Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs17
  • SDGs17
  • hal. 3
Arsip:

SDGs17

Dukung Re-desain Masterplan, Departemen Teknik Geodesi Serahkan Peta Topografi Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang

Berita Senin, 16 Maret 2026

Departemen Teknik Geodesi secara resmi menyerahkan hasil Program Hibah Pengabdian Masyarakat berupa Peta Topografi Kawasan Bumi Perkemahan (Buper) Karang Pramuka Kaliurang, Kecamatan Pakem, Sleman pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., dengan melibatkan kolaborasi intensif antara dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan. Penyerahan data spasial ini merupakan langkah krusial dalam mendukung rencana Kwartir Daerah (Kwarda) DIY untuk menyusun ulang rencana pemanfaatan kawasan tersebut. Mengingat masterplan lama yang disusun pada tahun 2016 sudah tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini, penyediaan peta topografi yang akurat menjadi fondasi utama bagi penyusunan masterplan baru yang lebih modern dan fungsional.

Inisiatif ini dilatarbelakangi oleh visi Kwarda DIY untuk mengoptimalkan kawasan Buper sebagai sarana pembinaan generasi muda melalui kepramukaan, sekaligus sebagai area pendidikan, sosial, rekreasi, dan penguatan ekonomi lokal bagi masyarakat luas. Keberhasilan penyusunan masterplan serupa pada Buper Taman Tunas Wiguna Babarsari tahun 2024 lalu menjadi acuan penting bahwa sinergi antara keahlian teknis dan kebutuhan lapangan sangat diperlukan. Melalui penerapan teknologi tepat guna dalam pemetaan topografi, tim Departemen Teknik Geodesi menyediakan data dasar yang detail untuk memastikan setiap jengkal lahan di Karang Pramuka Kaliurang dapat didesain secara optimal oleh para perencana wilayah dan arsitek.

Ditinjau dari perspektif global, kegiatan ini selaras dengan komitmen Center of Excellence pada bidang Hazard and Risk Management, khususnya dalam mitigasi bencana dan pengurangan risiko di kawasan pegunungan. Selain itu, program ini juga berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs 11 mengenai pengembangan permukiman yang berkelanjutan serta SDGs 17 melalui kemitraan strategis antara institusi pendidikan dan organisasi kepanduan. Dengan tersedianya data topografi terbaru ini, masyarakat diharapkan dapat memetik manfaat jangka panjang dari pengembangan kawasan Buper Karang Pramuka, baik sebagai destinasi pariwisata edukatif maupun pusat kegiatan sosial yang mampu menggerakkan roda ekonomi lokal di wilayah Sleman.

Optimalkan Pelayanan Digital, Departemen Teknik Geodesi Serahkan Infografis Spasial Berbasis UAV ke Desa Beluk

Berita Senin, 9 Maret 2026

Departemen Teknik Geodesi secara resmi menyerahkan hasil Program Hibah Pengabdian Masyarakat kepada Pemerintah Desa Beluk, Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kegiatan ini diketuai oleh Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU., dengan melibatkan kolaborasi aktif dari unsur dosen, mahasiswa, serta tenaga kependidikan Departemen Teknik Geodesi. Fokus utama dari pengabdian ini adalah pembuatan infografis berbasis peta desa yang disusun melalui hasil pemotretan udara menggunakan teknologi Unmanned Aerial Vehicle (UAV) atau drone. Langkah ini diambil sebagai solusi konkret atas keterbatasan visualisasi data wilayah yang selama ini dialami oleh Desa Beluk dalam mengelola keterbukaan informasi publik.

Selama ini, meskipun Desa Beluk telah memiliki situs web resmi, fitur visual berbasis spasial yang menggambarkan struktur dan karakteristik wilayah belum tersedia secara optimal. Ketiadaan data dasar yang lengkap, seperti peta pembagian dusun, tata guna lahan, serta sebaran fasilitas umum, menyebabkan informasi yang ditampilkan bersifat umum dan kurang representatif. Melalui inisiatif yang dipimpin oleh Dr. Eng. Ir. Purnama Budi Santosa dan tim, teknologi tepat guna diterapkan untuk menghasilkan data spasial terkini yang akurat. Integrasi data hasil pemotretan UAV ke dalam platform digital desa ini bertujuan agar website desa tidak lagi terbatas pada urusan administratif, melainkan mampu mendukung perencanaan pembangunan, dokumentasi aset, hingga promosi potensi wilayah secara lebih efektif.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Center of Excellence dalam mewujudkan lingkungan perdesaan yang berkelanjutan (Sustainable rural environment). Selain itu, sinergi antara tim akademisi dan perangkat desa ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDGs 11 mengenai kota dan permukiman yang berkelanjutan serta SDGs 17 terkait kemitraan untuk mencapai tujuan. Dengan diserahkannya hasil infografis ini, diharapkan aparat Desa Beluk dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi informasi melalui visualisasi wilayah yang modern dan informatif bagi seluruh masyarakat luas.

Dosen Teknik Geodesi FT UGM Kembangkan Pendekatan Visual Analytics untuk Perencanaan Transisi Energi

BeritaPenelitian Minggu, 8 Maret 2026

Yogyakarta, 8 Maret 2026 – Dany Puguh Laksono, dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), berkontribusi dalam publikasi ilmiah internasional berjudul Steering the Transition: A Visual Analytics Approach to Interactive Energy Scenario Modeling. Publikasi ini ditulis bersama Radu Jianu dan Aidan Slingsby dari City St George’s, University of London. Artikel ini tersedia sebagai preprint dan dapat diakses melalui DOI berikut:
https://dx.doi.org/10.2139/ssrn.6346940

Penelitian ini mengangkat tantangan dalam perencanaan transisi menuju net-zero emissions, khususnya dalam konteks pengambilan keputusan kebijakan energi yang kompleks dan multidimensi. Selama ini, model komputasi skala besar sering kali bersifat black-box, sehingga kurang mampu mengakomodasi kebutuhan transparansi, fleksibilitas, serta proses negosiasi dalam perumusan kebijakan publik. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengembangkan pendekatan visual analytics berbasis human-in-the-loop, yang mengintegrasikan kemampuan analitik komputasi dengan penilaian manusia dalam proses perencanaan. Sistem yang dikembangkan memungkinkan perencana energi untuk secara interaktif menyusun, mengevaluasi, dan membandingkan berbagai skenario dekarbonisasi.

Pendekatan ini menawarkan tiga kontribusi utama. Pertama, kerangka visual multi-skala yang memanfaatkan desain glyph untuk merepresentasikan data multivariat dan temporal secara konsisten dalam berbagai skala geografis. Kedua, modular scenario builder yang memungkinkan perencanaan dilakukan secara bertahap melalui komponen-komponen yang lebih sederhana dan mudah dibandingkan. Ketiga, alur kerja human-in-the-loop yang terintegrasi, sehingga pengguna dapat berpindah secara dinamis antara eksplorasi data, simulasi, dan evaluasi strategi secara real-time. Selain itu, sistem ini mengusung pendekatan Filter–Prioritize–Upgrade yang membantu perencana dalam mengidentifikasi kelompok prioritas, menyusun intervensi, serta mengevaluasi dampaknya terhadap target dekarbonisasi. Dengan demikian, proses pengambilan keputusan menjadi lebih transparan, adaptif, dan berbasis bukti. Kontribusi Dany Puguh Laksono dalam penelitian ini menunjukkan peran aktif akademisi Teknik Geodesi FT UGM dalam pengembangan metode analisis geospasial dan visualisasi data untuk mendukung kebijakan energi berkelanjutan di tingkat global.

Link artikel: https://dx.doi.org/10.2139/ssrn.6346940

Dr. I Made Andi Arsana Bahas Literasi Digital dan Keaslian Skripsi dalam IG Live ESGI Dataset

Berita Minggu, 8 Maret 2026

Yogyakarta, 8 Maret 2026 – I Made Andi Arsana menjadi pembicara dalam kegiatan Instagram Live Series yang diselenggarakan oleh ESGI Dataset dengan tema “Human vs AI: Literasi Digital & Keaslian dalam Penulisan Skripsi dan Penelitian”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 8 Maret 2026 pukul 16.00–17.00 WIB.

Diskusi ini mengangkat isu yang semakin relevan di kalangan mahasiswa, yakni penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan skripsi dan penelitian, serta tantangan dalam menjaga keaslian karya ilmiah. Dalam pemaparannya, I Made Andi Arsana memberikan berbagai panduan praktis terkait pemanfaatan AI secara bijak, etis, dan tetap menjunjung tinggi integritas akademik.

Beliau menekankan bahwa AI dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam proses penulisan, seperti untuk eksplorasi ide, penyusunan kerangka, hingga pengecekan bahasa. Namun demikian, penggunaan AI harus tetap disertai pemahaman kritis serta tanggung jawab penuh dari penulis, agar hasil karya tetap orisinal dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Selain itu, diskusi juga membahas berbagai tips dalam penyusunan skripsi, mulai dari penentuan topik, pengelolaan referensi, hingga strategi menjaga konsistensi dan kualitas penulisan. Materi yang disampaikan memberikan wawasan praktis yang relevan bagi mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Ainunnuril Amelia selaku Partnership & Community Officer ESGI Dataset, yang memandu jalannya diskusi secara interaktif. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih memahami bagaimana memanfaatkan teknologi AI secara tepat dalam dunia akademik, tanpa mengabaikan prinsip kejujuran ilmiah. Diskusi ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital di kalangan mahasiswa, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Meet the Professor Bahas Perjalanan Akademik Internasional dari Indonesia hingga Malaysia

Berita Sabtu, 7 Maret 2026

Yogyakarta, 7 Maret 2026 — Program Meet the Professor kembali menghadirkan diskusi akademik yang mengangkat perjalanan karier di tingkat internasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif Arsana Ecosystem dalam membangun ruang dialog inspiratif bagi akademisi dan peneliti. Melalui forum ini, peserta diajak memahami dinamika serta tantangan dalam mengembangkan karier akademik lintas negara.

Pada edisi kali ini, program menghadirkan Ir. Dr.-Ing. Hendy Fitrian Suhandri sebagai narasumber utama. Ia merupakan akademisi yang saat ini berkarier di Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia. Dalam diskusi tersebut, ia membagikan pengalaman perjalanan akademiknya yang dimulai dari Indonesia, kemudian melanjutkan studi di Jerman, hingga membangun karier di Malaysia.

Dr. Hendy menjelaskan bahwa perjalanan akademik internasional membutuhkan dedikasi, ketekunan, serta komitmen yang kuat terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Ia menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi, termasuk adaptasi terhadap lingkungan baru dan sistem pendidikan yang berbeda. Namun demikian, pengalaman tersebut justru menjadi pembelajaran penting dalam membentuk perspektif global.

Selain itu, ia juga membagikan berbagai titik balik dalam perjalanan kariernya yang berperan dalam menentukan arah pengembangan akademiknya. Pengalaman studi di Jerman, khususnya di Institut für Navigation, Universität Stuttgart, menjadi salah satu fase penting dalam perjalanan tersebut. Ia menekankan bahwa kesempatan belajar di luar negeri dapat membuka wawasan baru dan memperluas jejaring akademik.

Kegiatan ini dipandu oleh I Made Andi Arsana, Ph.D., dosen Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia berperan dalam menggali pengalaman narasumber serta mengarahkan diskusi agar relevan dengan kebutuhan peserta. Melalui forum ini, ia berharap dapat memberikan inspirasi bagi akademisi muda dalam merencanakan karier mereka.

Acara diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan yang menggali pengalaman praktis serta strategi dalam membangun karier akademik. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat terhadap topik pengembangan karier global.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran bagi para peserta. Selain itu, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat jejaring akademik lintas negara. Dengan adanya diskusi seperti ini, peluang kolaborasi riset dan pengembangan ilmu pengetahuan diharapkan semakin terbuka.

Ke depan, perjalanan akademik internasional akan semakin menjadi bagian penting dalam pengembangan sumber daya manusia. Keterlibatan dalam jejaring global dapat memperkaya perspektif serta meningkatkan kualitas penelitian. Oleh karena itu, program seperti Meet the Professor dinilai strategis dalam mendukung ekosistem akademik yang berdaya saing global.

Dr. I Made Andi Arsana Bahas Relasi Seni dan Agama dalam Kajian PSPSR UGM

Berita Jumat, 6 Maret 2026

Yogyakarta, 6 Maret 2026 – I Made Andi Arsana berpartisipasi dalam diskusi bertema krisis iklim Indonesia yang diselenggarakan oleh Madhava Group melalui kanal Spatial Highlights. Kegiatan ini dikemas dalam format podcast bertajuk “Krisis Iklim di Indonesia: Penjelasan Langsung dari Eks Kepala BMKG | LOKASI Episode 2”. Diskusi ini menghadirkan Dwikorita Karnawati, yang menjabat sebagai Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) periode 2017–2025.

Dalam pembahasannya, disampaikan bahwa kenaikan suhu global yang awalnya relatif kecil kini telah mencapai hingga sekitar 3°C, yang berdampak signifikan terhadap sistem atmosfer dan lautan. Peningkatan suhu ini menyebabkan siklus hidrologi menjadi lebih intens, memicu terbentuknya awan hujan yang lebih masif, serta meningkatkan potensi terjadinya hujan ekstrem dan badai tropis.

Lebih lanjut, Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa fenomena tersebut berkontribusi terhadap meningkatnya kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia, seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Melalui diskusi ini, I Made Andi Arsana turut memberikan perspektif dari sisi keilmuan geospasial, khususnya terkait pentingnya data dan analisis spasial dalam memahami serta memitigasi dampak perubahan iklim.

Masyarakat dapat menyaksikan diskusi lengkap tersebut melalui tautan berikut: Diskusi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran publik terhadap urgensi krisis iklim serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di Indonesia.

Dr. I Made Andi Arsana Terlibat dalam Film “Setan Alas”, Kolaborasi Kreatif Sivitas UGM

Berita Kamis, 5 Maret 2026

Yogyakarta, 5 Maret 2026 – Film Setan Alas menjadi salah satu karya kolaboratif yang menunjukkan sinergi kuat antara dunia akademik dan industri kreatif. Film ini melibatkan mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika Universitas Gadjah Mada (UGM), dan berhasil menembus berbagai ajang festival internasional.

Salah satu sosok yang turut terlibat dalam film ini adalah I Made Andi Arsana. Keterlibatannya menjadi bukti bahwa kontribusi akademisi tidak terbatas pada ruang kelas dan penelitian, tetapi juga dapat merambah ke industri kreatif seperti perfilman.

Film Setan Alas lahir dari kolaborasi lintas institusi, melibatkan berbagai pihak seperti Jogja Film Academy, MMTC, Amikom, serta sejumlah SMK di Indonesia. Kolaborasi ini mempertemukan ekosistem akademik dan praktisi industri dalam satu produksi nyata yang inovatif dan kompetitif.

Secara capaian, film ini telah meraih berbagai penghargaan pada Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2023 (JAFF 2023), serta diputar di berbagai festival film internasional. Selain itu, film ini juga mendapatkan perhatian media internasional dan menerima berbagai ulasan positif dari penonton global.

Dari sisi konsep, Setan Alas mengusung pendekatan meta horror, sebuah gaya penceritaan yang masih relatif jarang diangkat dalam perfilman Indonesia. Pendekatan ini menawarkan pengalaman sinematik yang tidak hanya menegangkan, tetapi juga reflektif dan eksploratif, sehingga memberikan kesan mendalam bagi penonton.

Keberhasilan film ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kampus dan komunitas kreatif mampu menghasilkan karya yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berdaya saing di tingkat global. Film ini resmi tayang di bioskop mulai 5 Maret 2026 dan diharapkan dapat menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan industri film Indonesia.

Meet the Professor Bahas Perjalanan Akademik Internasional dari Indonesia hingga Malaysia

Berita Selasa, 3 Maret 2026

Yogyakarta, 3 Maret 2026 – Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Kajian Seni dan Agama: Hening, Iman, dan Kemanusiaan di Tengah Dunia yang Bising” yang menghadirkan I Made Andi Arsana sebagai narasumber.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 Maret 2026 pukul 15.30 WIB, bertempat di selasar depan kantor program studi PSPSR UGM, dan diikuti oleh sivitas akademika di lingkungan PSPSR.

Dalam pemaparannya, I Made Andi Arsana mengangkat refleksi mengenai hubungan antara seni, agama, dan kemanusiaan di tengah dinamika dunia modern yang semakin kompleks dan bising. Diskusi ini menyoroti pentingnya ruang keheningan sebagai bagian dari proses refleksi spiritual dan kemanusiaan, serta peran seni sebagai medium ekspresi yang mampu menjembatani nilai-nilai tersebut.

Kegiatan ini dikemas dalam suasana diskusi yang interaktif, dilanjutkan dengan sesi berbuka bersama yang mempererat kebersamaan antar peserta. Selain itu, peserta juga diajak untuk berbagi takjil sebagai bentuk sederhana dari nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, Program Studi Pengkajian Seni Pertunjukan dan Seni Rupa UGM berharap dapat menghadirkan ruang dialog lintas disiplin yang memperkaya perspektif akademik, sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan di lingkungan kampus.

Peneliti ITS Pimpin Studi Global Plasma Bubble, Akademisi UGM Turut Berkontribusi

BeritaPenelitian Senin, 2 Maret 2026

Yogyakarta, 2 Maret 2026 — Studi internasional mengenai fenomena plasma bubble di ionosfer berhasil mengungkap keterkaitan kuat antara gangguan geomagnetik dan anomali kerapatan elektron. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Journal of Applied Geodesy oleh penerbit De Gruyter. Kajian ini menjadi penting karena fenomena ionosfer diketahui berdampak langsung terhadap sistem navigasi satelit dan komunikasi global. Penelitian ini dipimpin oleh Prof. Mokhamad Nur Cahyadi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya sebagai penulis korespondensi. Tim peneliti terdiri dari kolaborasi berbagai institusi dengan latar belakang keilmuan geodesi dan geospasial. Dominasi kontribusi dari ITS menunjukkan kuatnya peran institusi tersebut dalam riset ionosfer di Indonesia.

Di sisi lain, akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) juga turut berkontribusi dalam penelitian ini, yakni Prof. Nurrohmat Widjajanti dan Iqbal Hanun Azizi dari Departemen Teknik Geodesi. Keterlibatan mereka memperkuat kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan ilmu geodesi di tingkat global. Partisipasi ini juga mencerminkan sinergi antarperguruan tinggi dalam menghasilkan riset berkualitas internasional. Penelitian ini menggunakan data Global Navigation Satellite System Total Electron Content (GNSS-TEC) yang dikombinasikan dengan metode tomografi 3D. Pendekatan ini memungkinkan analisis distribusi spasial dan temporal anomali ionosfer secara lebih detail. Data dikumpulkan dari berbagai wilayah dunia, termasuk Jepang, Australia, Eropa, Brasil, dan Tonga.

Hasil analisis menunjukkan adanya korelasi negatif yang sangat kuat antara indeks Dst dan ketinggian maksimum anomali TEC akibat plasma bubble. Dengan koefisien korelasi mencapai 0,9949, penelitian ini menegaskan bahwa badai geomagnetik yang lebih kuat akan mendorong terbentuknya plasma bubble pada ketinggian yang lebih tinggi. Temuan ini memberikan pemahaman baru terkait dinamika ionosfer. Selain itu, indeks Kp juga menunjukkan hubungan positif terhadap ketinggian anomali, meskipun dengan tingkat korelasi yang lebih moderat. Fenomena plasma bubble umumnya terjadi pada ketinggian antara 200 hingga 600 kilometer. Rata-rata ketinggian maksimum yang teramati dalam penelitian ini berada di sekitar 500 kilometer.

Penelitian ini memiliki implikasi penting terhadap sistem navigasi berbasis satelit seperti GNSS. Gangguan ionosfer dapat memengaruhi akurasi posisi serta kualitas sinyal komunikasi. Oleh karena itu, pemahaman terhadap fenomena ini menjadi krusial dalam pengembangan sistem teknologi yang lebih andal. Ke depan, riset mengenai cuaca antariksa dan ionosfer diperkirakan akan semakin berkembang seiring meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi satelit. Kolaborasi lintas institusi, seperti yang ditunjukkan dalam penelitian ini, menjadi kunci dalam menghasilkan temuan yang komprehensif. Dengan keterlibatan peneliti Indonesia, kontribusi nasional dalam ilmu geodesi global diharapkan semakin kuat.

Uji Coba Modul GNSS Reflectometry di Umbul Ponggok untuk Peningkatan Akurasi Pemantauan Level Air

BeritaPenelitian Minggu, 1 Maret 2026

Klaten, 1 Maret 2026 – Tim peneliti dari Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan uji coba modul GNSS Reflectometry di kawasan Umbul Ponggok pada tanggal 28 Februari hingga 1 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program RIIM (Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju) Gelombang 8 yang berfokus pada pemantauan level air menggunakan teknologi refleksi sinyal GNSS untuk mendukung mitigasi bencana banjir dan pengelolaan sumber daya energi air. Kegiatan dipimpin oleh Nurrohmat Widjajanti selaku Ketua Tim Peneliti, dengan dukungan tim yang terdiri dari Cecep Pratama, Susana Okifiani, dan Iqbal Hanun Azizi.

Lokasi Umbul Ponggok dipilih karena memiliki karakteristik perairan yang jernih dan relatif tenang, sehingga ideal untuk pengujian kualitas sinyal refleksi GNSS dengan gangguan gelombang yang minimal. Kondisi ini memungkinkan evaluasi performa sistem secara lebih terkontrol sebelum diterapkan pada lingkungan perairan yang lebih kompleks. Kegiatan diawali dengan survei lokasi untuk menentukan titik pengamatan yang memiliki visibilitas satelit optimal serta bidang reflektor air terbuka yang representatif. Selanjutnya, tim melakukan instalasi dan konfigurasi modul GNSS Reflectometry, termasuk pengaturan tinggi antena dan orientasi terhadap permukaan air.

Pengamatan dilakukan melalui akuisisi data GNSS secara kontinu guna merekam variasi nilai signal-to-noise ratio (SNR) sebagai dasar analisis interferometri refleksi. Selain itu, dilakukan evaluasi terhadap kestabilan sistem, mencakup suplai daya, konsistensi perekaman data, serta integritas penyimpanan data selama periode pengamatan.

Hasil uji coba menunjukkan bahwa modul GNSS Reflectometry yang dikembangkan mampu berfungsi dengan baik dan menghasilkan pola interferensi sinyal yang jelas pada kondisi air jernih. Data yang diperoleh menunjukkan kestabilan nilai SNR yang mendukung proses ekstraksi parameter tinggi muka air dengan tingkat presisi yang lebih baik.

Lingkungan pengujian yang minim gangguan dinamika aliran memberikan kondisi baseline yang optimal untuk evaluasi performa sistem. Hasil ini menjadi acuan penting dalam proses kalibrasi dan penyempurnaan modul sebelum diterapkan pada lokasi dengan karakteristik hidrologis yang lebih kompleks, seperti sungai dengan arus dinamis. Kegiatan ini menghasilkan dataset observasi GNSS mentah, data evaluasi performa modul, serta dokumentasi konfigurasi instalasi yang dapat digunakan sebagai referensi teknis untuk pengembangan lebih lanjut. Secara keseluruhan, hasil uji coba ini memperkuat tahapan pengujian teknis dalam pengembangan sistem GNSS Reflectometry sebagai solusi pemantauan level air yang efisien dan berkelanjutan.

12345…12

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Berita Terakhir

  • DTGD FT UGM dan SKALA Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Fakultas Teknik UGM Tawarkan Beasiswa Doktor untuk Riset Geospasial, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan
  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY