Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • Berita
Arsip:

Berita

Departemen Teknik Geodesi UGM Terima Kunjungan Studi Lapangan dari SMA Negeri 1 Pandaan

Berita Kamis, 25 Juni 2026

Yogyakarta, 24 Juni 2026 – Departemen Teknik Geodesi (DTGD) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menerima kunjungan studi lapangan dari SMA Negeri 1 Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan yang diikuti oleh 150 siswa beserta guru pendamping ini berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Ruang III.4 Lantai 3 Gedung DTGD FT UGM. Kunjungan ini disambut langsung oleh Sekretaris Program Studi Program Sarjana Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc.

Acara diawali dengan sambutan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Pandaan selaku perwakilan pihak sekolah. Dalam penyampaiannya, beliau menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran pimpinan serta civitas akademika Teknik Geodesi UGM atas kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di salah satu institusi pendidikan tinggi di Indonesia. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih karena sejumlah alumni dari SMA Negeri 1 Pandaan telah berkesempatan melanjutkan studi di Departemen Teknik Geodesi UGM dan berharap jejaring tersebut dapat terus berlanjut bagi generasi berikutnya.

Selanjutnya, Cecep Pratama memberikan paparan mengenai profil UGM dan Fakultas Teknik. Dalam penjelasannya, ia memaparkan struktur akademik di tingkat universitas yang mencakup berbagai fakultas, sekolah, program studi, program double degree, program internasional,dan pusat studi yang tersedia. Secara khusus, ia menjelaskan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) UGM sebagai bentuk pengabdian yang menerjunkan mahasiswa ke seluruh provinsi untuk mendekatkan dunia akademik dengan masyarakat. Di hadapan para siswa, Cecep Pratama juga menguraikan konsep hubungan sosial di mana setiap individu pada dasarnya hanya berjarak enam hingga tujuh orang dari figur penting. Melalui jalur pendidikan di UGM, jarak sosial tersebut dapat dipersingkat melalui akses jaringan alumni dan kemitraan strategis yang luas.

Setelah memaparkan profil universitas, penjelasan dilanjutkan secara spesifik mengenai Departemen Teknik Geodesi FT UGM. Cecep Pratama menjelaskan bahwa departemen ini memiliki dua konsentrasi bidang keilmuan, yaitu Teknik Geodesi dan Teknik Geoinformatika. Sesi materi ini kemudian mengulas mendalam mengenai cakupan keilmuan serta prospek kerja lulusan dari kedua konsentrasi tersebut di berbagai sektor pemerintah maupun swasta.

Setelah pemaparan mengenai profil UGM, kegiatan dilanjutkan dengan sesi interaktif yang memberikan kesempatan bagi sejumlah siswa untuk mengajukan pertanyaan secara langsung mengenai dunia perkuliahan dan rumpun ilmu geodesi. Kunjungan studi ini kemudian ditutup dengan sesi pengenalan alat-alat survei dan pemetaan, dimana para siswa berkesempatan melihat langsung teknologi geospasial yang digunakan dalam proses pembelajaran di Departemen Teknik Geodesi UGM.

Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menorehkan capaian dalam bidang inovasi dan pengembangan teknologi geospasial melalui perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) tingkat nasional untuk karya berjudul “Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang.”

Karya ini merupakan hasil kolaborasi lintas peneliti yang melibatkan dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Tim pengembang terdiri atas Dr. Yulaikhah, S.T., M.T.; Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU.; Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D.; Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Azis Mulya Affandy; Lissatu Qurrotil Ainiyyah; Muhammad Azhar Rafi’ Samudra; Fiqri Fahra; Iqbal Hanun Azizi, S.T.; Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc.; Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU.; Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng.; Dr. Ir. Bilal Ma’ruf, S.T., M.T.; Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU.; serta Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D.

Peta 3D tersebut dikembangkan untuk menghadirkan representasi spasial yang lebih detail dan informatif mengenai kawasan Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang. Dengan memanfaatkan teknologi pemetaan dan pemodelan tiga dimensi, produk ini mampu menyajikan visualisasi wilayah secara lebih komprehensif dibandingkan peta konvensional.

Pemanfaatan peta tiga dimensi memiliki berbagai potensi aplikasi, mulai dari perencanaan kawasan, kegiatan pendidikan dan pelatihan, pengelolaan aset, promosi kawasan wisata, hingga mitigasi dan manajemen kebencanaan. Kehadiran model spasial yang lebih realistis juga dapat membantu pengguna dalam memahami kondisi lapangan secara lebih akurat.

Pada tahun 2026, karya ini memperoleh pengakuan sebagai HKI Nasional dan termasuk dalam kategori “Membuat rancangan dan karya teknologi yang dipatenkan atau terdaftar di HaKI secara nasional dalam bentuk paten sederhana yang telah memiliki sertifikat dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.”

Keberhasilan ini menunjukkan kuatnya budaya kolaborasi riset di lingkungan DTGD FT UGM yang melibatkan berbagai bidang keahlian geodesi, geomatika, pemetaan digital, serta teknologi informasi geospasial. Selain menghasilkan luaran ilmiah, penelitian yang dilakukan juga diarahkan untuk menghasilkan produk inovatif yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan.

Perolehan HKI ini sekaligus menjadi bukti kontribusi Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung pengembangan teknologi geospasial nasional. Melalui inovasi yang berkelanjutan, DTGD FT UGM terus berupaya menghasilkan karya-karya yang tidak hanya memiliki nilai akademik, tetapi juga memberikan manfaat praktis bagi pembangunan dan pengelolaan wilayah di Indonesia.

Capaian ini diharapkan dapat mendorong semakin banyak kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan mitra eksternal dalam menghasilkan inovasi geospasial yang berdampak luas bagi masyarakat dan kemajuan ilmu pengetahuan.

Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial

BeritaPenelitian Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Komitmen sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) dalam mengembangkan inovasi teknologi geospasial kembali tercermin melalui berbagai capaian Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang berhasil didaftarkan. Dua akademisi DTGD FT UGM, Dr. Ir. Catur Aries Rokhmana, S.T., M.T. dan Dr. Dedi Atunggal S.P., S.T., M.Sc., menjadi bagian dari sejumlah inovasi yang berfokus pada pemetaan, teknologi GNSS (Global Navigation Satellite System), serta pengembangan perangkat geospasial yang aplikatif.

Salah satu karya yang telah memperoleh perlindungan HKI adalah Geotagging+, yang didaftarkan sebagai Hak Cipta pada tahun 2022 dengan nomor permohonan EC00202267225. Inovasi ini dikembangkan oleh Dr. Catur Aries Rokhmana, Nuaim Hammad Ausi, dan Dr. Dedi Atunggal. Geotagging+ dirancang untuk mendukung pengelolaan informasi spasial yang lebih efektif melalui integrasi data lokasi pada berbagai aktivitas survei dan pemetaan.

Selain itu, kedua akademisi tersebut juga mendaftarkan GPS untuk Kamera Smartphone sebagai Desain Industri pada tahun 2025 dengan nomor permohonan A00202505799. Inovasi ini bertujuan meningkatkan akurasi informasi posisi pada perangkat kamera smartphone sehingga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan dokumentasi dan pengumpulan data geospasial di lapangan.

Capaian HKI tersebut merupakan bagian dari rangkaian penelitian yang telah lama dikembangkan oleh Dr. Catur Aries Rokhmana dan Dr. Dedi Atunggal dalam bidang teknologi survei dan pemetaan modern. Keduanya dikenal aktif mengembangkan berbagai inovasi berbasis geospasial, termasuk GeoCam dan GeoPen.

GeoCam dikembangkan sebagai solusi untuk mendukung survei dan pemodelan tiga dimensi (3D) secara lebih efisien, sementara GeoPen dirancang sebagai perangkat pemetaan yang presisi, portabel, dan mudah digunakan dalam berbagai kondisi lapangan. Pengembangan kedua teknologi tersebut menunjukkan upaya nyata dalam menghadirkan inovasi yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan secara luas oleh industri maupun masyarakat.

Menurut berbagai studi dan pengalaman lapangan, kebutuhan akan teknologi pemetaan yang cepat, akurat, dan mudah dioperasikan terus meningkat seiring berkembangnya transformasi digital di sektor geospasial. Oleh karena itu, perlindungan HKI menjadi langkah penting untuk memastikan hasil penelitian dapat terus dikembangkan, dimanfaatkan, dan dikomersialisasikan secara berkelanjutan.

Keberhasilan memperoleh HKI ini sekaligus memperkuat posisi Departemen Teknik Geodesi FT UGM sebagai salah satu pusat pengembangan inovasi geospasial di Indonesia. Melalui sinergi antara penelitian, pendidikan, dan hilirisasi teknologi, DTGD FT UGM terus mendorong lahirnya berbagai solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, industri, dan pembangunan nasional.

Capaian Dr. Catur Aries Rokhmana dan Dr. Dedi Atunggal menjadi contoh bagaimana hasil riset di perguruan tinggi dapat menghasilkan inovasi yang berdampak nyata serta memiliki nilai tambah melalui perlindungan kekayaan intelektual. Dengan semangat inovasi yang berkelanjutan, akademisi DTGD FT UGM diharapkan terus berkontribusi dalam pengembangan teknologi geospasial Indonesia di masa mendatang.

Konsistensi Menjadi Kunci: Perjalanan Dr. Dedi Atunggal Menjaga Gaya Hidup Aktif Melalui Lari

Berita Selasa, 23 Juni 2026

Yogyakarta, 23 Juni 2026 – Di tengah kesibukannya sebagai dosen dan akademisi, Dr. Dedi Atunggal menunjukkan bahwa menjaga kesehatan dan kebugaran tetap dapat menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari. Melalui konsistensi yang dijaga selama lebih dari satu tahun terakhir, dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) ini berhasil mencatat perkembangan yang signifikan dalam aktivitas larinya.

Perjalanan tersebut dimulai pada Oktober 2024. Saat itu, lari masih dilakukan dengan metode run and walk, yaitu berlari dan berjalan secara bergantian. Menyelesaikan jarak 5 kilometer masih menjadi tantangan tersendiri, dengan napas yang belum stabil dan kecepatan lari yang masih jauh dari target yang diinginkan.

Namun, dengan latihan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, perkembangan mulai terlihat. Pada Desember 2024, Dr. Dedi sudah mampu menyelesaikan lari 5 kilometer dengan lebih stabil. Sebulan kemudian, pada Januari 2025, ia berhasil menuntaskan lari 10 kilometer untuk pertama kalinya.

Perjalanan tersebut terus berlanjut hingga Desember 2025, ketika ia memberikan hadiah istimewa bagi dirinya sendiri di hari ulang tahun dengan menyelesaikan lari sejauh 14,12 kilometer. Jarak yang sebelumnya terasa sulit dibayangkan kini menjadi pencapaian yang dapat diraih melalui proses yang konsisten.

Saat ini, kemampuan larinya terus berkembang. Kecepatan lari yang dahulu menjadi tantangan kini semakin nyaman dijalani, bahkan dalam beberapa sesi latihan tertentu mampu mencapai ritme yang lebih tinggi. Meski demikian, bagi Dr. Dedi, capaian tersebut bukanlah hasil dari bakat semata ataupun perlengkapan olahraga yang mahal.

Menurutnya, faktor terpenting dalam perjalanan tersebut adalah konsistensi.

“Kemajuan besar sering kali lahir dari latihan-latihan kecil yang dilakukan berulang kali,” ungkapnya.

Berdasarkan pengalaman pribadinya, terdapat empat aspek penting yang perlu dijaga untuk mendukung konsistensi dalam berolahraga, yaitu tidur yang cukup untuk pemulihan tubuh, pola makan yang baik, latihan yang terstruktur sesuai kebutuhan, serta kemampuan menjaga suasana hati dan mengelola stres.

Prinsip tersebut sejalan dengan pendekatan ilmiah terhadap kebugaran, di mana performa fisik tidak hanya ditentukan oleh intensitas latihan, tetapi juga oleh kualitas pemulihan dan keseimbangan kondisi mental.

Bagi mereka yang baru memulai perjalanan olahraga, Dr. Dedi juga memberikan pesan sederhana namun bermakna. Ia mengingatkan agar tidak membandingkan proses yang sedang dijalani dengan pencapaian orang lain.

“Tidak harus cepat. Tidak harus jauh. Tidak harus sempurna. Yang penting terus bergerak, terus belajar, dan terus kembali lagi esok hari.”

Kisah Dr. Dedi Atunggal menjadi contoh bahwa konsistensi dalam menjalani kebiasaan positif dapat menghasilkan perubahan yang nyata. Di tengah aktivitas akademik yang padat, komitmen untuk menjaga kesehatan fisik dan mental menjadi investasi penting yang mendukung produktivitas serta kualitas hidup yang lebih baik.

Semangat yang ditunjukkan oleh Dr. Dedi sekaligus menjadi inspirasi bagi sivitas akademika DTGD FT UGM untuk terus menerapkan gaya hidup sehat, aktif, dan berkelanjutan. Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan hanya tentang mencapai garis finis, tetapi juga tentang menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. 🏃‍♂️✨

Sambut Siswa SMA Bakti Idhata, Teknik Geodesi UGM Kembali Buka Agenda Kunjungan Sekolah

Berita Senin, 22 Juni 2026

Yogyakarta, 22 Juni 2026 –  Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada menerima kunjungan studi dari SMA Bakti Idhata pada Senin, 22 Juni 2026. Sebanyak 108 siswa hadir dalam rombongan ini, yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, 58 siswa mengunjungi Departemen Teknik Geodesi di Ruang III.4 Lantai 3 Gedung DTGD, sedangkan 50 siswa lainnya mengunjungi Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika (DTNTF). 

Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Bimbingan Konseling SMA Bakti Idhata. Dalam penyampaiannya, beliau mengungkapkan bahwa kunjungan ke UGM ini merupakan target utama sekolah untuk memberikan gambaran serta motivasi langsung bagi para siswa mengenai jalur masuk dan kehidupan akademik di UGM. Pihak sekolah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas sambutan hangat yang diberikan oleh keluarga besar Teknik Geodesi UGM.

Menanggapi hal tersebut, Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D. selaku ketua Program Studi Program Sarjana Teknik Geodesi menyambut baik kehadiran para siswa dan guru pendamping. Beliau membeberkan bahwa agenda ini menjadi momen yang spesial, mengingat ini merupakan kali pertama DTGD FT UGM kembali menerima kunjungan sekolah secara resmi setelah sempat jeda selama satu tahun terakhir.

Dalam sesi pemaparan utama, Pak Heri memberikan pengenalan komprehensif mengenai profil Universitas Gadjah Mada, lingkungan Fakultas Teknik, hingga mengupas tuntas mengenai Program Studi Teknik Geodesi. Beliau menjelaskan secara detail cakupan ilmu geodesi dan geoinformatika, mulai dari pemetaan bumi, sistem informasi geospasial, hingga prospek karier lulusannya yang luas. Suasana kunjungan juga diselingi dengan sesi interaktif, di mana perwakilan siswa berkesempatan mengajukan pertanyaan langsung seputar perkuliahan dan dunia Teknik Geodesi dan Teknik Geoinformatika. Selain itu, Pak Heri juga memperkenalkan secara mendetail berbagai peralatan mutakhir yang digunakan dalam pekerjaan geodesi dan memberikan gambaran langsung mengenai aktivitas praktis di bidang geospasial.

Dosen Teknik Geodesi UGM Berbagi Inspirasi dalam Inspiring Lecturer Program Paragon Corp

Berita Senin, 22 Juni 2026

Yogyakarta, 22 Juni 2026 – Dosen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM), Dr. Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., kembali menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan tinggi nasional melalui partisipasinya sebagai narasumber pada Inspiring Lecturer Program (ILP) yang diselenggarakan oleh Paragon Corp.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut merupakan bagian dari rangkaian Mandatory Bootcamp Series dengan tema “Reimagining the Classroom: Teaching in the Age of Gen Z”. Program ini diikuti oleh dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki semangat untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan adaptasi metode pengajaran di era generasi digital.

Dalam sesi tersebut, Dr. I Made Andi Arsana berbagi pengalaman dan pemikirannya mengenai tantangan serta peluang dunia pendidikan tinggi dalam menghadapi karakteristik Generasi Z yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat. Diskusi menyoroti pentingnya inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital secara bijak, serta pengembangan lingkungan belajar yang lebih interaktif, relevan, dan berpusat pada mahasiswa.

Sebagai akademisi yang aktif dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, Dr. I Made Andi Arsana dikenal memiliki perhatian besar terhadap pengembangan metode pembelajaran yang adaptif terhadap perubahan zaman. Keterlibatannya dalam program nasional seperti Inspiring Lecturer Program menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata civitas akademika DTGD FT UGM dalam mendorong transformasi pendidikan tinggi Indonesia.

Program Inspiring Lecturer sendiri merupakan inisiatif Paragon Corp yang bertujuan membangun ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dengan menghadirkan para akademisi dan praktisi inspiratif sebagai fasilitator bagi dosen-dosen di seluruh Indonesia. Melalui program ini, peserta diajak untuk mengeksplorasi pendekatan baru dalam proses belajar mengajar sehingga mampu menjawab kebutuhan generasi mahasiswa masa kini dan masa depan.

Partisipasi Dr. I Made Andi Arsana dalam kegiatan ini sekaligus memperkuat peran Departemen Teknik Geodesi FT UGM sebagai institusi yang tidak hanya unggul dalam bidang geodesi dan geomatika, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pengembangan kualitas pendidikan tinggi di tingkat nasional.

Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, sivitas akademika DTGD FT UGM terus berupaya menghadirkan dampak yang lebih luas melalui berbagai kegiatan akademik, profesional, dan pengabdian yang mendukung kemajuan pendidikan serta pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Pengabdian untuk Negeri: Dr. Ir. Bilal Ma’ruf Mendampingi Mahasiswa KKN di Mentawai

BeritaKegiatan Mahasiswa Minggu, 21 Juni 2026

Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, 21 Juni 2026 – Sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali berkontribusi dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Tahun 2026 melalui keterlibatan dosen sebagai pembimbing lapangan di berbagai wilayah Indonesia. Salah satu dosen DTGD FT UGM, Dr. Ir. Bilal Ma’ruf, mendapat amanah untuk mendampingi mahasiswa KKN yang bertugas di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.

Keberangkatan tim KKN ke Kepulauan Mentawai menjadi awal pelaksanaan program pengabdian yang bertujuan mendukung pemberdayaan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di daerah. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan keterampilan yang dimiliki untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat setempat.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Bilal Ma’ruf bertanggung jawab memberikan pendampingan akademik, arahan pelaksanaan program, serta memastikan kegiatan yang dirancang mahasiswa dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kehadiran dosen pembimbing juga menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelaksanaan KKN sekaligus memperkuat hubungan antara UGM dan masyarakat di lokasi pengabdian.

Kepulauan Mentawai dikenal sebagai wilayah kepulauan dengan kekayaan budaya, sumber daya alam, dan potensi wisata yang besar. Di sisi lain, kondisi geografis yang khas menghadirkan berbagai tantangan dalam aspek pembangunan, pendidikan, kesehatan, maupun pengelolaan lingkungan. Melalui KKN-PPM, mahasiswa diharapkan dapat berkolaborasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat untuk mengembangkan berbagai program yang relevan dengan kebutuhan daerah.

Partisipasi Dr. Bilal Ma’ruf dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Keterlibatan dosen dalam KKN tidak hanya memperkaya pengalaman belajar mahasiswa, tetapi juga memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM yang mengabdi di Kepulauan Mentawai. Semoga seluruh program yang dijalankan dapat berlangsung dengan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat, serta menjadi pengalaman berharga dalam mengembangkan kepemimpinan, empati, dan semangat pengabdian.

Mengabdi untuk Negeri, Berkarya Bersama Masyarakat dari Kepulauan Mentawai. 🌏✨

Dosen Teknik Geodesi UGM Dampingi Mahasiswa KKN-PPM UGM di Kepulauan Kei

BeritaKegiatan Mahasiswa Minggu, 21 Juni 2026

Kepulauan Kei, Maluku Tenggara, 21 Juni 2026 – Komitmen Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) dalam mendukung pengabdian kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui keterlibatan dosennya dalam program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM Tahun 2026. Salah satu dosen DTGD FT UGM, Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, mendapat amanah sebagai dosen pembimbing lapangan bagi mahasiswa KKN yang bertugas di wilayah Kepulauan Kei, Maluku Tenggara.

Keberangkatan tim KKN menuju Kepulauan Kei menandai dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian yang akan dilaksanakan selama beberapa minggu ke depan. Program ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus berkolaborasi dengan masyarakat dalam mengidentifikasi kebutuhan dan merancang solusi bagi berbagai tantangan pembangunan di daerah.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Prof. Leni memiliki peran penting dalam memberikan arahan akademik, pendampingan, serta memastikan program-program yang dijalankan mahasiswa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Kehadiran dosen pembimbing juga menjadi jembatan antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mewujudkan kegiatan pengabdian yang berkelanjutan.

Kepulauan Kei merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi besar di bidang kelautan, perikanan, pariwisata, dan pengelolaan sumber daya wilayah pesisir. Melalui program KKN-PPM, mahasiswa diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat, edukasi, pemetaan potensi wilayah, serta pengembangan program yang mendukung pembangunan lokal sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Keterlibatan Prof. Leni dalam program ini mencerminkan peran aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Selain memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa, program KKN juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh mahasiswa KKN-PPM UGM yang ditempatkan di Kepulauan Kei. Semoga kegiatan yang dilaksanakan dapat berjalan lancar, memberikan pengalaman yang bermakna, serta menghasilkan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Selamat mengabdi dan membawa semangat UGM untuk Indonesia dari Kepulauan Kei. 🌏✨

DTGD FT UGM dan SKALA Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaPelatihan Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 8–12 Juni 2026 – Melalui kolaborasi bersama SKALA, Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 8–12 Juni 2026.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Melalui pelatihan ini, SKALA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong transformasi digital. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan data pajak daerah yang lebih modern dan terintegrasi dengan teknologi pemetaan.

Pelatihan diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan SKALA, diantaranya SKALA, Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Pemerintah Daerah Gianyar, Pemerintah Daerah Lombok Timur, Pemerintah Daerah Sragen, Pemerintah Daerah Papua Pegunungan, Pemerintah Daerah Papua Tengah, Pemerintah Daerah Aceh, Pemerintah Daerah Surakarta, Pemerintah Daerah Maluku, Pemerintah Daerah Kalimantan Utara, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Daerah Gorontalo, Pemerintah Daerah Probolinggo, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat.

Rangkaian pelatihan ini diikuti secara penuh oleh seluruh peserta dari awal hingga akhir. Suasana kelas berjalan interaktif, terutama saat memasuki sesi praktik pengolahan data spasial dan bedah studi kasus. Para peserta tampak aktif bertukar pikiran mengenai penerapan teknologi SIG untuk kebutuhan pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, hingga strategi optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah.

Membuka jalannya pelatihan pada Senin, 8 Juni 2026, Prof. Trias dalam sambutannya menekankan urgensi integrasi data geospasial di sektor pemetaan wilayah. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci utama dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang tidak hanya akurat dan efisien, tetapi juga berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. mengawali sesi dengan memaparkan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Pemaparan dilanjutkan oleh Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. yang mengulas materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Sebagai penutup hari pertama, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. menyampaikan materi  mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Memasuki hari kedua, peserta menerima pembekalan materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik bersama Krishna Duta Wibisono, S.T. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. yang membahas materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga dibuka terlebih dahulu dengan sesi praktik yang dipandu oleh Krishna Duta Wibisono, S.T.  Selanjutnya, Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, yang kemudian disusul sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng. kembali membawakan sesi praktik yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Penyusunan Peta ZNT oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. Peserta juga diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta benar-benar memahami sekaligus mampu mengaplikasikan teori dan praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam pidato penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan partisipasi aktif seluruh peserta sepanjang acara.

Prof. Trias berharap wawasan serta pengalaman yang didapatkan selama lima hari ini dapat segera diterapkan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus disebarluaskan ke instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui inisiasi ini, DTGD FT UGM juga berharap sinergi antara akademisi dan jajaran pemerintahan dapat terus diperkuat guna mendorong sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, serta berbasis teknologi geospasial.

Dr. Ir. Bilal Ma’ruf Jalin Kolaborasi untuk Mendukung KKN-PPM UGM di Mentawai

Berita Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM 2026 di Kepulauan Mentawai mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Ir. Bilal Ma’ruf turut menginisiasi dan memperkuat kolaborasi dengan mitra eksternal guna mendukung kelancaran kegiatan pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.

Dalam rangka persiapan keberangkatan mahasiswa KKN-PPM UGM ke Kepulauan Mentawai, Dr. Bilal Ma’ruf menjalin kerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menunjang berbagai kegiatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

KKN-PPM UGM di Kepulauan Mentawai merupakan salah satu program pengabdian yang bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pengembangan potensi lokal, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Dukungan dari berbagai mitra menjadi faktor penting dalam memastikan program dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Bilal Ma’ruf tidak hanya bertugas memberikan arahan akademik kepada mahasiswa, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi yang dapat memperkuat pelaksanaan program di lapangan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat UGM untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Keterlibatan aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM dalam pelaksanaan KKN-PPM menunjukkan komitmen departemen dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai bentuk kolaborasi dan inovasi, diharapkan program KKN-PPM UGM 2026 di Kepulauan Mentawai dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan KKN-PPM UGM 2026. Semangat kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.

123…22

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei    

Berita Terakhir

  • Departemen Teknik Geodesi UGM Terima Kunjungan Studi Lapangan dari SMA Negeri 1 Pandaan
  • Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang
  • Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial
  • Konsistensi Menjadi Kunci: Perjalanan Dr. Dedi Atunggal Menjaga Gaya Hidup Aktif Melalui Lari
  • Sambut Siswa SMA Bakti Idhata, Teknik Geodesi UGM Kembali Buka Agenda Kunjungan Sekolah
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY