Bandung, 25 Januari 2026 – Tim peneliti dari Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kegiatan pengukuran Global Navigation Satellite System (GNSS) di kawasan Sungai Citarum dan Masjid Al Jabbar, Kota Bandung, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian bertajuk pemantauan level air menggunakan teknologi refleksi sinyal GNSS untuk mendukung mitigasi bencana banjir serta pengelolaan sumber daya energi air dalam rangka peningkatan ketahanan pangan. Kegiatan ini dipimpin oleh Prof. Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng. selaku Ketua Tim Peneliti. Turut serta dalam kegiatan ini Prof. Dr. Buldan Muslim, M.Si., Dr. Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc., serta Iqbal Hanun Azizi, A.Md.

Pengukuran GNSS dilaksanakan pada tanggal 23–25 Januari 2026 di dua lokasi utama, yaitu sepanjang Sungai Citarum dan area perairan di sekitar Masjid Al Jabbar. Kegiatan diawali dengan survei lokasi untuk menentukan titik pengamatan yang memiliki kondisi geometris optimal serta visibilitas sinyal satelit yang baik. Setelah titik pengamatan ditetapkan, tim melakukan pemasangan alat GNSS pada tripod di lokasi yang representatif terhadap permukaan air. Tahapan pengukuran meliputi penentuan titik pemasangan, instalasi dan penstabilan alat, konfigurasi sistem perekaman data, pengujian kualitas penerimaan sinyal satelit, serta pemantauan kondisi lingkungan yang berpotensi mempengaruhi kualitas sinyal refleksi.
Selama kegiatan berlangsung, tim melakukan pemantauan berkala terhadap performa alat serta diskusi teknis guna memastikan kualitas data yang diperoleh. Hasil sementara menunjukkan bahwa sistem GNSS dapat beroperasi dengan baik di kedua lokasi pengamatan. Sinyal satelit diterima secara stabil dan sistem perekaman data berjalan sesuai dengan konfigurasi yang direncanakan.
Selain itu, tim juga mencatat beberapa faktor lingkungan dan teknis, seperti posisi pemasangan alat dan kondisi sekitar lokasi, yang dapat mempengaruhi kualitas data refleksi sinyal GNSS. Catatan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan metode pengukuran pada tahap selanjutnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penelitian RIIM 8 yang berfokus pada pengembangan metode pemantauan level air berbasis teknologi GNSS reflektometri. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam sistem mitigasi bencana banjir serta pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif dan berkelanjutan.