• Tracer Study
  • Portal Civitas Akademik
  • SSO Login
  • 🇬🇧 EN
Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs9
  • SDGs9
  • hal. 4
Arsip:

SDGs9

Tim Geo-AIT Geodesi UGM Presentasikan Inovasi RDTR-3D dan PANDALA di Kementerian ATR/BPN

Berita Kamis, 28 Agustus 2025

Yogyakarta, 27 Agustus 2025 – Tim Geo-AIT Departemen Teknik Geodesi UGM mendapatkan kesempatan untuk memaparkan dua inovasi riset strategis di hadapan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk memperkuat kontribusi akademik dan kolaborasi riset dalam mendukung kebijakan tata ruang serta pengendalian pertanahan di Indonesia.


Pada kesempatan pertama, Prof. Trias Aditya, Ph.D. mempresentasikan Prototype RDTR-3D Jakarta di Direktorat Jenderal Tata Ruang. Inovasi ini dikembangkan sebagai alat bantu perencanaan kota berbasis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dalam format tiga dimensi. Dengan pendekatan visual interaktif, RDTR-3D memungkinkan pemangku kebijakan maupun masyarakat memahami rencana tata ruang secara lebih jelas, transparan, dan mudah diakses. Model ini diharapkan dapat menjadi terobosan dalam penyusunan kebijakan tata ruang perkotaan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Sementara itu, Dr. Ruli Andaru mewakili tim memaparkan aplikasi PANDALA (Palm & Land Cover Analysis) di Direktorat Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Tata Ruang (PPTR). Aplikasi desktop ini merupakan hasil kolaborasi antara BPN Kanwil Kalimantan Timur dan Geo-AIT. Dengan memanfaatkan teknologi Deep Learning dan citra satelit, PANDALA mampu melakukan klasifikasi tutupan lahan, identifikasi perkebunan sawit, hingga deteksi lahan terlantar secara otomatis. Teknologi ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mendukung implementasi kebijakan pengendalian pemanfaatan ruang di Indonesia.


Kehadiran dua inovasi tersebut menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi UGM dalam menghadirkan solusi berbasis sains dan teknologi untuk menjawab tantangan nasional. Kolaborasi lintas institusi ini sejalan dengan komitmen mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 (Inovasi dan Infrastruktur), SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Melalui sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pemangku kepentingan, inovasi seperti RDTR-3D Jakarta dan PANDALA diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendorong transformasi tata ruang dan pengelolaan pertanahan yang lebih transparan, efisien, dan berkeadilan.

UGM Dukung Pemerintah Kota Bontang Tingkatkan Akurasi Data PBB dengan Pemodelan 3D

Berita Rabu, 20 Agustus 2025

Bontang, 20 Agustus 2025 – Pemerintah Kota Bontang bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menggelar kegiatan validasi data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan dukungan tim akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Langkah ini dilakukan untuk memperbarui data PBB secara lebih menyeluruh melalui penerapan teknologi pemodelan 3D.

Kegiatan validasi ini bertujuan memastikan data yang ada sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan. Dengan teknologi pemodelan 3D, setiap bangunan di Kota Bontang bisa digambarkan secara lebih detail, sehingga proses pengecekan dan pembaruan data menjadi lebih mudah. Cara ini diharapkan mampu meningkatkan ketepatan sekaligus transparansi pengelolaan PBB di daerah.

Wali Kota Bontang menegaskan, pembaruan data ini juga menjadi komitmen pemerintah dalam menghadirkan sistem pembayaran PBB yang lebih adil dan tepat sasaran. Data yang akurat akan membantu perhitungan pajak berjalan lebih objektif, sekaligus memperkuat pendapatan daerah. Penerimaan yang optimal nantinya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Kota Bontang yang berkelanjutan.

GeoAI Twinverse Teknik Geodesi UGM Sambut PT Asaba Surveying: Sinergi Perkuat Tata Kelola Digital

Berita Rabu, 20 Agustus 2025

Yogyakarta, 19 Agustus 2025 – Tim GeoAI Twinverse menerima kunjungan dari PT Asaba Surveying di Departemen Teknik Geodesi dan Gedung Pancabrata Prof. Herman Johannes atau sering juga disebut Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai penerapan teknologi Digital Twin. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperdalam pemahaman tentang pemodelan digital sekaligus menggali potensi penerapannya guna mendukung tata kelola ruang dan infrastruktur yang lebih terintegrasi.

Dalam sesi diskusi, Tim GeoAI Twinverse memaparkan beragam penerapan Digital Twin dalam perencanaan dan tata kelola perkotaan. Teknologi ini mampu menghadirkan representasi digital dari kondisi nyata suatu wilayah, sehingga dapat menjadi alat bantu dalam merancang pembangunan yang lebih presisi, berkelanjutan, dan adaptif terhadap perubahan. Melalui simulasi digital, pemerintah maupun pemangku kepentingan dapat melakukan analisis skenario sebelum mengambil keputusan, sehingga risiko dapat diminimalisasi dan efektivitas program pembangunan lebih terjamin.

Sementara itu, PT Asaba Surveying memperkenalkan berbagai perangkat survei dan pemetaan modern yang mereka gunakan untuk mendukung pembangunan ekosistem Digital Twin. Peralatan tersebut, mulai dari teknologi pemindaian laser hingga sistem fotogrametri udara, dinilai mampu menghasilkan data geospasial dengan tingkat akurasi tinggi. Data inilah yang kemudian menjadi fondasi utama dalam menciptakan model digital yang detail dan dapat diandalkan. Dengan pengalaman panjang di bidang survei dan pemetaan, PT Asaba Surveying juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar pemanfaatan teknologi ini bisa memberikan dampak nyata bagi tata kelola kota di Indonesia.

Tak hanya berbagi pengetahuan, kunjungan ini juga membuka ruang bagi terjalinnya jejaring dengan pemangku kepentingan pemerintahan. Diharapkan, sinergi antara akademisi, industri, dan pemerintah dapat memperkuat ekosistem smart governance di Indonesia serta mendorong percepatan implementasi teknologi digital dalam tata kelola kota dan daerah.

Departemen Teknik Geodesi UGM Terima Kunjungan Pemerintah Nepal dan World Bank

Berita Jumat, 15 Agustus 2025

Yogyakarta – 14 Agustus 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan dari Pemerintah Nepal (Nepali Government) dan World Bank. Kunjungan ini merupakan bagian dari kegiatan “Learning Visit & Exchange to Indonesia on Modernization of Land Administration Sector by Government of Nepal and Land Officials”. Penyelenggaraan visitasi ini bertujuan untuk saling berbagi ilmu, informasi, dan melengkapi pengetahuan, khususnya dalam hal asesmen teknis terkait administrasi pertanahan di Indonesia. Kegiatan ini turut disponsori oleh World Bank. Pada kesempatan ini, Departemen Teknik Geodesi menerima kunjungan tersebut dengan baik serta memberikan insight dan showcase terkait pengelolaan pertanahan 3D (3D Land Administration).

 

Rombongan tamu tiba di Departemen Teknik Geodesi pada pukul 08.30 WIB dan disambut oleh Ketua Program Studi, Bapak Heri Sutanta, serta Ketua Departemen Teknik Geodesi, Prof. Trias Aditya. Acara penerimaan kunjungan dilaksanakan di Laboratorium Cadastre and Geoinformatics Engineering (CAGE) Departemen Teknik Geodesi UGM. Welcoming speech disampaikan oleh Prof. Trias Aditya, kemudian dilanjutkan sambutan dari perwakilan Ministry of Land Management, Cooperatives and Poverty Alleviation (MOLCPA – Nepal), yaitu Mr. Ganesh Prasad Bhatta selaku Joint Secretary. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Dalam rangkaian kunjungan ini, Prof. Trias Aditya memaparkan payung riset bertajuk “Geospatially-Engineered City Digital Twin for Sustainable and Integrated Land Management (GET-SLIM)”. Dalam presentasinya, Prof. Trias menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah dalam administrasi pertanahan. Beliau memaparkan latar belakang dan permasalahan yang dihadapi Indonesia di bidang pertanahan, serta mendemonstrasikan salah satu aplikasi yang dikembangkan untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pertanahan di Indonesia, yaitu PEREKAT. Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Bapak Ruli Andaru, Ph.D. dengan judul “3D Survey & Mapping with Photogrammetry & AI for Assets, Property, Taxation and City Digital Twin”. Materi ini lebih menekankan pada aspek teknologi, instrumen, dan peralatan terkini untuk akuisisi data spasial yang mendukung administrasi pertanahan.

Usai sesi presentasi, tim Nepal, World Bank, serta perwakilan Kantor Wilayah BPN Kulon Progo melanjutkan kunjungan ke gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) untuk melihat langsung proses pemodelan 3D Kota Jakarta dan Kota Bontang yang tengah dilaksanakan oleh Departemen Teknik Geodesi. Kunjungan ini dipandu oleh Bapak Ruli Andaru dan Bapak Purnama Budi Santosa. Dalam sesi tersebut, Bapak Ruli memaparkan alur pekerjaan dalam presentasinya “3D Great Jakarta in collaboration with Jakarta Province Government”, yang menjelaskan proses, progres, dan tantangan proyek. Selanjutnya, Dr. Purnama memaparkan pekerjaan di Bontang dalam presentasi “3D Model and Property Tax Validation and Cadastre Improvements for Bontang City with Bontang Municipality, Eastern Kalimantan Province”, yang menguraikan teknis pelaksanaan dan manfaat yang dihasilkan.

Keseluruhan rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, lancar, dan sukses tanpa hambatan berarti. Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, dengan diskusi aktif, menarik, dan mendalam antara Pemerintah Nepal, World Bank, dan tim Departemen Teknik Geodesi yang terdiri dari Prof. Trias, Bapak Ruli, serta Bapak Purnama. Harapannya, kunjungan ini dapat membuka wawasan dan perspektif para peserta sekaligus menjadi awal dari kolaborasi, kerja sama, serta pertukaran informasi dan pengetahuan yang berkelanjutan.

Geodesi UGM dan Pemprov DKI Jakarta Selenggarakan Pelatihan Pemetaan 3D Berbasis UAV LiDAR

BeritaPelatihan Sabtu, 2 Agustus 2025

Yogyakarta, 1 Agustus 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada bersama Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan DKI Jakarta sukses menyelenggarakan Pelatihan Pemetaan 3 Dimensi dengan Teknik UAV LiDAR pada 21 Juli–1 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di Grha Sabha Pramana untuk praktik lapangan serta di studio Geodesi UGM untuk pengolahan data. Pelatihan di isi dengan pemateri dari dosen Geodesi UGM antara lain seperti Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, Prof. Harintaka, Dr. Catur Aires, Dr. Yulaikhah, dll.


Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas teknis aparatur Pemprov DKI Jakarta dalam memanfaatkan teknologi UAV LiDAR untuk menghasilkan peta 3D yang lebih akurat dan efisien. Teknologi ini menjadi kebutuhan mendesak dalam mendukung perencanaan tata ruang kota Jakarta yang dinamis dan kompleks. Peserta terdiri dari 24 tenaga teknis profesional yang terbagi dalam dua gelombang, seluruhnya mengikuti program intensif selama lima hari.

Materi pelatihan mencakup pengantar UAV LiDAR, pemrosesan data menjadi point cloud, pembuatan Digital Terrain Model (DTM) dan Digital Surface Model (DSM), hingga rekonstruksi model 3D bangunan Level of Detail (LOD) 2. Peserta juga mempraktikkan langsung akuisisi data dengan DJI Matrice 350 RTK yang dilengkapi sensor Zenmuse L2, serta mengolah hasilnya menggunakan perangkat lunak DJI Terra, Agisoft Metashape, hingga Dream 3D City yang dikembangkan tim Geo-AI UGM.


Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta. Berdasarkan pre-test dan post-test, sebagian besar peserta mengalami kenaikan skor pengetahuan teknis. Selain itu, kuesioner kepuasan mencatat nilai rata-rata di atas 4,8 dari skala 5, yang menandakan kualitas pelatihan sangat memuaskan. Peserta bahkan merekomendasikan adanya pelatihan lanjutan dengan fokus pada pemodelan 3D detail, integrasi dengan BIM, serta pengembangan Digital Twin untuk mendukung konsep Jakarta Satu.

Kegiatan ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kapasitas teknologi pemetaan, SDG 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) dalam mendukung tata ruang berbasis data spasial, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan adanya kolaborasi strategis antara pemerintah daerah dan universitas. Ke depan, pelatihan serupa diharapkan terus dilakukan secara berkala untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia di bidang pemetaan modern.

Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Kuliah Umum “From Geo to Urban Informatics” Bersama Dr. Filip Biljecki dari NUS

BeritaKuliah Umum Jumat, 1 Agustus 2025

Yogyakarta, 30 Juli 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “From Geo to Urban Informatics” pada Rabu (30/7) di ruang III.5. Acara ini menghadirkan narasumber Dr. Filip Biljecki, Assistant Professor dari Urban Analytics Lab, National University of Singapore (NUS). Dr. Filip adalah salah satu ilmuan dalam pengembangan bidang Urban Informatics.
Kuliah umum ini dihadiri oleh mahasiswa program Magister Teknik Geomatika dan Doktor Teknik Geomatika UGM. Sejak awal, suasana tampak antusias. Acara secara resmi dibuka oleh Pak I Made Andi Arsana pada pukul 13.05 WIB, dan dilanjutkan dengan presentasi utama dari Filip Biljecki yang membagikan perjalanan akademik dan penelitiannya selama satu dekade terakhir—berawal dari latar belakang Teknik Geodesi hingga akhirnya mendalami dan mengembangkan Urban Informatics sebagai fokus utama.

Dalam paparannya, Filip menjelaskan bahwa Urban Informatics merupakan disiplin yang berperan dalam “creating, applying, and using information and communication technology and data in the context of cities and urban environments.” Menurutnya, bidang ini menjadi ruang temu antara geodesi, geomatika, dan studi perkotaan, dengan peran penting dalam memahami dinamika kota modern melalui pendekatan berbasis data dan teknologi.

Dr. Filip turut memperkenalkan tempat ia mengajar dan meneliti, yaitu Department of Architecture di NUS, yang secara konsisten masuk dalam daftar 10 besar dunia di Departemen Arsitektur. Ia menjelaskan bahwa kelompok risetnya bersifat transdisipliner, mencakup bidang transportasi, geomatika, perencanaan kota, iklim perkotaan, properti dan real estate, serta desain kota. Ia menekankan bahwa fondasi dari banyak riset tersebut adalah peningkatan kualitas data spasial, akuisisi data geospasial yang lebih maju, serta pentingnya harmonisasi dan standardisasi data spasial dalam skala global.

Sejumlah proyek riset mutakhir yang dipaparkan mencerminkan pendekatan inovatif dalam memahami kota. Di antaranya:

  • Roofpedia, sebuah perpustakaan atap global yang open untuk mendukung tujuan urban,
  • Penerapan deep learning untuk memahami morfologi kota secara spasial,
  • 3D City Index yang digunakan untuk menilai dan membandingkan model kota 3D dari berbagai belahan dunia,
  • Studi terkait persepsi kota melalui ulasan akomodasi, serta analisis video dan citra street view untuk memetakan perubahan lanskap kota, persepsi suara (soundscape), hingga evolusi spasial dan visual lingkungan perkotaan.

Dr. Filip juga menyinggung peran penting geodesy dan geomatics dalam menjembatani kesenjangan antardisiplin, khususnya dalam konteks pengembangan Digital Twin (DT). Ia menggambarkan DT sebagai pendekatan yang semakin relevan untuk mendukung inovasi dan pengambilan keputusan dalam tata kelola kota. Namun demikian, ia juga menyoroti berbagai tantangan seperti istilah yang belum seragam, keterbatasan data dinamis, hingga minimnya solusi terbuka yang tersedia secara luas.

Sesi dilanjutkan dengan diskusi interaktif, di mana para mahasiswa sangat aktif mengajukan pertanyaan, baik yang bersifat teknis maupun konseptual. Antusiasme terlihat tinggi, terutama dalam menggali peran geomatika di tengah perkembangan teknologi perkotaan yang pesat. Kuliah umum ditutup pada pukul 14.45 WIB dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan pemateri. Harapan pun disampaikan agar kolaborasi dan diskusi lintas disiplin semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, khususnya dalam memperkuat posisi Teknik Geodesi dan Geomatika dalam menjawab tantangan kota masa depan.

Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Pelatihan Penggunaan LiDAR SLAM FJD Trion P1 untuk Riset dan Pembelajaran

BeritaPelatihan Jumat, 1 Agustus 2025

Yogyakarta, 30 Juli 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menggelar pelatihan penggunaan alat terbaru FJD Trion P1, sebuah perangkat LiDAR SLAM yang baru saja dimiliki untuk mendukung kegiatan pembelajaran dan riset. Pelatihan ini berlangsung mulai 30 Juli 2025 dan dijadwalkan selama tiga hari penuh. Kegiatan diikuti oleh lima perwakilan civitas dari laboratorium Departemen Teknik Geodesi, serta dua dosen, yaitu Dr. Dedi Atunggal dan M. Bagas Setiawan, M.Eng.

Pelatihan ini dipandu langsung oleh tim instruktur dari PT Asaba, selaku mitra penyedia alat. Hari pertama pelatihan difokuskan pada pengenalan FJD Trion P1, meliputi fitur teknis, spesifikasi perangkat, dan simulasi penggunaan dasar. Alat ini dikenal sebagai salah satu teknologi LiDAR SLAM terbaru yang mampu memindai ruang secara cepat dan akurat, bahkan pada lingkungan dengan kondisi kompleks.

Pada hari kedua, peserta berkesempatan melakukan praktik lapangan untuk memahami prosedur pengoperasian perangkat dalam kondisi nyata. Kegiatan ini melibatkan simulasi pemetaan ruang terbuka maupun ruang terbatas, sehingga civitas laboratorium dan dosen dapat mengeksplorasi potensi penuh dari FJD Trion P1. Dengan sistem navigasi simultan dan algoritma pemetaan otomatis, alat ini diyakini dapat memperkaya proses pembelajaran mahasiswa dan mempercepat riset berbasis data spasial.

Hari ketiga pelatihan difokuskan pada pengolahan data menggunakan perangkat lunak FJD Trion Model. Peserta mempelajari teknik konversi data mentah menjadi point cloud 3D yang dapat digunakan untuk berbagai analisis spasial dan pemodelan. Proses ini sekaligus memberikan gambaran alur kerja lengkap, mulai dari akuisisi data di lapangan hingga analisis hasil akhir yang siap diaplikasikan dalam penelitian maupun perencanaan.

Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Pertama, SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui peningkatan kompetensi dosen, laboran, dan mahasiswa dengan akses pada teknologi mutakhir. Kedua, SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) dengan pemanfaatan inovasi LiDAR SLAM untuk memperkuat infrastruktur riset dan pembelajaran. Ketiga, SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) lewat kolaborasi Departemen Teknik Geodesi UGM dengan mitra industri seperti PT Asaba. Dengan hadirnya alat ini, diharapkan kapasitas riset dan kualitas pembelajaran geodesi di UGM semakin maju dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Tim Geodesi UGM Paparkan Rencana Penelitian dan Pengabdian di Kulon Progo

Berita Selasa, 29 Juli 2025

Kulon Progo, 28 Juli 2025 – Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada mengunjungi Kantor Bupati Kulon Progo untuk mempresentasikan sejumlah rencana kegiatan. Tim memperkenalkan program pemetaan orthofoto berbasis UAV untuk mendukung percepatan PBT terintegrasi di Desa Kanoman. Tim juga menawarkan pemetaan potensi bencana di Kapanewon Samigaluh serta pemetaan potensi desa untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Selain itu, tim menyiapkan studi dinamika muka tanah menggunakan InSAR dan pemanfaatan garam di wilayah pesisir Kulon Progo.

Bupati Kulon Progo menyambut kedatangan tim Geodesi UGM dengan penuh apresiasi. Bupati mendengarkan paparan program secara langsung dan memahami manfaat kegiatan bagi daerah. Bupati mempersilakan seluruh kegiatan dilaksanakan di wilayah Kulon Progo sesuai rencana. Untuk mendukung keberlangsungan program, Bupati juga menugaskan beberapa staf pemerintah daerah agar mendampingi pelaksanaan di lapangan.

Tim Geodesi UGM menjadikan pertemuan ini sebagai sarana perkenalan awal dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Tim menegaskan komitmen untuk memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di daerah. Program penelitian dan pengabdian diharapkan mampu meningkatkan kapasitas mitigasi bencana dan pemanfaatan sumber daya lokal. Dengan kolaborasi ini, tim optimis dapat memperkuat peran Kulon Progo dalam pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs, khususnya:

SDG 2: Tanpa Kelaparan (pemetaan potensi desa dan pertanian)

SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur (studi dinamika muka tanah dan bandara)

SDG 11: Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan (pemetaan bencana dan desa)

SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim (mitigasi risiko bencana)

SDG 14: Ekosistem Lautan (pemanfaatan garam di pesisir)

SDG 15: Ekosistem Daratan (pemetaan potensi desa dan penggunaan lahan)

PT KAI Ikuti Pelatihan Drone Fotogrametri untuk Pemetaan Aset di UGM

Berita Senin, 21 Juli 2025

Yogyakarta, 14 Juli 2025 – Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Pelatihan Pemanfaatan Drone Fotogrametri untuk Pemetaan Aset bagi PT Kereta Api Indonesia (Persero). Pelatihan ini berlangsung dalam dua gelombang, yaitu pada 7–11 Juli dan 14–18 Juli 2025, bertempat di Laboratorium Cadastre and Geoinformatics Engineering (CAGE) serta Laboratorium Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh UGM.

Sebanyak 50 pegawai PT KAI mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 24 peserta pada gelombang pertama dan 26 peserta pada gelombang kedua. Peserta dibekali pemahaman mengenai konsep dasar drone dan fotogrametri, serta keterampilan teknis dalam pengoperasian drone, akuisisi data spasial, dan pengolahan data menjadi peta aset digital yang akurat.

Selama lima hari, pelatihan berlangsung dengan kombinasi teori dan praktik. Peserta tidak hanya mempelajari materi di kelas, tetapi juga melakukan praktik lapangan, mulai dari pengoperasian drone, misi fotogrametri, hingga pemrosesan data hasil pemetaan. Kegiatan ini dipandu narasumber berkompeten serta didukung modul lengkap agar peserta memperoleh pengalaman belajar yang komprehensif.

Departemen Teknik Geodesi UGM berharap pelatihan ini dapat membantu PT KAI memanfaatkan teknologi drone fotogrametri secara lebih optimal. Teknologi ini diharapkan menjadi solusi efisien, akurat, dan berkelanjutan dalam mendukung inventarisasi, perencanaan, serta pengelolaan aset perusahaan.

Dosen Geodesi UGM Kembangkan Metode Otomatisasi Pemetaan Bangunan dengan AI

BeritaPenelitian Rabu, 11 Juni 2025

Yogyakarta, 19 Juni 2025 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Harintaka, bersama penulis utama Annisa Baroroh, berhasil mempublikasikan penelitian berjudul “Ekstraksi Otomatis Tapak Bangunan (Building Footprint) pada Ortofoto Menggunakan Segment Anything Model (SAM)” di Elipsoida: Jurnal Geodesi dan Geomatika, Vol. 8 No. 1, Juni 2025. Publikasi ini menegaskan kontribusi penting akademisi Geodesi UGM dalam mengembangkan metode otomatisasi pemetaan bangunan menggunakan teknologi kecerdasan buatan terbaru.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kebutuhan peta dasar skala besar di Indonesia, khususnya informasi geospasial terkait bangunan yang terus berkembang seiring pertumbuhan penduduk. Metode konvensional melalui digitasi manual dinilai lambat dan kurang efisien. Oleh karena itu, penelitian ini memanfaatkan Segment Anything Model (SAM), algoritma deep learning dari Meta AI, yang mampu melakukan segmentasi objek tanpa perlu pelatihan ulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SAM, ditambah dengan metode regularisasi, mampu mengekstraksi tapak bangunan dari ortofoto UAV dengan rata-rata akurasi di atas 87 persen.

Temuan ini menunjukkan potensi besar penerapan SAM dalam percepatan pemetaan skala besar di Indonesia. Dengan kemampuan segmentasi yang cepat dan efisien, metode ini dapat menjadi solusi bagi daerah yang belum memiliki data spasial rinci, sekaligus mendukung perencanaan wilayah dan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini juga sejalan dengan pencapaian SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) serta SDG 9 (Inovasi, Infrastruktur, dan Industri).

https://scholar.google.com/citations?view_op=view_citation&hl=en&user=XliPgAcAAAAJ&sortby=pubdate&citation_for_view=XliPgAcAAAAJ:8uzoZH4hB9AC

1234567

Agenda

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar    

Berita Terakhir

  • Berjaya di Nasional, Mahasiswa Magister Teknik Geomatika UGM Wakili Indonesia di Panggung ASEAN
  • Mahasiswa Teknik Geodesi FT UGM Raih Juara 2 Ajang Nasional MATICS 2026
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Jalin Kerja Sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam Pemetaan Drone LiDAR
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Ujian Akhir Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026
  • Tim PPM Geolive FT UGM Serahkan Hasil Pemetaan Kawasan Pantai Bandengan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY