• Tracer Study
  • Portal Civitas Akademik
  • SSO Login
  • 🇺🇸 EN
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Struktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs11
  • SDGs11
  • hal. 3
Arsip:

SDGs11

Geodesi UGM dan Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan Pelatihan Pemetaan 3D Berbasis UAV LiDAR

BeritaPelatihan Sabtu, 2 Agustus 2025

Yogyakarta, 1 Agustus 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada bersama Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemetaan 3 Dimensi dengan Teknik UAV LiDAR pada 21 Juli–1 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Grha Sabha Pramana untuk praktik lapangan serta di studio Geodesi UGM untuk pengolahan data. Pelatihan di isi dengan pemateri dari dosen Geodesi UGM antara lain seperti Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, Prof. Harintaka, Dr. Catur Aires, Dr. Yulaikhah, dll.


Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas teknis aparatur Pemprov DKI Jakarta dalam memanfaatkan teknologi UAV LiDAR untuk menghasilkan peta 3D yang lebih akurat dan efisien. Teknologi ini menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung perencanaan tata ruang kota Jakarta yang dinamis dan kompleks. Peserta terdiri dari 24 tenaga teknis profesional yang terbagi dalam dua gelombang, seluruhnya mengikuti program intensif selama lima hari.

Materi pelatihan mencakup pengantar UAV LiDAR, pemrosesan data menjadi point cloud, pembuatan Digital Terrain Model (DTM) dan Digital Surface Model (DSM), hingga rekonstruksi model 3D bangunan Level of Detail (LOD) 2. Peserta juga mempraktikkan langsung akuisisi data dengan DJI Matrice 350 RTK yang dilengkapi sensor Zenmuse L2, serta mengolah hasilnya menggunakan perangkat lunak DJI Terra, Agisoft Metashape, hingga Dream 3D City yang dikembangkan tim Geo-AI UGM.


Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta. Berdasarkan pre-test dan post-test, sebagian besar peserta mengalami kenaikan skor pengetahuan teknis. Selain itu, kuesioner kepuasan mencatat nilai rata-rata di atas 4,8 dari skala 5, yang menandakan kualitas pelatihan sangat memuaskan. Peserta bahkan merekomendasikan adanya pelatihan lanjutan dengan fokus pada pemodelan 3D detail, integrasi dengan BIM, serta pengembangan Digital Twin untuk mendukung konsep Jakarta Satu.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kapasitas teknologi pemetaan, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dalam mendukung tata ruang berbasis data spasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan adanya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan universitas. Ke depan, pelatihan serupa diharapkan terus dilakukan secara berkala untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang pemetaan modern.

Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Kuliah Umum “From Geo to Urban Informatics” Bersama Dr. Filip Biljecki dari NUS

BeritaKuliah Umum Jumat, 1 Agustus 2025

Yogyakarta, 30 Juli 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “From Geo to Urban Informatics” pada Rabu (30/7) di ruang III.5. Acara ini menghadirkan narasumber Dr. Filip Biljecki, Assistant Professor dari Urban Analytics Lab, National University of Singapore (NUS). Dr. Filip adalah salah satu ilmuan dalam pengembangan bidang Urban Informatics.
Kuliah umum ini dihadiri oleh mahasiswa program Magister Teknik Geomatika dan Doktor Teknik Geomatika UGM. Sejak awal, suasana tampak antusias. Acara secara resmi dibuka oleh Pak I Made Andi Arsana pada pukul 13.05 WIB, dan dilanjutkan dengan presentasi utama dari Filip Biljecki yang membagikan perjalanan akademik dan penelitiannya selama satu dekade terakhir—berawal dari latar belakang Teknik Geodesi hingga akhirnya mendalami dan mengembangkan Urban Informatics sebagai fokus utama.

Dalam paparannya, Filip menjelaskan bahwa Urban Informatics merupakan disiplin yang berperan dalam “creating, applying, and using information and communication technology and data in the context of cities and urban environments.” Menurutnya, bidang ini menjadi ruang temu antara geodesi, geomatika, dan studi perkotaan, dengan peran penting dalam memahami dinamika kota modern melalui pendekatan berbasis data dan teknologi.

Dr. Filip turut memperkenalkan tempat ia mengajar dan meneliti, yaitu Department of Architecture di NUS, yang secara konsisten masuk dalam daftar 10 besar dunia di Departemen Arsitektur. Ia menjelaskan bahwa kelompok risetnya bersifat transdisipliner, mencakup bidang transportasi, geomatika, perencanaan kota, iklim perkotaan, properti dan real estate, serta desain kota. Ia menekankan bahwa fondasi dari banyak riset tersebut adalah peningkatan kualitas data spasial, akuisisi data geospasial yang lebih maju, serta pentingnya harmonisasi dan standardisasi data spasial dalam skala global.

Sejumlah proyek riset mutakhir yang dipaparkan mencerminkan pendekatan inovatif dalam memahami kota. Di antaranya:

  • Roofpedia, sebuah perpustakaan atap global yang open untuk mendukung tujuan urban,
  • Penerapan deep learning untuk memahami morfologi kota secara spasial,
  • 3D City Index yang digunakan untuk menilai dan membandingkan model kota 3D dari berbagai belahan dunia,
  • Studi terkait persepsi kota melalui ulasan akomodasi, serta analisis video dan citra street view untuk memetakan perubahan lanskap kota, persepsi suara (soundscape), hingga evolusi spasial dan visual lingkungan perkotaan.

Dr. Filip juga menyinggung peran penting geodesy dan geomatics dalam menjembatani kesenjangan antardisiplin, khususnya dalam konteks pengembangan Digital Twin (DT). Ia menggambarkan DT sebagai pendekatan yang semakin relevan untuk mendukung inovasi dan pengambilan keputusan dalam tata kelola kota. Namun demikian, ia juga menyoroti berbagai tantangan seperti istilah yang belum seragam, keterbatasan data dinamis, hingga minimnya solusi terbuka yang tersedia secara luas.

Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana para mahasiswa sangat aktif mengajukan pertanyaan, baik yang bersifat teknis maupun konseptual. Antusiasme terlihat tinggi, terutama dalam menggali peran geomatika di tengah perkembangan teknologi perkotaan yang pesat. Kuliah umum ditutup pada pukul 14.45 WIB dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan pemateri. Harapan pun disampaikan agar kolaborasi dan diskusi lintas disiplin semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, khususnya dalam memperkuat posisi Teknik Geodesi dan Geomatika dalam menjawab tantangan kota masa depan.

Tim Geodesi UGM Paparkan Rencana Penelitian dan Pengabdian di Kulon Progo

Berita Selasa, 29 Juli 2025

Kulon Progo, 28 Juli 2025 – Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada mengunjungi Kantor Bupati Kulon Progo untuk mempresentasikan sejumlah rencana kegiatan. Tim memperkenalkan program pemetaan orthofoto berbasis UAV untuk mendukung percepatan PBT terintegrasi di Desa Kanoman. Tim juga menawarkan pemetaan potensi bencana di Kapanewon Samigaluh serta pemetaan potensi desa untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, tim menyiapkan studi dinamika muka tanah menggunakan InSAR dan pemanfaatan garam di wilayah pesisir Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo menyambut kedatangan tim Geodesi UGM dengan penuh apresiasi. Bupati mendengarkan paparan program secara langsung dan memahami manfaat kegiatan bagi daerah. Bupati mempersilakan seluruh kegiatan dilaksanakan di wilayah Kulon Progo sesuai rencana. Untuk mendukung keberlangsungan program, Bupati juga menugaskan beberapa staf pemerintah daerah agar mendampingi pelaksanaan di lapangan.

Tim Geodesi UGM menjadikan pertemuan ini sebagai sarana perkenalan awal dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Tim menegaskan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di daerah. Program penelitian dan pengabdian diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mitigasi bencana dan pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan kolaborasi ini, tim optimis dapat memperkuat peran Kulon Progo dalam pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya:

SDG 2: Tanpa Kelaparan (pemetaan potensi desa dan pertanian)

SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (studi dinamika muka tanah dan bandara)

SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (pemetaan bencana dan desa)

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (mitigasi risiko bencana)

SDG 14: Ekosistem Lautan (pemanfaatan garam di pesisir)

SDG 15: Ekosistem Daratan (pemetaan potensi desa dan penggunaan lahan)

Prof. Trias Aditya Jadi Anggota Komite dalam Ujian Terbuka Doktor di University of Twente

Berita Jumat, 20 Juni 2025

Enschede, Belanda — Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan M, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., Ketua Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, mendapat kehormatan sebagai External Examiner dalam ujian terbuka promosi doktor di University of Twente, Faculty of Geo-information Science and Earth Observation (ITC), Belanda.

Ujian terbuka ini dilaksanakan pada Selasa, 17 Juni 2025, bertempat di Waaier Building, University of Twente, dan juga disiarkan melalui live stream. Acara ini merupakan bagian dari sidang promosi doktor Aji Putra Perdana atas disertasi berjudul “Participatory Toponym Handling: Preserving Local Names in Indonesia”.

Disertasi tersebut mengangkat pentingnya pelestarian nama-nama lokal (toponim) melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat dan teknologi informasi geospasial. Dengan merancang kerangka kerja Participatory Toponym Handling (PTH), riset ini membuka peluang keterlibatan warga dalam penyusunan data toponim yang lebih kontekstual dan berakar pada identitas budaya lokal.

Prof. Trias Aditya bertugas sebagai salah satu anggota Graduation Committee, bersama para akademisi terkemuka dari Eropa, yang terdiri dari:

  1. Chair / Secretary: Prof. Dr. F.D. van der Meer
  2. Promotor: Prof. Dr. M.J. Kraak (ITC, Dept. of Geo-information Processing)
  3. Co-promotor: Dr. F.O. Ostermann (ITC, Dept. of Geo-information Processing)
  4. Committee Members:
  5. Prof. Dr. K. Pfeffer (ITC, Dept. of Urban and Regional Planning and Geo-Information Management)
  6. Prof. Dr. R. Zurita Milla (ITC, Dept. of Geo-information Processing)
  7. Prof. Dr. T. Aditya (Gadjah Mada University)
  8. Prof. Dr. A.P. Versloot (University of Amsterdam)

Keterlibatan Prof. Trias dalam forum akademik internasional ini tidak hanya mencerminkan reputasi pribadi beliau sebagai pakar di bidang kadaster, geoinformasi dan pemetaan partisipatif, tetapi juga mengukuhkan kontribusi aktif Universitas Gadjah Mada dalam jejaring ilmiah global.

Penugasan resmi Prof. Trias sebagai penguji eksternal ini tercantum dalam Surat Tugas Nomor: 71105/UN1/FTK/SDM/KP/2025 yang dikeluarkan oleh Dekan Fakultas Teknik UGM. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi UGM dalam mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi pendidikan dan riset internasional.

UGM dan DJPK Kemenkeu Selenggarakan Pelatihan TOT Perhitungan Potensi PBB P2 Berbasis Data Spasial

BeritaPelatihan Selasa, 17 Juni 2025

Yogyakarta, — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada bekerja sama dengan Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan Republik Indonesia, telah sukses menyelenggarakan pelatihan Training of Trainers (TOT) bertajuk Perhitungan Potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) Berbasis Data Spasial pada 10–14 Juni 2025.

Pelatihan yang berlangsung selama lima hari di Laboratorium CAGE DTGD UGM ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas teknis peserta dalam penghitungan dan estimasi PBB P2 secara efisien dan akurat menggunakan data spasial dan perangkat lunak open-source. Sebanyak 13 peserta dari berbagai instansi, termasuk DJPK, BPKAD Sleman, dan BPKAD Kota Yogyakarta, mengikuti kegiatan ini secara penuh.

Dalam sambutan pembukaan, Ketua Departemen Teknik Geodesi UGM dan perwakilan dari SKALA dan DJPK menekankan pentingnya pemanfaatan data spasial dalam peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui optimalisasi potensi PBB P2.

Materi pelatihan mencakup topik-topik mendalam seperti administrasi pertanahan, Sistem Informasi Geografis (SIG), integrasi data BPN dan PBB, penyusunan peta Zona Nilai Tanah (ZNT), block adjustment dengan PEREKAT, serta praktik pengolahan data dan estimasi potensi PBB menggunakan QGIS. Pelatihan ini juga memperkenalkan plugin khusus yang dikembangkan oleh DTGD UGM untuk mendukung estimasi pajak.

Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan peserta. Rata-rata nilai peserta meningkat dari 60 menjadi 88, dengan empat peserta memperoleh nilai sempurna pada post-test. Evaluasi kuesioner juga menunjukkan tingkat kepuasan tinggi terhadap materi, metode pengajaran, serta fasilitas pelatihan, dengan rata-rata skor kepuasan mencapai 4,9 dari 5.

Peserta juga menyampaikan saran terkait pengembangan pelatihan lanjutan, seperti pemanfaatan Google Earth Engine dan machine learning untuk penilaian nilai tanah dan bangunan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas individu, tetapi juga diharapkan mampu melahirkan trainer-trainer kompeten yang dapat mereplikasi pelatihan serupa di berbagai daerah di Indonesia. Ketua Tim Pelaksana, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan ini.

Riset Lintas Institusi dengan Keterlibatan Teknik Geodesi UGM Ungkap Pentingnya Komunikasi Risiko dalam Mitigasi Erupsi Semeru

BeritaPenelitian Kamis, 12 Juni 2025

Yogyakarta, 11 Juni 2025 – Artikel berjudul “Disaster risk reduction communication during the Mount Semeru eruption in East Java, Indonesia” resmi terbit secara daring di jurnal internasional. Publikasi ini ditulis oleh tim peneliti lintas institusi, termasuk Cecep Pratama dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik UGM. Keterlibatan dosen Geodesi UGM dalam penelitian ini memperkuat kontribusi akademik dalam bidang kebencanaan, khususnya pada aspek komunikasi risiko dan keterlibatan masyarakat saat terjadi erupsi gunung berapi.

Penelitian ini menelaah manajemen komunikasi risiko bencana dan keterlibatan masyarakat lokal saat erupsi Gunung Semeru pada 2021. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BNPB dihadapkan pada tantangan besar akibat belum adanya protokol komunikasi yang terstruktur untuk penyampaian informasi bencana. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan peninjauan dokumen pemerintah, studi literatur, observasi program, serta wawancara mendalam terhadap 35 informan yang tinggal di wilayah rawan bencana di Lumajang dan Jember.

Hasil penelitian menegaskan pentingnya peran pemerintah sebagai komunikator risiko utama dalam menyampaikan pesan bencana secara cepat, akurat, dan mudah dipahami. Temuan juga menunjukkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam upaya mitigasi serta pembentukan sistem peringatan dini yang lebih efektif. Rekomendasi penelitian ini menekankan perlunya strategi komunikasi risiko yang sistematis dan berkesinambungan, sehingga masyarakat di daerah rawan erupsi dapat lebih tanggap, siap, dan terlindungi dari dampak bencana.

https://scholar.google.co.id/citations?view_op=view_citation&hl=id&user=5YFJgTQAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=5YFJgTQAAAAJ:maZDTaKrznsC

Dosen Geodesi UGM Kembangkan Metode Otomatisasi Pemetaan Bangunan dengan AI

BeritaPenelitian Rabu, 11 Juni 2025

Yogyakarta, 19 Juni 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Harintaka, bersama penulis utama Annisa Baroroh, berhasil mempublikasikan penelitian berjudul “Ekstraksi Otomatis Tapak Bangunan (Building Footprint) pada Ortofoto Menggunakan Segment Anything Model (SAM)” di Elipsoida: Jurnal Geodesi dan Geomatika, Vol. 8 No. 1, Juni 2025. Publikasi ini menegaskan kontribusi penting akademisi Geodesi UGM dalam mengembangkan metode otomatisasi pemetaan bangunan menggunakan teknologi kecerdasan buatan terbaru.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan peta dasar skala besar di Indonesia, khususnya informasi geospasial terkait bangunan yang terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk. Metode konvensional melalui digitasi manual dinilai lambat dan kurang efisien. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan Segment Anything Model (SAM), algoritma deep learning dari Meta AI, yang mampu melakukan segmentasi objek tanpa perlu pelatihan ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAM, ditambah dengan metode regularisasi, mampu mengekstraksi tapak bangunan dari ortofoto UAV dengan rata-rata akurasi di atas 87 persen.

Temuan ini menunjukkan potensi besar penerapan SAM dalam percepatan pemetaan skala besar di Indonesia. Dengan kemampuan segmentasi yang cepat dan efisien, metode ini dapat menjadi solusi bagi daerah yang belum memiliki data spasial rinci, sekaligus mendukung perencanaan wilayah dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini juga sejalan dengan pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) serta SDG 9 (Inovasi, Infrastruktur, dan Industri).

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=XliPgAcAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=XliPgAcAAAAJ:8uzoZH4hB9AC

Kuliah Umum Departemen Teknik Geodesi UGM Kupas Tuntas Dunia Hidrografi Bersama Denni Pascasakti

BeritaKuliah Umum Kamis, 5 Juni 2025

Yogyakarta, Kamis 5 Juni 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menggelar kuliah umum yang inspiratif bertajuk “Unveiling Knowledge Beneath the Waves: Advances in Marine Hydrography”. Acara ini menghadirkan pembicara, Denni Pascasakti, Chief Navigator dari perusahaan offshore ternama Sanco Holding AS sekaligus alumni Teknik Geodesi UGM angkatan 2005. Kegiatan yang diselenggarakan di ruang III.4, Lantai 3 Departemen Teknik Geodesi ini dihadiri puluhan mahasiswa lintas angkatan—2022, 2023, dan 2024—khususnya dari mata kuliah Oseanografi Fisis dan Survei Rekayasa Laut, yang antusias menyimak berbagai wawasan dari dunia profesional.

Denni memberikan penjelesan terkait hidrografi
Denni memberikan penjelesan terkait hidrografi

Dalam pemaparannya, Mas Denni—begitu ia akrab disapa—berbagi pengalaman selama lebih dari 15 tahun berkecimpung di bidang navigasi dan survei hidrografi lepas pantai (offshore). Ia menekankan pentingnya peran Teknik Geodesi dalam pemetaan dasar laut untuk kebutuhan eksplorasi, navigasi, hingga penentuan posisi bawah laut yang presisi. Menurutnya, keahlian geodesi tidak hanya relevan dalam survei teknis, tetapi juga menjadi kunci dalam industri pertambangan mineral berharga dari dasar laut—sebuah sektor yang menjanjikan prospek karier luas bagi lulusan Teknik Geodesi.

Mas Denni juga menjelaskan prinsip kerja berbagai teknologi survei bawah laut seperti Singlebeam dan Multibeam Echosounder, serta alat pengukur kecepatan gelombang suara dalam air, Sound Velocity Profiler (SVP). Penjelasan tersebut memperkaya pemahaman peserta mengenai bagaimana sistem echosounder dan gelombang akustik dimanfaatkan untuk memetakan dan menentukan posisi di lingkungan laut yang kompleks. Tak hanya aspek teknis, Mas Denni turut mengangkat sisi non-teknis dari kehidupan sebagai surveyor hidrografi, termasuk dinamika kerja di kapal, manajemen operasional offshore, hingga pentingnya kolaborasi lintas budaya dan negara.

Pemberian kenang-kenangan kepada Saudara Denni

Salah satu pesan penting yang ditekankan Mas Denni kepada mahasiswa adalah pentingnya penguasaan bahasa Inggris. Dalam dunia kerja offshore yang multinasional, kemampuan komunikasi internasional menjadi modal utama agar mampu beradaptasi dan berkembang di lingkungan kerja global.

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang acara, ditandai dengan banyaknya pertanyaan kritis dan diskusi aktif, terutama dari mahasiswa angkatan 2024 yang baru mulai mengenal dunia hidrografi. Kuliah umum ini tidak hanya membuka cakrawala peserta tentang aspek teknis dan profesional dalam survei hidrografi, tetapi juga menyoroti besarnya peluang kolaborasi lintas disiplin dan negara, terutama dalam proyek-proyek eksplorasi laut, mitigasi bencana, dan pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan. Mas Denni menekankan bahwa survei hidrografi merupakan bidang yang semakin strategis, seiring meningkatnya kebutuhan data spasial bawah laut untuk mendukung pembangunan infrastruktur maritim, eksplorasi energi, dan penelitian ilmiah global. Potensi ini menjadikan survei hidrografi sebagai ladang kerja dan inovasi yang tidak hanya menantang, tetapi juga sangat relevan dalam menjawab tantangan masa depan. Kuliah umum kemudian ditutup secara hangat pada pukul 15.00 WIB dengan sesi foto bersama dan pemberian hadiah bagi peserta yang aktif.

Genius Mercator 2025, Wadah Inovasi Geospasial Mahasiswa Teknik Geodesi UGM

BeritaKegiatan Mahasiswa Minggu, 1 Juni 2025

YOGYAKARTA — Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar ajang tahunan Genius Mercator yang pada tahun 2025 ini mengusung tema “Geospatial Vision, Pioneering Uncharted Horizons”. Kegiatan ini menjadi wadah bagi sivitas akademika, profesional, dan industri untuk berdiskusi serta menampilkan inovasi terkini di bidang geospasial.

Rangkaian acara Genius Mercator 2025 terdiri atas empat agenda utama, yakni Seminar Nasional, Expo, Pelatihan Alat, dan Awarding Night.

Seminar Nasional: Intelektual Geospasial untuk Perencanaan dan Ekonomi

Seminar Nasional dibagi menjadi dua sesi. Pada Sesi Pertama, tema yang diangkat adalah “Geospatial Intelligence for Urban Development” dengan pembicara Ir. H. Jonahar, M.Ec., DEV (Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang), Muchammad Masykur, S.T., M.T., IRSURV (Ketua Ikatan Surveyor Indonesia), serta Prof. Dr. rer. nat. Muh Aris Marfai, S.Si., M.Sc. (Kepala Badan Informasi Geospasial RI). Moderator sesi ini adalah Dr. I Made Andi Arsana, pakar perbatasan dari UGM.

Sementara itu, Sesi Kedua mengusung tema “Geospatial Technology for Enhancing Economic Creativity”. Tiga pembicara yang hadir adalah Benny Emor, S.T., M.T.I. (Founder dan CEO GeoSquare.ai), Yantisa Akhadi, S.T., M.SISc. (Cartography Strategy & Partnerships Manager di GOJEK), dan Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. (Dosen Teknik Geodesi UGM). Sesi ini dimoderatori oleh Fatimah Azzahra, perwakilan mahasiswa Teknik Geodesi.

Expo: Industri Geospasial Tampil di Kampus

Dalam pameran (expo), sejumlah perusahaan dan institusi turut meramaikan dengan memamerkan produk serta layanan mereka, antara lain Madhava Group, Geo Spatial Nusantara, PT Arkabumi Sinergi Bersama, PT Total Geo Survey, PT Zonex Geomatic Indonesia, STPN, dan KMTG FT UGM. Yang menarik perhatian pengunjung adalah kehadiran alat-alat survei klasik hingga teknologi modern, seperti theodolite tua yang dipajang di stan nomor 13 dan 14, serta alat pemetaan berbasis UAV dan Lidar yang semakin banyak diaplikasikan di dunia industri.

Pelatihan Alat: Lidar Quadcopter dan Pengolahan Data

Salah satu sesi yang dinantikan peserta adalah pelatihan penggunaan Lidar Quadcopter dan teknik pengolahan data hasil akuisisi. Sesi pelatihan ini difasilitasi oleh Madhava Group, yang memberikan kesempatan langsung kepada peserta untuk memahami teknologi pemetaan udara terkini yang kian relevan dalam dunia kerja geospasial.

Awarding Night: Apresiasi dan Penutup Kegiatan

Sebagai penutup rangkaian acara, digelar Awarding Night yang menjadi ajang pemberian penghargaan kepada peserta dan panitia yang berkontribusi dalam menyukseskan Genius Mercator 2025. Suasana penuh keakraban dan kolaborasi menjadi penanda berakhirnya kegiatan, sekaligus pembuka peluang kerja sama lintas sektor di masa depan.

Melalui Genius Mercator, mahasiswa Teknik Geodesi UGM menunjukkan peran aktifnya dalam mendorong literasi dan pemanfaatan teknologi geospasial yang inovatif, berkelanjutan, dan inklusif, sejalan dengan semangat Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dan Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan).

Studi GNSS Geodesi UGM Identifikasi Dominasi Kompresi di Celah Seismik Mentawai

BeritaPenelitian Selasa, 27 Mei 2025

Yogyakarta, Mei 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Prof. Leni Sophia Heliani dan Dr. Cecep Pratama, bersama tim lintas institusi, berhasil mempublikasikan artikel berjudul “Strain accumulation in the Mentawai Forearc Sliver, Indonesia, inferred from continuous GNSS-derived strain rate” di jurnal internasional Geodesy and Geodynamics (Elsevier, KeAi Publishing). Publikasi ini menunjukkan kontribusi penting akademisi Geodesi UGM dalam pemahaman deformasi kerak bumi di wilayah rawan gempa Mentawai.

Penelitian ini memanfaatkan data GNSS (Global Navigation Satellite System) dari jaringan SuGAr (Sumatran GPS Array) selama satu dekade untuk menghitung laju regangan utama, dilatasi, dan regangan geser maksimum. Hasilnya menunjukkan adanya akumulasi regangan sebesar 0,13 mikrostrain/tahun, dilatasi 0,2 mikrostrain/tahun, dan regangan geser maksimum 0,1 mikrostrain/tahun. Data ini mengungkap adanya dominasi kompresi di sepanjang celah seismik Mentawai yang berpotensi menjadi sumber gempa besar di masa depan.

Temuan ini memberikan pemahaman baru tentang mekanisme tektonik, termasuk indikasi sistem patahan backthrust dan strike-slip duplex di Mentawai. Penelitian ini sangat penting bagi upaya mitigasi bencana gempa dan tsunami di Indonesia, sekaligus mendukung pencapaian SDG 11 (Kota dan Pemukiman Berkelanjutan) serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) karena berhubungan langsung dengan peningkatan resiliensi masyarakat di wilayah rawan bencana.

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=0JvcXp4AAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=0JvcXp4AAAAJ:tzM49s52ZIMC

123456

Agenda

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Des    

Berita Terakhir

  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026
  • Tim PPM Geolive FT UGM Serahkan Hasil Pemetaan Kawasan Pantai Bandengan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara
  • KATDESI dan Geodesi UGM Selenggarakan Webinar Tanggap Bencana Bahas Respon Cepat Teknologi Geospasial
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang
  • Reuni KATDESI 2025: Pererat Silaturahmi Alumni dan Perkuat Dukungan bagi Departemen Teknik Geodesi UGM
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY