Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • Juni
  • 23
Arsip 2026:

23 Juni

Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menorehkan capaian dalam bidang inovasi dan pengembangan teknologi geospasial melalui perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tingkat nasional untuk karya berjudul “Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang.”

Karya ini merupakan hasil kolaborasi lintas peneliti yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Tim pengembang terdiri atas Dr. Yulaikhah, S.T., M.T.; Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU.; Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D.; Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Azis Mulya Affandy; Lissatu Qurrotil Ainiyyah; Muhammad Azhar Rafi’ Samudra; Fiqri Fahra; Iqbal Hanun Azizi, S.T.; Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc.; Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU.; Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Dr. Ir. Bilal Ma’ruf, S.T., M.T.; Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU.; serta Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D.

Peta 3D tersebut dikembangkan untuk menghadirkan representasi spasial yang lebih detail dan informatif mengenai kawasan Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang. Dengan memanfaatkan teknologi pemetaan dan pemodelan tiga dimensi, produk ini mampu menyajikan visualisasi wilayah secara lebih komprehensif dibandingkan peta konvensional.

Pemanfaatan peta tiga dimensi memiliki berbagai potensi aplikasi, mulai dari perencanaan kawasan, kegiatan pendidikan dan pelatihan, pengelolaan aset, promosi kawasan wisata, hingga mitigasi dan manajemen kebencanaan. Kehadiran model spasial yang lebih realistis juga dapat membantu pengguna dalam memahami kondisi lapangan secara lebih akurat.

Pada tahun 2026, karya ini memperoleh pengakuan sebagai HKI Nasional dan termasuk dalam kategori “Membuat rancangan dan karya teknologi yang dipatenkan atau terdaftar di HaKI secara nasional dalam bentuk paten sederhana yang telah memiliki sertifikat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.”

Keberhasilan ini menunjukkan kuatnya budaya kolaborasi riset di lingkungan DTGD FT UGM yang melibatkan berbagai bidang keahlian geodesi, geomatika, pemetaan digital, serta teknologi informasi geospasial. Selain menghasilkan luaran ilmiah, penelitian yang dilakukan juga diarahkan untuk menghasilkan produk inovatif yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Perolehan HKI ini sekaligus menjadi bukti kontribusi Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung pengembangan teknologi geospasial nasional. Melalui inovasi yang berkelanjutan, DTGD FT UGM terus berupaya menghasilkan karya-karya yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi pembangunan dan pengelolaan wilayah di Indonesia.

Capaian ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra eksternal dalam menghasilkan inovasi geospasial yang berdampak luas bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Komitmen sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) dalam mengembangkan inovasi teknologi geospasial kembali tercermin melalui berbagai capaian Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berhasil didaftarkan. Dua akademisi DTGD FT UGM, Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T. dan Dr. Dedi Atunggal S.P., S.T., M.Sc., menjadi bagian dari sejumlah inovasi yang berfokus pada pemetaan, teknologi GNSS (Global Navigation Satellite System), serta pengembangan perangkat geospasial yang aplikatif.

Salah satu karya yang telah memperoleh perlindungan HKI adalah Geotagging+, yang didaftarkan sebagai Hak Cipta pada tahun 2022 dengan nomor permohonan EC00202267225. Inovasi ini dikembangkan oleh Dr. Catur Aries Rokhmana, Nuaim Hammad Ausi, dan Dr. Dedi Atunggal. Geotagging+ dirancang untuk mendukung pengelolaan informasi spasial yang lebih efektif melalui integrasi data lokasi pada berbagai aktivitas survei dan pemetaan.

Selain itu, kedua akademisi tersebut juga mendaftarkan GPS untuk Kamera Smartphone sebagai Desain Industri pada tahun 2025 dengan nomor permohonan A00202505799. Inovasi ini bertujuan meningkatkan akurasi informasi posisi pada perangkat kamera smartphone sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dokumentasi dan pengumpulan data geospasial di lapangan.

Capaian HKI tersebut merupakan bagian dari rangkaian penelitian yang telah lama dikembangkan oleh Dr. Catur Aries Rokhmana dan Dr. Dedi Atunggal dalam bidang teknologi survei dan pemetaan modern. Keduanya dikenal aktif mengembangkan berbagai inovasi berbasis geospasial, termasuk GeoCam dan GeoPen.

GeoCam dikembangkan sebagai solusi untuk mendukung survei dan pemodelan tiga dimensi (3D) secara lebih efisien, sementara GeoPen dirancang sebagai perangkat pemetaan yang presisi, portabel, dan mudah digunakan dalam berbagai kondisi lapangan. Pengembangan kedua teknologi tersebut menunjukkan upaya nyata dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan secara luas oleh industri maupun masyarakat.

Menurut berbagai studi dan pengalaman lapangan, kebutuhan akan teknologi pemetaan yang cepat, akurat, dan mudah dioperasikan terus meningkat seiring berkembangnya transformasi digital di sektor geospasial. Oleh karena itu, perlindungan HKI menjadi langkah penting untuk memastikan hasil penelitian dapat terus dikembangkan, dimanfaatkan, dan dikomersialisasikan secara berkelanjutan.

Keberhasilan memperoleh HKI ini sekaligus memperkuat posisi Departemen Teknik Geodesi FT UGM sebagai salah satu pusat pengembangan inovasi geospasial di Indonesia. Melalui sinergi antara penelitian, pendidikan, dan hilirisasi teknologi, DTGD FT UGM terus mendorong lahirnya berbagai solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, industri, dan pembangunan nasional.

Capaian Dr. Catur Aries Rokhmana dan Dr. Dedi Atunggal menjadi contoh bagaimana hasil riset di perguruan tinggi dapat menghasilkan inovasi yang berdampak nyata serta memiliki nilai tambah melalui perlindungan kekayaan intelektual. Dengan semangat inovasi yang berkelanjutan, akademisi DTGD FT UGM diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi geospasial Indonesia di masa mendatang.

Konsistensi Menjadi Kunci: Perjalanan Dr. Dedi Atunggal Menjaga Gaya Hidup Aktif Melalui Lari

Berita Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Di tengah kesibukannya sebagai dosen dan akademisi, Dr. Dedi Atunggal menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dan kebugaran tetap dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Melalui konsistensi yang dijaga selama lebih dari satu tahun terakhir, dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) ini berhasil mencatat perkembangan yang signifikan dalam aktivitas larinya.

Perjalanan tersebut dimulai pada Oktober 2024. Saat itu, lari masih dilakukan dengan metode run and walk, yaitu berlari dan berjalan secara bergantian. Menyelesaikan jarak 5 kilometer masih menjadi tantangan tersendiri, dengan napas yang belum stabil dan kecepatan lari yang masih jauh dari target yang diinginkan.

Namun, dengan latihan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, perkembangan mulai terlihat. Pada Desember 2024, Dr. Dedi sudah mampu menyelesaikan lari 5 kilometer dengan lebih stabil. Sebulan kemudian, pada Januari 2025, ia berhasil menuntaskan lari 10 kilometer untuk pertama kalinya.

Perjalanan tersebut terus berlanjut hingga Desember 2025, ketika ia memberikan hadiah istimewa bagi dirinya sendiri di hari ulang tahun dengan menyelesaikan lari sejauh 14,12 kilometer. Jarak yang sebelumnya terasa sulit dibayangkan kini menjadi pencapaian yang dapat diraih melalui proses yang konsisten.

Saat ini, kemampuan larinya terus berkembang. Kecepatan lari yang dahulu menjadi tantangan kini semakin nyaman dijalani, bahkan dalam beberapa sesi latihan tertentu mampu mencapai ritme yang lebih tinggi. Meski demikian, bagi Dr. Dedi, capaian tersebut bukanlah hasil dari bakat semata ataupun perlengkapan olahraga yang mahal.

Menurutnya, faktor terpenting dalam perjalanan tersebut adalah konsistensi.

“Kemajuan besar sering kali lahir dari latihan-latihan kecil yang dilakukan berulang kali,” ungkapnya.

Berdasarkan pengalaman pribadinya, terdapat empat aspek penting yang perlu dijaga untuk mendukung konsistensi dalam berolahraga, yaitu tidur yang cukup untuk pemulihan tubuh, pola makan yang baik, latihan yang terstruktur sesuai kebutuhan, serta kemampuan menjaga suasana hati dan mengelola stres.

Prinsip tersebut sejalan dengan pendekatan ilmiah terhadap kebugaran, di mana performa fisik tidak hanya ditentukan oleh intensitas latihan, tetapi juga oleh kualitas pemulihan dan keseimbangan kondisi mental.

Bagi mereka yang baru memulai perjalanan olahraga, Dr. Dedi juga memberikan pesan sederhana namun bermakna. Ia mengingatkan agar tidak membandingkan proses yang sedang dijalani dengan pencapaian orang lain.

“Tidak harus cepat. Tidak harus jauh. Tidak harus sempurna. Yang penting terus bergerak, terus belajar, dan terus kembali lagi esok hari.”

Kisah Dr. Dedi Atunggal menjadi contoh bahwa konsistensi dalam menjalani kebiasaan positif dapat menghasilkan perubahan yang nyata. Di tengah aktivitas akademik yang padat, komitmen untuk menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi investasi penting yang mendukung produktivitas serta kualitas hidup yang lebih baik.

Semangat yang ditunjukkan oleh Dr. Dedi sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika DTGD FT UGM untuk terus menerapkan gaya hidup sehat, aktif, dan berkelanjutan. Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang mencapai garis finis, tetapi juga tentang menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. 🏃‍♂️✨

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Berita Terakhir

  • Departemen Teknik Geodesi UGM Terima Kunjungan Studi Lapangan dari SMA Negeri 1 Pandaan
  • Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang
  • Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial
  • Konsistensi Menjadi Kunci: Perjalanan Dr. Dedi Atunggal Menjaga Gaya Hidup Aktif Melalui Lari
  • Sambut Siswa SMA Bakti Idhata, Teknik Geodesi UGM Kembali Buka Agenda Kunjungan Sekolah
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY