemantauan Sesar Mataram yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kegiatan pengukuran dilaksanakan pada Jumat (18/9) hingga Minggu (20/9) di sejumlah wilayah yang meliputi Kabupaten Bantul, Kabupaten Sleman, dan Kota Yogyakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian untuk memperoleh data pengukuran GNSS pada titik-titik pemantauan Sesar Mataram.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng. selaku Ketua Tim Penelitian, bersama Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. serta anggota tim lainnya dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM.
Kegiatan pengukuran GNSS pada titik pemantauan Sesar Mataram menjadi bagian dari upaya Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung kegiatan penelitian dan pemantauan kondisi geodinamika wilayah DIY melalui pemanfaatan teknologi geodesi satelit.

Dosen Teknik Geodesi UGM Presentasikan Penelitian pada XXV ISPRS Congress 2026 di Toronto

BeritaPenelitian Senin, 27 Juli 2026

Yogyakarta, 27 Juli 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), Febrian Fitryanik Susanta, mempresentasikan penelitian pada XXV International Society for Photogrammetry and Remote Sensing (ISPRS) Congress 2026 yang diselenggarakan pada 4–11 Juli 2026 di Metro Toronto Convention Centre, Toronto, Kanada. Febrian saat ini juga sedang menempuh pendidikan doktoral di Department of Geomatics, National Cheng Kung University (NCKU), Taiwan.

ISPRS Congress merupakan agenda ilmiah utama yang diselenggarakan setiap empat tahun oleh International Society for Photogrammetry and Remote Sensing. Didirikan pada 1910, ISPRS merupakan organisasi internasional tertua yang menaungi bidang fotogrametri, penginderaan jauh, dan ilmu informasi spasial. Kongres ini mempertemukan komunitas akademik, lembaga pemerintah, organisasi profesi, serta industri geospasial dari berbagai negara.

Penyelenggaraan ISPRS Congress 2026 menghadirkan rangkaian sesi pleno, presentasi ilmiah, sesi poster, tutorial, forum tematik, pameran teknologi, serta kegiatan jejaring internasional. Kongres ini mencakup 1.327 presentasi, yang terdiri atas 775 presentasi oral dan 552 presentasi poster. Presentasi oral tersebut diselenggarakan dalam 137 sesi yang mencakup lima komisi teknis ISPRS, sesi tematik, sesi khusus, Canadian Symposium on Remote Sensing, dan sesi aplikasi.

Dalam kongres tersebut, Febrian mempresentasikan penelitian berjudul Modeling Dynamic Walkability to Support Time-Based Route Planning for Older Adults pada sesi WG IV/10: Applied Spatial Science for Public Health. Penelitian tersebut disusun bersama Associate Professor Pei-Fen Kuo dan I Gede Brawiswa Putra serta diterima untuk dipublikasikan dalam The International Archives of the Photogrammetry, Remote Sensing and Spatial Information Sciences (https://www.isprs2026toronto.com/proceedings-schedule). Kegiatan penelitian Febrian di NCKU dilaksanakan melalui Spatial Social Sciences Laboratory, Department of Geomatics, di bawah bimbingan Associate Professor Pei-Fen Kuo.

Partisipasi Febrian dalam ISPRS Congress 2026 memperoleh dukungan dari Prof. Fuh-Gwo Yuan Endowed Scholarship, College of Engineering, National Cheng Kung University, serta National Science and Technology Council (NSTC) Funding Program for Graduate Students Attending International Conferences, Taiwan, melalui nomor grant NSTC-115-2922-I-006-075. Dukungan pendanaan tersebut memberikan kesempatan bagi Febrian untuk mempresentasikan hasil penelitian, mengikuti perkembangan terbaru di bidang geospasial, serta berdiskusi langsung dengan peneliti dan praktisi internasional. Sesi ilmiah, pameran teknologi, dan kegiatan jejaring juga memperluas peluang kolaborasi serta memperkuat kapasitas penelitian dalam bidang GIS, mobilitas perkotaan, dan analisis spasial.

Keikutsertaan ini mencerminkan peran aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam forum ilmiah internasional. Partisipasi pada kongres berskala global seperti ISPRS Congress juga menjadi bagian penting dalam penguatan jejaring institusi, peningkatan kualitas penelitian, serta pengembangan kolaborasi antara UGM, NCKU, dan komunitas geospasial dunia.

Sinergi Lintas Negara: NTU, UGM, dan BIG Berkolaborasi Petakan Pergerakan Kerak Bumi di Busur Banda

BeritaPenelitian Selasa, 30 Juni 2026

YOGYAKARTA – Sebuah kolaborasi riset internasional berhasil dilakukan untuk memetakan deformasi kerak bumi tiga dimensi (3D) di wilayah Busur Banda, Indonesia. Penelitian ini menjadi bukti nyata pentingnya sinergi antara dunia akademis internasional, perguruan tinggi lokal, dan lembaga pemerintah dalam menghadapi tantangan geodinamika.

Riset strategis ini disusun melalui kerja sama erat antara tiga institusi besar:

  • National Taiwan University (NTU), Taiwan: Diwakili oleh Jen-Yu Han dan Hilmiyati Ulinnuha dari Department of Civil Engineering.
  • Universitas Gadjah Mada (UGM), Indonesia: Diwakili oleh Hilmiyati Ulinnuha dan Cecep Pratama dari Department of Geodetic Engineering.
  • Badan Informasi Geospasial (BIG), Indonesia: Diwakili oleh Oktadi Prayoga dari Center for Geodetic and Geodynamic Control Network.

Kolaborasi Data Menjadi Kunci Utama

Selain menggabungkan keahlian para pakar geodasi dan teknik sipil lintas negara, keberhasilan penelitian ini bertumpu pada keterbukaan dan dukungan infrastruktur data. Wilayah Busur Banda yang memiliki karakteristik tektonik kompleks selama ini memiliki tantangan tersendiri dalam hal ketersediaan data.

Untuk mengatasi hal tersebut, BIG bersama Departemen Teknik Geodesi UGM memfasilitasi penyediaan data pengamatan kontinu dari stasiun Continuous Operating Reference Stations (CORS). Data tersebut menjadi pilar utama yang memungkinkan para peneliti melakukan analisis pemodelan tektonik secara akurat.

“Sinergi antara keahlian teknis global dari NTU, pemahaman wilayah dari UGM, serta dukungan data spasial nasional dari BIG terbukti menjadi kunci sukses dalam mengungkap fenomena pergerakan kerak bumi di wilayah yang terpencil dan kompleks seperti Busur Banda.”

Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung mitigasi bencana geologi berbasis sains yang lebih baik di masa depan, khususnya bagi wilayah-wilayah rawan tektonik di Indonesia

Sumber : https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/00396265.2026.2671546

Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menorehkan capaian dalam bidang inovasi dan pengembangan teknologi geospasial melalui perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tingkat nasional untuk karya berjudul “Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang.”

Karya ini merupakan hasil kolaborasi lintas peneliti yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Tim pengembang terdiri atas Dr. Yulaikhah, S.T., M.T.; Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU.; Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D.; Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Azis Mulya Affandy; Lissatu Qurrotil Ainiyyah; Muhammad Azhar Rafi’ Samudra; Fiqri Fahra; Iqbal Hanun Azizi, S.T.; Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc.; Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU.; Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Dr. Ir. Bilal Ma’ruf, S.T., M.T.; Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU.; serta Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D.

Peta 3D tersebut dikembangkan untuk menghadirkan representasi spasial yang lebih detail dan informatif mengenai kawasan Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang. Dengan memanfaatkan teknologi pemetaan dan pemodelan tiga dimensi, produk ini mampu menyajikan visualisasi wilayah secara lebih komprehensif dibandingkan peta konvensional.

Pemanfaatan peta tiga dimensi memiliki berbagai potensi aplikasi, mulai dari perencanaan kawasan, kegiatan pendidikan dan pelatihan, pengelolaan aset, promosi kawasan wisata, hingga mitigasi dan manajemen kebencanaan. Kehadiran model spasial yang lebih realistis juga dapat membantu pengguna dalam memahami kondisi lapangan secara lebih akurat.

Pada tahun 2026, karya ini memperoleh pengakuan sebagai HKI Nasional dan termasuk dalam kategori “Membuat rancangan dan karya teknologi yang dipatenkan atau terdaftar di HaKI secara nasional dalam bentuk paten sederhana yang telah memiliki sertifikat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.”

Keberhasilan ini menunjukkan kuatnya budaya kolaborasi riset di lingkungan DTGD FT UGM yang melibatkan berbagai bidang keahlian geodesi, geomatika, pemetaan digital, serta teknologi informasi geospasial. Selain menghasilkan luaran ilmiah, penelitian yang dilakukan juga diarahkan untuk menghasilkan produk inovatif yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Perolehan HKI ini sekaligus menjadi bukti kontribusi Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung pengembangan teknologi geospasial nasional. Melalui inovasi yang berkelanjutan, DTGD FT UGM terus berupaya menghasilkan karya-karya yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi pembangunan dan pengelolaan wilayah di Indonesia.

Capaian ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra eksternal dalam menghasilkan inovasi geospasial yang berdampak luas bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Komitmen sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) dalam mengembangkan inovasi teknologi geospasial kembali tercermin melalui berbagai capaian Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berhasil didaftarkan. Dua akademisi DTGD FT UGM, Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T. dan Dr. Dedi Atunggal S.P., S.T., M.Sc., menjadi bagian dari sejumlah inovasi yang berfokus pada pemetaan, teknologi GNSS (Global Navigation Satellite System), serta pengembangan perangkat geospasial yang aplikatif.

Salah satu karya yang telah memperoleh perlindungan HKI adalah Geotagging+, yang didaftarkan sebagai Hak Cipta pada tahun 2022 dengan nomor permohonan EC00202267225. Inovasi ini dikembangkan oleh Dr. Catur Aries Rokhmana, Nuaim Hammad Ausi, dan Dr. Dedi Atunggal. Geotagging+ dirancang untuk mendukung pengelolaan informasi spasial yang lebih efektif melalui integrasi data lokasi pada berbagai aktivitas survei dan pemetaan.

Selain itu, kedua akademisi tersebut juga mendaftarkan GPS untuk Kamera Smartphone sebagai Desain Industri pada tahun 2025 dengan nomor permohonan A00202505799. Inovasi ini bertujuan meningkatkan akurasi informasi posisi pada perangkat kamera smartphone sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dokumentasi dan pengumpulan data geospasial di lapangan.

Capaian HKI tersebut merupakan bagian dari rangkaian penelitian yang telah lama dikembangkan oleh Dr. Catur Aries Rokhmana dan Dr. Dedi Atunggal dalam bidang teknologi survei dan pemetaan modern. Keduanya dikenal aktif mengembangkan berbagai inovasi berbasis geospasial, termasuk GeoCam dan GeoPen.

GeoCam dikembangkan sebagai solusi untuk mendukung survei dan pemodelan tiga dimensi (3D) secara lebih efisien, sementara GeoPen dirancang sebagai perangkat pemetaan yang presisi, portabel, dan mudah digunakan dalam berbagai kondisi lapangan. Pengembangan kedua teknologi tersebut menunjukkan upaya nyata dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan secara luas oleh industri maupun masyarakat.

Menurut berbagai studi dan pengalaman lapangan, kebutuhan akan teknologi pemetaan yang cepat, akurat, dan mudah dioperasikan terus meningkat seiring berkembangnya transformasi digital di sektor geospasial. Oleh karena itu, perlindungan HKI menjadi langkah penting untuk memastikan hasil penelitian dapat terus dikembangkan, dimanfaatkan, dan dikomersialisasikan secara berkelanjutan.

Keberhasilan memperoleh HKI ini sekaligus memperkuat posisi Departemen Teknik Geodesi FT UGM sebagai salah satu pusat pengembangan inovasi geospasial di Indonesia. Melalui sinergi antara penelitian, pendidikan, dan hilirisasi teknologi, DTGD FT UGM terus mendorong lahirnya berbagai solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, industri, dan pembangunan nasional.

Capaian Dr. Catur Aries Rokhmana dan Dr. Dedi Atunggal menjadi contoh bagaimana hasil riset di perguruan tinggi dapat menghasilkan inovasi yang berdampak nyata serta memiliki nilai tambah melalui perlindungan kekayaan intelektual. Dengan semangat inovasi yang berkelanjutan, akademisi DTGD FT UGM diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi geospasial Indonesia di masa mendatang.

Sivitas Teknik Geodesi UGM Terbitkan Buku Peta dan Infografis Desa Beluk untuk Mendukung Informasi Geospasial Tingkat Desa

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Tim peneliti dan akademisi dari Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menghasilkan karya yang mendukung pengembangan informasi geospasial di tingkat desa melalui penerbitan “Buku Peta dan Infografis Administrasi, Kependudukan, dan Sosial Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.”

Buku ini merupakan hasil kolaborasi berbagai dosen, peneliti, dan mahasiswa yang terdiri atas Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU.; Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Dr. Yulaikhah, S.T., M.T.; Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU.; Iqbal Hanun Azizi, S.T.; Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D.; Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D.; Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU.; Ir. Abdul Basith, S.T., M.Si., Ph.D.; Lusiana Natali Marpaung; Ilsya Noorfarinda Sari; Naufal Majid Nursalim; Muhammad Rizal Setiyawan; serta Nicholas Genta Setiawan Gunawan.

Diterbitkan pada tahun 2026, buku ini menyajikan berbagai informasi spasial dan statistik yang menggambarkan kondisi Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Informasi yang disusun mencakup aspek administrasi wilayah, kependudukan, serta kondisi sosial masyarakat yang dikemas dalam bentuk peta tematik dan infografis yang mudah dipahami.

Penyusunan buku peta dan infografis ini bertujuan untuk menyediakan data yang lebih informatif dan komunikatif bagi pemerintah desa, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya. Melalui penyajian data berbasis geospasial, berbagai informasi penting dapat divisualisasikan secara lebih efektif sehingga mendukung proses perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan di tingkat lokal.

Dalam konteks pembangunan desa, ketersediaan data spasial yang akurat dan mudah diakses menjadi faktor penting untuk mendukung berbagai program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Peta dan infografis memungkinkan identifikasi karakteristik wilayah, distribusi penduduk, kondisi sosial, serta potensi desa secara lebih komprehensif.

Karya ini juga menunjukkan bagaimana ilmu geodesi dan geomatika dapat berkontribusi langsung dalam mendukung pengelolaan data desa. Dengan mengintegrasikan teknologi pemetaan, sistem informasi geospasial, dan visualisasi data, informasi yang sebelumnya tersimpan dalam bentuk tabel dan laporan dapat disajikan menjadi lebih menarik, informatif, dan mudah dimanfaatkan.

Sebagai karya tingkat nasional, buku ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata sivitas akademika DTGD FT UGM dalam mendukung penguatan data spasial desa serta implementasi kebijakan Satu Data Indonesia yang mendorong pemanfaatan data berkualitas untuk pembangunan.

Melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, Departemen Teknik Geodesi FT UGM terus mengembangkan berbagai produk geospasial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran buku peta dan infografis Desa Beluk diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah desa, peneliti, maupun masyarakat dalam memahami kondisi wilayah dan merencanakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Karya ini sekaligus menegaskan peran DTGD FT UGM sebagai pusat pengembangan ilmu dan teknologi geospasial yang tidak hanya menghasilkan penelitian akademik, tetapi juga produk yang dapat dimanfaatkan secara nyata untuk mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

123…7

Agenda

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Berita Terakhir

  • Peringati 67 Tahun Teknik Geodesi UGM, Panitia Reuni KATDESI 2026 Gelar Aksi Distribusi Air Bersih ke Gunungkidul
  • Sinergi Teknik Geodesi UGM, KLH, dan World Bank: Kembangkan Dashboard Pemodelan Spasial untuk Mitigasi Karhutla Lahan Gambut
  • Eksplorasi Dunia Tambang Bawah Tanah: Kuliah Umum Bersama Deny Saputra Yusuf di Teknik Geodesi UGM
  • Sinergi Teknik Geodesi UGM, KLH, dan World Bank: Kembangkan Dashboard Pemodelan Spasial untuk Mitigasi Karhutla Lahan Gambut
  • Dari Geodesi UGM ke Menara Petronas: Tentang Alumni dan Hubungan yang Terus Terjaga
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY