Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • Juni
  • 15
Arsip 2026:

15 Juni

DTGD FT UGM dan SKALA Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaPelatihan Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 8–12 Juni 2026 – Melalui kolaborasi bersama SKALA, Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 8–12 Juni 2026.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Melalui pelatihan ini, SKALA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong transformasi digital. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan data pajak daerah yang lebih modern dan terintegrasi dengan teknologi pemetaan.

Pelatihan diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan SKALA, diantaranya SKALA, Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Pemerintah Daerah Gianyar, Pemerintah Daerah Lombok Timur, Pemerintah Daerah Sragen, Pemerintah Daerah Papua Pegunungan, Pemerintah Daerah Papua Tengah, Pemerintah Daerah Aceh, Pemerintah Daerah Surakarta, Pemerintah Daerah Maluku, Pemerintah Daerah Kalimantan Utara, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Daerah Gorontalo, Pemerintah Daerah Probolinggo, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat.

Rangkaian pelatihan ini diikuti secara penuh oleh seluruh peserta dari awal hingga akhir. Suasana kelas berjalan interaktif, terutama saat memasuki sesi praktik pengolahan data spasial dan bedah studi kasus. Para peserta tampak aktif bertukar pikiran mengenai penerapan teknologi SIG untuk kebutuhan pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, hingga strategi optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah.

Membuka jalannya pelatihan pada Senin, 8 Juni 2026, Prof. Trias dalam sambutannya menekankan urgensi integrasi data geospasial di sektor pemetaan wilayah. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci utama dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang tidak hanya akurat dan efisien, tetapi juga berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. mengawali sesi dengan memaparkan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Pemaparan dilanjutkan oleh Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. yang mengulas materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Sebagai penutup hari pertama, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. menyampaikan materi  mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Memasuki hari kedua, peserta menerima pembekalan materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik bersama Krishna Duta Wibisono, S.T. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. yang membahas materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga dibuka terlebih dahulu dengan sesi praktik yang dipandu oleh Krishna Duta Wibisono, S.T.  Selanjutnya, Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, yang kemudian disusul sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng. kembali membawakan sesi praktik yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Penyusunan Peta ZNT oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. Peserta juga diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta benar-benar memahami sekaligus mampu mengaplikasikan teori dan praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam pidato penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan partisipasi aktif seluruh peserta sepanjang acara.

Prof. Trias berharap wawasan serta pengalaman yang didapatkan selama lima hari ini dapat segera diterapkan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus disebarluaskan ke instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui inisiasi ini, DTGD FT UGM juga berharap sinergi antara akademisi dan jajaran pemerintahan dapat terus diperkuat guna mendorong sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, serta berbasis teknologi geospasial.

Dr. Ir. Bilal Ma’ruf Jalin Kolaborasi untuk Mendukung KKN-PPM UGM di Mentawai

Berita Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM 2026 di Kepulauan Mentawai mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Ir. Bilal Ma’ruf turut menginisiasi dan memperkuat kolaborasi dengan mitra eksternal guna mendukung kelancaran kegiatan pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.

Dalam rangka persiapan keberangkatan mahasiswa KKN-PPM UGM ke Kepulauan Mentawai, Dr. Bilal Ma’ruf menjalin kerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menunjang berbagai kegiatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

KKN-PPM UGM di Kepulauan Mentawai merupakan salah satu program pengabdian yang bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pengembangan potensi lokal, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Dukungan dari berbagai mitra menjadi faktor penting dalam memastikan program dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Bilal Ma’ruf tidak hanya bertugas memberikan arahan akademik kepada mahasiswa, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi yang dapat memperkuat pelaksanaan program di lapangan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat UGM untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Keterlibatan aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM dalam pelaksanaan KKN-PPM menunjukkan komitmen departemen dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai bentuk kolaborasi dan inovasi, diharapkan program KKN-PPM UGM 2026 di Kepulauan Mentawai dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan KKN-PPM UGM 2026. Semangat kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.

Dosen Teknik Geodesi UGM Berkontribusi dalam Investigasi Fenomena Titik Api di Seyegan

Berita Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, Juni 2026 – Civitas akademika Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam menjawab berbagai fenomena yang berkembang di masyarakat melalui pendekatan ilmiah. Salah satu kontribusi tersebut ditunjukkan oleh Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, dosen Departemen Teknik Geodesi FT UGM, yang tergabung dalam tim pakar Universitas Gadjah Mada untuk menginvestigasi fenomena kemunculan puluhan titik api di sebuah rumah warga di Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tim yang berada di bawah koordinasi Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM tersebut terdiri atas 18 peneliti dan akademisi dari berbagai disiplin ilmu. Setelah melakukan serangkaian observasi lapangan, pengukuran, pemetaan, serta analisis laboratorium sejak akhir Mei 2026, tim secara resmi menutup penyelidikan dan menyampaikan hasil akhirnya pada konferensi pers yang berlangsung di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) FT UGM.

Dalam investigasi tersebut, Prof. Leni bersama para pakar lainnya berkontribusi dalam kajian berbasis geospasial dan geofisika untuk menguji berbagai dugaan penyebab munculnya titik api. Tim melakukan sejumlah pengukuran dan survei, termasuk pemetaan bawah permukaan menggunakan teknologi Ground Penetrating Radar (Georadar) dan Geolistrik, pengukuran medan elektromagnetik, serta analisis spasial menggunakan drone dan sensor inframerah.

Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tidak ditemukan indikasi adanya rembesan gas alam maupun anomali geologi yang dapat menjelaskan kemunculan api secara alami. Analisis spasial yang dilakukan hingga radius 200 meter dari lokasi kejadian juga tidak memperlihatkan adanya anomali termal yang signifikan. Selain itu, pengukuran medan listrik dan medan magnetik di sekitar lokasi masih berada dalam batas normal.

Ketua tim investigasi, Prof. Ir. Alva Edy Tontowi, menjelaskan bahwa hasil analisis akhir mengarah pada keberadaan residu kebakaran yang berkaitan dengan material berbahan Polivinil Klorida (PVC). Temuan tersebut diperoleh melalui analisis residu pada berbagai permukaan menggunakan teknologi spektroskopi inframerah (FTIR). Saat terbakar, material PVC dapat menghasilkan gas hidrogen klorida yang terdeteksi oleh alat sebagai gas hidrogen.

Berdasarkan seluruh rangkaian pengamatan dan pengujian, tim menyimpulkan bahwa fenomena titik api di Seyegan tidak disebabkan oleh aktivitas geologi, rembesan gas alami, medan elektromagnetik, maupun proses penyalaan spontan (spontaneous ignition). Kesimpulan ini sekaligus memperkuat pentingnya pendekatan multidisiplin dalam mengungkap fenomena yang menjadi perhatian publik.

Keterlibatan Prof. Leni Sophia Heliani dalam tim investigasi ini mencerminkan kontribusi nyata sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui pemanfaatan ilmu geodesi, geospasial, dan teknologi survei modern. Peran tersebut sejalan dengan komitmen DTGD FT UGM untuk terus mengembangkan penelitian dan pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan bukti ilmiah. Dengan selesainya investigasi ini, tindak lanjut atas hasil temuan tim pakar UGM selanjutnya diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman sesuai kewenangannya

Sumber : https://ugm.ac.id/id/berita/penyelidikan-ditutup-tim-ugm-sebut-penyebab-munculnya-titik-api-di-seyegan-akibat-residu-kebakaran/

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei   Jul »

Berita Terakhir

  • Antisipasi Potensi Bencana, Teknik Geodesi UGM Gelar Pelatihan dan Simulasi Gempa Bumi dan Pemadam Kebakaran
  • Manfaatkan Metode Low-Cost Multi-Instrument, Tim Departemen Teknik Geodesi UGM Dokumentasi Digital Cagar Budaya Kulon Progo
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Terima Kunjungan Studi Lapangan dari SMA Negeri 1 Pandaan
  • Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang
  • Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY