Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • April
  • 28
Arsip 2026:

28 April

DTGD FT UGM ikuti sosialisasi LAMTEK 2026

Tim Jaminan Mutu DTGD FT UGM Ikuti Sosialisasi LAMTEK “Menuju Akreditasi Unggul 2026”

Berita Selasa, 28 April 2026

Yogyakarta, 28 April 2026 – Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026” di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong semakin banyak program studi keteknikan di Indonesia meraih akreditasi unggul, sekaligus memperkuat sistem penjaminan mutu di tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS).

Sosialisasi ini ditujukan kepada berbagai UPPS Teknik dari seluruh Indonesia sebagai upaya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses akreditasi, strategi penyusunan dokumen, serta penguatan kualitas pendidikan tinggi teknik secara berkelanjutan. Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua perwakilan dosen yaitu Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. Kegiatan sosialisasi dan workshop ini diselenggarakan selama satu hari pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 3, Kampus II Gedung St. Thomas Aquinas, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UAJY, Ir. Yosef Daryanto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., yang menyampaikan sambutan selamat datang kepada seluruh peserta. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang keteknikan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D. Dalam paparannya, Prof. Setyabudi menyampaikan data mengenai jumlah program studi terakreditasi unggul di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih belum mencapai target nasional. Oleh karena itu, percepatan peningkatan mutu perlu terus dilakukan agar target capaian pada tahun 2028 dapat terpenuhi.

Beliau juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen, sebagai elemen utama dalam keberhasilan akreditasi. Menurutnya, kualitas tata kelola, budaya mutu, dan kesiapan dokumen tidak dapat dipisahkan dari kapasitas dan komitmen seluruh sivitas akademika. Di akhir sambutannya, Prof. Setyabudi berharap semakin banyak program studi yang mampu meraih akreditasi unggul dan mempertahankannya secara berkelanjutan. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dan workshop yang dimoderatori oleh Prof. Dr. Ir. A. Djoko Istiadji, Dekan Fakultas Teknik UAJY sekaligus asesor LAMTEK. Dalam sesi ini, Prof. Djoko memperkenalkan tiga narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., dan Prof. Ir. Maya Sarah, S.T., M.T., Ph.D. Ketiganya merupakan pengurus LAMTEK yang memiliki pengalaman luas sebagai asesor akreditasi.

Pemaparan materi pertama disampaikan oleh Prof. Hari Purnomo mengenai Kebijakan dan Gambaran Umum Akreditasi LAM Teknik. Beliau menjelaskan secara rinci proses akreditasi mulai dari tahap pengajuan, penyusunan dokumen, asesmen kecukupan, asesmen lapangan, hingga penetapan hasil akreditasi. Prof. Hari juga menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan representasi nyata dari kualitas tata kelola, proses pembelajaran, serta budaya mutu yang berjalan secara konsisten. Materi kedua disampaikan oleh Prof. Era Purwanto mengenai Diferensiasi Misi dan Akuntabilitas, Sistem Penjaminan Mutu, serta Program Pengembangan Berkelanjutan. Dalam paparannya, Prof. Era menegaskan pentingnya kejelasan visi dan misi program studi, termasuk visi keilmuan yang menjadi dasar arah pengembangan akademik. Menurut beliau, dokumen akreditasi yang kuat harus mampu menunjukkan keterkaitan yang jelas antara visi, strategi pelaksanaan, indikator capaian, hingga evaluasi berkelanjutan yang dilakukan oleh program studi. Sementara itu, Prof. Maya Sarah menyampaikan materi mengenai Relevansi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Sumber Daya Manusia Dosen dan Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, K3L, Mahasiswa, serta Luaran Mahasiswa. Beliau menekankan bahwa akreditasi unggul harus didukung oleh ekosistem akademik yang sehat, termasuk produktivitas dosen, keterlibatan mahasiswa, kualitas fasilitas pembelajaran, hingga dampak nyata dari luaran lulusan di masyarakat dan dunia kerja.

Sosialisasi LAMTEK menuju Unggul 2026

Melalui kegiatan ini, DTGD FT UGM memperoleh banyak wawasan baru dalam memperkuat strategi penjaminan mutu dan persiapan akreditasi berkelanjutan. Partisipasi tim jaminan mutu dalam forum ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa DTGD tidak hanya mampu mempertahankan capaian akreditasi unggul, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, DTGD FT UGM berkomitmen untuk terus menjaga standar mutu akademik, memperkuat tata kelola departemen, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, DTGD berharap dapat terus menjadi program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Kuliah Tamu Bersama Duta Besar RI untuk Yunani Bahas Pentingnya Networking dan Global Mindset bagi Mahasiswa

BeritaKuliah Umum Selasa, 28 April 2026

Yogyakarta, 28 April 2026 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan kuliah tamu bersama Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Yunani, Dr. Bebeb Abdul Kurnia Nugraha Djundjunan. Kegiatan ini menghadirkan mahasiswa dari berbagai kelas dan program studi, termasuk mahasiswa internasional, dalam sebuah diskusi interaktif mengenai networking, kolaborasi, diplomasi, dan kesiapan menghadapi tantangan global. Kuliah tamu dibuka oleh dosen Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. I Made Andi Arsana, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lintas disiplin. Menurutnya, mahasiswa teknik tidak hanya perlu memahami aspek teknis dan rekayasa, tetapi juga harus mampu membangun jejaring, berkolaborasi, dan memahami dinamika global.

Dalam pengantarnya, Prof. I Made Andi Arsana memperkenalkan Dr. Bebeb Djundjunan sebagai diplomat karier senior yang telah berpengalaman lebih dari tiga dekade di bidang hukum internasional, negosiasi perjanjian, dan urusan maritim. Selama berkarier di Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, beliau pernah menjabat sebagai Direktur Hukum dan Perjanjian Kewilayahan serta memimpin berbagai negosiasi batas maritim Indonesia dengan negara tetangga.

Wakil Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Sugeng S. Surjono, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Duta Besar RI untuk Yunani tersebut. Ia berharap pengalaman diplomasi internasional yang dimiliki narasumber dapat memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya kemampuan komunikasi, kerja sama, dan adaptasi di dunia global. Dalam pemaparannya, Dr. Bebeb Djundjunan menekankan bahwa dunia saat ini ditandai oleh dua hal utama, yaitu globalisasi dan digitalisasi. Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga harus membangun karakter, profesionalisme, dan kemampuan adaptasi.

“Networking adalah tentang bagaimana kita membangun hubungan, kolaborasi, dan kepercayaan. Saat ini kita tidak hanya bersaing dengan lingkungan sekitar, tetapi dengan miliaran orang di seluruh dunia,” ujarnya. Ia juga menjelaskan pentingnya memiliki global mindset, meningkatkan kapasitas diri secara berkelanjutan, serta berani keluar dari zona nyaman. Menurutnya, mahasiswa perlu aktif membangun jejaring sejak dini melalui organisasi, komunitas, seminar, maupun kegiatan sosial lainnya.

Dalam sesi tersebut, Dr. Bebeb turut membagikan pengalamannya membangun berbagai komunitas dan forum internasional selama bertugas di Athena, Yunani, seperti Indonesian Hellenic Business Forum, Hellenic ASEAN Business Council, hingga komunitas diplomatik berbasis hobi. Pengalaman tersebut menjadi contoh nyata bagaimana networking dapat berkembang menjadi kolaborasi strategis yang mendukung hubungan antarnegara. Selain membahas networking, kuliah tamu juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu. Dr. Bebeb menjelaskan bahwa dunia diplomasi modern membutuhkan kontribusi dari berbagai bidang, termasuk teknik, sains, teknologi, dan kecerdasan buatan (AI). Ia mencontohkan bagaimana para ahli teknik turut berperan dalam isu hukum laut, eksplorasi sumber daya alam, hingga pemetaan wilayah maritim.

Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan mahasiswa terkait kerja sama lintas budaya, diplomasi internasional, hingga posisi Indonesia di tengah dinamika global. Menanggapi hal tersebut, Dr. Bebeb menekankan pentingnya sikap saling menghormati, kemampuan mendengar, dan memahami kepentingan berbagai pihak dalam membangun kerja sama.

Pada akhir sesi, Dr. Bebeb memberikan pesan kepada mahasiswa agar terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak berhenti belajar. “Gelar akademik hanyalah pintu masuk. Setelah lulus, tantangan sebenarnya dimulai. Bangun kapasitas diri, cari mentor yang baik, dan jadilah pribadi yang memiliki wawasan global,” pesannya. Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru bagi mahasiswa FT UGM mengenai pentingnya networking, kolaborasi, dan kesiapan menghadapi dunia global yang semakin dinamis.

Agenda

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar   Mei »

Berita Terakhir

  • Sambut Siswa SMA Bakti Idhata, Teknik Geodesi UGM Kembali Buka Agenda Kunjungan Sekolah
  • DTGD FT UGM dan SKALA Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Fakultas Teknik UGM Tawarkan Beasiswa Doktor untuk Riset Geospasial, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan
  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY