Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pengembangan infrastruktur data nasional melalui partisipasi dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Peta Dasar Sebagai Pilar Kedaulatan Data Geospasial Nasional” yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) pada hari Kamis, 30 April 2026. Acara ini menjadi momentum krusial bagi berbagai instansi dari seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dalam memperkuat kemandirian data spasial demi kepentingan negara. Kehadiran perwakilan dari Departemen Teknik Geodesi UGM, yaitu Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. dan Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam merumuskan standar pemetaan yang akurat dan kredibel.
Diskusi dalam forum tersebut menyoroti bahwa peta dasar bukan sekadar data teknis, melainkan fondasi utama bagi kedaulatan informasi yang mendukung berbagai kebijakan strategis di tingkat pusat maupun daerah. Dengan sinergi yang terjalin antar instansi, diharapkan pengelolaan data geospasial nasional ke depan dapat lebih terintegrasi sehingga mampu meminimalisir tumpang tindih pemanfaatan lahan. Keterlibatan pakar dari UGM dalam agenda ini memberikan bobot ilmiah yang signifikan, terutama dalam memastikan bahwa aspek teknis geodetis tetap menjadi acuan utama dalam menjaga kualitas data yang akan digunakan untuk perencanaan pembangunan jangka panjang.
Secara komprehensif, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Peta dasar yang kuat menjadi prasyarat mutlak dalam merancang tata ruang yang tangguh terhadap bencana serta mendukung pertumbuhan wilayah yang terukur. Melalui kemitraan lintas sektoral yang diinisiasi dalam FGD ini, integrasi data geospasial diharapkan dapat mempercepat tercapainya target pembangunan global yang inklusif, inovatif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.