Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • April
  • hal. 3
Arsip 2026:

April

Syawalan Keluarga Besar Teknik Geodesi UGM 1447 H (Momentum Syukuri Transformasi Departemen)

Berita Minggu, 12 April 2026

Yogyakarta, 11 April 2026 – Suasana kekeluargaan menyelimuti lingkungan Departemen Teknik Geodesi FT UGM pada Sabtu (11/4/2026). Berbeda dengan pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya, agenda Syawalan Keluarga Besar kali ini sengaja dipusatkan langsung di departemen guna mempererat kembali ikatan emosional antarlintas generasi, mulai dari purnakarya hingga staf aktif.

Ketua Departemen Teknik Geodesi UGM, Prof. Trias Aditya, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di rumah sendiri ini merupakan bentuk syukur atas tuntasnya berbagai renovasi fasilitas departemen. Dalam sambutannya, beliau mengajak para purnakarya untuk melihat langsung wajah baru kampus serta memaparkan rencana strategis pembangunan gedung baru yang akan berlokasi di sisi utara sekretariat KMTG (Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi).

Acara inti diisi dengan Hikmah Syawalan oleh Prof. Dr. Abdul Rohman, S.F., M.Si., Apt., yang mengupas tema tentang menjaga diri dari kebangkrutan di akhirat. Sebagai akademisi dengan capaian skor SINTA yang menakjubkan, Prof. Abdul Rohman juga menyisipkan pesan motivasi bagi para dosen kolega untuk tetap produktif dalam memublikasikan karya ilmiah.

Momentum syawalan kali ini juga ditandai dengan perubahan tradisi pada prosesi ikrar. Jika biasanya dilakukan dengan jabat tangan fisik, kali ini seluruh hadirin bersama-sama mengucapkan ikrar saling memaafkan secara lisan dalam suasana yang tetap khidmat. Dipimpin oleh Dr. Bambang Kun Cahyono, prosesi ini menjadi simbol harmonisasi keluarga besar Geodesi. Kegiatan pun ditutup dengan pembagian berbagai doorprize menarik dan ramah tamah sembari menikmati hidangan yang telah disediakan.

Sinergi Riset Internasional: Analisis Komparatif Gangguan Ionosfer Akibat Fenomena Seismik dan Hidrometeorologi Resmi Dipublikasikan

BeritaPenelitian Minggu, 12 April 2026

Sebuah kolaborasi riset multidisiplin yang melibatkan konsorsium peneliti dari berbagai institusi pendidikan tinggi dan lembaga riset pemerintah telah resmi dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi, Pure and Applied Geophysics, pada tanggal 10 April 2026. Karya ilmiah bertajuk “Comparison of Ionospheric Disturbances Due to the 2024 Japan Earthquake, Typhoon Seroja 2021 and Koinu 2023 Using 3D Tomography” ini merupakan hasil integrasi kepakaran dari tim peneliti yang merepresentasikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Pusat Riset Antariksa, Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Airlangga (Unair), serta Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).

Intisari dari studi ini berfokus pada analisis komparatif mengenai anomali pada lapisan ionosfer yang dipicu oleh dua jenis bencana alam ekstrem, yakni gempa bumi tektonik di Jepang (2024) serta Siklon Tropis Seroja (2021) dan Koinu (2023). Dengan mengimplementasikan metodologi tomografi tiga dimensi (3D) berbasis data Global Navigation Satellite System – Total Electron Content (GNSS-TEC), para peneliti berhasil memetakan karakteristik propagasi energi dari permukaan bumi menuju atmosfer atas. Temuan riset menunjukkan bahwa aktivitas seismik memicu Coseismic Ionospheric Disturbances (CIDs) dengan amplitudo signifikan namun durasi singkat, sementara fenomena meteorologi seperti topan menginduksi Concentric Traveling Ionospheric Disturbances (CTIDs) yang memiliki persistensi durasi lebih lama dengan pola spasial yang mengikuti dinamika pergerakan badai tersebut.

Secara strategis, publikasi ini memberikan kontribusi fundamental terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan) melalui penguatan sistem mitigasi bencana berbasis teknologi kedirgantaraan. Pemahaman mendalam mengenai gangguan ionosfer ini menjadi komponen krusial dalam pengembangan sistem peringatan dini yang lebih akurat guna mereduksi risiko bencana bagi masyarakat global. Selain itu, inisiatif riset ini merupakan manifestasi nyata dari SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), yang membuktikan efektivitas sinergi lintas institusi dan lintas negara dalam menghasilkan inovasi teknologi untuk kepentingan kemanusiaan.

Link artikel: https://doi.org/10.1007/s00024-026-03954-9

Urgensi Informasi Geospasial untuk Kedaulatan NKRI: ITB dan BIG Gelar FGD Strategis di Jakarta

Berita Jumat, 10 April 2026

Pusat Analisis dan Penerapan Geospasial (CENAGO) Institut Teknologi Bandung, bekerja sama dengan Kedeputian Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG) BIG, menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kupas Tuntas Urgensi Pemanfaatan Informasi Geospasial untuk Pengelolaan Sumber Daya Alam, Keamanan Negara, dan Penanggulangan Bencana di Wilayah NKRI”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 9 April 2026, bertempat di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Selatan. Forum ini bertujuan untuk menjawab tantangan nyata di lapangan, seperti masih banyaknya sengketa batas wilayah, tumpang tindih lahan, hingga praktik ilegal di sektor pertambangan dan kehutanan yang terjadi akibat belum optimalnya penyelenggaraan informasi geospasial yang akurat dan mutakhir di Indonesia.

Acara yang dibuka dengan sambutan dari Kepala CENAGO ITB, Dr. Ir. Wedyanto Kuntjoro, M.Sc., menghadirkan rangkaian pembicara ahli, termasuk Rektor ITB yang memaparkan peran teknologi menuju Indonesia Emas 2045 serta para deputi dari BIG, ATR/BPN, BIN, dan BMKG. Selain dihadiri oleh pejabat kementerian dan lembaga tinggi negara, kegiatan ini juga diikuti oleh akademisi dari berbagai perguruan tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Departemen Teknik Geodesi UGM turut hadir memberikan kontribusi pemikiran yang diwakili oleh Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., yang juga merupakan dosen di departemen tersebut.

Melalui diskusi ini, para peserta menekankan bahwa informasi geospasial merupakan instrumen vital—layaknya papan catur dalam permainan catur—yang menentukan ketepatan, efektivitas, dan efisiensi berbagai program pemerintah. FGD ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, termasuk dorongan untuk pembenahan tata kelola, peningkatan anggaran, serta penguatan kapasitas SDM di bidang geospasial. Salah satu solusi cepat yang diusulkan adalah pembentukan Satgas Percepatan Penyelenggaraan Informasi Geospasial guna mengatasi hambatan ruang yang selama ini mengganggu upaya perwujudan kemakmuran masyarakat Indonesia.

Dr. I Made Andi Arsana Bahas Kesiapan Indonesia dalam Pemanfaatan Deep Seabed Mining di NRGS Talk Episode 2

Berita Rabu, 8 April 2026

Yogyakarta, 8 April 2026 – I Made Andi Arsana, dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM), menjadi narasumber dalam Podcast NRGS Talk Episode 2 yang mengangkat tema “Indonesia dan Kesiapan Menuju Pemanfaatan Deep Seabed Mining”. Podcast ini merupakan bagian dari seri diskusi yang diselenggarakan oleh Natural Resources Governance Studies.

Dalam episode bertajuk “Mineral dari Samudra: Masa Depan Energi dan Teknologi”, Dr. I Made Andi Arsana membahas secara komprehensif potensi besar sumber daya mineral laut Indonesia, serta tantangan dalam mengoptimalkan pemanfaatannya. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki landasan historis dan hukum yang kuat atas sumber daya kelautannya. Namun demikian, menurut beliau, kepemilikan hak tersebut saja belum cukup untuk menjamin terwujudnya manfaat ekonomi dan strategis secara nyata.

Dalam diskusi tersebut, I Made Andi Arsana menekankan tiga pilar utama yang perlu dibangun Indonesia agar mampu mengelola potensi deep seabed mining secara optimal, yaitu penguatan regulasi yang komprehensif, penguasaan teknologi yang memadai, serta pengembangan kerja sama global yang strategis. Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya keseimbangan antara aspek kedaulatan negara dan keterbukaan terhadap kolaborasi internasional, khususnya dalam menghadapi kompleksitas eksplorasi dan eksploitasi sumber daya mineral di dasar laut yang membutuhkan teknologi tinggi serta investasi besar.

Podcast ini memberikan wawasan mendalam mengenai arah kebijakan dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi masa depan energi berbasis sumber daya laut, sekaligus menjadi ruang diskusi akademik yang relevan dengan isu global di bidang geospasial, kelautan, dan tata kelola sumber daya alam. Masyarakat dan sivitas akademika dapat menyaksikan diskusi lengkap tersebut melalui kanal resmi YouTube berikut: Melalui kegiatan ini, diharapkan pemahaman publik terhadap potensi dan tantangan pengelolaan sumber daya laut Indonesia semakin meningkat, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berkelanjutan dan berdaya saing global.

Kolaborasi Peneliti UGM dan BIG Optimalkan Pemodelan Geoid Kalimantan Timur

BeritaPenelitian Rabu, 1 April 2026

Peneliti dari Departemen Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Direktorat Sistem Referensi Geospasial Badan Informasi Geospasial (BIG), Sukma Nur Oktavia dan Leni Sophia Heliani, secara resmi mempublikasikan riset strategis dalam jurnal internasional Geodesy and Cartography (Volume 52, Issue 1, 2026). Artikel ilmiah yang dipublikasikan pada tanggal 31 Maret 2026 ini merupakan manifestasi kolaborasi erat antara akademisi dan praktisi pemerintah untuk menyediakan fondasi data geospasial yang akurat bagi wilayah pusat pertumbuhan baru Indonesia di Kalimantan Timur.

Intisari dari penelitian ini adalah penentuan model geoid gravimetrik lokal untuk wilayah Kalimantan Timur—lokasi berdirinya Ibu Kota Nusantara (IKN)—dengan mengimplementasikan metode KTH (Kungliga Tekniska Högskolan). Studi ini mensinergikan berbagai sumber data kompleks, meliputi data gravitasi udara (airborne gravity), gravitasi terrestrial, data anomali laut DTU17, model gravitasi global EGM2008, serta data topografi SRTM15+. Hasil riset berhasil merumuskan model geoid dengan tingkat presisi tinggi yang memiliki standar deviasi sebesar 0,177 meter, memberikan standar akurasi baru dalam penentuan tinggi fisik yang sangat krusial untuk proyek keteknikan dan konstruksi di wilayah tersebut.

Secara strategis, temuan ini memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Pemodelan geoid yang presisi secara langsung mendukung SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur serta SDG 11: Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, karena ketersediaan referensi ketinggian yang akurat merupakan syarat mutlak dalam pembangunan infrastruktur perkotaan yang modern dan tahan lama di IKN. Selain itu, riset ini memperkuat SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, yang membuktikan bahwa sinergi teknis antara lembaga pemerintah Indonesia dan universitas mampu menghasilkan inovasi geospasial yang esensial bagi kemajuan pembangunan nasional.

Link artikel: https://doi.org/10.3846/gac.2026.21948

123

Agenda

April 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
« Mar   Mei »

Berita Terakhir

  • Departemen Teknik Geodesi UGM dan Teknik Geomatika ITS Jajaki Kerja Sama Tri Dharma Perguruan Tinggi
  • Uji Kelayakan Riset Pertanahan, Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Sidang Tertutup Doktor
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Gelar Audiensi Pengabdian Masyarakat di Kulon Progo
  • Departemen Teknik Geodesi FT UGM Hadirkan Mini Museum: Jejak Sejarah Alat Ukur dari Abad ke-20
  • Revitalisasi Infrastruktur Laboratorium Geoinformatika dan Infrastruktur Informasi Geospasial (GIIG)
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY