Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Dosen
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • Oktober
  • 20
Arsip 2026:

20 Oktober

Eksplorasi Dunia Tambang Bawah Tanah: Kuliah Umum Bersama Deny Saputra Yusuf di Teknik Geodesi UGM

Berita Selasa, 20 Oktober 2026

Yogyakarta, Oktober 2026 — Departemen Teknik Geodesi UGM menyelenggarakan kuliah umum inspiratif mengenai dunia survei tambang bawah tanah pada Senin, 19 Oktober 2026, yang bertempat di Ruang III.1. Acara ini menghadirkan Deny Saputra Yusuf, seorang praktisi alumni yang kini menjabat sebagai Mine Surveyor di MMG Limited, Tasmania, Australia. Kegiatan sharing session ini diselenggarakan dengan tujuan untuk membagikan wawasan global serta pengalaman nyata kepada para mahasiswa mengenai dinamika, tantangan operasional, serta peluang karir yang luas di industri pertambangan bawah tanah.

Dalam kegiatan tersebut, Deny menjelaskan secara komprehensif bagaimana siklus operasional tambang bawah tanah bekerja dan perbedaannya dengan tambang terbuka (open pit), termasuk pengenalan metode penambangan seperti Cut and Fill, Sub Level Stoping, dan Block Caving. Ia menyoroti peran krusial ilmu pengukuran di lingkungan bawah tanah melalui berbagai aplikasi teknis, mulai dari pelaksanaan survey pick-up untuk merekam posisi penggalian, survey mark-up guna memandu arah pembangunan terowongan, penentuan posisi alat bor (rig setup), hingga pengawasan deformasi batuan demi menjamin keselamatan kerja para penambang.

Untuk mendukung pelaksanaan tugas yang penuh risiko dan tantangan tersebut, Deny memaparkan bahwa para surveyor modern sangat bergantung pada integrasi berbagai perangkat teknologi mutakhir di lapangan. Alat-alat canggih seperti Total Station, Cavity Monitoring System (CMS), Cavity Auto-Scanning Laser System (CAL-S), dan Terrestrial Laser Scanner menjadi standar instrumen yang digunakan, ditambah dengan tren pemanfaatan drone untuk memetakan fitur as-built 3D di area yang sulit dijangkau. Kuliah umum ini kemudian ditutup dengan sesi kuis interaktif yang mengajak mahasiswa berpikir kritis mengenai masa depan teknologi pemindaian 3D dalam survei bawah tanah

Sinergi Teknik Geodesi UGM, KLH, dan World Bank: Kembangkan Dashboard Pemodelan Spasial untuk Mitigasi Karhutla Lahan Gambut

Berita Selasa, 20 Oktober 2026

Yogyakarta, Oktober 2026 — Dalam upaya strategis memitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) turut mengambil peran krusial melalui kolaborasi lintas sektor. Pada Jumat (16/10), tim DTGD UGM yang diwakili oleh Prof. Trias Aditya dan Dany Puguh Laksono, bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan World Bank, menggelar diskusi intensif terkait rencana intervensi pembasahan lahan gambut (rewetting) pada 337 Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG). Diskusi ini berfokus pada penyusunan skenario pembasahan gambut prioritas di enam provinsi rawan karhutla, dengan memadukan basis data spasial, pemodelan hidrologis, dan pendekatan sosial masyarakat.

Salah satu terobosan utama yang ditawarkan oleh tim DTGD UGM adalah pengembangan dashboard simulasi pembasahan gambut. Dashboard ini mengintegrasikan ekstraksi data stasiun Tinggi Muka Air Tanah (TMAT), model elevasi digital (LiDAR/DEM), serta data kemiringan lereng (slope) untuk memodelkan penempatan sekat kanal dan sistem pompanisasi secara presisi. Pemodelan ini sangat penting untuk mendukung implementasi konsep water sharing atau tata kelola berbagi air antara area konsesi perusahaan dan lahan masyarakat di sekitarnya. Perwakilan KLH, Waluyo, menegaskan bahwa selama ini area di luar konsesi sering kali mengering dan rawan terbakar karena ketiadaan manajemen air yang terintegrasi. Ia menyatakan ketertarikannya dengan konsep water sharing tersebut untuk segera diadopsi dan dieskalasi di tingkat nasional.

Intervensi pada lahan gambut tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga membutuhkan penerimaan sosial yang baik di lapangan. Perwakilan World Bank, Hasna dan Hanna, menyoroti pentingnya pelibatan masyarakat lokal sebelum tahap Detailed Engineering Design (DED) dieksekusi. Pembangunan infrastruktur sekat kanal kerap kali berbenturan dengan aktivitas ekonomi warga yang memanfaatkan kanal sebagai jalur transportasi utama. Untuk menjembatani hal tersebut, pemodelan dari UGM akan digabungkan dengan data batas desa, riwayat kebakaran (burn scars), dan Indeks Desa Membangun (IDM). Pendekatan ini memastikan bahwa prioritas intervensi tidak hanya tepat secara teknis dalam mencegah amblesan tanah (land subsidence) dan kekeringan, tetapi juga mendukung masyarakat di area buffer zone sejauh 5 kilometer di sekitar area konsesi.

Pemodelan dashboard dan analisis KHG prioritas ini akan menjadi basis sains (scientific base) yang kuat untuk dibawa ke tingkat pengambil kebijakan. Dalam waktu dekat, hasil kolaborasi ini akan dipresentasikan dalam Focus Group Discussion (FGD) tingkat nasional yang melibatkan lintas kementerian seperti Bappenas, ATR/BPN, dan Kementerian PU, serta perguruan tinggi dan pemerintah daerah setempat. Sinergi antara ketajaman analisis spasial dari UGM, arah kebijakan dari KLH, dan kerangka sosial dari World Bank ini diharapkan mampu menghadirkan solusi jangka panjang dalam menjaga kelestarian ekosistem gambut dan membebaskan Indonesia dari krisis karhutla tahunan.

Agenda

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
« Sep    

Berita Terakhir

  • Eksplorasi Dunia Tambang Bawah Tanah: Kuliah Umum Bersama Deny Saputra Yusuf di Teknik Geodesi UGM
  • Sinergi Teknik Geodesi UGM, KLH, dan World Bank: Kembangkan Dashboard Pemodelan Spasial untuk Mitigasi Karhutla Lahan Gambut
  • Dari Geodesi UGM ke Menara Petronas: Tentang Alumni dan Hubungan yang Terus Terjaga
  • Diplomasi yang Akrab: Cerita dari Sebuah Pertemuan di Kuala Lumpur
  • Lebih dari Sekadar Pembimbing: Kisah Reuni Akademik Dr. Nasir dan Alumni UTP
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY