Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • Pos oleh
  • hal. 2
Pos oleh :

calvin.wijaya

Prestasi Membanggakan, Sivitas Akademika Departemen Teknik Geodesi UGM Raih Tiga Penghargaan pada GEOICON 2026

ArtikelBerita Kamis, 23 Juli 2026

Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan prestasi pada ajang The 11th Geomatics International Conference (GEOICON) 2026 yang diselenggarakan di Surabaya. Pada penutupan konferensi, sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM berhasil meraih tiga penghargaan bergengsi, yaitu dua penghargaan Best Oral Presentation dan satu penghargaan Best Poster.

Prestasi pertama diraih oleh Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. melalui penelitian berjudul “Estimating Three-Dimensional Secular Motion Along the Palu-Koro Fault Zone Based on Integrated InSAR and GNSS Observation”. Penelitian tersebut memperoleh penghargaan Best Oral Presentation atas kontribusinya dalam pemanfaatan integrasi data Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR) dan Global Navigation Satellite System (GNSS) untuk mengestimasi pergerakan tiga dimensi pada zona Sesar Palu-Koro. Pendekatan tersebut memberikan informasi penting dalam pemantauan deformasi kerak bumi serta mendukung upaya mitigasi bencana geologi di Indonesia.

Penghargaan Best Oral Presentation kedua diraih melalui penelitian berjudul “Parcel-Based Spatial Assessment of Economic Losses from Land Subsidence-Induced Tidal Flooding in North Semarang District” yang dipresentasikan oleh Yofita Indah Saputri dengan Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. sebagai penulis pendamping sekaligus corresponding author. Penelitian ini mengembangkan pendekatan berbasis bidang tanah (parcel-based assessment) untuk mengidentifikasi dan mengestimasi kerugian ekonomi akibat banjir rob yang dipicu oleh penurunan muka tanah di Kecamatan Semarang Utara. Pendekatan tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan mitigasi dan perencanaan wilayah pesisir yang lebih adaptif.

Sementara itu, penghargaan Best Poster diraih oleh Iqbal Hanun Azizi, S.T. bersama tim peneliti melalui penelitian berjudul “Comparative Assessment of Time-of-Flight and Phase-Shift Laser Scanning Technologies for Automated 3D Mesh Generation in Support of National Spatial Data Infrastructure Development”. Penelitian ini membandingkan performa teknologi Time-of-Flight dan Phase-Shift Laser Scanning dalam menghasilkan model 3D mesh secara otomatis untuk mendukung pengembangan National Spatial Data Infrastructure (NSDI). Selain dipresentasikan pada sesi oral presentation, penelitian tersebut juga ditampilkan dalam sesi poster dan berhasil memperoleh penghargaan Best Poster berkat kontribusinya dalam pengembangan teknologi akuisisi data geospasial tiga dimensi.

Keberhasilan meraih dua penghargaan Best Oral Presentation dan satu penghargaan Best Poster menunjukkan kualitas penelitian yang dikembangkan oleh sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM mampu bersaing di tingkat internasional. Penghargaan ini menjadi apresiasi atas inovasi, kualitas ilmiah, serta kontribusi penelitian terhadap pengembangan ilmu geodesi, geomatika, dan teknologi geospasial.

Pencapaian tersebut sekaligus memperkuat komitmen Departemen Teknik Geodesi UGM dalam mengembangkan riset yang berdampak, memperluas kolaborasi internasional, serta meningkatkan kualitas publikasi ilmiah. Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa untuk terus menghasilkan penelitian yang inovatif dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta penyelesaian berbagai tantangan di bidang geospasial.

Departemen Teknik Geodesi UGM Presentasikan Delapan Penelitian pada GEOICON 2026 di Surabaya

ArtikelBerita Kamis, 23 Juli 2026

Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan ilmu geodesi dan geomatika di tingkat internasional dengan menghadiri The 11th Geomatics International Conference (GEOICON) 2026 yang diselenggarakan di Surabaya pada 15–16 Juli 2026. Mengusung tema “Geospatial Technology for Mapping the Future: Climate Resilience and Geospatial Intelligence for Multi-Hazard Early Warning”, konferensi ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, pemerintah, dan praktisi geospasial dari berbagai negara untuk berbagi inovasi dan hasil penelitian terkini.

Pada kesempatan tersebut, Departemen Teknik Geodesi UGM mengirimkan delegasi yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa Program Magister. Perwakilan dosen meliputi Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T., IPU., Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D., Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc., dan Calvin Wijaya, M.Eng. Unsur tenaga kependidikan diwakili oleh Iqbal Hanun Azizi, S.T., sedangkan mahasiswa Program Magister yang berpartisipasi adalah Listiyo Fitri, Muhammad Apriliano Bagaskara, dan Muhammad Rakha Fadhila.

Dalam konferensi tersebut, sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi UGM mempresentasikan sembilan penelitian pada sesi oral presentation. Penelitian-penelitian tersebut mencerminkan keberagaman topik riset yang dikembangkan di Departemen Teknik Geodesi UGM, mulai dari penginderaan jauh, kecerdasan buatan, geodesi satelit, mobile laser scanning, hingga analisis spasial.

Di bidang penginderaan jauh, Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T., IPU. mempresentasikan penelitian berjudul “New Pipeline in Image Enhancement for Extraction of Land Cover Based on Multitemporal Spectral Index from Medium-Resolution Satellite Imagery”. Penelitian ini mengembangkan pendekatan baru dalam peningkatan kualitas citra satelit menggunakan indeks spektral multitemporal untuk meningkatkan akurasi ekstraksi tutupan lahan pada citra resolusi menengah.

Masih pada bidang pemanfaatan teknologi geospasial berbasis kecerdasan buatan, Calvin Wijaya, M.Eng. mempresentasikan penelitian “Deep Learning Architectures for Occluded Building Extraction in Urban Climate Resilience”. Penelitian tersebut mengevaluasi penerapan berbagai arsitektur deep learning untuk mengekstraksi objek bangunan yang tertutup (occluded buildings) dari data penginderaan jauh, sehingga dapat mendukung penyediaan informasi spasial yang lebih akurat bagi perencanaan kota dan peningkatan ketahanan kawasan perkotaan terhadap perubahan iklim.

Pada bidang geodesi satelit, Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. bersama tim peneliti, termasuk Muhammad Rakha Fadhila, mempresentasikan penelitian “Estimating Three-Dimensional Secular Motion Along the Palu-Koro Fault Zone Based on Integrated InSAR and GNSS Observation”. Penelitian ini memanfaatkan integrasi data InSAR dan GNSS untuk mengestimasi pergerakan tiga dimensi pada zona Sesar Palu-Koro sebagai bagian dari kajian deformasi kerak bumi.

Kontribusi mahasiswa Program Magister juga terlihat melalui penelitian “Evaluating Control Point Configurations for Mobile Laser Scanning Trajectory Adjustment under GNSS Error Propagation” yang dipresentasikan oleh Listiyo Fitri. Penelitian tersebut mengevaluasi pengaruh konfigurasi titik kontrol terhadap proses penyesuaian lintasan (trajectory adjustment) pada sistem Mobile Laser Scanning dalam kondisi propagasi kesalahan GNSS sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil pemetaan tiga dimensi.

Sementara itu, Muhammad Apriliano Bagaskara mempresentasikan dua penelitian sekaligus. Penelitian pertama berjudul “Development of a Contactless 3D Coordinate Measurement System Through the Integration of a Low-Cost GNSS Module and Smartphone-Based Imaging”, yang mengembangkan sistem pengukuran koordinat tiga dimensi tanpa kontak melalui integrasi modul GNSS berbiaya rendah dengan pencitraan berbasis telepon pintar. Penelitian kedua berjudul “Quantifying Benthic Habitat Change in Calatagan, Batangas, Philippines Using Sentinel-2 and Linear Spectral Unmixing”, yang memanfaatkan citra Sentinel-2 dan metode Linear Spectral Unmixing untuk mengidentifikasi perubahan habitat bentik di wilayah pesisir Calatagan, Filipina.

Kontribusi Departemen Teknik Geodesi UGM dalam bidang analisis spasial juga ditunjukkan melalui dua penelitian yang melibatkan Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. sebagai penulis. Penelitian pertama berjudul “Spatial Analysis of Toponymic Shifting Based on Public Perception: Evidence from Four Urban Areas in Indonesia”, yang mengkaji dinamika perubahan nama tempat berdasarkan persepsi masyarakat di empat kawasan perkotaan Indonesia. Penelitian kedua berjudul “Parcel-Based Spatial Assessment of Economic Losses from Land Subsidence-Induced Tidal Flooding in North Semarang District”, yang menganalisis kerugian ekonomi akibat banjir rob yang dipicu oleh penurunan muka tanah menggunakan pendekatan berbasis bidang tanah (parcel-based assessment).

Selain itu, Iqbal Hanun Azizi, S.T. bersama tim peneliti mempresentasikan penelitian “Comparative Assessment of Time-of-Flight and Phase-Shift Laser Scanning Technologies for Automated 3D Mesh Generation in Support of National Spatial Data Infrastructure Development”. Penelitian ini membandingkan teknologi Time-of-Flight dan Phase-Shift Laser Scanning dalam menghasilkan model 3D mesh secara otomatis sebagai bagian dari pengembangan National Spatial Data Infrastructure (NSDI). Selain dipresentasikan pada sesi oral presentation, penelitian tersebut juga terpilih sebagai poster presentation, sehingga memperoleh kesempatan untuk ditampilkan pada sesi poster sebagai salah satu karya ilmiah yang mendapat apresiasi dalam konferensi.

Partisipasi aktif dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa pada GEOICON 2026 menunjukkan sinergi yang kuat dalam membangun budaya riset di Departemen Teknik Geodesi UGM. Kehadiran berbagai topik penelitian yang dipresentasikan mencerminkan kemampuan departemen dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi geospasial untuk menjawab tantangan di bidang kebencanaan, lingkungan, infrastruktur, serta pembangunan berkelanjutan.

Melalui keikutsertaan pada GEOICON 2026, Departemen Teknik Geodesi UGM memperkuat komitmennya untuk meningkatkan kualitas penelitian, memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi nasional maupun internasional, serta mendorong diseminasi hasil riset pada forum ilmiah bereputasi. Diharapkan, partisipasi ini tidak hanya meningkatkan visibilitas Departemen Teknik Geodesi UGM di tingkat internasional, tetapi juga membuka peluang kolaborasi penelitian yang lebih luas dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu geodesi, geomatika, dan teknologi geospasial di Indonesia maupun dunia.

Departemen Teknik Geodesi UGM dan Teknik Geomatika ITS Jajaki Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi

Berita Kamis, 16 Juli 2026

Yogyakarta, 16 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi FT UGM menyambut kunjungan delegasi dari Departemen Teknik Geomatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada Kamis (16/7). Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB di Ruang Sidang 2 Lantai 3 ini bertujuan untuk mendiskusikan penjajakan kerja sama strategis di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian. Kunjungan 10 orang perwakilan ITS ini sekaligus dilakukan untuk memberikan dukungan moril kepada salah satu kandidat doktor, Udiana Wahyu Deviantari.

Jalannya diskusi ini dipimpin oleh Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. dari pihak UGM dan dihadiri oleh Kepala Departemen Teknik Geomatika ITS, Dr. Khomsin, S.T., M.T. beserta jajarannya. Di bidang pendidikan, kedua departemen sepakat untuk menjajaki kolaborasi pengajaran (collaborative teaching). Skema yang direncanakan meliputi program pertukaran mahasiswa (exchange) serta penyelenggaraan kuliah secara daring atau hibrida. Dosen dari kedua institusi direncanakan dapat saling mengisi kuliah tamu pada mata kuliah tertentu yang dapat dikolaborasikan, seperti Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG), Mitigasi dan Manajemen Bencana (MMB), serta Hukum Laut.

Pada ranah penelitian dan publikasi, penjajakan kerja sama diarahkan pada penguatan kolaborasi riset dan pembimbingan riset atau proposal secara bersama. Selain itu, pihak ITS juga menawarkan peluang kolaborasi akademik lainnya, seperti penyelenggaraan program gelar ganda (double degree). Kedua institusi juga membahas partisipasi aktif dalam forum ilmiah, di mana UGM ditawarkan untuk menjadi co-host dalam konferensi internasional GeoICON, serta berkolaborasi sebagai reviewer maupun dewan redaksi (editorial board) untuk jurnal GEOID yang ditargetkan terindeks Scopus.

Uji Kelayakan Riset Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Sidang Tertutup Doktor

Berita Kamis, 16 Juli 2026

Yogyakarta, 16 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Sidang Tertutup Doktor di Ruang Sidang 1 pada Kamis (16/7). Ujian disertasi yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB ini digelar untuk menguji kelayakan riset kandidat doktor, Udiana Wahyu Deviantari. Penelitian yang dipresentasikan dalam sidang ini berfokus pada topik pemanfaatan machine learning untuk pemodelan nilai tanah di kawasan perkotaan untuk mendukung efisiensi sistem administrasi pertanahan.

Jalannya sidang tertutup ini dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng. Selama proses penelitian, Udiana dibimbing oleh tim pembimbing yang terdiri atas Prof. Ir. Trias Aditya Kurniawan M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU, ASEAN Eng. dan Ir. Prijono Nugroho D., MSP, Ph.D., IPM. Sementara itu, jajaran tim penguji yang menelaah serta memberikan evaluasi kritis terhadap materi riset terdiri atas Prof. Ir. Hanung Adi Nugroho, S.T., M.Eng., Ph.D., IPM., SMIEEE; Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU, ASEAN Eng., APEC Eng.; Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU; Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU; serta Dr. Andri Hernandi, S.T., M.T.

Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Audiensi Pengabdian Masyarakat di Kulon Progo

ArtikelBerita Selasa, 14 Juli 2026

Kulon Progo, 14 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan audiensi bersama Pemerintah Kabupaten Kulon Progo pada Selasa (14/7). Pertemuan tatap muka ini berlangsung di Ruang Rapat Menoreh, Kompleks Kantor Bupati Kulon Progo, dengan agenda utama membahas persiapan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Pertemuan tersebut diadakan dengan tujuan menyelaraskan program pengabdian masyarakat dengan kebutuhan konkret pembangunan serta penataan wilayah Kabupaten Kulon Progo.

Dalam diskusi tersebut, kedua belah pihak merumuskan ruang lingkup kegiatan yang menitikberatkan pada pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung program kerja pemerintah daerah. Melalui sinergi ini, pihak departemen berkomitmen untuk memberikan sumbangsih keahlian teknis pemetaan yang praktis, sedangkan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyambut baik dukungan tersebut untuk mengoptimalkan pengelolaan potensi lokal serta perencanaan wilayah secara lebih terstruktur dan berdaya guna.

DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaLatihanPelatihan Jumat, 22 Mei 2026

Yogyakarta, 18–22 Mei 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) bekerja sama dengan Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 18–22 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Keuangan dalam menghadapi transformasi digital pengelolaan data pajak daerah yang semakin terintegrasi dengan teknologi geospasial.

Pelatihan diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, di antaranya Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Sekretariat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Direktorat Pembiayaan dan Perekonomian Daerah, Direktorat Penilaian pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktorat Dana Transfer Khusus, serta Direktorat Sistem Perimbangan Keuangan.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan secara penuh dari hari pertama hingga hari terakhir. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi praktik pengolahan data spasial dan diskusi studi kasus. Para peserta aktif berdiskusi mengenai implementasi teknologi SIG untuk mendukung pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, serta optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah di Indonesia.

Pelatihan dibuka pada Senin, 18 Mei 2026, oleh Sekretaris Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemanfaatan data geospasial dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang lebih akurat, efisien, dan berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. menyampaikan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Selanjutnya, Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. memberikan materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Hari pertama ditutup oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dengan materi mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Pada hari kedua, peserta memperoleh materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik oleh Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. menyampaikan materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga diisi oleh Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. yang membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, dilanjutkan dengan sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, peserta diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta memahami dan mampu mengimplementasikan teori maupun praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi pelatihan, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta selama pelatihan berlangsung.

Prof. Trias berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan di lingkungan kerja masing-masing serta disebarluaskan kepada instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui pelatihan ini, DTGD FT UGM juga berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dapat terus diperkuat dalam mendukung pengembangan sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, dan berbasis teknologi geospasial.

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM

BeritaKuliah Umum Jumat, 22 Mei 2026

Yogyakarta, 22 Mei 2026 – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar Arif Havas Oegroseno, S.H., LL.M., memberikan kuliah umum di Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kuliah umum ini mengangkat tema “Diplomasi Indonesia dalam Peta Geopolitik Global”, sebuah isu yang semakin relevan di tengah dinamika politik internasional, persaingan ekonomi global, konflik geopolitik antarnegara, serta perkembangan teknologi yang memengaruhi hubungan internasional dan posisi strategis Indonesia di dunia. Kuliah umum ini terbuka bagi seluruh mahasiswa program sarjana, magister, dan doktor di DTGD FT UGM, serta diwajibkan bagi mahasiswa pada mata kuliah Pengelolaan Wilayah Pesisir, Bahasa Indonesia, dan Penetapan dan Penegasan Batas Laut. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00–11.00 WIB di Ruang III.4 Lantai 3 DTGD FT UGM.

Antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sekitar 200 peserta hadir memadati ruang perkuliahan III.4 hingga seluruh kapasitas ruangan terisi penuh. Selain mahasiswa Teknik Geodesi, kuliah umum ini juga dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi lain di Fakultas Teknik UGM, seperti Teknik Fisika dan Pembangunan Wilayah, serta mahasiswa internasional asal Filipina.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Menteri Luar Negeri RI atas kesediaannya hadir untuk memberikan kuliah umum di DTGD FT UGM. Dalam sambutannya, Prof. Selo menekankan pentingnya diplomasi dalam memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional, termasuk dalam membangun kolaborasi global di bidang pendidikan, penelitian, dan teknologi. Menurut beliau, kerja sama internasional yang kuat tidak dapat dilepaskan dari kemampuan diplomasi yang baik. Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami dinamika geopolitik dunia agar mampu berkontribusi dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Kuliah umum dimoderatori oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D. Dalam pengantarnya, beliau memperkenalkan Duta Besar Arif Havas Oegroseno sebagai salah satu diplomat senior Indonesia yang memiliki pengalaman panjang dalam diplomasi internasional, termasuk keterlibatannya dalam berbagai forum strategis terkait hukum laut dan hubungan internasional. Selain aktif sebagai diplomat, beliau juga dikenal sebagai penulis dan pemikir di bidang geopolitik dan diplomasi.

Dalam paparannya, Duta Besar Arif Havas Oegroseno mengawali kuliah umum dengan sesi interaktif bersama mahasiswa. Beliau menggali pemikiran mahasiswa mengenai prinsip politik luar negeri Indonesia, perkembangan teknologi global, kawasan-kawasan strategis yang terdampak konflik geopolitik, serta kontribusi generasi muda dalam menghadapi tantangan global saat ini.

Pembahasan kuliah umum dibagi menjadi tiga fase perkembangan politik luar negeri Indonesia, yaitu politik bebas aktif pada awal kemerdekaan hingga 1960-an, politik bebas aktif pada masa Cold War (1960-an–1992), serta politik bebas aktif pada era geopolitical chaos pasca-Cold War. Melalui penjelasan yang sistematis dan mendalam, beliau memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai perkembangan strategi diplomasi Indonesia dari masa ke masa. Beliau menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip “bebas aktif” bukan berarti bersikap netral tanpa posisi. Sebaliknya, bebas aktif merupakan bentuk sikap politik Indonesia yang tidak berpihak pada kekuatan besar tertentu, namun tetap aktif dalam membangun perdamaian dunia dan membentuk tatanan internasional yang adil.

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Selain itu, Wakil Menteri juga menjelaskan kondisi geopolitik global saat ini, termasuk persaingan geopolitik di berbagai kawasan dunia dan bagaimana teknologi, ekonomi, energi, hingga rantai pasok global dapat menjadi instrumen strategis antarnegara. Beliau turut memaparkan berbagai strategi Indonesia dalam menghadapi tantangan global, seperti penguatan kerja sama internasional di bidang energi, semikonduktor, mineral kritis, serta sektor-sektor strategis lainnya. Dalam pemaparannya, beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda terdidik dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat posisi Indonesia di masa depan. Menurutnya, semangat persatuan dan visi kebangsaan yang pernah ditunjukkan para founding fathers pada tahun 1928 perlu terus diwariskan kepada generasi muda saat ini. Di akhir pemaparannya, beliau menegaskan bahwa salah satu tantangan utama Indonesia ke depan adalah mewujudkan kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi kekuatan nasional di tengah ketidakpastian global.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung sangat aktif. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait kondisi geopolitik global dan posisi Indonesia saat ini, mulai dari isu inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, konflik internasional, hingga strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas bidang STEM di Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga menanyakan kontribusi ilmu geodesi dan geospasial dalam mendukung diplomasi, pengelolaan wilayah, dan kepentingan strategis nasional. Kuliah umum ditutup dengan harapan dari Wakil Menteri Luar Negeri RI agar ke depan dapat terjalin kerja sama dan kolaborasi lebih lanjut antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dengan Universitas Gadjah Mada, khususnya Departemen Teknik Geodesi, dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kontribusi Indonesia di tingkat global.

DTGD FT UGM ikuti sosialisasi LAMTEK 2026

Tim Jaminan Mutu DTGD FT UGM Ikuti Sosialisasi LAMTEK “Menuju Akreditasi Unggul 2026”

Berita Selasa, 28 April 2026

Yogyakarta, 28 April 2026 – Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAM Teknik) menyelenggarakan kegiatan “Sosialisasi Akreditasi dan Penguatan Mutu Program Studi Keteknikan Menuju Unggul 2026” di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong semakin banyak program studi keteknikan di Indonesia meraih akreditasi unggul, sekaligus memperkuat sistem penjaminan mutu di tingkat Unit Pengelola Program Studi (UPPS).

Sosialisasi ini ditujukan kepada berbagai UPPS Teknik dari seluruh Indonesia sebagai upaya memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses akreditasi, strategi penyusunan dokumen, serta penguatan kualitas pendidikan tinggi teknik secara berkelanjutan. Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) turut berpartisipasi dengan mengirimkan dua perwakilan dosen yaitu Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc. dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. Kegiatan sosialisasi dan workshop ini diselenggarakan selama satu hari pada Selasa, 28 April 2026, bertempat di Auditorium Lantai 3, Kampus II Gedung St. Thomas Aquinas, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UAJY, Ir. Yosef Daryanto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM., yang menyampaikan sambutan selamat datang kepada seluruh peserta. Beliau menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam menjaga dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi, khususnya di bidang keteknikan. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah V, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D. Dalam paparannya, Prof. Setyabudi menyampaikan data mengenai jumlah program studi terakreditasi unggul di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang masih belum mencapai target nasional. Oleh karena itu, percepatan peningkatan mutu perlu terus dilakukan agar target capaian pada tahun 2028 dapat terpenuhi.

Beliau juga menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia, khususnya dosen, sebagai elemen utama dalam keberhasilan akreditasi. Menurutnya, kualitas tata kelola, budaya mutu, dan kesiapan dokumen tidak dapat dipisahkan dari kapasitas dan komitmen seluruh sivitas akademika. Di akhir sambutannya, Prof. Setyabudi berharap semakin banyak program studi yang mampu meraih akreditasi unggul dan mempertahankannya secara berkelanjutan. Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dan workshop yang dimoderatori oleh Prof. Dr. Ir. A. Djoko Istiadji, Dekan Fakultas Teknik UAJY sekaligus asesor LAMTEK. Dalam sesi ini, Prof. Djoko memperkenalkan tiga narasumber utama, yaitu Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng., dan Prof. Ir. Maya Sarah, S.T., M.T., Ph.D. Ketiganya merupakan pengurus LAMTEK yang memiliki pengalaman luas sebagai asesor akreditasi.

Pemaparan materi pertama disampaikan oleh Prof. Hari Purnomo mengenai Kebijakan dan Gambaran Umum Akreditasi LAM Teknik. Beliau menjelaskan secara rinci proses akreditasi mulai dari tahap pengajuan, penyusunan dokumen, asesmen kecukupan, asesmen lapangan, hingga penetapan hasil akreditasi. Prof. Hari juga menekankan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan representasi nyata dari kualitas tata kelola, proses pembelajaran, serta budaya mutu yang berjalan secara konsisten. Materi kedua disampaikan oleh Prof. Era Purwanto mengenai Diferensiasi Misi dan Akuntabilitas, Sistem Penjaminan Mutu, serta Program Pengembangan Berkelanjutan. Dalam paparannya, Prof. Era menegaskan pentingnya kejelasan visi dan misi program studi, termasuk visi keilmuan yang menjadi dasar arah pengembangan akademik. Menurut beliau, dokumen akreditasi yang kuat harus mampu menunjukkan keterkaitan yang jelas antara visi, strategi pelaksanaan, indikator capaian, hingga evaluasi berkelanjutan yang dilakukan oleh program studi. Sementara itu, Prof. Maya Sarah menyampaikan materi mengenai Relevansi Pendidikan, Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Sumber Daya Manusia Dosen dan Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, K3L, Mahasiswa, serta Luaran Mahasiswa. Beliau menekankan bahwa akreditasi unggul harus didukung oleh ekosistem akademik yang sehat, termasuk produktivitas dosen, keterlibatan mahasiswa, kualitas fasilitas pembelajaran, hingga dampak nyata dari luaran lulusan di masyarakat dan dunia kerja.

Sosialisasi LAMTEK menuju Unggul 2026

Melalui kegiatan ini, DTGD FT UGM memperoleh banyak wawasan baru dalam memperkuat strategi penjaminan mutu dan persiapan akreditasi berkelanjutan. Partisipasi tim jaminan mutu dalam forum ini menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa DTGD tidak hanya mampu mempertahankan capaian akreditasi unggul, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ke depan, DTGD FT UGM berkomitmen untuk terus menjaga standar mutu akademik, memperkuat tata kelola departemen, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan inovasi pendidikan yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan industri. Dengan semangat perbaikan berkelanjutan, DTGD berharap dapat terus menjadi program studi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

BeritaKonferensiPenelitian Minggu, 9 November 2025

Wuhan, 8–9 November 2025 — Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) berpartisipasi dalam konferensi internasional Geospatial Information Science: Education, Innovation and Applications 2025 (GIS-EIA 2025). Acara ini diselenggarakan oleh State Key Laboratory of Information Engineering in Surveying, Mapping and Remote Sensing (LIESMARS), Wuhan University, di Kota Wuhan, China, pada Sabtu–Minggu, 8–9 November 2025.

Konferensi GIS-EIA 2025 bertujuan meningkatkan kolaborasi dan jejaring internasional di bidang pendidikan, talenta, inovasi, dan industri geoinformatika. Para akademisi, peneliti, mahasiswa doktoral, serta perwakilan badan pemerintah dan industri dari berbagai negara hadir untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi terkait geospasial.

Pada kesempatan ini, DTGD FT UGM mengirimkan dua delegasi, yaitu Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru. Kehadiran delegasi UGM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan riset para dosen DTGD ke LIESMARS pada Oktober 2025, di mana undangan resmi untuk berpartisipasi dalam konferensi tersebut diberikan oleh Prof. Dr.-Ing. Timo Balz.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Zhenfeng Shao selaku salah satu pimpinan peneliti di LIESMARS. Selanjutnya, sambutan resmi diberikan oleh Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta internasional serta menekankan peran Wuhan sebagai pusat inovasi dan teknologi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Bishen Yang, Director of LIESMARS sekaligus Ketua Konferensi, yang menyoroti perkembangan pesat teknologi AI di bidang geospasial.

Sesi keynote speech menghadirkan tokoh-tokoh dunia di bidang geospasial. Pembicara pertama, Prof. Deren Li, anggota Chinese Academy of Sciences, Chinese Academy of Engineering, dan Honorary Member ISPRS, menyampaikan materi mengenai Spatio-Temporal Intelligence for Sustainable Development Goals. Beliau menekankan perkembangan informasi spasio-temporal sebagai disiplin baru, termasuk pemanfaatan teknologi 5G untuk positioning presisi tinggi.

Pembicara kedua, Prof. Tao Cheng dari University College London (UCL), memaparkan topik Unlocking Space and Time: Towards SpaceTime Generative AI dengan contoh aplikasi untuk sistem transportasi dan mitigasi kemacetan. Pembicara berikutnya, Prof. Qin Yang dari Chinese Academy of Surveying and Mapping (CASM), membahas kepemimpinan dalam bidang survei dan pemetaan serta posisi strategis Tiongkok dalam industri geospasial. Sementara itu, Prof. Orhan Altan dari Istanbul Technical University memberikan paparan daring mengenai kerja sama internasional untuk pengurangan risiko bencana melalui teknologi geoinformatika.

Welcome Address dari Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University
Welcome Address dari Prof. Bisheng Yang, Director LIESMARS & Ketua Konferensi
Keynote 1: Prof. Deren Li (Wuhan University)
Keynote 2: Prof. Tao Cheng (UCL)
Keynote 3: Prof. Qin Yan (CASM)
Keynote 4: Prof. Orhan Altan (Istanbul Technical University)

Pada sesi siang, peserta mengikuti tiga sesi paralel, yaitu:

  1. Remote Sensing Intelligence: Deep Learning, Open-Source Innovation, and Societal Applications
  2. Spatio-Temporal Intelligent Service
  3. Young Scholar’s Session

Delegasi DTGD bergabung pada sesi paralel pertama. Dr. Ruli Andaru mempresentasikan karya bertajuk “From GeoAI to Digital Twin: Development and Application of Open-Source Tools Geo-CARTA, Cascade3D, and Dream 3D City”. Beliau menunjukkan inovasi aplikasi open-source untuk percepatan rekonstruksi kota 3D di Indonesia, termasuk implementasi di Kota Bontang, Jakarta, dan Kampus FT UGM.

Sementara itu, Calvin Wijaya mempresentasikan penelitian berjudul “Advancing Geospatial Intelligence with AI and Open-Source Solutions: PANDALA for Deep Learning-Based Image Analysis”. Presentasi ini memperkenalkan PANDALA, platform pengolahan citra berbasis deep learning dan time-series analysis yang dikembangkan oleh DTGD UGM. Kedua presentasi mendapatkan perhatian besar dan pertanyaan aktif dari peserta konferensi.

Partisipasi DTGD FT UGM dalam GIS-EIA 2025 membuka peluang baru untuk kolaborasi riset internasional, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan teknologi geospasial terkini. Kehadiran delegasi UGM turut memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring global ilmuwan geospasial dan memperluas potensi kerja sama akademik dan industri ke depan.

Konferensi ditutup pada Minggu, 9 November 2025 oleh Prof. Timo Balz.

Mahasiswa Geodesi UGM Kunjungi PUSHIDROSAL dan PT Transportasi Jakarta untuk Pelajari Penerapan Geospasial di Bidang Maritim dan Transportasi

BeritaKegiatan Mahasiswa Jumat, 24 Oktober 2025

Jakarta, 24 Oktober 2025 — Setelah sehari sebelumnya mengunjungi Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sebanyak 78 mahasiswa Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi (KMTG) melanjutkan rangkaian kunjungan instansi ke Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (PUSHIDROSAL) serta PT Transportasi Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan KMTG yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan ilmu geodesi di berbagai bidang, mulai dari kelautan hingga transportasi perkotaan. Rombongan didampingi oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T. selaku Sekretaris Program Studi Teknik Geodesi dan Bapak Calvin Wijaya yang juga ikut mendampingi mahasiswa selama kunjungan.

PUSHIDROSAL: Menyelami Dunia Hidrografi dan Peta Laut Nasional

Di PUSHIDROSAL, rombongan disambut hangat oleh Kolonel Laut (KH) Dr. Kukuh Suryo Widodo, S.Pd., M.T., mewakili Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., Komandan PUSHIDROSAL. Dalam sambutannya, Kolonel Kukuh menegaskan pentingnya peran survei hidrografi dan oseanografi dalam menjamin keselamatan pelayaran nasional.

“Indonesia adalah negara maritim yang seluruh jalur ekspor dan pertumbuhan ekonominya bergantung pada laut. Karena itu, hidrografi memiliki peran vital dalam memastikan navigasi yang aman, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan memperkuat infrastruktur maritim nasional,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan data hidrografi yang akurat serta teknologi mutakhir untuk mendukung ekonomi biru yang berkelanjutan.

Perwakilan dari Departemen Teknik Geodesi, Dr. Diyono, menyampaikan apresiasi atas sambutan PUSHIDROSAL serta harapannya agar kegiatan ini dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang penerapan teori perkuliahan seperti Oseanografi Fisis dan Survei Hidrografi secara nyata di lapangan. Beliau juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut, termasuk kegiatan magang, penelitian, dan tugas akhir di lingkungan PUSHIDROSAL.

Mahasiswa kemudian mendapat pemaparan mendalam dari Mohammad Qisthi Amarona, S.T., Mtr. Hanla., yang menjelaskan tugas pokok PUSHIDROSAL, yakni menyelenggarakan pembinaan hidro-oseanografi yang mencakup survei, penelitian, pemetaan laut, publikasi nautika, serta keselamatan navigasi. Ia menegaskan bahwa hidrografi adalah fondasi dari navigasi maritim dan memiliki peran strategis bagi pertahanan dan pembangunan nasional.

Dalam paparannya, Pak Qisthi juga memperkenalkan berbagai instrumen survei seperti kapal KRI, sounding boat, 3D Laser Scanner, USV, ROV, dan AUV. Beliau juga menyoroti tantangan masa depan seperti pertumbuhan ukuran kapal, pengaturan kabel bawah laut, hingga pengembangan Digital Twin of the Ocean dan implementasi standar S-100 sebagai masa depan hidrografi digital.

Setelah sesi materi, mahasiswa berkeliling mengunjungi satuan kerja di lingkungan PUSHIDROSAL, termasuk Dinas Hidrografi, Dinas Oseanografi dan Meteorologi, serta Dinas Pemetaan. Di setiap pos, mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai proses verifikasi data, pengolahan informasi oseanografi, dan kegiatan pemetaan dasar laut. Antusiasme mahasiswa tampak tinggi saat berdiskusi dengan para perwira dan staf teknis di lapangan.

PT Transportasi Jakarta: Belajar GIS untuk Transportasi Publik yang Inklusif

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Rombongan diterima oleh Bapak Romario Marito Abednego yang mewakili pimpinan perusahaan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa terkait penerapan ilmu Geodesi dan Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam sistem transportasi publik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil perusahaan dan paparan oleh Bapak Yulian, Pelaksana Tugas Departemen Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Unit Bisnis Trans Academy. Ia menjelaskan model operasi sistem Bus Rapid Transit (BRT) TransJakarta serta berbagai upaya perusahaan dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, efisien, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selanjutnya, Bapak Fabian dari Departemen Perencanaan Rute dan Operasional memberikan materi mengenai analisis spasial dan perencanaan rute berbasis data geospasial yang digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan bus TransJakarta.

Mahasiswa menyimak dengan antusias seluruh sesi paparan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan GIS dalam perencanaan transportasi kota. Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung bagaimana ilmu geodesi dan geospasial berperan penting dalam mendukung sistem transportasi perkotaan modern.

123

Agenda

Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
« Jul    

Berita Terakhir

  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Terima Kunjungan SMA Muhammadiyah PK Kottabarat
  • KATDESI Inspirasi Mahasiswa Baru DTGD UGM Melalui Talkshow Karier dan Penguatan Jejaring Alumni
  • Wisuda Periode IV TA 2025/2026, Teknik Geodesi FT UGM Meluluskan 57 Sarjana Baru
  • Info Day Teknik Geodesi UGM Bekali Mahasiswa Baru S1 dan S2 dengan Pengenalan Program Studi dan Perkuliahan
  • Pelatihan Pembuatan Model 3D LOD 3 Departemen Teknik Geodesi FT UGM Resmi Selesai
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY