Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs11
  • SDGs11
Arsip:

SDGs11

Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia

BeritaKuliah Umum Jumat, 8 Mei 2026

Yogyakarta, 8 Mei 2026 – Departemen Teknik Geodesi (DTGD) UGM menggelar kuliah tamu bertajuk “Membangun Kadaster Lengkap Indonesia” pada Jumat, 8 Mei 2026. Acara yang berlangsung di Ruang Sidang 1 Lantai 3 Gedung DTGD ini menghadirkan Dr. Ir. Dwi Budi Martono IPU. sebagai dosen tamu. Agenda ini terbuka bagi seluruh mahasiswa jenjang S1, S2, hingga S3, serta turut mengundang para praktisi di bidang pertanahan.

Dalam pemaparannya, ditekankan bahwa kadaster lengkap merupakan kunci utama dalam mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Hal ini dikarenakan sistem tersebut menyediakan data pertanahan yang akurat dan terintegrasi, mencakup kejelasan hak kepemilikan, penggunaan lahan, hingga batas bidang tanah. Data yang komprehensif ini dinilai mampu memberikan kepastian hukum, menekan angka konflik pertanahan, dan memastikan perencanaan pembangunan berjalan lebih efektif.

Diskusi juga menyoroti pentingnya integrasi sistem untuk menyinkronkan data kepemilikan dengan tata ruang, perpajakan, infrastruktur, hingga isu lingkungan. Dengan data yang saling terhubung, pengambilan kebijakan negara dapat dilakukan secara lebih tepat dan efisien. Relevansi pentingnya pemetaan ini pun merujuk pada pandangan Napoleon Bonaparte yang menyebutkan bahwa pemetaan pertanahan yang lengkap adalah dasar utama untuk membangun negara yang kuat. Hal tersebut menegaskan bahwa informasi pertanahan merupakan fondasi vital bagi administrasi, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat luas.

Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional

Berita Kamis, 30 April 2026

Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam pengembangan infrastruktur data nasional melalui partisipasi dalam Forum Group Discussion (FGD) bertajuk “Peta Dasar Sebagai Pilar Kedaulatan Data Geospasial Nasional” yang diselenggarakan oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) pada hari Kamis, 30 April 2026. Acara ini menjadi momentum krusial bagi berbagai instansi dari seluruh Indonesia untuk menyatukan visi dalam memperkuat kemandirian data spasial demi kepentingan negara. Kehadiran perwakilan dari Departemen Teknik Geodesi UGM, yaitu Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. dan Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam merumuskan standar pemetaan yang akurat dan kredibel.

Diskusi dalam forum tersebut menyoroti bahwa peta dasar bukan sekadar data teknis, melainkan fondasi utama bagi kedaulatan informasi yang mendukung berbagai kebijakan strategis di tingkat pusat maupun daerah. Dengan sinergi yang terjalin antar instansi, diharapkan pengelolaan data geospasial nasional ke depan dapat lebih terintegrasi sehingga mampu meminimalisir tumpang tindih pemanfaatan lahan. Keterlibatan pakar dari UGM dalam agenda ini memberikan bobot ilmiah yang signifikan, terutama dalam memastikan bahwa aspek teknis geodetis tetap menjadi acuan utama dalam menjaga kualitas data yang akan digunakan untuk perencanaan pembangunan jangka panjang.

Secara komprehensif, kegiatan ini selaras dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan serta SDG 17 mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Peta dasar yang kuat menjadi prasyarat mutlak dalam merancang tata ruang yang tangguh terhadap bencana serta mendukung pertumbuhan wilayah yang terukur. Melalui kemitraan lintas sektoral yang diinisiasi dalam FGD ini, integrasi data geospasial diharapkan dapat mempercepat tercapainya target pembangunan global yang inklusif, inovatif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

UGM dan BRIN Kolaborasi Teliti Kelembapan Tanah di Gunungkidul untuk Mitigasi Longsor Berbasis GNSS-IR

BeritaPenelitian Kamis, 30 April 2026

Gunungkidul, 30 April 2026 – Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaksanakan penelitian terkait pemantauan kelembapan tanah di kawasan rawan longsor di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. dari UGM dan melibatkan Prof. Buldan Muslim dari BRIN. Fokus utama riset adalah pemanfaatan metode GNSS-IR (Global Navigation Satellite System – Interferometric Reflectometry) untuk mengukur kelembapan tanah secara non-invasif, khususnya pada area dengan potensi longsor tinggi.

Metode GNSS-IR memanfaatkan sinyal satelit yang dipantulkan dari permukaan tanah untuk mengidentifikasi perubahan karakteristik fisik, termasuk tingkat kelembapan. Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu memberikan data kontinu tanpa perlu pemasangan sensor langsung di dalam tanah, sehingga lebih aman dan efisien untuk wilayah dengan kondisi geologi yang rentan.

Menurut Prof. Nurrohmat Widjajanti, penelitian ini menjadi langkah strategis dalam pengembangan sistem pemantauan berbasis teknologi geodesi modern. “Kelembapan tanah merupakan salah satu parameter penting dalam analisis kestabilan lereng. Dengan GNSS-IR, kita dapat memperoleh informasi yang lebih detail dan berkelanjutan untuk mendukung mitigasi bencana longsor,” ujarnya. Sementara itu, Prof. Buldan Muslim dari BRIN menambahkan bahwa kolaborasi ini memperkuat integrasi riset nasional dalam menghadapi tantangan kebencanaan. “Pengembangan metode seperti GNSS-IR membuka peluang besar untuk sistem peringatan dini yang lebih akurat dan berbasis data,” jelasnya.

Gunungkidul dipilih sebagai lokasi penelitian karena memiliki karakteristik geologi yang kompleks serta sejumlah titik rawan longsor, terutama pada musim hujan. Data yang dihasilkan dari penelitian ini diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan dalam mitigasi risiko bencana serta pengembangan sistem peringatan dini longsor di Indonesia. Kolaborasi antara UGM dan BRIN ini juga menjadi wujud sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga riset nasional dalam menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam upaya pengurangan risiko bencana berbasis sains dan teknologi.

Kunjungan Dosen Departemen Teknik Geodesi FT UGM ke Kantor ATR/BPN Barito Selatan dalam Rangka Praktik Keinsinyuran dan Diskusi PTSL

Berita Rabu, 22 April 2026

Barito Selatan, 22 April 2026 – Dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik dan penguatan sinergi antara perguruan tinggi dengan instansi pemerintah, Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. bersama Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM., dosen dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM), melakukan kunjungan ke Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Barito Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan Kunjungan Lapangan Praktik Keinsinyuran sekaligus menjalin diskusi terkait pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor ATR/BPN Barito Selatan, Iwan Susianto, S.ST., M.A.P., yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan kolaborasi yang erat antara dunia akademik dan praktisi di lapangan.

Dalam kegiatan ini, Prof. Nurrohmat Widjajanti dan Dr. Dwi Lestari melakukan peninjauan langsung terhadap proses pelaksanaan Praktik Keinsinyuran yang sedang dijalankan. Selain itu, dilakukan pula diskusi mendalam mengenai implementasi program PTSL di wilayah Barito Selatan, yang menjadi salah satu program strategis nasional dalam rangka percepatan pendaftaran tanah di Indonesia. Iwan Susianto memaparkan berbagai aspek teknis dan manajerial dalam pelaksanaan PTSL, termasuk tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti kondisi geografis, keterbatasan sumber daya, serta upaya inovatif yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan akurasi data pertanahan. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi survei dan pemetaan dalam mendukung keberhasilan program PTSL.

Prof. Nurrohmat Widjajanti dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas upaya dan capaian yang telah dilakukan oleh Kantor ATR/BPN Barito Selatan. Beliau menekankan bahwa kegiatan Praktik Keinsinyuran menjadi sarana penting dalam menjembatani teori dan praktik, sehingga mahasiswa PSPPI dapat memahami secara komprehensif dinamika pekerjaan keinsinyuran di lapangan. Sementara itu, Dr. Dwi Lestari menambahkan bahwa kegiatan kunjungan lapangan seperti ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa serta meningkatkan kualitas kompetensi profesional insinyur, khususnya dalam bidang pertanahan dan tata ruang.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan pertukaran pandangan antara pihak akademisi dan praktisi, yang diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kerja sama lebih lanjut di masa mendatang. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara FT UGM dan ATR/BPN Barito Selatan dapat terus terjalin dengan baik, serta memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keinsinyuran dan pertanahan di Indonesia.

Inovasi Geospasial: Peneliti UGM Kembangkan Metode Presisi untuk Atasi Tumpang Tindih Batas Tanah

BeritaPenelitian Sabtu, 18 April 2026

Tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dalam sebuah riset strategis untuk meningkatkan kualitas data pertanahan nasional melalui pendekatan teknologi terkini. Penelitian yang disusun oleh Lalu Ubai Abdillah dari Program Magister Teknik Geomatika bersama Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.dari Departemen Teknik Geodesi UGM ini telah resmi dipublikasikan dalam jurnal Widya Bhumi (Volume 6, Nomor 1, 2026) pada tanggal 16 April 2026. Riset yang berjudul “Penataan dan Rekonstruksi Batas Bidang Tanah PTSL Menggunakan Metode Block Adjustment dan Plugin PEREKAT” ini menyoroti solusi teknis atas kendala yang sering dihadapi dalam pendaftaran tanah sistematis.

Intisari dari penelitian ini adalah penerapan metode Block Adjustment dengan memanfaatkan plugin PEREKAT pada perangkat lunak QGIS untuk mengatasi ketidakkonsistenan data spasial dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Studi kasus yang dilakukan di Desa Suwaru, Kabupaten Tulungagung, menunjukkan bahwa metode ini mampu secara efektif memperbaiki pergeseran posisi, deformasi bentuk, serta masalah tumpang tindih antar bidang tanah yang sering terjadi pada metode manual. Inovasi ini memastikan topologi antar bidang tanah tetap terjaga dan konsisten, sehingga menghasilkan kualitas data spasial pertanahan yang jauh lebih akurat dan reliabel.

Implementasi teknologi ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan kepastian hak atas tanah dan akses terhadap aset bagi masyarakat. Selain itu, riset ini mendukung SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan meminimalisir potensi sengketa lahan akibat batas tanah yang tidak akurat, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) karena memfasilitasi penataan ruang dan manajemen lahan yang lebih tertib dan terukur. Inovasi ini diharapkan menjadi standar baru bagi otoritas pertanahan dalam mewujudkan administrasi pertanahan yang lebih modern dan berkeadilan.

Link artikel: https://doi.org/10.31292/wb.v6i1.253

Geo-AI Twinverse Departemen Teknik Geodesi UGM Sambut Kunjungan Pascasarjana UNDIP dalam Sharing Session Digital Twin

Berita Kamis, 16 April 2026

Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menjadi tuan rumah bagi rombongan Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP) dalam acara Sharing Session Digital Twin yang berlangsung pada Rabu, 15 April 2026. Kegiatan yang dilaksanakan mulai pukul 09.00 hingga 13.00 WIB ini mempertemukan Geo-AI Twinverse (GeoAIT) Research Team dengan delapan perwakilan Pascasarjana UNDIP untuk mendiskusikan perkembangan teknologi pemodelan digital terkini. Acara diawali dengan pemaparan profil kelompok riset GeoAIT yang mencakup pengenalan tim, fokus riset, produk riset, hingga proyek-proyek unggulan yang telah dihasilkan.

Dalam sesi demonstrasi proyek, tim GeoAIT menampilkan berbagai inovasi digital twin yang telah dikembangkan untuk berbagai keperluan strategis. Beberapa di antaranya meliputi Digital Twin Gunung Berapi untuk pemantauan aktivitas secara time series, pemodelan tata ruang 3D melalui Digital Twin FT UGM dan Jakarta Geotwinverse, hingga sistem pemantauan area kehutanan melalui Digital Twin Hutan Wanagama. Demonstrasi ini memicu diskusi mendalam mengenai potensi implementasi teknologi digital twin di sektor-sektor spesifik, seperti penerapan teknik digital twin untuk area bawah laut di sektor kelautan, optimasi operasional di sektor pertambangan, hingga eksplorasi pemanfaatannya dalam bidang kriptografi.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab yang interaktif, diikuti dengan prosesi penyerahan cenderamata dan foto bersama sebagai simbol sinergi antarperguruan tinggi. Sebelum acara resmi ditutup pada pukul 13.00 WIB, seluruh peserta melakukan kunjungan lapangan ke Gedung Engineering Research & Innovation Center (ERIC) FT UGM untuk melihat langsung fasilitas riset dan inovasi yang tersedia. Melalui kolaborasi ini, diharapkan kedua institusi dapat semakin memperkuat pemanfaatan teknologi geospasial cerdas dalam menjawab tantangan kompleks di masa depan.

Sinergi Riset Internasional: Analisis Komparatif Gangguan Ionosfer Akibat Fenomena Seismik dan Hidrometeorologi Resmi Dipublikasikan

BeritaPenelitian Minggu, 12 April 2026

Sebuah kolaborasi riset multidisiplin yang melibatkan konsorsium peneliti dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset pemerintah telah resmi dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi, Pure and Applied Geophysics, pada tanggal 10 April 2026. Karya ilmiah bertajuk “Comparison of Ionospheric Disturbances Due to the 2024 Japan Earthquake, Typhoon Seroja 2021 and Koinu 2023 Using 3D Tomography” ini merupakan hasil integrasi kepakaran dari tim peneliti yang merepresentasikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Antariksa, Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Airlangga (Unair), serta Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Intisari dari studi ini berfokus pada analisis komparatif mengenai anomali pada lapisan ionosfer yang dipicu oleh dua jenis bencana alam ekstrem, yakni gempa bumi tektonik di Jepang (2024) serta Siklon Tropis Seroja (2021) dan Koinu (2023). Dengan mengimplementasikan metodologi tomografi tiga dimensi (3D) berbasis data Global Navigation Satellite System – Total Electron Content (GNSS-TEC), para peneliti berhasil memetakan karakteristik propagasi energi dari permukaan bumi menuju atmosfer atas. Temuan riset menunjukkan bahwa aktivitas seismik memicu Coseismic Ionospheric Disturbances (CIDs) dengan amplitudo signifikan namun durasi singkat, sementara fenomena meteorologi seperti topan menginduksi Concentric Traveling Ionospheric Disturbances (CTIDs) yang memiliki persistensi durasi lebih lama dengan pola spasial yang mengikuti dinamika pergerakan badai tersebut.

Secara strategis, publikasi ini memberikan kontribusi fundamental terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) melalui penguatan sistem mitigasi bencana berbasis teknologi kedirgantaraan. Pemahaman mendalam mengenai gangguan ionosfer ini menjadi komponen krusial dalam pengembangan sistem peringatan dini yang lebih akurat guna mereduksi risiko bencana bagi masyarakat global. Selain itu, inisiatif riset ini merupakan manifestasi nyata dari SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang membuktikan efektivitas sinergi lintas institusi dan lintas negara dalam menghasilkan inovasi teknologi untuk kepentingan kemanusiaan.

Link artikel: https://doi.org/10.1007/s00024-026-03954-9

Urgensi Informasi Geospasial untuk Kedaulatan NKRI: ITB dan BIG Gelar FGD Strategis di Jakarta

Berita Jumat, 10 April 2026

Pusat Analisis dan Penerapan Geospasial (CENAGO) Institut Teknologi Bandung, bekerja sama dengan Kedeputian Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) BIG, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kupas Tuntas Urgensi Pemanfaatan Informasi Geospasial untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam, Keamanan Negara, dan Penanggulangan Bencana di Wilayah NKRI”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Selatan. Forum ini bertujuan untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, seperti masih banyaknya sengketa batas wilayah, tumpang tindih lahan, hingga praktik ilegal di sektor pertambangan dan kehutanan yang terjadi akibat belum optimalnya penyelenggaraan informasi geospasial yang akurat dan mutakhir di Indonesia.

Acara yang dibuka dengan sambutan dari Kepala CENAGO ITB, Dr. Ir. Wedyanto Kuntjoro, M.Sc., menghadirkan rangkaian pembicara ahli, termasuk Rektor ITB yang memaparkan peran teknologi menuju Indonesia Emas 2045 serta para deputi dari BIG, ATR/BPN, BIN, dan BMKG. Selain dihadiri oleh pejabat kementerian dan lembaga tinggi negara, kegiatan ini juga diikuti oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Departemen Teknik Geodesi UGM turut hadir memberikan kontribusi pemikiran yang diwakili oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., yang juga merupakan dosen di departemen tersebut.

Melalui diskusi ini, para peserta menekankan bahwa informasi geospasial merupakan instrumen vital—layaknya papan catur dalam permainan catur—yang menentukan ketepatan, efektivitas, dan efisiensi berbagai program pemerintah. FGD ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk dorongan untuk pembenahan tata kelola, peningkatan anggaran, serta penguatan kapasitas SDM di bidang geospasial. Salah satu solusi cepat yang diusulkan adalah pembentukan Satgas Percepatan Penyelenggaraan Informasi Geospasial guna mengatasi hambatan ruang yang selama ini mengganggu upaya perwujudan kemakmuran masyarakat Indonesia.

Kolaborasi Peneliti UGM dan BIG Optimalkan Pemodelan Geoid Kalimantan Timur

BeritaPenelitian Rabu, 1 April 2026

Peneliti dari Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Direktorat Sistem Referensi Geospasial Badan Informasi Geospasial (BIG), Sukma Nur Oktavia dan Leni Sophia Heliani, secara resmi mempublikasikan riset strategis dalam jurnal internasional Geodesy and Cartography (Volume 52, Issue 1, 2026). Artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tanggal 31 Maret 2026 ini merupakan manifestasi kolaborasi erat antara akademisi dan praktisi pemerintah untuk menyediakan fondasi data geospasial yang akurat bagi wilayah pusat pertumbuhan baru Indonesia di Kalimantan Timur.

Intisari dari penelitian ini adalah penentuan model geoid gravimetrik lokal untuk wilayah Kalimantan Timur—lokasi berdirinya Ibu Kota Nusantara (IKN)—dengan mengimplementasikan metode KTH (Kungliga Tekniska Högskolan). Studi ini mensinergikan berbagai sumber data kompleks, meliputi data gravitasi udara (airborne gravity), gravitasi terrestrial, data anomali laut DTU17, model gravitasi global EGM2008, serta data topografi SRTM15+. Hasil riset berhasil merumuskan model geoid dengan tingkat presisi tinggi yang memiliki standar deviasi sebesar 0,177 meter, memberikan standar akurasi baru dalam penentuan tinggi fisik yang sangat krusial untuk proyek keteknikan dan konstruksi di wilayah tersebut.

Secara strategis, temuan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pemodelan geoid yang presisi secara langsung mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, karena ketersediaan referensi ketinggian yang akurat merupakan syarat mutlak dalam pembangunan infrastruktur perkotaan yang modern dan tahan lama di IKN. Selain itu, riset ini memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang membuktikan bahwa sinergi teknis antara lembaga pemerintah Indonesia dan universitas mampu menghasilkan inovasi geospasial yang esensial bagi kemajuan pembangunan nasional.

Link artikel: https://doi.org/10.3846/gac.2026.21948

Sinergi Teknologi LiDAR: Pengembangan Visualisasi Realitas 3D Berbasis Web oleh Peneliti UGM

BeritaPenelitian Sabtu, 28 Maret 2026

Tim peneliti dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) mengintegrasikan data Light Detection and Ranging (LiDAR) untuk pemodelan infrastruktur digital yang lebih komprehensif. Hasil penelitian yang disusun oleh Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D., Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., dan Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. ini resmi dipublikasikan pada 26 Maret 2026 melalui jurnal INASURVEYORS: Indonesian Journal of Surveying and Geospatial Science. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan digital twin yang lebih presisi dan dapat diakses untuk manajemen bangunan.

Intisari dari penelitian berjudul “Multi-Sensor LiDAR Integration and Interactive Web Visualization of 3D Point Cloud Data” ini adalah keberhasilan sinkronisasi tiga instrumen pemindaian berbeda untuk memetakan gedung Engineering Research and Innovation Centre (ERIC) UGM secara menyeluruh. Dengan memadukan Leica RTC360 untuk detail interior, Topcon GLS2000 untuk fasad eksterior, dan teknologi udara DJI Zenmuse L2 untuk cakupan atap, tim peneliti mencapai tingkat akurasi (RMSE) sebesar 0,0149 meter. Hasil ini menunjukkan bahwa data dari berbagai jenis sensor dapat disatukan secara efektif dengan tetap menjaga akurasi geometrik yang tinggi.

Selain pengolahan data, penelitian ini menghadirkan platform visualisasi interaktif berbasis web menggunakan kerangka kerja Potree. Kehadiran platform ini memungkinkan data point cloud yang masif dapat diakses, diukur, dan dianalisis secara langsung melalui peramban standar tanpa memerlukan perangkat lunak khusus. Implementasi teknologi ini secara langsung mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kapasitas teknologi lokal, serta SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) dengan menyediakan instrumen untuk pengelolaan infrastruktur kota cerdas yang lebih efisien.

Link artikel: https://inasurveyor.com/articles.php?id=45

123…8

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Berita Terakhir

  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional
  • UGM dan BRIN Kolaborasi Teliti Kelembapan Tanah di Gunungkidul untuk Mitigasi Longsor Berbasis GNSS-IR
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY