Barito Selatan, 22 April 2026 – Dalam rangka pelaksanaan kegiatan akademik dan penguatan sinergi antara perguruan tinggi dengan instansi pemerintah, Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. bersama Dr. Ir. Dwi Lestari, S.T., M.E., IPM., dosen dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (FT UGM), melakukan kunjungan ke Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kabupaten Barito Selatan. Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan Kunjungan Lapangan Praktik Keinsinyuran sekaligus menjalin diskusi terkait pelaksanaan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor ATR/BPN Barito Selatan, Iwan Susianto, S.ST., M.A.P., yang juga merupakan mahasiswa Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan konstruktif, mencerminkan kolaborasi yang erat antara dunia akademik dan praktisi di lapangan.
Dalam kegiatan ini, Prof. Nurrohmat Widjajanti dan Dr. Dwi Lestari melakukan peninjauan langsung terhadap proses pelaksanaan Praktik Keinsinyuran yang sedang dijalankan. Selain itu, dilakukan pula diskusi mendalam mengenai implementasi program PTSL di wilayah Barito Selatan, yang menjadi salah satu program strategis nasional dalam rangka percepatan pendaftaran tanah di Indonesia. Iwan Susianto memaparkan berbagai aspek teknis dan manajerial dalam pelaksanaan PTSL, termasuk tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti kondisi geografis, keterbatasan sumber daya, serta upaya inovatif yang dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan akurasi data pertanahan. Diskusi ini juga menyoroti pentingnya integrasi teknologi survei dan pemetaan dalam mendukung keberhasilan program PTSL.
Prof. Nurrohmat Widjajanti dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas upaya dan capaian yang telah dilakukan oleh Kantor ATR/BPN Barito Selatan. Beliau menekankan bahwa kegiatan Praktik Keinsinyuran menjadi sarana penting dalam menjembatani teori dan praktik, sehingga mahasiswa PSPPI dapat memahami secara komprehensif dinamika pekerjaan keinsinyuran di lapangan. Sementara itu, Dr. Dwi Lestari menambahkan bahwa kegiatan kunjungan lapangan seperti ini diharapkan dapat memperkaya wawasan mahasiswa serta meningkatkan kualitas kompetensi profesional insinyur, khususnya dalam bidang pertanahan dan tata ruang.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan pertukaran pandangan antara pihak akademisi dan praktisi, yang diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kerja sama lebih lanjut di masa mendatang. Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara FT UGM dan ATR/BPN Barito Selatan dapat terus terjalin dengan baik, serta memberikan kontribusi nyata dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang keinsinyuran dan pertanahan di Indonesia.