JAKARTA – Usai menyambangi PT Pertamina (Persero), rombongan Geodesi Visit (GESIT) x Entrepreneurship 2026 Keluarga Mahasiswa Teknik Geodesi (KMTG) FT UGM sejumlah 80 mahasiswa dan didampingi oleh Sekretaris Program Studi Sarjana Teknik Geodesi, Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc., serta Dosen Teknik Geodesi UGM, Calvin Wijaya, S.T., M.Eng., melanjutkan agenda kunjungan ke PT Hutama Karya (Persero) pada Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di HK Tower, Jakarta Pusat, pada pukul 13.00–17.00 WIB ini berfokus pada pemanfaatan instrumen geospasial terbarukan dan metode survei modern dalam pembangunan infrastruktur jalan tol.
Pemanfaatan Geoinformatika dan Pemantauan Deformasi
Rombongan UGM diterima secara langsung oleh Senior Vice President Departemen Digital Technology Divisi Engineering, Riset, & Teknologi Informasi PT Hutama Karya, Bapak Dhono Nugroho. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademisi UGM serta memaparkan gambaran umum mengenai profil perusahaan.
Sesi gambaran umum perusahaan (Corporate Overview) dilanjutkan oleh Bapak Guge Faizal Rahman Bastarie, yang juga merupakan alumni Teknik Geodesi UGM angkatan 2010.

Selanjutnya, materi teknis mengenai “Geoinformatika, Monitoring Deformasi, dan Peluang Karier” dipaparkan secara berkesinambungan oleh Bapak Billy Silaen (Analyst Bagian Engineering & Digital Construction) dan Ibu Dyah Widyaningrum (Analyst Bagian Riset dan Pengembangan). Dalam sesi ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana pemetaan presisi tinggi dan pemantauan deformasi struktur menjadi krusial dalam menjamin keamanan dan kualitas konstruksi jalan tol.

Live Demo Interaktif Instrumen Geospasial Modern
Salah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah peragaan secara langsung (live demo) berbagai alat pemetaan dan instrumen geospasial canggih yang digunakan oleh PT Hutama Karya. Demonstrasi interaktif ini dipandu oleh tim tim Riset dan Pengembangan (Officer Bagian Riset & Pengembangan), yaitu Bapak Antonius Tambunan, Bapak Sheva Aulia Rahman, dan Ibu Fifia Wahyu Caesari.
Para mahasiswa berkesempatan melihat langsung operasional perangkat terkini, antara lain:
-
Drone VTOL (Vertical Take-Off and Landing) untuk pemetaan area luas,
-
Mobile Laser Scanner (MLS) dan SLAM (Simultaneous Localization and Mapping) untuk pemetaan spasial cepat,
-
Terrestrial Laser Scanner (TLS) dan Robotic Total Station (RTS) untuk pemantauan presisi, serta
-
Dashboard dan sistem pemantauan digital terpadu milik perusahaan.
Mahasiswa terlihat sangat antusias berdiskusi dan mengamati bagaimana teknologi hardware maupun software geospasial terbarukan diterapkan secara langsung di lapangan untuk mendukung alur kerja konstruksi digital (digital construction).




