Seminar AI Geospasial UGM Bahas Peran Strategis Teknologi Kebumian

Yogyakarta, 14 Februari 2026 — Seminar bertajuk “Membedah Potensi Kecerdasan Buatan dalam Teknologi Kebumian” digelar sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) di bidang geospasial. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi yang mempertemukan akademisi, mahasiswa, serta praktisi dalam satu forum ilmiah. Selain itu, seminar ini juga diharapkan mampu membuka wawasan baru terkait perkembangan teknologi terkini di sektor kebumian.

Kegiatan ini menghadirkan berbagai pemaparan mengenai peran AI dalam pengolahan data kebumian, mulai dari interpretasi citra hingga pengambilan keputusan berbasis data. Para narasumber menyoroti bagaimana teknologi AI dapat membantu mempercepat proses analisis yang sebelumnya memerlukan waktu cukup lama. Di sisi lain, pemanfaatan AI juga dinilai mampu meningkatkan akurasi hasil pengolahan data geospasial secara signifikan.

Salah satu dosen yang terlibat dalam kegiatan tersebut adalah Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. dari Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia menjelaskan bahwa integrasi AI dalam teknologi kebumian menjadi kebutuhan yang tidak terelakkan di era digital saat ini. Menurutnya, perkembangan volume data yang semakin besar menuntut adanya sistem yang mampu mengolah informasi secara cepat dan tepat.

“Pemanfaatan AI dalam teknologi kebumian membuka peluang besar dalam efisiensi pengolahan data serta meningkatkan kualitas hasil analisis,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara bidang teknologi informasi dan geospasial menjadi kunci utama dalam pengembangan inovasi ke depan. Dengan adanya sinergi tersebut, hasil penelitian dan implementasi di lapangan diharapkan semakin optimal.

Diskusi dalam seminar ini turut mengangkat berbagai contoh implementasi nyata, seperti pemetaan wilayah, mitigasi bencana, hingga perencanaan pembangunan berbasis data spasial. Para peserta terlihat aktif dalam sesi tanya jawab yang menunjukkan tingginya minat terhadap topik yang dibahas. Hal ini mencerminkan bahwa AI telah menjadi perhatian penting dalam perkembangan teknologi kebumian di Indonesia.

Penyelenggara berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi untuk mendorong inovasi di bidang AI dan geospasial secara berkelanjutan. Selain itu, seminar ini juga diharapkan mampu memperkuat hubungan antara dunia akademik dan industri dalam pengembangan teknologi. Ke depan, kerja sama lintas disiplin dinilai akan menjadi faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan di bidang kebumian.

Perkembangan teknologi berbasis AI di sektor kebumian diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan kebutuhan akan data yang cepat, akurat, dan dapat diandalkan. Inovasi yang dihasilkan dari integrasi teknologi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi berbagai sektor pembangunan. Dengan demikian, pemanfaatan AI tidak hanya menjadi tren, tetapi juga menjadi kebutuhan strategis di masa depan.