Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs17
  • SDGs17
  • hal. 5
Arsip:

SDGs17

Simulasi Pengukuran GNSS di Waduk Sermo untuk Pemantauan Level Air Berbasis Refleksi Sinyal

BeritaPenelitian Rabu, 14 Januari 2026

Kulon Progo, 14 Januari 2026 – Tim peneliti dari Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan simulasi pengukuran Global Navigation Satellite System (GNSS) di Waduk Sermo. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian pemantauan level air menggunakan teknologi refleksi sinyal GNSS yang ditujukan untuk mendukung mitigasi bencana banjir serta manajemen sumber daya energi air dalam upaya peningkatan ketahanan pangan. Kegiatan ini dipimpin oleh Nurrohmat Widjajanti selaku Ketua Tim Peneliti. Turut serta dalam kegiatan ini Buldan Muslim, Cecep Pratama, serta Iqbal Hanun Azizi. Simulasi pengukuran dilaksanakan pada tanggal 12–14 Januari 2026 dengan menggunakan satu unit alat GNSS.

Kegiatan diawali dengan survei lokasi untuk menentukan titik pengamatan yang memiliki visibilitas sinyal satelit yang baik dan representatif terhadap kondisi permukaan air waduk. Setelah lokasi ditetapkan, tim melakukan pemasangan alat GNSS pada tripod dengan posisi yang stabil dan aman dari gangguan lingkungan sekitar. Tahapan simulasi meliputi penyiapan dan instalasi alat, konfigurasi sistem perekaman data, pengujian penerimaan sinyal satelit, serta pemantauan kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi kualitas sinyal refleksi. Selain itu, tim juga melakukan evaluasi awal terhadap kualitas data yang diperoleh selama proses simulasi berlangsung.

Hasil sementara menunjukkan bahwa alat GNSS dapat beroperasi dengan baik di lingkungan Waduk Sermo. Sinyal satelit diterima secara stabil, dan sistem perekaman data berjalan sesuai dengan konfigurasi yang telah direncanakan. Beberapa catatan teknis terkait posisi pemasangan alat, pengaruh kondisi lingkungan, serta optimalisasi sistem dicatat sebagai bahan evaluasi untuk tahap pengukuran selanjutnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian RIIM 8 yang berfokus pada pengembangan metode pemantauan level air berbasis refleksi sinyal GNSS. Hasil simulasi ini diharapkan menjadi dasar teknis dan operasional sebelum pelaksanaan pengukuran jangka panjang, serta berkontribusi dalam pengembangan sistem mitigasi bencana banjir dan pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Mengupas Sengkarut Batas Maritim Arktik: Perspektif Baru dari Pakar Hukum dan Geodesi Global

BeritaPenelitian Sabtu, 10 Januari 2026

Dinamika kedaulatan di Samudra Arktik menjadi topik utama pada artikel ilmiah yang bertajuk “Maritime limits and boundaries in the Arctic Ocean: agreements and disputes”. Karya kolaboratif ini disusun oleh beberapa peneliti, Clive Schofield, Ted L. McDorman, dan I Made Andi Arsana, yang resmi dipublikasikan pada 6 Januari 2026 dalam Handbook of the Politics of the Arctic (hal. 48-72).

Artikel ini hadir di tengah meningkatnya perhatian global terhadap wilayah kutub utara, di mana tumpang tindih klaim wilayah sering kali berkelindan dengan perebutan akses sumber daya alam yang melimpah. Dalam naskah setebal 24 halaman tersebut, para penulis membedah secara mendalam garis pangkal (baselines) serta klaim yurisdiksi maritim dari enam negara pantai Arktik. Fokus utama diarahkan pada analisis teknis dan legal terkait hak landas kontinen yang menjorok lebih dari 200 mil laut dari garis pantai—sebuah area kritis yang sering menjadi titik picu ketegangan internasional.

Tak sekadar memaparkan teori, studi ini memberikan tinjauan komprehensif mengenai status terkini perbatasan maritim di pusat Samudra Arktik, mulai dari batas-batas yang telah disepakati hingga wilayah yang masih menyisakan sengketa yurisdiksi. Analisis tajam yang disajikan memberikan kerangka kerja bagi para diplomat dan pengambil kebijakan dalam menavigasi tumpang tindih klaim yang belum terselesaikan di kawasan yang sangat sensitif secara geopolitik ini.

Secara substansial, kontribusi pemikiran ini selaras dengan agenda pembangunan global berkelanjutan. Artikel ini mendukung implementasi SDG 14 (Ekosistem Laut) melalui penekanan pada kepastian hukum untuk pengelolaan sumber daya laut. Selain itu, kajian ini menjadi pilar bagi pencapaian SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) dengan mendorong penyelesaian sengketa melalui jalur hukum internasional yang kuat. Semangat kolaborasi lintas pakar dalam karya ini juga merefleksikan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang menekankan pentingnya kerja sama multidisiplin dalam memecahkan isu batas wilayah di kancah global.

Link Artikel: https://doi.org/10.4337/9781035333714.00011

Departemen Teknik Geodesi UGM Jalin Kerja Sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam Pemetaan Drone LiDAR

BeritaPenelitian Rabu, 31 Desember 2025

Semarang, Desember 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam pelaksanaan kegiatan pemetaan berbasis drone LiDAR sebagai upaya penyediaan data spasial tiga dimensi (3D) yang presisi dan mutakhir. Kegiatan ini difokuskan pada pemetaan wilayah strategis di Kota Semarang dengan luas total mencapai ±250 hektare, yang mencakup area penting terutama kawasan pariwisata dan kawasan apartemen.

Pemanfaatan teknologi drone LiDAR (Light Detection and Ranging) dalam kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan model 3D permukaan bumi dan bangunan secara detail, akurat, dan efisien. Data yang dihasilkan akan digunakan sebagai bahan pendukung dalam penyusunan model 3D wilayah perkotaan, yang memiliki peran strategis dalam perencanaan tata ruang, pengelolaan aset pertanahan, pengembangan kawasan pariwisata, serta penataan kawasan hunian vertikal di Kota Semarang.

Melalui kolaborasi ini, Departemen Teknik Geodesi berperan dalam aspek perencanaan survei, akuisisi data LiDAR UAV, pengolahan data point cloud, serta penyusunan model 3D kawasan. Sementara itu, Kantor Pertanahan Kota Semarang berkontribusi dalam penyediaan kebutuhan data tematik pertanahan dan pemanfaatan hasil pemetaan untuk mendukung tugas dan fungsi kelembagaan.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran berupa data dan model 3D berkualitas tinggi, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam pengembangan dan penerapan teknologi geospasial. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata keilmuan Teknik Geodesi dalam mendukung pembangunan perkotaan yang berbasis data spasial akurat dan berkelanjutan.

Dengan adanya pemetaan drone LiDAR pada kawasan strategis seluas 250 hektare ini, Kota Semarang diharapkan memiliki basis data spasial 3D yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk perencanaan, pengambilan kebijakan, serta pengembangan kawasan pariwisata dan apartemen yang lebih tertata dan adaptif terhadap dinamika perkotaan.

Tim PPM Geolive FT UGM Serahkan Hasil Pemetaan Kawasan Pantai Bandengan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara

BeritaPenelitian Jumat, 12 Desember 2025

Jepara, 11 Desember 2025 — Tim Penelitian Geolive Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), yang tergabung sebagai salah satu Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Kolaboratif FT UGM serta Tim PPM Departemen Teknik Geodesi FT UGM, melaksanakan kegiatan penyerahan hasil PPM kepada Pemerintah Kabupaten Jepara pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan PPM ini diketuai oleh Dr. Ir. Bilal Ma’ruf dan berfokus pada penyediaan data geospasial kawasan pesisir, khususnya Pantai Bandengan, Kabupaten Jepara.

Penyerahan hasil PPM dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi akademik perguruan tinggi dalam mendukung perencanaan dan pengelolaan wilayah berbasis data spasial yang akurat dan mutakhir. Dalam kegiatan tersebut, Tim PPM menyerahkan sejumlah produk pemetaan yang telah dihasilkan melalui proses akuisisi data, pengolahan, dan analisis geospasial secara sistematis.

Adapun produk utama yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara meliputi Peta Orthophoto kawasan Pantai Bandengan, Peta Eksisting Tata Ruang, serta Peta Pariwisata Kawasan Pantai Bandengan Jepara. Peta orthophoto dihasilkan dari pemetaan berbasis wahana tanpa awak (UAV) dengan resolusi tinggi, sehingga mampu merepresentasikan kondisi permukaan wilayah secara detail dan presisi. Sementara itu, peta eksisting tata ruang dan peta pariwisata disusun sebagai informasi tematik yang mendukung pemahaman kondisi pemanfaatan ruang serta potensi pengembangan kawasan pesisir dan pariwisata.

Hasil pemetaan ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai data dasar pendukung perencanaan kawasan pesisir, penataan ruang, serta pengembangan pariwisata Pantai Bandengan secara berkelanjutan. Selain itu, ketersediaan data geospasial yang akurat juga diharapkan dapat membantu proses pengambilan keputusan yang lebih objektif, terukur, dan berbasis bukti.

Melalui kegiatan PPM ini, Tim Penelitian Geolive FT UGM menegaskan komitmennya dalam mengintegrasikan kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam pemanfaatan teknologi dan analisis geospasial. Kolaborasi antara FT UGM, Departemen Teknik Geodesi, dan Pemerintah Daerah diharapkan dapat terus berlanjut guna mendukung pembangunan wilayah pesisir yang tertata, berdaya saing, dan berkelanjutan.

KATDESI dan Geodesi UGM Selenggarakan Webinar Tanggap Bencana Bahas Respon Cepat Teknologi Geospasial

Berita Selasa, 9 Desember 2025

Yogyakarta, 8 Desember 2025 — Keluarga Alumni Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (KATDESI) bekerja sama dengan Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan kegiatan Webinar Tanggap Bencana bertajuk “Respon Cepat Teknologi Geospasial untuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan terbuka bagi akademisi, praktisi, mahasiswa, serta masyarakat umum yang memiliki perhatian terhadap isu kebencanaan dan pemanfaatan teknologi geospasial.

Webinar ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para pemangku kepentingan terkait peran strategis teknologi geospasial dalam mendukung respon cepat bencana, khususnya pada wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang memiliki tingkat kerawanan bencana alam cukup tinggi. Melalui forum ini, peserta diajak untuk memahami bagaimana data dan analisis geospasial dapat dimanfaatkan secara efektif dalam tahap tanggap darurat, mulai dari pemetaan dampak, analisis wilayah terdampak, hingga dukungan pengambilan keputusan secara cepat dan berbasis data.

Kegiatan webinar menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidang teknologi geospasial dan kebencanaan. Azza Sawungrana, selaku Head of Data GeoSquare.ai, memaparkan peran data geospasial dan analisis berbasis teknologi digital dalam mendukung respon bencana secara cepat dan akurat. Sementara itu, Ruli Andaru (TGD’2000), Founder dan Team Lead Geo-AIT, menyampaikan pengalaman dan praktik pemanfaatan teknologi geospasial dalam situasi darurat, termasuk integrasi data spasial untuk mendukung koordinasi lintas sektor.

Webinar ini dimoderatori oleh Arie Yulfa (TGD’1998), dosen Universitas Negeri Padang, yang memandu jalannya diskusi secara sistematis dan interaktif. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta, yang mencerminkan tingginya minat terhadap topik pemanfaatan teknologi geospasial dalam penanganan bencana.

Kegiatan ini juga melibatkan Novi Trihastuti sebagai perwakilan KATDESI, serta dipandu oleh Syahrastania Ertono selaku Master of Ceremony (MC). Kolaborasi antara alumni, akademisi, dan praktisi ini menjadi wujud nyata sinergi komunitas Teknik Geodesi UGM dalam berkontribusi terhadap isu-isu strategis nasional, khususnya di bidang kebencanaan.

Melalui penyelenggaraan Webinar Tanggap Bencana ini, KATDESI dan Departemen Teknik Geodesi UGM berharap dapat mendorong pemanfaatan teknologi geospasial yang lebih optimal, terintegrasi, dan responsif dalam mendukung upaya mitigasi dan penanganan bencana di Indonesia. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas profesional, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi tantangan kebencanaan yang semakin kompleks.

Dokumentasi lengkap kegiatan webinar dapat disaksikan kembali melalui kanal YouTube pada tautan berikut:
https://www.youtube.com/live/0ANOU2IQ1y4

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang

BeritaPelatihan Sabtu, 6 Desember 2025

Yogyakarta, 6 Desember 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang untuk Peningkatan Pelayanan Pertanahan bagi peserta Pertanahan, Tata Ruang, dan Perpajakan Daerah Angkatan 3. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai November hingga Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan data geospasial pertanahan dan tata ruang.

Pelatihan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama / Direktur PMU ILASPP Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pada sesi pembukaan juga dilaksanakan penyerahan simbolis karyasiswa serta sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.

Materi pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup aspek konseptual hingga praktik teknis. Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai manajemen pertanahan terintegrasi dan multipurpose cadastre, evaluasi serta peningkatan kualitas data spasial pertanahan dan tata ruang, termasuk peta dasar, peta bidang tanah, Zona Nilai Tanah (ZNT), PBB, serta RTRW/RDTR. Materi ini disampaikan oleh para pakar dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang geospasial pertanahan.

Hari kedua hingga keempat difokuskan pada integrasi data spasial pertanahan multitema, pengenalan dan praktik penggunaan perangkat lunak QGIS dan PEREKAT, manajemen sistem referensi koordinat, pengelolaan atribut data, hingga teknik penyesuaian spasial (block adjustment). Selain itu, peserta juga dibekali dengan materi pembuatan model 3D, batas bangunan (building outline), struktur atap, serta pengenalan konsep 3D Digital Twin untuk mendukung tata kelola pertanahan dan tata ruang perkotaan

Pada hari terakhir, peserta melaksanakan studi kasus mandiri, mempresentasikan hasil analisis, serta mengikuti sesi refleksi dan evaluasi melalui post-test. Rangkaian kegiatan pelatihan kemudian ditutup secara resmi oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang sekaligus menegaskan pentingnya pemanfaatan data geospasial terintegrasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu memahami dan mengimplementasikan pemaduan data spasial pertanahan dan tata ruang secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung penguatan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan di bidang pertanahan melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keilmuan geodesi dan teknologi geospasial.

Reuni KATDESI 2025: Pererat Silaturahmi Alumni dan Perkuat Dukungan bagi Departemen Teknik Geodesi UGM

BeritaKegiatan Mahasiswa Sabtu, 29 November 2025

Yogyakarta, 29 November 2025 — Keluarga Alumni Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (KATDESI) menyelenggarakan kegiatan Reuni Alumni KATDESI pada Sabtu, 29 November 2025. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antaralumni lintas angkatan sekaligus memperkuat kontribusi alumni terhadap pengembangan pendidikan, mahasiswa, dan institusi Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM).

Reuni KATDESI 2025 dihadiri oleh alumni dari berbagai angkatan, dosen, serta perwakilan Departemen Teknik Geodesi. Acara dikemas dalam suasana hangat dan kekeluargaan dengan rangkaian kegiatan yang mencakup hiburan, agenda organisasi, hingga kegiatan sosial dan akademik.

Rangkaian acara diawali dengan sesi hiburan yang diisi oleh Pongki, yang turut memeriahkan suasana dan menghadirkan nuansa kebersamaan di antara para peserta reuni. Penampilan ini menjadi salah satu daya tarik utama acara dan berhasil menciptakan suasana santai serta penuh keakraban di tengah rangkaian kegiatan formal yang dilaksanakan.

Agenda selanjutnya adalah penyerahan beasiswa KATDESI kepada mahasiswa terpilih di lingkungan Departemen Teknik Geodesi UGM. Program beasiswa ini merupakan wujud kepedulian dan komitmen alumni dalam mendukung keberlanjutan pendidikan serta peningkatan prestasi akademik mahasiswa. Beasiswa diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa penerima untuk terus berprestasi dan berkontribusi di bidang geodesi dan geospasial.

Selain penyerahan beasiswa, dalam kesempatan ini juga dilaksanakan penyerahan hibah dari KATDESI kepada Departemen Teknik Geodesi FT UGM. Hibah tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan akademik, pengembangan sarana dan prasarana, serta penguatan aktivitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di lingkungan Departemen Teknik Geodesi. Penyerahan hibah ini menegaskan peran strategis alumni sebagai mitra aktif dalam pengembangan institusi.

Kegiatan reuni ini juga dimanfaatkan sebagai forum organisasi dengan dilaksanakannya pemilihan Ketua KATDESI untuk periode kepengurusan yang baru. Proses pemilihan berlangsung secara terbuka dan partisipatif, mencerminkan semangat demokrasi serta kebersamaan dalam organisasi alumni. Diharapkan, kepengurusan KATDESI yang baru dapat melanjutkan dan memperkuat peran organisasi dalam menjembatani alumni, mahasiswa, dan Departemen Teknik Geodesi UGM.

Rangkaian acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan diskusi informal antaralumni, dosen, serta tamu undangan. Melalui sesi ini, para peserta reuni saling bertukar pengalaman, membangun jejaring profesional, serta mendiskusikan peluang kolaborasi di bidang geodesi, geospasial, dan sektor terkait lainnya.

Melalui penyelenggaraan Reuni KATDESI 2025, diharapkan ikatan kekeluargaan alumni Teknik Geodesi UGM semakin kuat, sekaligus mendorong kontribusi nyata alumni dalam mendukung pengembangan Departemen Teknik Geodesi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara alumni, mahasiswa, dan institusi merupakan elemen penting dalam membangun ekosistem pendidikan geodesi yang berkelanjutan dan berdaya saing.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Perkuat Peran Geospasial dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

BeritaKonferensi Sabtu, 29 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) terus memperkuat perannya dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi geospasial sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan bertajuk “Geospasial untuk Semua: Meramu Keberlanjutan Teknik Geodesi melalui Hilirisasi dan Inovasi Informasi Lokasi”, yang dilaksanakan pada 28 November 2025.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan kontribusi ilmu dan teknologi geodesi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional, khususnya terkait pengelolaan ruang, pertanahan, infrastruktur, mitigasi risiko bencana, serta transformasi digital berbasis informasi lokasi. Melalui pendekatan lintas sektor, Departemen Teknik Geodesi mendorong agar inovasi geospasial tidak hanya berkembang di ranah akademik, tetapi juga terhilirisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, baik dari unsur pemerintah maupun industri geospasial, yang membahas praktik pemanfaatan data dan teknologi geodesi dalam mendukung kebijakan publik dan kebutuhan pembangunan. Berbagai isu strategis yang dibahas meliputi integrasi data geospasial dalam tata kelola pertanahan, perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang, pembangunan infrastruktur, hingga pemanfaatan model spasial 2D dan 3D untuk pengambilan keputusan yang lebih presisi dan berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi menekankan pentingnya hilirisasi keilmuan geodesi, yaitu proses penerjemahan hasil riset, pengembangan metode, dan inovasi teknologi agar dapat diimplementasikan secara luas oleh pemerintah, industri, dan masyarakat. Dalam konteks ini, informasi geospasial dipandang sebagai elemen kunci yang mampu menjembatani kebutuhan data spasial lintas sektor, sekaligus meningkatkan efektivitas perencanaan dan pengelolaan wilayah.

Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di bidang geospasial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Melalui kurikulum, riset, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Departemen Teknik Geodesi terus mendorong lahirnya inovasi informasi lokasi yang relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Melalui forum ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung pembangunan yang inklusif, berbasAis data, dan berorientasi jangka panjang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Departemen Teknik Geodesi dalam mewujudkan geospasial sebagai solusi strategis bagi berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

Dosen Teknik Geodesi UGM Hadiri Konferensi Internasional GIS-EIA 2025 di Wuhan

BeritaKonferensiPenelitian Minggu, 9 November 2025

Wuhan, 8–9 November 2025 — Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) berpartisipasi dalam konferensi internasional Geospatial Information Science: Education, Innovation and Applications 2025 (GIS-EIA 2025). Acara ini diselenggarakan oleh State Key Laboratory of Information Engineering in Surveying, Mapping and Remote Sensing (LIESMARS), Wuhan University, di Kota Wuhan, China, pada Sabtu–Minggu, 8–9 November 2025.

Konferensi GIS-EIA 2025 bertujuan meningkatkan kolaborasi dan jejaring internasional di bidang pendidikan, talenta, inovasi, dan industri geoinformatika. Para akademisi, peneliti, mahasiswa doktoral, serta perwakilan badan pemerintah dan industri dari berbagai negara hadir untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inovasi terkait geospasial.

Pada kesempatan ini, DTGD FT UGM mengirimkan dua delegasi, yaitu Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., untuk mempresentasikan hasil penelitian terbaru. Kehadiran delegasi UGM ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan riset para dosen DTGD ke LIESMARS pada Oktober 2025, di mana undangan resmi untuk berpartisipasi dalam konferensi tersebut diberikan oleh Prof. Dr.-Ing. Timo Balz.

Acara dibuka dengan sambutan dari Prof. Zhenfeng Shao selaku salah satu pimpinan peneliti di LIESMARS. Selanjutnya, sambutan resmi diberikan oleh Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University, yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta internasional serta menekankan peran Wuhan sebagai pusat inovasi dan teknologi. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Bishen Yang, Director of LIESMARS sekaligus Ketua Konferensi, yang menyoroti perkembangan pesat teknologi AI di bidang geospasial.

Sesi keynote speech menghadirkan tokoh-tokoh dunia di bidang geospasial. Pembicara pertama, Prof. Deren Li, anggota Chinese Academy of Sciences, Chinese Academy of Engineering, dan Honorary Member ISPRS, menyampaikan materi mengenai Spatio-Temporal Intelligence for Sustainable Development Goals. Beliau menekankan perkembangan informasi spasio-temporal sebagai disiplin baru, termasuk pemanfaatan teknologi 5G untuk positioning presisi tinggi.

Pembicara kedua, Prof. Tao Cheng dari University College London (UCL), memaparkan topik Unlocking Space and Time: Towards SpaceTime Generative AI dengan contoh aplikasi untuk sistem transportasi dan mitigasi kemacetan. Pembicara berikutnya, Prof. Qin Yang dari Chinese Academy of Surveying and Mapping (CASM), membahas kepemimpinan dalam bidang survei dan pemetaan serta posisi strategis Tiongkok dalam industri geospasial. Sementara itu, Prof. Orhan Altan dari Istanbul Technical University memberikan paparan daring mengenai kerja sama internasional untuk pengurangan risiko bencana melalui teknologi geoinformatika.

Welcome Address dari Dr. Deyou Zhu, Vice President Wuhan University
Welcome Address dari Prof. Bisheng Yang, Director LIESMARS & Ketua Konferensi
Keynote 1: Prof. Deren Li (Wuhan University)
Keynote 2: Prof. Tao Cheng (UCL)
Keynote 3: Prof. Qin Yan (CASM)
Keynote 4: Prof. Orhan Altan (Istanbul Technical University)

Pada sesi siang, peserta mengikuti tiga sesi paralel, yaitu:

  1. Remote Sensing Intelligence: Deep Learning, Open-Source Innovation, and Societal Applications
  2. Spatio-Temporal Intelligent Service
  3. Young Scholar’s Session

Delegasi DTGD bergabung pada sesi paralel pertama. Dr. Ruli Andaru mempresentasikan karya bertajuk “From GeoAI to Digital Twin: Development and Application of Open-Source Tools Geo-CARTA, Cascade3D, and Dream 3D City”. Beliau menunjukkan inovasi aplikasi open-source untuk percepatan rekonstruksi kota 3D di Indonesia, termasuk implementasi di Kota Bontang, Jakarta, dan Kampus FT UGM.

Sementara itu, Calvin Wijaya mempresentasikan penelitian berjudul “Advancing Geospatial Intelligence with AI and Open-Source Solutions: PANDALA for Deep Learning-Based Image Analysis”. Presentasi ini memperkenalkan PANDALA, platform pengolahan citra berbasis deep learning dan time-series analysis yang dikembangkan oleh DTGD UGM. Kedua presentasi mendapatkan perhatian besar dan pertanyaan aktif dari peserta konferensi.

Partisipasi DTGD FT UGM dalam GIS-EIA 2025 membuka peluang baru untuk kolaborasi riset internasional, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan teknologi geospasial terkini. Kehadiran delegasi UGM turut memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring global ilmuwan geospasial dan memperluas potensi kerja sama akademik dan industri ke depan.

Konferensi ditutup pada Minggu, 9 November 2025 oleh Prof. Timo Balz.

Mahasiswa Geodesi UGM Kunjungi PUSHIDROSAL dan PT Transportasi Jakarta untuk Pelajari Penerapan Geospasial di Bidang Maritim dan Transportasi

BeritaKegiatan Mahasiswa Jumat, 24 Oktober 2025

Jakarta, 24 Oktober 2025 — Setelah sehari sebelumnya mengunjungi Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Badan Pertanahan Nasional (BPN), sebanyak 78 mahasiswa Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada yang tergabung dalam Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi (KMTG) melanjutkan rangkaian kunjungan instansi ke Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (PUSHIDROSAL) serta PT Transportasi Jakarta.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan KMTG yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa tentang penerapan ilmu geodesi di berbagai bidang, mulai dari kelautan hingga transportasi perkotaan. Rombongan didampingi oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T. selaku Sekretaris Program Studi Teknik Geodesi dan Bapak Calvin Wijaya yang juga ikut mendampingi mahasiswa selama kunjungan.

PUSHIDROSAL: Menyelami Dunia Hidrografi dan Peta Laut Nasional

Di PUSHIDROSAL, rombongan disambut hangat oleh Kolonel Laut (KH) Dr. Kukuh Suryo Widodo, S.Pd., M.T., mewakili Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto, S.T., M.M., Komandan PUSHIDROSAL. Dalam sambutannya, Kolonel Kukuh menegaskan pentingnya peran survei hidrografi dan oseanografi dalam menjamin keselamatan pelayaran nasional.

“Indonesia adalah negara maritim yang seluruh jalur ekspor dan pertumbuhan ekonominya bergantung pada laut. Karena itu, hidrografi memiliki peran vital dalam memastikan navigasi yang aman, mendukung pembangunan berkelanjutan, dan memperkuat infrastruktur maritim nasional,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya ketersediaan data hidrografi yang akurat serta teknologi mutakhir untuk mendukung ekonomi biru yang berkelanjutan.

Perwakilan dari Departemen Teknik Geodesi, Dr. Diyono, menyampaikan apresiasi atas sambutan PUSHIDROSAL serta harapannya agar kegiatan ini dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tentang penerapan teori perkuliahan seperti Oseanografi Fisis dan Survei Hidrografi secara nyata di lapangan. Beliau juga membuka peluang kerja sama lebih lanjut, termasuk kegiatan magang, penelitian, dan tugas akhir di lingkungan PUSHIDROSAL.

Mahasiswa kemudian mendapat pemaparan mendalam dari Mohammad Qisthi Amarona, S.T., Mtr. Hanla., yang menjelaskan tugas pokok PUSHIDROSAL, yakni menyelenggarakan pembinaan hidro-oseanografi yang mencakup survei, penelitian, pemetaan laut, publikasi nautika, serta keselamatan navigasi. Ia menegaskan bahwa hidrografi adalah fondasi dari navigasi maritim dan memiliki peran strategis bagi pertahanan dan pembangunan nasional.

Dalam paparannya, Pak Qisthi juga memperkenalkan berbagai instrumen survei seperti kapal KRI, sounding boat, 3D Laser Scanner, USV, ROV, dan AUV. Beliau juga menyoroti tantangan masa depan seperti pertumbuhan ukuran kapal, pengaturan kabel bawah laut, hingga pengembangan Digital Twin of the Ocean dan implementasi standar S-100 sebagai masa depan hidrografi digital.

Setelah sesi materi, mahasiswa berkeliling mengunjungi satuan kerja di lingkungan PUSHIDROSAL, termasuk Dinas Hidrografi, Dinas Oseanografi dan Meteorologi, serta Dinas Pemetaan. Di setiap pos, mahasiswa mendapatkan penjelasan langsung mengenai proses verifikasi data, pengolahan informasi oseanografi, dan kegiatan pemetaan dasar laut. Antusiasme mahasiswa tampak tinggi saat berdiskusi dengan para perwira dan staf teknis di lapangan.

PT Transportasi Jakarta: Belajar GIS untuk Transportasi Publik yang Inklusif

Perjalanan kemudian dilanjutkan ke PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) di kawasan Cawang, Jakarta Timur. Rombongan diterima oleh Bapak Romario Marito Abednego yang mewakili pimpinan perusahaan. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat membuka wawasan mahasiswa terkait penerapan ilmu Geodesi dan Sistem Informasi Geografis (GIS) dalam sistem transportasi publik.

Kegiatan dilanjutkan dengan penayangan video profil perusahaan dan paparan oleh Bapak Yulian, Pelaksana Tugas Departemen Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Unit Bisnis Trans Academy. Ia menjelaskan model operasi sistem Bus Rapid Transit (BRT) TransJakarta serta berbagai upaya perusahaan dalam menghadirkan transportasi publik yang aman, efisien, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selanjutnya, Bapak Fabian dari Departemen Perencanaan Rute dan Operasional memberikan materi mengenai analisis spasial dan perencanaan rute berbasis data geospasial yang digunakan untuk mengoptimalkan pelayanan bus TransJakarta.

Mahasiswa menyimak dengan antusias seluruh sesi paparan dan aktif berdiskusi mengenai penerapan GIS dalam perencanaan transportasi kota. Melalui kunjungan ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman langsung bagaimana ilmu geodesi dan geospasial berperan penting dalam mendukung sistem transportasi perkotaan modern.

1…34567…12

Agenda

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
« Apr    

Berita Terakhir

  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Mahasiswa IUP Geodesi UGM Mulai Studi di TU München, Perdalami Sistem Administrasi Pertanahan Global
  • Tim Jaminan Mutu DTGD FT UGM Ikuti Sosialisasi LAMTEK “Menuju Akreditasi Unggul 2026”
  • Kuliah Tamu dan Training “Mapping the Future” Bahas SLAM dan Teknologi 3D Scanning di Bidang Geospasial
  • Pertemuan Tim Penelitian GEOLIVE dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jepara Bahas Isu PBB, Infrastruktur, dan Potensi Wilayah
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY