Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs17
  • SDGs17
Arsip:

SDGs17

Antisipasi Potensi Bencana, Teknik Geodesi UGM Gelar Pelatihan dan Simulasi Gempa Bumi dan Pemadam Kebakaran

BeritaPelatihan Rabu, 1 Juli 2026

Yogyakarta, 1 Juli 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan simulasi pemadam kebakaran pada Rabu, 1 Juli 2026. Agenda yang berlangsung di lingkungan departemen ini diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta petugas outsourcing.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Sekretaris Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM. Dalam penyampaiannya, beliau berharap kesempatan ini dapat memberikan pemahaman bagi seluruh civitas akademika mengenai tata cara bertindak yang tepat saat menghadapi situasi darurat.

Materi utama pada pelatihan ini disampaikan oleh Ketua Tim Kerja Kedaruratan K5L UGM, Nunu Lutfi, S.T., M.Ec.Dev. Dalam paparannya, beliau menjelaskan sejumlah poin krusial mengenai keselamatan kerja, meliputi teori segitiga api, tahap perkembangan api, klasifikasi jenis kebakaran, sistem proteksi bangunan, hingga tata cara penanganan awal saat api mulai muncul. Peserta juga diberikan edukasi mendalam mengenai jenis-jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta fungsi spesifik dari masing-masing jenis tabung pemadam tersebut.

Setelah sesi pemaparan teori, kegiatan dilanjutkan dengan agenda simulasi penanggulangan bencana dan praktik pemadaman api di lapangan. Pada sesi interaktif ini, para peserta dari berbagai unsur, baik dosen, tendik, mahasiswa, maupun petugas outsourcing secara bergantian mencoba mempraktikkan langsung penggunaan APAR dan teknik pemadaman tradisional secara aman di bawah panduan tim K5L UGM. Pelatihan ini berjalan tertib dan ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan mitigasi bencana di lingkungan kampus.

Sivitas Teknik Geodesi UGM Terbitkan Buku Peta dan Infografis Desa Beluk untuk Mendukung Informasi Geospasial Tingkat Desa

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Tim peneliti dan akademisi dari Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menghasilkan karya yang mendukung pengembangan informasi geospasial di tingkat desa melalui penerbitan “Buku Peta dan Infografis Administrasi, Kependudukan, dan Sosial Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten.”

Buku ini merupakan hasil kolaborasi berbagai dosen, peneliti, dan mahasiswa yang terdiri atas Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU.; Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Dr. Yulaikhah, S.T., M.T.; Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU.; Iqbal Hanun Azizi, S.T.; Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D.; Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D.; Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU.; Ir. Abdul Basith, S.T., M.Si., Ph.D.; Lusiana Natali Marpaung; Ilsya Noorfarinda Sari; Naufal Majid Nursalim; Muhammad Rizal Setiyawan; serta Nicholas Genta Setiawan Gunawan.

Diterbitkan pada tahun 2026, buku ini menyajikan berbagai informasi spasial dan statistik yang menggambarkan kondisi Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Informasi yang disusun mencakup aspek administrasi wilayah, kependudukan, serta kondisi sosial masyarakat yang dikemas dalam bentuk peta tematik dan infografis yang mudah dipahami.

Penyusunan buku peta dan infografis ini bertujuan untuk menyediakan data yang lebih informatif dan komunikatif bagi pemerintah desa, masyarakat, maupun pemangku kepentingan lainnya. Melalui penyajian data berbasis geospasial, berbagai informasi penting dapat divisualisasikan secara lebih efektif sehingga mendukung proses perencanaan pembangunan dan pengambilan keputusan di tingkat lokal.

Dalam konteks pembangunan desa, ketersediaan data spasial yang akurat dan mudah diakses menjadi faktor penting untuk mendukung berbagai program pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Peta dan infografis memungkinkan identifikasi karakteristik wilayah, distribusi penduduk, kondisi sosial, serta potensi desa secara lebih komprehensif.

Karya ini juga menunjukkan bagaimana ilmu geodesi dan geomatika dapat berkontribusi langsung dalam mendukung pengelolaan data desa. Dengan mengintegrasikan teknologi pemetaan, sistem informasi geospasial, dan visualisasi data, informasi yang sebelumnya tersimpan dalam bentuk tabel dan laporan dapat disajikan menjadi lebih menarik, informatif, dan mudah dimanfaatkan.

Sebagai karya tingkat nasional, buku ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata sivitas akademika DTGD FT UGM dalam mendukung penguatan data spasial desa serta implementasi kebijakan Satu Data Indonesia yang mendorong pemanfaatan data berkualitas untuk pembangunan.

Melalui kolaborasi antara dosen dan mahasiswa, Departemen Teknik Geodesi FT UGM terus mengembangkan berbagai produk geospasial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Kehadiran buku peta dan infografis Desa Beluk diharapkan dapat menjadi referensi penting bagi pemerintah desa, peneliti, maupun masyarakat dalam memahami kondisi wilayah dan merencanakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Karya ini sekaligus menegaskan peran DTGD FT UGM sebagai pusat pengembangan ilmu dan teknologi geospasial yang tidak hanya menghasilkan penelitian akademik, tetapi juga produk yang dapat dimanfaatkan secara nyata untuk mendukung pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat.

Dosen Teknik Geodesi UGM Berbagi Inspirasi dalam Inspiring Lecturer Program Paragon Corp

Berita Senin, 22 Juni 2026

Yogyakarta, 22 Juni 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Dr. Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional melalui partisipasinya sebagai narasumber pada Inspiring Lecturer Program (ILP) yang diselenggarakan oleh Paragon Corp.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut merupakan bagian dari rangkaian Mandatory Bootcamp Series dengan tema “Reimagining the Classroom: Teaching in the Age of Gen Z”. Program ini diikuti oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan adaptasi metode pengajaran di era generasi digital.

Dalam sesi tersebut, Dr. I Made Andi Arsana berbagi pengalaman dan pemikirannya mengenai tantangan serta peluang dunia pendidikan tinggi dalam menghadapi karakteristik Generasi Z yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Diskusi menyoroti pentingnya inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital secara bijak, serta pengembangan lingkungan belajar yang lebih interaktif, relevan, dan berpusat pada mahasiswa.

Sebagai akademisi yang aktif dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Dr. I Made Andi Arsana dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman. Keterlibatannya dalam program nasional seperti Inspiring Lecturer Program menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata civitas akademika DTGD FT UGM dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi Indonesia.

Program Inspiring Lecturer sendiri merupakan inisiatif Paragon Corp yang bertujuan membangun ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dengan menghadirkan para akademisi dan praktisi inspiratif sebagai fasilitator bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia. Melalui program ini, peserta diajak untuk mengeksplorasi pendekatan baru dalam proses belajar mengajar sehingga mampu menjawab kebutuhan generasi mahasiswa masa kini dan masa depan.

Partisipasi Dr. I Made Andi Arsana dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Departemen Teknik Geodesi FT UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam bidang geodesi dan geomatika, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pengembangan kualitas pendidikan tinggi di tingkat nasional.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, sivitas akademika DTGD FT UGM terus berupaya menghadirkan dampak yang lebih luas melalui berbagai kegiatan akademik, profesional, dan pengabdian yang mendukung kemajuan pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Gagas Kerja Sama Teknologi 3D Intelligent, Departemen Teknik Geodesi UGM Temui Perwakilan CHC Navigation China

Berita Selasa, 16 Juni 2026

Yogyakarta, 16 Juni 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) mengadakan pertemuan strategis bersama perwakilan dari CHC Navigation, Shanghai, China. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (16/6) pukul 10.00 hingga 14.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Country Manager CHC Navigation untuk Indonesia, Jay Zhang, beserta jajaran delegasi, Lee Ye dan Cao Jingpeng. 

Pertemuan resmi ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi terarah dan jamuan makan bersama di Abhayagiri Venue and Dining. Dari pihak Departemen Teknik Geodesi FT UGM, hadir jajaran pengurus dan dosen departemen, antara lain Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D., Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., serta Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan akademik, khususnya melalui pengembangan kegiatan kokurikuler pada pendidikan Program Sarjana Program Studi Teknik Geodesi. Selain itu, pertemuan ini dirancang untuk menginisiasi kerja sama penelitian di lingkungan departemen dengan melibatkan pemanfaatan teknologi terkini di bidang 3D Intelligent.

Dari hasil diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati rencana awal kerja sama program diseminasi terkait penggunaan teknologi 3D Intelligent. Pertemuan ini juga menghasilkan poin kesepakatan mengenai rencana mobilitas mahasiswa ke luar negeri serta penyusunan agenda kolaborasi penelitian bersama di masa mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan penjajakan kemitraan ini berjalan dengan baik dan lancar sebagai langkah awal penguatan institusi di tingkat internasional.

DTGD FT UGM dan SKALA Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaPelatihan Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 8–12 Juni 2026 – Melalui kolaborasi bersama SKALA, Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 8–12 Juni 2026.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Melalui pelatihan ini, SKALA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong transformasi digital. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan data pajak daerah yang lebih modern dan terintegrasi dengan teknologi pemetaan.

Pelatihan diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan SKALA, diantaranya SKALA, Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Pemerintah Daerah Gianyar, Pemerintah Daerah Lombok Timur, Pemerintah Daerah Sragen, Pemerintah Daerah Papua Pegunungan, Pemerintah Daerah Papua Tengah, Pemerintah Daerah Aceh, Pemerintah Daerah Surakarta, Pemerintah Daerah Maluku, Pemerintah Daerah Kalimantan Utara, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Daerah Gorontalo, Pemerintah Daerah Probolinggo, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat.

Rangkaian pelatihan ini diikuti secara penuh oleh seluruh peserta dari awal hingga akhir. Suasana kelas berjalan interaktif, terutama saat memasuki sesi praktik pengolahan data spasial dan bedah studi kasus. Para peserta tampak aktif bertukar pikiran mengenai penerapan teknologi SIG untuk kebutuhan pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, hingga strategi optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah.

Membuka jalannya pelatihan pada Senin, 8 Juni 2026, Prof. Trias dalam sambutannya menekankan urgensi integrasi data geospasial di sektor pemetaan wilayah. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci utama dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang tidak hanya akurat dan efisien, tetapi juga berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. mengawali sesi dengan memaparkan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Pemaparan dilanjutkan oleh Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. yang mengulas materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Sebagai penutup hari pertama, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. menyampaikan materi  mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Memasuki hari kedua, peserta menerima pembekalan materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik bersama Krishna Duta Wibisono, S.T. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. yang membahas materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga dibuka terlebih dahulu dengan sesi praktik yang dipandu oleh Krishna Duta Wibisono, S.T.  Selanjutnya, Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, yang kemudian disusul sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng. kembali membawakan sesi praktik yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Penyusunan Peta ZNT oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. Peserta juga diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta benar-benar memahami sekaligus mampu mengaplikasikan teori dan praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam pidato penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan partisipasi aktif seluruh peserta sepanjang acara.

Prof. Trias berharap wawasan serta pengalaman yang didapatkan selama lima hari ini dapat segera diterapkan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus disebarluaskan ke instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui inisiasi ini, DTGD FT UGM juga berharap sinergi antara akademisi dan jajaran pemerintahan dapat terus diperkuat guna mendorong sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, serta berbasis teknologi geospasial.

Dr. Ir. Bilal Ma’ruf Jalin Kolaborasi untuk Mendukung KKN-PPM UGM di Mentawai

Berita Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM 2026 di Kepulauan Mentawai mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Ir. Bilal Ma’ruf turut menginisiasi dan memperkuat kolaborasi dengan mitra eksternal guna mendukung kelancaran kegiatan pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.

Dalam rangka persiapan keberangkatan mahasiswa KKN-PPM UGM ke Kepulauan Mentawai, Dr. Bilal Ma’ruf menjalin kerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menunjang berbagai kegiatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

KKN-PPM UGM di Kepulauan Mentawai merupakan salah satu program pengabdian yang bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pengembangan potensi lokal, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Dukungan dari berbagai mitra menjadi faktor penting dalam memastikan program dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Bilal Ma’ruf tidak hanya bertugas memberikan arahan akademik kepada mahasiswa, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi yang dapat memperkuat pelaksanaan program di lapangan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat UGM untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Keterlibatan aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM dalam pelaksanaan KKN-PPM menunjukkan komitmen departemen dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai bentuk kolaborasi dan inovasi, diharapkan program KKN-PPM UGM 2026 di Kepulauan Mentawai dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan KKN-PPM UGM 2026. Semangat kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.

DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaLatihanPelatihan Jumat, 22 Mei 2026

Yogyakarta, 18–22 Mei 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) bekerja sama dengan Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 18–22 Mei 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Selain itu, pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Keuangan dalam menghadapi transformasi digital pengelolaan data pajak daerah yang semakin terintegrasi dengan teknologi geospasial.

Pelatihan diikuti oleh 15 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan Kementerian Keuangan Republik Indonesia, di antaranya Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Sekretariat Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Direktorat Pembiayaan dan Perekonomian Daerah, Direktorat Penilaian pada Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Direktorat Dana Transfer Khusus, serta Direktorat Sistem Perimbangan Keuangan.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan secara penuh dari hari pertama hingga hari terakhir. Antusiasme peserta terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama pada sesi praktik pengolahan data spasial dan diskusi studi kasus. Para peserta aktif berdiskusi mengenai implementasi teknologi SIG untuk mendukung pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, serta optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah di Indonesia.

Pelatihan dibuka pada Senin, 18 Mei 2026, oleh Sekretaris Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya pemanfaatan data geospasial dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang lebih akurat, efisien, dan berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. menyampaikan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Selanjutnya, Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. memberikan materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Hari pertama ditutup oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. dengan materi mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Pada hari kedua, peserta memperoleh materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik oleh Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. menyampaikan materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga diisi oleh Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. yang membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, dilanjutkan dengan sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, peserta diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta memahami dan mampu mengimplementasikan teori maupun praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi pelatihan, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh peserta selama pelatihan berlangsung.

Prof. Trias berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diimplementasikan di lingkungan kerja masing-masing serta disebarluaskan kepada instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui pelatihan ini, DTGD FT UGM juga berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah dapat terus diperkuat dalam mendukung pengembangan sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, dan berbasis teknologi geospasial.

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM

BeritaKuliah Umum Jumat, 22 Mei 2026

Yogyakarta, 22 Mei 2026 – Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Duta Besar Arif Havas Oegroseno, S.H., LL.M., memberikan kuliah umum di Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada. Kuliah umum ini mengangkat tema “Diplomasi Indonesia dalam Peta Geopolitik Global”, sebuah isu yang semakin relevan di tengah dinamika politik internasional, persaingan ekonomi global, konflik geopolitik antarnegara, serta perkembangan teknologi yang memengaruhi hubungan internasional dan posisi strategis Indonesia di dunia. Kuliah umum ini terbuka bagi seluruh mahasiswa program sarjana, magister, dan doktor di DTGD FT UGM, serta diwajibkan bagi mahasiswa pada mata kuliah Pengelolaan Wilayah Pesisir, Bahasa Indonesia, dan Penetapan dan Penegasan Batas Laut. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 09.00–11.00 WIB di Ruang III.4 Lantai 3 DTGD FT UGM.

Antusiasme mahasiswa terlihat sangat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sekitar 200 peserta hadir memadati ruang perkuliahan III.4 hingga seluruh kapasitas ruangan terisi penuh. Selain mahasiswa Teknik Geodesi, kuliah umum ini juga dihadiri mahasiswa dari berbagai program studi lain di Fakultas Teknik UGM, seperti Teknik Fisika dan Pembangunan Wilayah, serta mahasiswa internasional asal Filipina.

Acara dibuka oleh Dekan Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Selo, S.T., M.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Wakil Menteri Luar Negeri RI atas kesediaannya hadir untuk memberikan kuliah umum di DTGD FT UGM. Dalam sambutannya, Prof. Selo menekankan pentingnya diplomasi dalam memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional, termasuk dalam membangun kolaborasi global di bidang pendidikan, penelitian, dan teknologi. Menurut beliau, kerja sama internasional yang kuat tidak dapat dilepaskan dari kemampuan diplomasi yang baik. Oleh karena itu, generasi muda perlu memahami dinamika geopolitik dunia agar mampu berkontribusi dalam menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Kuliah umum dimoderatori oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D. Dalam pengantarnya, beliau memperkenalkan Duta Besar Arif Havas Oegroseno sebagai salah satu diplomat senior Indonesia yang memiliki pengalaman panjang dalam diplomasi internasional, termasuk keterlibatannya dalam berbagai forum strategis terkait hukum laut dan hubungan internasional. Selain aktif sebagai diplomat, beliau juga dikenal sebagai penulis dan pemikir di bidang geopolitik dan diplomasi.

Dalam paparannya, Duta Besar Arif Havas Oegroseno mengawali kuliah umum dengan sesi interaktif bersama mahasiswa. Beliau menggali pemikiran mahasiswa mengenai prinsip politik luar negeri Indonesia, perkembangan teknologi global, kawasan-kawasan strategis yang terdampak konflik geopolitik, serta kontribusi generasi muda dalam menghadapi tantangan global saat ini.

Pembahasan kuliah umum dibagi menjadi tiga fase perkembangan politik luar negeri Indonesia, yaitu politik bebas aktif pada awal kemerdekaan hingga 1960-an, politik bebas aktif pada masa Cold War (1960-an–1992), serta politik bebas aktif pada era geopolitical chaos pasca-Cold War. Melalui penjelasan yang sistematis dan mendalam, beliau memberikan wawasan baru kepada mahasiswa mengenai perkembangan strategi diplomasi Indonesia dari masa ke masa. Beliau menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia yang menganut prinsip “bebas aktif” bukan berarti bersikap netral tanpa posisi. Sebaliknya, bebas aktif merupakan bentuk sikap politik Indonesia yang tidak berpihak pada kekuatan besar tertentu, namun tetap aktif dalam membangun perdamaian dunia dan membentuk tatanan internasional yang adil.

Kuliah Umum Pak Wamenlu RI

Selain itu, Wakil Menteri juga menjelaskan kondisi geopolitik global saat ini, termasuk persaingan geopolitik di berbagai kawasan dunia dan bagaimana teknologi, ekonomi, energi, hingga rantai pasok global dapat menjadi instrumen strategis antarnegara. Beliau turut memaparkan berbagai strategi Indonesia dalam menghadapi tantangan global, seperti penguatan kerja sama internasional di bidang energi, semikonduktor, mineral kritis, serta sektor-sektor strategis lainnya. Dalam pemaparannya, beliau juga menekankan pentingnya peran generasi muda terdidik dalam menjaga persatuan bangsa dan memperkuat posisi Indonesia di masa depan. Menurutnya, semangat persatuan dan visi kebangsaan yang pernah ditunjukkan para founding fathers pada tahun 1928 perlu terus diwariskan kepada generasi muda saat ini. Di akhir pemaparannya, beliau menegaskan bahwa salah satu tantangan utama Indonesia ke depan adalah mewujudkan kemandirian pangan dan energi sebagai fondasi kekuatan nasional di tengah ketidakpastian global.

Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung sangat aktif. Mahasiswa mengajukan berbagai pertanyaan kritis terkait kondisi geopolitik global dan posisi Indonesia saat ini, mulai dari isu inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, konflik internasional, hingga strategi pemerintah dalam meningkatkan kualitas bidang STEM di Indonesia. Selain itu, mahasiswa juga menanyakan kontribusi ilmu geodesi dan geospasial dalam mendukung diplomasi, pengelolaan wilayah, dan kepentingan strategis nasional. Kuliah umum ditutup dengan harapan dari Wakil Menteri Luar Negeri RI agar ke depan dapat terjalin kerja sama dan kolaborasi lebih lanjut antara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia dengan Universitas Gadjah Mada, khususnya Departemen Teknik Geodesi, dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kontribusi Indonesia di tingkat global.

Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia

BeritaKuliah Umum Jumat, 8 Mei 2026

Yogyakarta, 8 Mei 2026 – Departemen Teknik Geodesi (DTGD) UGM menggelar kuliah tamu bertajuk “Membangun Kadaster Lengkap Indonesia” pada Jumat, 8 Mei 2026. Acara yang berlangsung di Ruang Sidang 1 Lantai 3 Gedung DTGD ini menghadirkan Dr. Ir. Dwi Budi Martono IPU. sebagai dosen tamu. Agenda ini terbuka bagi seluruh mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3, serta turut mengundang para praktisi di bidang pertanahan.

Dalam pemaparannya, ditekankan bahwa kadaster lengkap merupakan kunci utama dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini dikarenakan sistem tersebut menyediakan data pertanahan yang akurat dan terintegrasi, mencakup kejelasan hak kepemilikan, penggunaan lahan, hingga batas bidang tanah. Data yang komprehensif ini dinilai mampu memberikan kepastian hukum, menekan angka konflik pertanahan, dan memastikan perencanaan pembangunan berjalan lebih efektif.

Diskusi juga menyoroti pentingnya integrasi sistem untuk menyinkronkan data kepemilikan dengan tata ruang, perpajakan, infrastruktur, hingga isu lingkungan. Dengan data yang saling terhubung, pengambilan kebijakan negara dapat dilakukan secara lebih tepat dan efisien. Relevansi pentingnya pemetaan ini pun merujuk pada pandangan Napoleon Bonaparte yang menyebutkan bahwa pemetaan pertanahan yang lengkap adalah dasar utama untuk membangun negara yang kuat. Hal tersebut menegaskan bahwa informasi pertanahan merupakan fondasi vital bagi administrasi, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat luas.

Akselerasi Pemetaan Digital Era Inovasi: Teknik Geodesi UGM Evaluasi Akurasi Geospasial Teknologi 3D Gaussian Splatting Berbasis Video UAV

BeritaPenelitian Rabu, 6 Mei 2026

Yogyakarta, 6 Mei 2026 – Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali memperkuat posisinya di garda terdepan inovasi teknologi geoinformatika global. Melalui kolaborasi riset internasional terbarunya yang dipublikasikan secara resmi pada 5 Mei 2026 di jurnal bereputasi International Journal of Image and Data Fusion (Taylor & Francis) , pakar Geodesi UGM berhasil memetakan potensi dan mengevaluasi akurasi teknologi pemetaan tiga dimensi (3D) masa depan menggunakan kecerdasan artifisial.

Riset mutakhir yang bertajuk “Geospatial accuracy evaluation of a 3D Gaussian Splatting reconstruction from UAV video with GNSS metadata synchronisation” ini melibatkan salah satu akademisi andalan Teknik Geodesi UGM, Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU, bekerja sama dengan tim peneliti Departemen Teknik Geomatika ITS (Helmy Mukti Wijaya, Hepi Hapsari Handayani, dan Teguh Hariyanto).

Mendobrak Batas Pemetaan Tradisional Aktivitas ilmiah ini berfokus pada evaluasi ketat terhadap teknologi 3D Gaussian Splatting (GS)—sebuah terobosan dalam machine learning yang mampu merekonstruksi objek atau wilayah secara real-time ke dalam model visual 3D yang sangat realistis (photorealistic) langsung dari rekaman video udara (Unmanned Aerial Vehicle/UAV atau drone).

Selama ini, pembuatan model digital kembar (digital twin) dan perencanaan kota menggunakan fotogrametri konvensional memakan waktu komputasi yang sangat lama dan membebani perangkat keras. Riset tim Geodesi UGM bersama mitranya ini menguji metode GS yang terintegrasi langsung dengan sinkronisasi metadata navigasi satelit (GNSS/GPS) untuk mempercepat proses pemetaan lapangan secara radikal.

Capaian Prestasi Akurasi Tingkat Milimeter Dalam eksperimennya, tim peneliti mengekstrak video udara beresolusi 4K dengan overlap antarfoto mencapai lebih dari 84% , lalu mengujinya menggunakan skenario optimasi super padat hingga 150.000 iterasi—melampaui standar riset global yang umumnya hanya berhenti di 30.000 iterasi.

Hasil evaluasi geometris yang dicapai sangat mengagumkan dan menorehkan standar baru:

  • Konsistensi Struktural Tingkat Milimeter: Model GS berhasil mencatatkan nilai kesalahan geometris Root Mean Square Error (ICP RMS) sebesar 0,0048 meter (4,8 mm), yang berarti model 3D ini memiliki presisi bentuk setara dengan metode fotogrametri klasik.
  • Keandalan Visual (Fidelity): Nilai indeks kemiripan struktural (Structural Similarity Index Measure/SSIM) melonjak tajam melebihi 0,92 dan Peak Signal-to-Noise Ratio (PSNR) berada di atas 30 dB, membuktikan visualisasi model digital yang dihasilkan hampir identik sempurna dengan visual asli di dunia nyata.
  • Akurasi Geospasial Mutlak: Tanpa menggunakan tanda target di lapangan (Ground Control Points), model 3D yang berorientasi langsung pada koordinat bumi ini menghasilkan akurasi vertikal (tinggi objek) yang sangat kuat dengan nilai $LE90 = 0,56\text{ meter}$.

Solusi untuk Manajemen Tanggap Darurat Bencana Prestasi riset ini memberikan dampak solutif yang nyata bagi perkembangan metodologi pemetaan di Indonesia. Melalui teknologi 3D Gaussian Splatting yang berhasil dievaluasi oleh tim Geodesi UGM ini, proses rekonstruksi area terdampak bencana atau survei wilayah perkotaan padat dapat diselesaikan jauh lebih cepat tanpa kehilangan kestabilan geometris objek.

Keberhasilan publikasi di bulan Mei 2026 ini mempertegas komitmen Departemen Teknik Geodesi UGM untuk terus menghasilkan riset aplikatif berbasis teknologi mutakhir demi mendukung digitalisasi spasial, pembangunan infrastruktur pintar, serta manajemen tanggap darurat nasional di masa depan.

Sumber : https://www.tandfonline.com/doi/full/10.1080/19479832.2026.2661679

123…13

Agenda

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
« Jun    

Berita Terakhir

  • Antisipasi Potensi Bencana, Teknik Geodesi UGM Gelar Pelatihan dan Simulasi Gempa Bumi dan Pemadam Kebakaran
  • Manfaatkan Metode Low-Cost Multi-Instrument, Tim Departemen Teknik Geodesi UGM Dokumentasi Digital Cagar Budaya Kulon Progo
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Terima Kunjungan Studi Lapangan dari SMA Negeri 1 Pandaan
  • Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang
  • Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY