UGM Bahas Inovasi Digital Twin City Bersama Mitra Internasional

Yogyakarta, 13 Februari 2026 — Eksplorasi inovasi digital dalam pengembangan digital twin city menjadi topik utama dalam diskusi yang diselenggarakan oleh tim Geo-AIT bersama Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini mengangkat tema “Eksplorasi Inovasi Digital Twin City” dengan menghadirkan berbagai akademisi dan praktisi di bidang geospasial. Diskusi ini juga menjadi wadah pertukaran ide terkait pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pembangunan kota yang lebih cerdas dan terintegrasi.

Dalam kegiatan tersebut, konsep digital twin dibahas sebagai representasi digital dari kondisi nyata suatu kota yang dapat digunakan untuk simulasi dan analisis. Teknologi ini dinilai mampu membantu perencanaan kota secara lebih komprehensif dengan mengintegrasikan berbagai data spasial dan nonspasial. Selain itu, pendekatan berbasis data ini juga memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat dalam pengelolaan wilayah perkotaan.

Kegiatan ini turut menghadirkan tim riset GeoAIT yang berkolaborasi dengan Cosmowin (CMT), sebuah perusahaan platform digital twin yang telah bekerja sama dengan lebih dari 20 negara. Kehadiran mitra internasional ini memberikan perspektif global mengenai penerapan teknologi digital twin di berbagai kota dunia. Diskusi pun berkembang pada bagaimana teknologi tersebut dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik wilayah di Indonesia.

Sejumlah dosen dari Departemen Teknik Geodesi FT UGM turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, di antaranya Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU., Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., serta Dr.Eng. Ir. Purnama Budi Santosa, S.T., M.App.Sc., IPU. Selain itu, hadir pula Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D., Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU., dan Calvin Wijaya, S.T., M.Eng. yang turut memberikan pandangan akademik maupun praktis. Keterlibatan para dosen ini menunjukkan komitmen UGM dalam pengembangan teknologi geospasial berbasis inovasi digital.

Diskusi berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif dari peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Para peserta tidak hanya mendengarkan pemaparan, tetapi juga terlibat dalam sesi tanya jawab yang membahas tantangan implementasi teknologi digital twin di Indonesia. Hal ini mencerminkan tingginya minat terhadap pengembangan kota cerdas berbasis teknologi digital.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat memperkuat kolaborasi antara akademisi, industri, dan mitra internasional dalam mengembangkan ekosistem digital twin di Indonesia. Selain itu, forum ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi baru yang relevan dengan kebutuhan pembangunan perkotaan. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, teknologi digital twin diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi perencanaan kota yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Ke depan, pengembangan digital twin city diproyeksikan menjadi salah satu pilar penting dalam transformasi digital di sektor kebumian dan perkotaan. Integrasi data yang semakin kompleks menuntut adanya teknologi yang mampu mengelola dan menganalisis informasi secara real time. Oleh karena itu, sinergi antara teknologi, sumber daya manusia, dan kebijakan menjadi kunci dalam mewujudkan kota cerdas di masa depan.