Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan kegiatan akademik Kemah Kerja sebagai ajang aplikasi praktis bagi para mahasiswa. Pada tahun 2026 ini, sebanyak 149 mahasiswa Program Studi Sarjana Teknik Geodesi angkatan 2023 terjun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pemetaan terintegrasi di wilayah Bayat, Kabupaten Klaten. Selama kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 4 hingga 16 Januari 2026 tersebut, para mahasiswa menginap dan memusatkan aktivitasnya di Stasiun Lapangan Geologi “Prof. R. Soeroso Notohadiprawiro”. Untuk memastikan akurasi teknis dan pencapaian target kurikulum, setiap harinya terdapat delapan dosen pembimbing lapangan (DPL) yang melakukan pendampingan intensif serta pengawasan langsung di lokasi pengukuran.

Rangkaian kegiatan teknis yang dilakukan meliputi berbagai tahapan survei modern yang menjadi standar kompetensi mahasiswa, dimulai dari pengolahan data GNSS/GPS metode statik untuk penentuan Ground Control Point (GCP) sebagai kerangka acuan dasar pemetaan. Selanjutnya, para mahasiswa melakukan pemetaan situasi dan topografi secara mendetail guna mempraktikkan teori penyajian gambaran relief serta fitur bumi yang akurat. Sebagai bagian dari tugas akademik, mahasiswa juga mengolah hasil pengukuran tersebut ke dalam bentuk produk akhir berupa infografis peta desa dan penyusunan data spasial sebagai syarat pemenuhan mata kuliah terkait.
Kemah Kerja ini dirancang khusus untuk mengasah kemampuan teknis mahasiswa dalam mengoperasikan alat survei mutakhir, sekaligus melatih manajemen proyek dan kerja sama tim dalam menghadapi tantangan medan yang nyata. Melalui integrasi antara data lapangan dan pengolahan digital, mahasiswa diharapkan mendapatkan pengalaman kerja profesional yang komprehensif sebelum menyelesaikan studi mereka. Seluruh rangkaian kegiatan selama dua pekan ini menjadi bekal teknis utama bagi para mahasiswa untuk memperkuat keahlian mereka sebagai calon surveyor yang kompeten di masa depan.
