Yogyakarta, 12 Oktober 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Ir. Abdul Basith, S.T., M.Si., Ph.D., berhasil meraih pendanaan Program Hilirisasi Riset Strategis (PHRS) Tahun Anggaran 2026 melalui skema SINERGI.
Penetapan skema pendanaan ini merujuk pada kerja sama resmi Kontrak PHRS 2026 Nomor 001/SPK/C4/DHK/VI/2026 dan 046/SPK/C4/DHK/VI/2026 per 17 Juni 2026 oleh Ditjen Diktisainstek dan UGM, serta didukung Surat Tugas Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha dan Kerja Sama UGM Nomor 8284/UN1.P2/DPU/PT.01.02/2026.
Melalui program ini, Ir. Abdul Basith mengusung riset berjudul “Integrasi AROSSEL dan Blue Marine Echosounder BerTKDN dalam Sistem Monitoring Sedimentasi Sebagai Upaya Mitigasi Kegagalan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Air”. Inovasi ini memadukan perangkat hidro-geospasial ber-TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) untuk mendukung pemantauan sedimentasi dan keandalan operasional infrastruktur pembangkit energi bersih di Indonesia.
Capaian ini memperkuat komitmen DTGD FT UGM dalam menghadirkan inovasi instrumen geospasial berbasis produk dalam negeri yang aplikatif untuk mendukung keandalan infrastruktur energi nasional dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.