Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • SDGs9
  • SDGs9
  • hal. 4
Arsip:

SDGs9

Diskusi Jakarta Satu Soroti Integrasi Data Spasial 2D dan 3D untuk Kota Cerdas

Berita Sabtu, 31 Januari 2026

Jakarta, 31 Januari 2026 — Diskusi mengenai integrasi data spasial 2D dan 3D digelar sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan kota cerdas berbasis data. Kegiatan ini mengangkat peran platform Jakarta Satu sebagai penghubung berbagai sumber data dalam satu ekosistem terintegrasi. Forum ini menjadi ruang penting untuk membahas masa depan pengelolaan data spasial di kawasan perkotaan.

Dalam diskusi tersebut, integrasi data tidak hanya dipahami sebagai upaya visualisasi, tetapi juga sebagai proses menghubungkan berbagai jenis data agar dapat saling berinteraksi. Pendekatan ini memungkinkan data digunakan secara bersama untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat. Dengan sistem yang terintegrasi, perencanaan kota dapat dilakukan secara lebih komprehensif dan berbasis bukti.

Platform Jakarta Satu menjadi salah satu contoh implementasi integrasi data spasial yang menggabungkan berbagai sumber informasi, mulai dari peta dasar hingga model tiga dimensi. Sistem ini dirancang untuk mendukung analisis perkotaan yang lebih mendalam dan responsif terhadap dinamika wilayah. Dengan adanya integrasi tersebut, berbagai kebutuhan perencanaan dan pengelolaan kota dapat ditangani dalam satu sistem terpadu.

Sejumlah dosen dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU., Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., serta Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU. Selain itu, hadir pula Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D., Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU., dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. yang turut memberikan kontribusi dalam diskusi. Keterlibatan para akademisi ini memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi geospasial di Indonesia.

Diskusi berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif dari para narasumber dan peserta. Berbagai pandangan disampaikan terkait tantangan integrasi data, termasuk isu interoperabilitas dan pengelolaan data lintas sektor. Hal ini menunjukkan bahwa pengembangan sistem data terintegrasi membutuhkan kolaborasi yang kuat antar pemangku kepentingan.

Penyelenggara menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber dan peserta yang telah berkontribusi dalam diskusi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat ekosistem data spasial yang lebih terintegrasi di Indonesia. Selain itu, forum seperti ini dinilai penting untuk mendorong pertukaran pengetahuan dan pengalaman antar pihak.

Ke depan, integrasi data spasial 2D dan 3D diproyeksikan menjadi fondasi utama dalam pembangunan kota cerdas. Kebutuhan akan sistem yang mampu mengelola data secara terpadu akan semakin meningkat seiring dengan kompleksitas wilayah perkotaan. Oleh karena itu, sinergi antara teknologi, kebijakan, dan sumber daya manusia menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola kota yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Penelitian GNSS untuk Pemantauan Level Air di Sungai Citarum sebagai Upaya Mitigasi Banjir

BeritaPenelitian Minggu, 25 Januari 2026

Bandung, 25 Januari 2026 – Tim peneliti dari Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pengukuran Global Navigation Satellite System (GNSS) di kawasan Sungai Citarum dan Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian bertajuk pemantauan level air menggunakan teknologi refleksi sinyal GNSS untuk mendukung mitigasi bencana banjir serta pengelolaan sumber daya energi air dalam rangka peningkatan ketahanan pangan. Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. selaku Ketua Tim Peneliti. Turut serta dalam kegiatan ini Prof. Dr. Buldan Muslim, M.Si., Dr. Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc., serta Iqbal Hanun Azizi, A.Md.

Pengukuran GNSS dilaksanakan pada tanggal 23–25 Januari 2026 di dua lokasi utama, yaitu sepanjang Sungai Citarum dan area perairan di sekitar Masjid Al Jabbar. Kegiatan diawali dengan survei lokasi untuk menentukan titik pengamatan yang memiliki kondisi geometris optimal serta visibilitas sinyal satelit yang baik. Setelah titik pengamatan ditetapkan, tim melakukan pemasangan alat GNSS pada tripod di lokasi yang representatif terhadap permukaan air. Tahapan pengukuran meliputi penentuan titik pemasangan, instalasi dan penstabilan alat, konfigurasi sistem perekaman data, pengujian kualitas penerimaan sinyal satelit, serta pemantauan kondisi lingkungan yang berpotensi mempengaruhi kualitas sinyal refleksi.

Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan pemantauan berkala terhadap performa alat serta diskusi teknis guna memastikan kualitas data yang diperoleh. Hasil sementara menunjukkan bahwa sistem GNSS dapat beroperasi dengan baik di kedua lokasi pengamatan. Sinyal satelit diterima secara stabil dan sistem perekaman data berjalan sesuai dengan konfigurasi yang direncanakan.

Selain itu, tim juga mencatat beberapa faktor lingkungan dan teknis, seperti posisi pemasangan alat dan kondisi sekitar lokasi, yang dapat mempengaruhi kualitas data refleksi sinyal GNSS. Catatan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan metode pengukuran pada tahap selanjutnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian RIIM 8 yang berfokus pada pengembangan metode pemantauan level air berbasis teknologi GNSS reflektometri. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam sistem mitigasi bencana banjir serta pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Dosen Teknik Geodesi FT UGM Berkontribusi dalam Publikasi Internasional tentang Keselamatan Pengendara Sepeda Motor

BeritaPenelitian Selasa, 20 Januari 2026

Yogyakarta, 20 Januari 2026 – Febrian Fitryanik Susanta, dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), kembali menunjukkan kontribusi aktif dalam publikasi ilmiah internasional melalui artikel berjudul Identifying environmental factors related to motorcyclist crash rates: variable selection using spatial Random Forest with network distance and barriers. Publikasi ini ditulis bersama Bimo Harya Tedjo, Pei-Fen Kuo, dan I Gede Brawiswa Putra dari National Cheng Kung University serta Universitas Gadjah Mada. Artikel ini telah melalui proses ilmiah dan dipublikasikan secara daring pada 19 Desember 2025. Publikasi dapat diakses melalui DOI berikut:
https://doi.org/10.1016/j.aap.2025.108362

Penelitian ini mengangkat isu keselamatan pengendara sepeda motor yang masih menjadi perhatian global, khususnya di negara-negara Asia di mana sepeda motor merupakan moda transportasi utama. Studi ini berfokus pada identifikasi faktor lingkungan yang memengaruhi tingkat kecelakaan sepeda motor, dengan pendekatan yang lebih komprehensif dibandingkan metode konvensional. Dalam penelitian ini, tim peneliti mengembangkan kerangka metode baru bernama Spatial Random Forest with Network Distance and Barriers (spatialRF–NDBAR). Pendekatan ini mengintegrasikan jarak jaringan jalan (network distance) serta hambatan akses jalan (road barriers) ke dalam proses seleksi variabel spasial, sehingga mampu meningkatkan akurasi model dalam merepresentasikan kondisi nyata di lapangan.

Studi kasus dilakukan di kawasan Central Business District (CBD) Kota Taipei, dengan memanfaatkan data kecelakaan sepeda motor periode 2016–2020 serta data Point of Interest (POI) yang diperoleh dari OpenStreetMap. Metode yang dikembangkan kemudian dibandingkan dengan pendekatan lain, termasuk spatialRF konvensional dan spatialRF–ND, menggunakan model statistik Ordinary Least Squares (OLS) dan Multiscale Geographically Weighted Regression (MGWR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa model MGWR dengan variabel hasil seleksi spatialRF–NDBAR memberikan performa terbaik, ditunjukkan oleh nilai AICc terendah (1801.212) dan koefisien determinasi tertinggi (R² = 0.867). Selain itu, integrasi variabel spasial terbukti mampu mengurangi autokorelasi spasial residual, sehingga meningkatkan kualitas model secara keseluruhan.

Temuan penelitian juga mengidentifikasi bahwa lokasi-lokasi tertentu seperti pasar, restoran, bar, hotel, bank, halte bus, dan stasiun metro memiliki keterkaitan dengan tingkat risiko kecelakaan yang lebih tinggi. Hasil ini memberikan implikasi penting bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan keselamatan lalu lintas, khususnya dalam penegakan aturan dan pengelolaan kawasan berisiko tinggi. Kontribusi Febrian Fitryanik Susanta dalam penelitian ini kembali menegaskan peran aktif akademisi Teknik Geodesi FT UGM dalam pengembangan ilmu geospasial berbasis data-driven untuk mendukung perencanaan transportasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Kolaborasi Riset Internasional Perkuat Infrastruktur Geospasial Sulawesi Melalui Pemodelan Geoid Presisi

BeritaPenelitian Selasa, 20 Januari 2026

Sebuah penelitian kolaboratif lintas negara yang melibatkan pakar dari berbagai institusi akademik dan pemerintah telah resmi dipublikasikan dalam jurnal internasional Terrestrial, Atmospheric and Oceanic Sciences (Volume 37, Nomor 1, 2026). Studi bertajuk “A case study of geoid modeling in Sulawesi and accuracy verification strategies for accommodating diverse MSL vertical datums” ini merupakan hasil sinergi antara peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, S.T., M.Sc., D.Sc., IPU., Badan Informasi Geospasial (BIG) Indonesia, National Chung Hsing University Taiwan, serta National Yang Ming Chiao Tung University Taiwan. Riset ini menggarisbawahi pentingnya integrasi data gravitasi udara (airborne gravity) dalam mengatasi tantangan geografis pulau Sulawesi yang kompleks untuk menghasilkan model referensi ketinggian yang akurat.

Intisari dari penelitian ini berfokus pada pengembangan model geoid di Sulawesi dengan memanfaatkan data gravitasi udara yang dikumpulkan selama periode 2008 hingga 2019. Para peneliti mengevaluasi efektivitas berbagai Model Gravitasi Global (GGM) dan memperkenalkan strategi verifikasi akurasi untuk menyatukan berbagai datum vertikal Mean Sea Level (MSL) yang berbeda di wilayah tersebut. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan data gravitasi udara yang dikombinasikan dengan teknik pemodelan tertentu mampu meningkatkan ketelitian penentuan tinggi fisik, yang sangat krusial bagi wilayah kepulauan seperti Indonesia di mana referensi tinggi laut sering kali tidak seragam antar wilayah.

Secara strategis, publikasi ilmiah ini memberikan kontribusi nyata dalam mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Penemuan ini secara langsung mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, karena model geoid yang akurat adalah fondasi utama bagi pembangunan infrastruktur fisik yang presisi dan tahan lama. Selain itu, riset ini relevan dengan SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, khususnya dalam pemodelan risiko banjir dan mitigasi bencana berbasis data spasial. Terakhir, kerja sama ini menjadi manifestasi nyata dari SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang membuktikan bahwa kolaborasi teknis antara lembaga pemerintah Indonesia dan universitas internasional mampu menghasilkan solusi inovatif bagi tantangan pemetaan nasional.

Link artikel: https://doi.org/10.1007/s44195-025-00119-4

Simulasi Pengukuran GNSS di Waduk Sermo untuk Pemantauan Level Air Berbasis Refleksi Sinyal

BeritaPenelitian Rabu, 14 Januari 2026

Kulon Progo, 14 Januari 2026 – Tim peneliti dari Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan simulasi pengukuran Global Navigation Satellite System (GNSS) di Waduk Sermo. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian pemantauan level air menggunakan teknologi refleksi sinyal GNSS yang ditujukan untuk mendukung mitigasi bencana banjir serta manajemen sumber daya energi air dalam upaya peningkatan ketahanan pangan. Kegiatan ini dipimpin oleh Nurrohmat Widjajanti selaku Ketua Tim Peneliti. Turut serta dalam kegiatan ini Buldan Muslim, Cecep Pratama, serta Iqbal Hanun Azizi. Simulasi pengukuran dilaksanakan pada tanggal 12–14 Januari 2026 dengan menggunakan satu unit alat GNSS.

Kegiatan diawali dengan survei lokasi untuk menentukan titik pengamatan yang memiliki visibilitas sinyal satelit yang baik dan representatif terhadap kondisi permukaan air waduk. Setelah lokasi ditetapkan, tim melakukan pemasangan alat GNSS pada tripod dengan posisi yang stabil dan aman dari gangguan lingkungan sekitar. Tahapan simulasi meliputi penyiapan dan instalasi alat, konfigurasi sistem perekaman data, pengujian penerimaan sinyal satelit, serta pemantauan kondisi lingkungan yang berpotensi memengaruhi kualitas sinyal refleksi. Selain itu, tim juga melakukan evaluasi awal terhadap kualitas data yang diperoleh selama proses simulasi berlangsung.

Hasil sementara menunjukkan bahwa alat GNSS dapat beroperasi dengan baik di lingkungan Waduk Sermo. Sinyal satelit diterima secara stabil, dan sistem perekaman data berjalan sesuai dengan konfigurasi yang telah direncanakan. Beberapa catatan teknis terkait posisi pemasangan alat, pengaruh kondisi lingkungan, serta optimalisasi sistem dicatat sebagai bahan evaluasi untuk tahap pengukuran selanjutnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian RIIM 8 yang berfokus pada pengembangan metode pemantauan level air berbasis refleksi sinyal GNSS. Hasil simulasi ini diharapkan menjadi dasar teknis dan operasional sebelum pelaksanaan pengukuran jangka panjang, serta berkontribusi dalam pengembangan sistem mitigasi bencana banjir dan pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi UGM Jalin Kerja Sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam Pemetaan Drone LiDAR

BeritaPenelitian Rabu, 31 Desember 2025

Semarang, Desember 2025 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menjalin kerja sama dengan Kantor Pertanahan Kota Semarang dalam pelaksanaan kegiatan pemetaan berbasis drone LiDAR sebagai upaya penyediaan data spasial tiga dimensi (3D) yang presisi dan mutakhir. Kegiatan ini difokuskan pada pemetaan wilayah strategis di Kota Semarang dengan luas total mencapai ±250 hektare, yang mencakup area penting terutama kawasan pariwisata dan kawasan apartemen.

Pemanfaatan teknologi drone LiDAR (Light Detection and Ranging) dalam kegiatan ini bertujuan untuk menghasilkan model 3D permukaan bumi dan bangunan secara detail, akurat, dan efisien. Data yang dihasilkan akan digunakan sebagai bahan pendukung dalam penyusunan model 3D wilayah perkotaan, yang memiliki peran strategis dalam perencanaan tata ruang, pengelolaan aset pertanahan, pengembangan kawasan pariwisata, serta penataan kawasan hunian vertikal di Kota Semarang.

Melalui kolaborasi ini, Departemen Teknik Geodesi berperan dalam aspek perencanaan survei, akuisisi data LiDAR UAV, pengolahan data point cloud, serta penyusunan model 3D kawasan. Sementara itu, Kantor Pertanahan Kota Semarang berkontribusi dalam penyediaan kebutuhan data tematik pertanahan dan pemanfaatan hasil pemetaan untuk mendukung tugas dan fungsi kelembagaan.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghasilkan luaran berupa data dan model 3D berkualitas tinggi, tetapi juga memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah dalam pengembangan dan penerapan teknologi geospasial. Selain itu, kegiatan ini menjadi wujud kontribusi nyata keilmuan Teknik Geodesi dalam mendukung pembangunan perkotaan yang berbasis data spasial akurat dan berkelanjutan.

Dengan adanya pemetaan drone LiDAR pada kawasan strategis seluas 250 hektare ini, Kota Semarang diharapkan memiliki basis data spasial 3D yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan untuk perencanaan, pengambilan kebijakan, serta pengembangan kawasan pariwisata dan apartemen yang lebih tertata dan adaptif terhadap dinamika perkotaan.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang

BeritaPelatihan Sabtu, 6 Desember 2025

Yogyakarta, 6 Desember 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Pemaduan Data Spasial Pertanahan dan Tata Ruang untuk Peningkatan Pelayanan Pertanahan bagi peserta Pertanahan, Tata Ruang, dan Perpajakan Daerah Angkatan 3. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama lima hari, mulai November hingga Desember 2025, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pengelolaan data geospasial pertanahan dan tata ruang.

Pelatihan dibuka secara resmi dengan sambutan dari Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama / Direktur PMU ILASPP Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pada sesi pembukaan juga dilaksanakan penyerahan simbolis karyasiswa serta sesi foto bersama sebagai penanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan.

Materi pelatihan dirancang secara komprehensif, mencakup aspek konseptual hingga praktik teknis. Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan mengenai manajemen pertanahan terintegrasi dan multipurpose cadastre, evaluasi serta peningkatan kualitas data spasial pertanahan dan tata ruang, termasuk peta dasar, peta bidang tanah, Zona Nilai Tanah (ZNT), PBB, serta RTRW/RDTR. Materi ini disampaikan oleh para pakar dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM yang memiliki kompetensi dan pengalaman luas di bidang geospasial pertanahan.

Hari kedua hingga keempat difokuskan pada integrasi data spasial pertanahan multitema, pengenalan dan praktik penggunaan perangkat lunak QGIS dan PEREKAT, manajemen sistem referensi koordinat, pengelolaan atribut data, hingga teknik penyesuaian spasial (block adjustment). Selain itu, peserta juga dibekali dengan materi pembuatan model 3D, batas bangunan (building outline), struktur atap, serta pengenalan konsep 3D Digital Twin untuk mendukung tata kelola pertanahan dan tata ruang perkotaan

Pada hari terakhir, peserta melaksanakan studi kasus mandiri, mempresentasikan hasil analisis, serta mengikuti sesi refleksi dan evaluasi melalui post-test. Rangkaian kegiatan pelatihan kemudian ditutup secara resmi oleh Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., yang sekaligus menegaskan pentingnya pemanfaatan data geospasial terintegrasi dalam peningkatan kualitas pelayanan pertanahan dan penataan ruang di Indonesia.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu memahami dan mengimplementasikan pemaduan data spasial pertanahan dan tata ruang secara lebih efektif, akurat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung penguatan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan di bidang pertanahan melalui pendidikan dan pelatihan berbasis keilmuan geodesi dan teknologi geospasial.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Perkuat Peran Geospasial dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan

BeritaKonferensi Sabtu, 29 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) terus memperkuat perannya dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi geospasial sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kegiatan bertajuk “Geospasial untuk Semua: Meramu Keberlanjutan Teknik Geodesi melalui Hilirisasi dan Inovasi Informasi Lokasi”, yang dilaksanakan pada 28 November 2025.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mendiskusikan kontribusi ilmu dan teknologi geodesi dalam menjawab tantangan pembangunan nasional, khususnya terkait pengelolaan ruang, pertanahan, infrastruktur, mitigasi risiko bencana, serta transformasi digital berbasis informasi lokasi. Melalui pendekatan lintas sektor, Departemen Teknik Geodesi mendorong agar inovasi geospasial tidak hanya berkembang di ranah akademik, tetapi juga terhilirisasi dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, baik dari unsur pemerintah maupun industri geospasial, yang membahas praktik pemanfaatan data dan teknologi geodesi dalam mendukung kebijakan publik dan kebutuhan pembangunan. Berbagai isu strategis yang dibahas meliputi integrasi data geospasial dalam tata kelola pertanahan, perencanaan dan pengendalian pemanfaatan ruang, pembangunan infrastruktur, hingga pemanfaatan model spasial 2D dan 3D untuk pengambilan keputusan yang lebih presisi dan berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi menekankan pentingnya hilirisasi keilmuan geodesi, yaitu proses penerjemahan hasil riset, pengembangan metode, dan inovasi teknologi agar dapat diimplementasikan secara luas oleh pemerintah, industri, dan masyarakat. Dalam konteks ini, informasi geospasial dipandang sebagai elemen kunci yang mampu menjembatani kebutuhan data spasial lintas sektor, sekaligus meningkatkan efektivitas perencanaan dan pengelolaan wilayah.

Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di bidang geospasial yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Melalui kurikulum, riset, serta kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Departemen Teknik Geodesi terus mendorong lahirnya inovasi informasi lokasi yang relevan dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

Melalui forum ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap dapat memperkuat jejaring kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemanfaatan teknologi geospasial dalam mendukung pembangunan yang inklusif, berbasAis data, dan berorientasi jangka panjang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Departemen Teknik Geodesi dalam mewujudkan geospasial sebagai solusi strategis bagi berbagai tantangan pembangunan di Indonesia.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM Selenggarakan Pelatihan SIG untuk Pemanfaatan dan Pemeliharaan Data PBB Kota Bontang

BeritaPelatihan Jumat, 28 November 2025

Yogyakarta, 28 November 2025 — Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menyelenggarakan Pelatihan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Pemanfaatan dan Pemeliharaan Data Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Bontang pada tanggal 26–27 November 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas aparatur dan pemangku kepentingan daerah dalam mengelola serta memanfaatkan data PBB berbasis geospasial secara efektif dan berkelanjutan.

Pelatihan dibuka secara resmi oleh Prof. Trias Aditya, dilanjutkan dengan pelaksanaan pre-test sebagai bagian dari evaluasi awal pemahaman peserta terhadap materi SIG. Rangkaian kegiatan pelatihan dirancang secara bertahap, mengombinasikan pembekalan teori dan praktik langsung menggunakan perangkat lunak QGIS, sehingga peserta tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu mengimplementasikannya pada data riil.

Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai konsep dasar SIG, entri dan penyuntingan data spasial, serta spatial referencing. Sesi praktik difokuskan pada pengenalan antarmuka QGIS, pengelolaan data spasial, serta teknik editing yang relevan dengan kebutuhan pengelolaan data PBB. Pendampingan intensif dilakukan oleh dosen dan tim asisten dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan baik .

Hari kedua pelatihan difokuskan pada pengelolaan data tabular, spatial query, serta studi kasus Data PBB Kota Bontang. Melalui studi kasus ini, peserta dilatih untuk mengintegrasikan data spasial dan atribut PBB, melakukan analisis spasial, serta memahami pemanfaatan data PBB dalam mendukung pelayanan publik dan pengambilan keputusan. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada pemanfaatan Web GIS sebagai sarana penyajian dan diseminasi informasi PBB secara lebih efektif .

Rangkaian pelatihan ditutup dengan pelaksanaan post-test dan sesi refleksi, yang bertujuan untuk mengevaluasi peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta setelah mengikuti seluruh materi pelatihan. Kegiatan kemudian ditutup secara resmi sebagai penanda berakhirnya pelatihan.

Melalui pelatihan ini, Departemen Teknik Geodesi FT UGM berharap peserta mampu mengelola dan memelihara data PBB Kota Bontang secara lebih terstruktur, akurat, dan berbasis teknologi geospasial. Kegiatan ini juga menegaskan peran Departemen Teknik Geodesi dalam mendukung peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui pendidikan dan pelatihan SIG yang aplikatif dan berorientasi pada kebutuhan nyata pelayanan publik.

Tim PPM Departemen Serahkan Peta Orthophoto kepada Kalurahan Kanoman dan Kantor Pertanahan Kulon Progo

Berita Kamis, 20 November 2025

Kulon Progo, 19 November 2025 — Salah satu Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Departemen yang diketuai oleh Prof. Nurrohmat Widjajanti melaksanakan kegiatan penyerahan Peta Orthophoto kepada Kalurahan Kanoman, Kabupaten Kulon Progo, serta Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi peran perguruan tinggi dalam mendukung penyediaan data geospasial yang akurat dan berstandar teknis untuk kepentingan administrasi pertanahan dan pembangunan wilayah.

Kegiatan penyerahan dilaksanakan secara langsung sebagai bentuk kolaborasi antara tim akademisi dengan pemerintah daerah dan instansi pertanahan. Peta orthophoto yang diserahkan merupakan hasil pemetaan berbasis wahana tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV) dengan resolusi spasial tinggi, yang telah melalui tahapan perencanaan terbang, akuisisi data, pengolahan citra, hingga validasi geometrik untuk memastikan ketelitian posisi dan kesesuaian dengan kebutuhan pemetaan pertanahan.

Penyerahan peta orthophoto kepada Kantor Pertanahan Kabupaten Kulon Progo secara resmi diterima oleh Dr. Ir. Margaretha Elya Lim Putraningtyas, S.T., M.Eng., selaku Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) BPN Kabupaten Kulon Progo. Sementara itu, Kalurahan Kanoman juga menerima peta tersebut sebagai data dasar spasial yang dapat dimanfaatkan dalam mendukung perencanaan wilayah, pengelolaan aset desa, serta peningkatan kualitas basis data tata ruang di tingkat kalurahan.

Peta orthophoto yang dihasilkan menyajikan representasi kondisi permukaan bumi secara detail dan aktual, sehingga sangat relevan untuk mendukung percepatan kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL/PBT). Dengan ketersediaan data orthophoto beresolusi tinggi, proses identifikasi bidang tanah, penegasan batas fisik, serta verifikasi kondisi lapangan dapat dilakukan secara lebih efisien, objektif, dan terintegrasi dengan sistem informasi pertanahan yang dimiliki oleh BPN.

Melalui kegiatan ini, Tim PPM Departemen berharap hasil pemetaan yang telah diserahkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh Kalurahan Kanoman dan BPN Kabupaten Kulon Progo, tidak hanya untuk kepentingan percepatan PBT, tetapi juga sebagai dasar pengambilan keputusan dalam perencanaan pembangunan, pengendalian pemanfaatan ruang, serta penyelesaian permasalahan pertanahan berbasis data spasial yang akurat.

Kegiatan penyerahan peta orthophoto ini sekaligus menjadi wujud nyata kontribusi Departemen dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan instansi pemerintah, khususnya dalam pemanfaatan teknologi geospasial untuk mendukung tata kelola pertanahan dan pembangunan wilayah yang tertib, efisien, dan berkelanjutan.

123456…11

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Berita Terakhir

  • Fakultas Teknik UGM Tawarkan Beasiswa Doktor untuk Riset Geospasial, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan
  • DTGD FT UGM dan DJPK Kemenkeu RI Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026
  • Dari Diplomasi hingga Geopolitik Dunia: Wakil Menteri Luar Negeri RI Mengisi Kuliah Umum di Teknik Geodesi UGM
  • Hadirkan Praktisi, Teknik Geodesi UGM Bedah Strategi Membangun Kadaster Lengkap Indonesia
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Hadiri FGD Penguatan Peta Dasar Nasional
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY