Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • Juli
  • hal. 2
Arsip 2026:

Juli

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Hadirkan Mini Museum: Jejak Sejarah Alat Ukur dari Abad ke-20

Berita Senin, 13 Juli 2026

Yogyakarta, 13 Juli 2026 — Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyajikan mini museum koleksi instrumen survei dan geodesi yang berlokasi di lingkungan gedung departemen. Museum ini menjadi ruang edukasi sekaligus pengarsipan sejarah perkembangan teknologi pengukuran yang telah melewati perjalanan lebih dari satu abad.

Dengan mengusung tema “A Legacy of Accuracy and Precision”, museum ini menampilkan puluhan koleksi alat ukur dari berbagai era, mulai dari instrumen optik mekanik awal abad ke-20 hingga total station elektronik generasi pertama yang menandai era modern survei. Koleksi tersebut ditata rapi dalam lemari kaca berlapis dengan pencahayaan khusus, menciptakan suasana yang representatif dan informatif bagi setiap pengunjung.

Di antara koleksi yang dipamerkan, terdapat Keuffel & Esser Survey Theodolite buatan tahun 1923 — salah satu artefak tertua dalam koleksi museum. Alat produksi Keuffel & Esser Co., Amerika Serikat, ini merupakan instrumen ukur sudut optik presisi yang digunakan secara luas antara tahun 1920 hingga 1940 untuk keperluan survei topografi, pemetaan kadaster, serta pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan jaringan rel kereta api. Instrumen seratus tahun itu menjadi saksi bisu era ketika pengukuran presisi masih sepenuhnya bersandar pada mekanik dan keterampilan tangan surveyor.

Selain itu, koleksi museum juga memuat sejumlah instrumen ikonik lainnya, antara lain Sokkisha SET2 Total Station — total station elektronik generasi awal buatan Sokkisha Co., Ltd. Jepang yang mulai digunakan pada akhir 1980-an dan menjadi simbol transisi dari survei optik manual menuju sistem pengukuran berbasis elektronik. Ada pula Wild Heerbrugg GZM 3 Targets, target optik reflektif produksi Wild Heerbrugg Swiss yang banyak dipakai pada pekerjaan triangulasi dan poligon era 1960–1980-an.

Ragam koleksi lain yang turut dipajang meliputi Tokyo Kogaku Topcon AG-2, Ushikata S28 Surveying Compass, Sokkisha B2 Automatic Survey Level, Sokkisha TM-10C Optical Theodolite, Theodolite with Boussole Tranche Montagne Knox & Shain, Autolevelling Fennel Kassel M3, Carl Zeiss Ni 3, Sokkisha SDM3C, Wild Heerbrugg T2, Wild NA2 Engineers Level, serta sejumlah instrumen bersejarah lainnya dari pabrikan ternama seperti Carl Zeiss Jena, Pentax, dan American Paulin System. Keseluruhan koleksi ini mencakup rentang waktu produksi dari pertengahan abad ke-19 hingga era digital awal, merepresentasikan lompatan teknologi yang luar biasa dalam dunia survei dan geodesi.

Keberadaan museum ini dinilai sebagai langkah strategis Departemen Teknik Geodesi dalam melestarikan warisan intelektual dan teknologi di bidang pengukuran. Bagi mahasiswa, koleksi ini menjadi referensi visual yang hidup untuk memahami evolusi instrumen geodesi yang selama ini hanya dikenal melalui literatur. Museum mini ini dapat dikunjungi oleh sivitas akademika yang ingin mengenal lebih dekat sejarah perkembangan ilmu dan teknologi geodesi di Indonesia. Kehadirannya sekaligus memperkuat posisi Departemen Teknik Geodesi FT UGM sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berorientasi ke depan, tetapi juga menghargai warisan ilmu pengetahuan yang telah meletakkan dasar bagi kemajuan dunia survei dan pemetaan modern.

Revitalisasi Infrastruktur Laboratorium Geoinformatika dan Infrastruktur Informasi Geospasial (GIIG)

Berita Jumat, 3 Juli 2026

Yogyakarta, 3 Juli 2026 — Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi memperkenalkan wajah baru Laboratorium Geoinformatika dan Infrastruktur Informasi Geospasial (GIIG) yang telah mengalami renovasi dan peningkatan fasilitas secara signifikan. Pembaruan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kapasitas infrastruktur akademik guna mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, meliputi pendidikan dan pengajaran, penelitian ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat.

Laboratorium GIIG kini terbagi menjadi dua ruang fungsional yang saling melengkapi. Ruang pertama merupakan ruang komputasi yang dilengkapi dengan sejumlah unit komputer desktop berkonfigurasi tinggi, disusun dalam formasi meja panjang yang memungkinkan proses pengolahan data secara kolaboratif. Ruang ini secara khusus difungsikan untuk mendukung kegiatan analisis data geospasial, baik dalam konteks penyusunan tugas akhir mahasiswa jenjang sarjana maupun tesis pada jenjang magister.

Sementara itu, ruang kedua hadir dengan desain interior yang lebih modern dan representatif, menampilkan estetika kontemporer yang mencerminkan identitas institusional Departemen Teknik Geodesi UGM. Ruang ini dilengkapi dengan layar presentasi berukuran besar, konfigurasi meja berbentuk U yang memfasilitasi interaksi multiarah, serta ornamen dekoratif dan panel kayu yang menciptakan suasana profesional. Papan identitas resmi bertuliskan Laboratorium KBK “Cadastre and Geoinformatics Engineering”, Departemen Teknik Geodesi UGM turut terpasang sebagai penanda institusional yang memperkuat citra laboratorium di tingkat nasional maupun internasional.

Revitalisasi laboratorium ini merupakan respons strategis terhadap meningkatnya kebutuhan akan ruang riset dan kolaborasi yang memadai di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi geospasial. Fasilitas yang telah ditingkatkan ini diharapkan mampu mengakomodasi berbagai kegiatan akademik dan non-akademik, antara lain: pengolahan data tugas akhir mahasiswa, penyelenggaraan pelatihan teknis bekerja sama dengan instansi pemerintah dan lembaga swasta, serta kegiatan penelitian interdisipliner yang berorientasi pada pemecahan permasalahan keruangan dan pembangunan wilayah. Kehadiran fasilitas laboratorium yang modern ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas riset sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM,

Tampilan baru Laboratorium GIIG ini menjadi momentum penting bagi Departemen Teknik Geodesi UGM untuk terus mengakselerasi kontribusinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kebumian dan informasi geospasial. Sejalan dengan visi Universitas Gadjah Mada sebagai universitas penelitian berkelas dunia, pembaruan infrastruktur akademik ini diharapkan dapat memperkuat posisi strategis departemen dalam peta keilmuan teknik geodesi di tingkat global.

Rancang Workshop Internasional 2027, Departemen Teknik Geodesi UGM Temui Profesor Geoinformatika TUM Jerman

BeritaKegiatan Mahasiswa Jumat, 3 Juli 2026

Munich, 3 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) melaksanakan serangkaian pertemuan akademik di Technical University of Munich (TUM), Jerman. Pertemuan yang berlangsung ini menjadi momentum penguatan kerja sama internasional antara dua institusi yang memiliki keunggulan kuat di bidang riset geospasial 3D. UGM sebagai pelopor pendidikan teknik geodesi di Indonesia berdialog langsung dengan TUM yang merupakan salah satu universitas keteknikan terbaik di dunia (Ranking 22 menurut QS WUR 2026).

​Dalam kunjungan resmi tersebut, Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menemui Prof. Dr. Thomas H. Kolbe, profesor chair di bidang geoinformatika dari TUM School of Engineering and Design. Pertemuan ini membahas agenda kemitraan strategis Bidang “Geospatial Digital Twin” untuk kota dan lingkungan yang mencakup rencana kerja sama penelitian, peluang studi lanjut untuk program doktor (S3), serta persiapan penyelenggaraan workshop internasional yang direncanakan bertempat di UGM pada musim semi 2027 mendatang.

​Selain membahas penguatan program akademik dan rencana penelitian bersama, kunjungan ke kampus Munich ini juga dimanfaatkan oleh Prof. Trias Aditya untuk meninjau langsung perkembangan para mahasiswa sarjana program internasional  Teknik Geodesi UGM yang saat ini sedang menempuh program pertukaran mahasiswa di TUM (PPS – Practical Project Student at TUM). Kunjungan tatap muka ini ditujukan untuk memastikan proses transfer ilmu dan adaptasi akademik mahasiswa berjalan secara optimal.

Antisipasi Potensi Bencana, Teknik Geodesi UGM Gelar Pelatihan dan Simulasi Gempa Bumi dan Pemadam Kebakaran

BeritaPelatihan Rabu, 1 Juli 2026

Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan simulasi pemadam kebakaran pada Rabu, 1 Juli 2026. Agenda yang berlangsung di lingkungan departemen ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta petugas outsourcing.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Sekretaris Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM. Dalam penyampaiannya, beliau berharap kesempatan ini dapat memberikan pemahaman bagi seluruh civitas akademika mengenai tata cara bertindak yang tepat saat menghadapi situasi darurat.

Materi utama pada pelatihan ini disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Kedaruratan K5L UGM, Nunu Lutfi, S.T., M.Ec.Dev. Dalam paparannya, beliau menjelaskan sejumlah poin krusial mengenai keselamatan kerja, meliputi teori segitiga api, tahap perkembangan api, klasifikasi jenis kebakaran, sistem proteksi bangunan, hingga tata cara penanganan awal saat api mulai muncul. Peserta juga diberikan edukasi mendalam mengenai jenis-jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta fungsi spesifik dari masing-masing jenis tabung pemadam tersebut.

Setelah sesi pemaparan teori, kegiatan dilanjutkan dengan agenda simulasi penanggulangan bencana dan praktik pemadaman api di lapangan. Pada sesi interaktif ini, para peserta dari berbagai unsur, baik dosen, tendik, mahasiswa, maupun petugas outsourcing secara bergantian mencoba mempraktikkan langsung penggunaan APAR dan teknik pemadaman tradisional secara aman di bawah panduan tim K5L UGM. Pelatihan ini berjalan tertib dan ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan mitigasi bencana di lingkungan kampus.

Manfaatkan Metode Low-Cost Multi-Instrument, Tim Departemen Teknik Geodesi UGM Dokumentasi Digital Cagar Budaya Kulon Progo

Berita Rabu, 1 Juli 2026

Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Sekelompok peneliti dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM), melakukan upaya mitigasi untuk mengurangi risiko kerusakan pada bangunan bersejarah. Untuk mengantisipasi dampak pelapukan alami serta ulah tangan jahil manusia terhadap situs cagar budaya, tim yang beranggotakan Muhammad Rifky Reza, Renaldy Aditya Putra Ramadhan, Salsabila Atalieani Andiana, dan Septiya Nur Hasmar berinisiatif merekam data fisik Stasiun Kalimenur di Desa Sukoreno, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, secara digital.

Langkah tersebut perlu segera dilakukan mengingat stasiun yang sudah tidak beroperasi itu memiliki nilai historis tinggi sebagai satu-satunya peninggalan arsitektur khas Staatsspoorwegen di jalur kereta api Yogyakarta – Kulon Progo. Bangunan ini telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya (BCB) berdasarkan Surat Keputusan Bupati Nomor 586/A/2018 tanggal 19 Desember 2018. Kondisi fisik bangunan peninggalan kolonial tersebut saat ini dilaporkan mengalami penurunan kualitas, antara lain kerusakan atap, pelapukan pada langit-langit dan lantai, serta vandalisme berupa coretan pada beberapa bagian dinding.

Tim Teknik Geodesi UGM menerapkan konsep inovatif berupa pendekatan instrumen majemuk berbiaya rendah (low-cost multi-instrument) untuk mengatasi tingginya biaya penggunaan alat survei konvensional seperti LiDAR. Pengambilan data visual di lapangan dilakukan dengan menggabungkan tiga perangkat fotografi, yaitu drone untuk memetakan struktur atap dari udara, kamera mirrorless untuk menangkap detail ornamen bagian luar secara tajam, dan kamera 360 derajat untuk merekam keseluruhan ruang interior.

Seluruh dokumentasi foto tersebut selanjutnya diolah menggunakan algoritma Structure-from-Motion Multi-View Stereo (SfM-MVS). Hasil akhir pengolahan data ini berupa replika digital dalam bentuk model tiga dimensi (3D) dengan tingkat kelengkapan dan kualitas visual yang cukup baik, meskipun tingkat akurasi geometrinya baru mencapai level sentimeter.

Melalui publikasi hasil kajiannya, tim peneliti membuktikan bahwa proses pemodelan arsitektur kuno yang efisien dan berkualitas tidak selalu bergantung pada perangkat survei yang mahal. Upaya digitalisasi ini diharapkan dapat menjadi rujukan data jangka panjang yang andal, baik untuk kepentingan pendidikan, riset lanjutan, pengelolaan pariwisata daerah, maupun sebagai cetak biru rekonstruksi fisik apabila bangunan asli stasiun tersebut mengalami kerusakan total di kemudian hari. 

Link artikel : https://journal.ugm.ac.id/v3/mft/article/view/26370

Laboratorium Survei Pemetaan Hadirkan Wajah Baru: Ruang Multifungsi Modern untuk Mendukung Tridarma Perguruan Tinggi

Berita Rabu, 1 Juli 2026

Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Ruang Multifungsi yang berada di Laboratorium Survei Pemetaan kini hadir dengan tampilan yang sepenuhnya diperbarui. Renovasi ruang ini menghadirkan fasilitas modern yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan sivitas akademika dalam menjalankan berbagai kegiatan ilmiah, mulai dari rapat koordinasi penelitian hingga sidang tugas akhir.

Ruang yang kini tampil dengan desain kontemporer ini memadukan estetika dan fungsionalitas. Lantai parket coklat hangat, panel dinding bermotif kayu natural, serta aksen biru elegan pada lemari penyimpanan dan partisi ruangan menciptakan suasana profesional yang kondusif. Penerangan berlapis dari lampu sorot langit-langit (downlight) ditambah strip cahaya kuning pada plafon bertingkat menghadirkan ambiance yang ideal untuk kerja ilmiah yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

Ruang ini dirancang untuk mendukung tiga fungsi utama yang saling melengkapi. Pertama, sebagai ruang rapat dan koordinasi, ruang tersebut dilengkapi meja konferensi berkapasitas besar di tengah ruangan yang dikelilingi kursi ergonomis beroda, serta layar televisi berukuran besar sebagai media presentasi interaktif. Fasilitas ini memungkinkan pelaksanaan rapat koordinasi penelitian, pembahasan kerjasama kelembagaan, hingga persiapan teknis kegiatan praktikum secara lebih terstruktur dan efisien.

Kedua, ruang ini berfungsi sebagai pusat pengolahan data. Di sisi kanan ruangan, terdapat deretan meja komputer yang dilengkapi perangkat PC berkinerja tinggi dengan RGB gaming tower—mencerminkan kebutuhan komputasi berat dalam pengolahan data spasial. Fasilitas ini diperuntukkan bagi mahasiswa dan peneliti yang sedang mengerjakan analisis data penelitian, proyek kerja sama, laporan praktikum, maupun skripsi dan tesis.

Ketiga, ruang ini difungsikan sebagai ruang sidang akademik. Tata letak yang luas dan rapi menjadikannya representatif untuk digunakan dalam ujian sidang skripsi maupun tesis, dengan atmosfer formal namun tetap nyaman bagi para peserta sidang.

Tak kalah menarik, lemari kaca yang terpasang di sisi kiri dan kanan ruangan memajang peralatan survei kuno hingga modern, tampak di antaranya total station berwarna kuning khas, tidak hanya berfungsi sebagai penyimpanan instrumen, tetapi juga sebagai identitas keilmuan laboratorium.

Dengan kehadiran wajah baru ini, Laboratorium Survei Pemetaan siap menjadi episentrum kegiatan akademik yang lebih produktif, kolaboratif, dan berdaya saing tinggi dalam mendukung visi pengembangan ilmu kebumian dan geospasial di lingkungan kampus.

12

Agenda

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun   Agu »

Berita Terakhir

  • Info Day Teknik Geodesi UGM Bekali Mahasiswa Baru S1 dan S2 dengan Pengenalan Program Studi dan Perkuliahan
  • Pelatihan Pembuatan Model 3D LOD 3 Departemen Teknik Geodesi FT UGM Resmi Selesai
  • FT UGM Selesaikan Rangkaian Kegiatan Pionir Kesatria 2026
  • Dosen Teknik Geodesi UGM Ikuti Pembekalan OCEAN Traitness untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Pembelajaran
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Gelar Pertemuan Orang Tua dan Wali Mahasiswa Baru 2026
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY