Universitas Gadjah Mada Departemen Teknik Geodesi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Apa itu Teknik Geodesi?
    • Sejarah DTGD
    • Visi dan Misi Departemen
    • Stuktur Organisasi
    • Staf Pengajar
    • Staf Tenaga Kependidikan
  • Program Studi
    • Sarjana Teknik Geodesi
    • Magister Teknik Geomatika
    • Doktor Teknik Geomatika
    • International Undergraduate Program of Geodetic Engineering
  • Kemahasiswaan
    • Admisi
    • Organisasi Mahasiswa
    • Kegiatan Mahasiswa
    • Tinggal di Jogja
  • Riset dan Publikasi
    • Kelompok Bidang Keahlian
      • Lab/KBK Survei Keteknikan
      • Lab/KBK Hidrografi
      • Lab/KBK Geodesi Geometri dan Geodesi Fisis
      • Lab/KBK Kadaster dan Teknik Geoinformatika
      • Lab/KBK Teknik Fotogrametri dan Penginderaan Jauh
    • Penelitian-Pengabdian Masyarakat
    • Jurnal JGISE
    • Konferensi CGISE
    • Geo-Land-SEA 2023
  • Layanan
    • SIJAMU DTGD
      • Dashboard Geomatika
    • Safety, Health, and Environment (SHE)
    • Layanan Akademik
    • Perpustakaan Terpadu UGM
    • Layanan TI
    • Fasilitas Pendukung
    • Hasil Survei
  • Beranda
  • 2026
  • Juni
  • hal. 2
Arsip 2026:

Juni

Menjelajahi Potensi Digital Twin di Berbagai Sektor: Dari Kampus hingga Bawah Laut

Berita Selasa, 16 Juni 2026

Yogyakarta, 16 Juni 2026 – Perkembangan teknologi informasi mendorong hadirnya berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan di berbagai sektor, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi Digital Twin. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama mahasiswa Program Studi S1 Informatika AMIKOM Yogyakarta menggelar forum diskusi akademik pada 15 Juni 2026 di Yogyakarta. Kegiatan yang dipandu oleh Ruli Andaru, Ph.D. ini menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai pemanfaatan Digital Twin sebagai representasi virtual suatu objek, sistem, maupun proses fisik yang mampu dipantau secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Diskusi diawali dengan membahas implementasi Digital Twin di lingkungan kampus sebagai living laboratory. Melalui integrasi sensor Internet of Things (IoT), kampus dapat memiliki replika digital yang mampu memantau penggunaan energi, kondisi bangunan, hingga pola mobilitas sivitas akademika secara real-time. Pendekatan ini dinilai mampu mendukung pengelolaan fasilitas yang lebih efisien, prediksi pemeliharaan infrastruktur, serta optimalisasi penggunaan ruang berdasarkan kebutuhan aktual pengguna.

Pembahasan kemudian berkembang ke berbagai sektor strategis yang dinilai memiliki potensi besar untuk menerapkan Digital Twin, seperti pemantauan lingkungan bawah laut, pengelolaan rantai daur ulang sampah, mitigasi kebakaran hutan, hingga pembangunan kota cerdas. Selain membahas peluang implementasi, peserta juga mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari kesiapan infrastruktur IoT, kapasitas komputasi awan, pemanfaatan kecerdasan buatan, hingga kebutuhan akan sumber daya manusia dan regulasi yang mampu mendukung adopsi teknologi tersebut di Indonesia.

Forum ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri dalam membangun ekosistem inovasi berbasis teknologi digital. Melalui diskusi lintas disiplin, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep Digital Twin, tetapi juga didorong untuk menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan berbasis riset dan kolaborasi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi digital, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui eksplorasi penerapan teknologi untuk pembangunan kota dan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

Gagas Kerja Sama Teknologi 3D Intelligent, Departemen Teknik Geodesi UGM Temui Perwakilan CHC Navigation China

Berita Selasa, 16 Juni 2026

Yogyakarta, 16 Juni 2026 – Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) mengadakan pertemuan strategis bersama perwakilan dari CHC Navigation, Shanghai, China. Pertemuan yang berlangsung pada Selasa (16/6) pukul 10.00 hingga 14.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Country Manager CHC Navigation untuk Indonesia, Jay Zhang, beserta jajaran delegasi, Lee Ye dan Cao Jingpeng. 

Pertemuan resmi ini dilaksanakan dalam bentuk diskusi terarah dan jamuan makan bersama di Abhayagiri Venue and Dining. Dari pihak Departemen Teknik Geodesi FT UGM, hadir jajaran pengurus dan dosen departemen, antara lain Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., Ir. Heri Sutanta, S.T., M.Sc., Ph.D., Ir. I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D., serta Cecep Pratama, S.Si., M.Si., D.Sc.

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat kemitraan akademik, khususnya melalui pengembangan kegiatan kokurikuler pada pendidikan Program Sarjana Program Studi Teknik Geodesi. Selain itu, pertemuan ini dirancang untuk menginisiasi kerja sama penelitian di lingkungan departemen dengan melibatkan pemanfaatan teknologi terkini di bidang 3D Intelligent.

Dari hasil diskusi tersebut, kedua belah pihak menyepakati rencana awal kerja sama program diseminasi terkait penggunaan teknologi 3D Intelligent. Pertemuan ini juga menghasilkan poin kesepakatan mengenai rencana mobilitas mahasiswa ke luar negeri serta penyusunan agenda kolaborasi penelitian bersama di masa mendatang. Seluruh rangkaian kegiatan penjajakan kemitraan ini berjalan dengan baik dan lancar sebagai langkah awal penguatan institusi di tingkat internasional.

DTGD FT UGM dan SKALA Gelar Pelatihan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026

BeritaPelatihan Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 8–12 Juni 2026 – Melalui kolaborasi bersama SKALA, Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Training of Trainers: Perhitungan PBB P2 Berbasis Data Spasial Tahun 2026”. Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Senin hingga Jumat, 8–12 Juni 2026.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para trainer dalam memanfaatkan teknologi geospasial dan sistem informasi geografis (SIG) untuk mendukung perhitungan potensi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) berbasis data spasial. Melalui pelatihan ini, SKALA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam menyongsong transformasi digital. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan data pajak daerah yang lebih modern dan terintegrasi dengan teknologi pemetaan.

Pelatihan diikuti oleh 26 peserta yang berasal dari berbagai unit di lingkungan SKALA, diantaranya SKALA, Direktorat Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Pemerintah Daerah Gianyar, Pemerintah Daerah Lombok Timur, Pemerintah Daerah Sragen, Pemerintah Daerah Papua Pegunungan, Pemerintah Daerah Papua Tengah, Pemerintah Daerah Aceh, Pemerintah Daerah Surakarta, Pemerintah Daerah Maluku, Pemerintah Daerah Kalimantan Utara, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur, Pemerintah Daerah Gorontalo, Pemerintah Daerah Probolinggo, Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat.

Rangkaian pelatihan ini diikuti secara penuh oleh seluruh peserta dari awal hingga akhir. Suasana kelas berjalan interaktif, terutama saat memasuki sesi praktik pengolahan data spasial dan bedah studi kasus. Para peserta tampak aktif bertukar pikiran mengenai penerapan teknologi SIG untuk kebutuhan pemetaan objek pajak, integrasi data pertanahan, hingga strategi optimalisasi estimasi potensi PBB P2 di berbagai daerah.

Membuka jalannya pelatihan pada Senin, 8 Juni 2026, Prof. Trias dalam sambutannya menekankan urgensi integrasi data geospasial di sektor pemetaan wilayah. Menurutnya, aspek tersebut menjadi kunci utama dalam mendukung tata kelola perpajakan daerah yang tidak hanya akurat dan efisien, tetapi juga berbasis data.

Rangkaian pelatihan diisi oleh dosen-dosen DTGD FT UGM yang memberikan materi teoritis maupun praktik terkait pemanfaatan teknologi geospasial dalam penilaian dan estimasi PBB P2.

Pada hari pertama, Ir. Rochmad Muryamto, M.Eng.Sc. mengawali sesi dengan memaparkan materi mengenai Pengantar dan Dasar-Dasar Sistem Informasi Geografis (SIG). Pemaparan dilanjutkan oleh Ir. Ruli Andaru, S.T., M.Eng., Ph.D. yang mengulas materi terkait Perolehan Data Spasial untuk Prediksi Potensi Pajak PBB. Sebagai penutup hari pertama, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. menyampaikan materi  mengenai Administrasi Pertanahan dan Penilaian PBB P2.

Memasuki hari kedua, peserta menerima pembekalan materi dari Dr. Ir. Bambang Kun Cahyono, S.T., M.Sc., IPU. mengenai Pengolahan Data Spasial dengan Software Open-Source untuk Pemetaan dan Perhitungan Objek Pajak, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik bersama Krishna Duta Wibisono, S.T. Selanjutnya, Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. yang membahas materi tentang Integrasi Data Spasial Terkini dengan Data Persil BPN untuk Pembuatan Peta Kerja Penilaian PBB-P2.

Hari ketiga dibuka terlebih dahulu dengan sesi praktik yang dipandu oleh Krishna Duta Wibisono, S.T.  Selanjutnya, Dr. Ir. Yulaikhah, S.T., M.T., IPU. membawakan materi mengenai Pengenalan Block Adjustment Bidang Tanah dengan PEREKAT, yang kemudian disusul sesi praktik oleh Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng.

Pada hari keempat, Miranty Noor Sulistyawati, S.T., M.Eng. kembali membawakan sesi praktik yang kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi Penyusunan Peta ZNT oleh Dr. Ir. Diyono, S.T., M.T., IPU. Peserta juga diberikan tugas mandiri dan studi kasus yang merangkum seluruh materi dari hari pertama hingga hari ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan setiap peserta benar-benar memahami sekaligus mampu mengaplikasikan teori dan praktik pengolahan data spasial dalam konteks perhitungan PBB P2.

Sementara itu, hari kelima diisi dengan sesi pembahasan hasil tugas, refleksi, serta diskusi evaluasi kegiatan. Pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua Departemen Teknik Geodesi FT UGM, Prof. Ir. Trias Aditya K.M., S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng. Dalam pidato penutupnya, beliau menyampaikan apresiasi yang tinggi atas komitmen dan partisipasi aktif seluruh peserta sepanjang acara.

Prof. Trias berharap wawasan serta pengalaman yang didapatkan selama lima hari ini dapat segera diterapkan di lingkungan kerja masing-masing, sekaligus disebarluaskan ke instansi maupun pemerintah daerah terkait. Melalui inisiasi ini, DTGD FT UGM juga berharap sinergi antara akademisi dan jajaran pemerintahan dapat terus diperkuat guna mendorong sistem perpajakan daerah yang lebih modern, akurat, serta berbasis teknologi geospasial.

Dr. Ir. Bilal Ma’ruf Jalin Kolaborasi untuk Mendukung KKN-PPM UGM di Mentawai

Berita Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, 15 Juni 2026 – Pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) UGM 2026 di Kepulauan Mentawai mendapat dukungan dari berbagai pihak. Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Ir. Bilal Ma’ruf turut menginisiasi dan memperkuat kolaborasi dengan mitra eksternal guna mendukung kelancaran kegiatan pengabdian mahasiswa di wilayah tersebut.

Dalam rangka persiapan keberangkatan mahasiswa KKN-PPM UGM ke Kepulauan Mentawai, Dr. Bilal Ma’ruf menjalin kerja sama dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sebagai salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu menunjang berbagai kegiatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian kepada masyarakat di daerah kepulauan yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

KKN-PPM UGM di Kepulauan Mentawai merupakan salah satu program pengabdian yang bertujuan mendorong pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan edukasi, pengembangan potensi lokal, dan peningkatan kapasitas masyarakat. Dukungan dari berbagai mitra menjadi faktor penting dalam memastikan program dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat setempat.

Sebagai dosen pembimbing lapangan, Dr. Bilal Ma’ruf tidak hanya bertugas memberikan arahan akademik kepada mahasiswa, tetapi juga membangun jejaring kolaborasi yang dapat memperkuat pelaksanaan program di lapangan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat UGM untuk menghadirkan pengabdian yang berdampak dan berkelanjutan melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Keterlibatan aktif sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik UGM dalam pelaksanaan KKN-PPM menunjukkan komitmen departemen dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui berbagai bentuk kolaborasi dan inovasi, diharapkan program KKN-PPM UGM 2026 di Kepulauan Mentawai dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat.

Departemen Teknik Geodesi FT UGM mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan dan pelaksanaan KKN-PPM UGM 2026. Semangat kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.

Dosen Teknik Geodesi UGM Berkontribusi dalam Investigasi Fenomena Titik Api di Seyegan

Berita Senin, 15 Juni 2026

Yogyakarta, Juni 2026 – Civitas akademika Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (DTGD FT UGM) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam menjawab berbagai fenomena yang berkembang di masyarakat melalui pendekatan ilmiah. Salah satu kontribusi tersebut ditunjukkan oleh Prof. Ir. Leni Sophia Heliani, dosen Departemen Teknik Geodesi FT UGM, yang tergabung dalam tim pakar Universitas Gadjah Mada untuk menginvestigasi fenomena kemunculan puluhan titik api di sebuah rumah warga di Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Tim yang berada di bawah koordinasi Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM tersebut terdiri atas 18 peneliti dan akademisi dari berbagai disiplin ilmu. Setelah melakukan serangkaian observasi lapangan, pengukuran, pemetaan, serta analisis laboratorium sejak akhir Mei 2026, tim secara resmi menutup penyelidikan dan menyampaikan hasil akhirnya pada konferensi pers yang berlangsung di Gedung Engineering Research and Innovation Center (ERIC) FT UGM.

Dalam investigasi tersebut, Prof. Leni bersama para pakar lainnya berkontribusi dalam kajian berbasis geospasial dan geofisika untuk menguji berbagai dugaan penyebab munculnya titik api. Tim melakukan sejumlah pengukuran dan survei, termasuk pemetaan bawah permukaan menggunakan teknologi Ground Penetrating Radar (Georadar) dan Geolistrik, pengukuran medan elektromagnetik, serta analisis spasial menggunakan drone dan sensor inframerah.

Hasil pengukuran menunjukkan bahwa tidak ditemukan indikasi adanya rembesan gas alam maupun anomali geologi yang dapat menjelaskan kemunculan api secara alami. Analisis spasial yang dilakukan hingga radius 200 meter dari lokasi kejadian juga tidak memperlihatkan adanya anomali termal yang signifikan. Selain itu, pengukuran medan listrik dan medan magnetik di sekitar lokasi masih berada dalam batas normal.

Ketua tim investigasi, Prof. Ir. Alva Edy Tontowi, menjelaskan bahwa hasil analisis akhir mengarah pada keberadaan residu kebakaran yang berkaitan dengan material berbahan Polivinil Klorida (PVC). Temuan tersebut diperoleh melalui analisis residu pada berbagai permukaan menggunakan teknologi spektroskopi inframerah (FTIR). Saat terbakar, material PVC dapat menghasilkan gas hidrogen klorida yang terdeteksi oleh alat sebagai gas hidrogen.

Berdasarkan seluruh rangkaian pengamatan dan pengujian, tim menyimpulkan bahwa fenomena titik api di Seyegan tidak disebabkan oleh aktivitas geologi, rembesan gas alami, medan elektromagnetik, maupun proses penyalaan spontan (spontaneous ignition). Kesimpulan ini sekaligus memperkuat pentingnya pendekatan multidisiplin dalam mengungkap fenomena yang menjadi perhatian publik.

Keterlibatan Prof. Leni Sophia Heliani dalam tim investigasi ini mencerminkan kontribusi nyata sivitas akademika Departemen Teknik Geodesi FT UGM dalam mendukung penyelesaian berbagai persoalan masyarakat melalui pemanfaatan ilmu geodesi, geospasial, dan teknologi survei modern. Peran tersebut sejalan dengan komitmen DTGD FT UGM untuk terus mengembangkan penelitian dan pengabdian yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan bukti ilmiah. Dengan selesainya investigasi ini, tindak lanjut atas hasil temuan tim pakar UGM selanjutnya diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman sesuai kewenangannya

Sumber : https://ugm.ac.id/id/berita/penyelidikan-ditutup-tim-ugm-sebut-penyebab-munculnya-titik-api-di-seyegan-akibat-residu-kebakaran/

Fakultas Teknik UGM Tawarkan Beasiswa Doktor untuk Riset Geospasial, Mitigasi Bencana, dan Lingkungan

BeasiswaBerita Rabu, 10 Juni 2026

Yogyakarta, 4 Juni 2026 – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) kembali membuka pendaftaran Program Beasiswa Doktor untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Program beasiswa ini menawarkan bantuan biaya kuliah penuh (UKT) sesuai tarif yang berlaku untuk jangka waktu maksimal 6 semester.

Untuk periode ini, Program Studi Doktor Teknik Geomatika menyediakan tiga topik penelitian strategis yang dapat dipilih oleh para calon pendaftar, yaitu:

  1. Development of an Integrated Spatio-Temporal Deformation Modeling and Monitoring System Based on GNSS, InSAR, UAV, and Artificial Intelligence for Geodynamic and Infrastructure Risk Mitigation (Promotor: Prof. Nurrohmat Widjajanti).
  2. Digital Twin of Lava Flood Mitigation Based on DEM and Multi-Temporal SAR Imagery (Promotor: Prof. Leni Sophia Heliani).
  3. Estimation of Mangrove Carbon Stock Utilizing Deep Learning through the Integration of Multi-Sensor Remote Sensing Data (Promotor: Prof. Harintaka).

Persyaratan dan Ketentuan Pendaftaran Calon pelamar diwajibkan memenuhi beberapa kriteria akademik dan dokumen pemenuhan standar UGM, antara lain:

  • Memilih salah satu dari tiga topik penelitian yang tersedia.
  • Memiliki nilai Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,50 pada skala 4.
  • Memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris dari institusi yang diakui UGM dengan skor ekuivalen minimal 500.
  • Memiliki sertifikat Tes Potensi Akademik (TPA) dari institusi yang diakui UGM dengan skor ekuivalen minimal 550.
  • Menyusun dan mengunggah proposal penelitian dalam format PDF yang relevan dengan topik pilihan, mengikuti format resmi pada tautan http://ugm.id/PSFOEUGM.

Prosedur dan Jadwal Penting Proses pengajuan dilakukan secara paralel melalui dua tahapan. Pertama, pendaftar wajib mengisi formulir beasiswa di portal resmi http://ugm.id/doctoralscholarshipftugm. Kedua, pendaftar juga harus menyelesaikan registrasi admisi universitas melalui portal https://admissions.ugm.ac.id/enrollment/public/.

Berikut adalah lini masa penting yang wajib diperhatikan oleh seluruh pelamar:

  • Tenggat Pendaftaran Beasiswa: 15 Juni 2026, pukul 15.00 WIB
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 25 Juni 2026, pukul 15.00 WIB
  • Tenggat Registrasi Admisi UGM: 30 Juni 2026, pukul 15.00 WIB

Informasi lebih lanjut mengenai program beasiswa ini dapat diakses dengan menghubungi Layanan Hotline Fakultas Teknik melalui tautan WhatsApp resmi di http://wa.me/6285290994065.

Dukung Mitigasi Bencana Nasional, Peneliti Teknik Geodesi UGM Berhasil Petakan Penurunan Tanah Sidoarjo Melalui Integrasi Metode Geodetik Tercanggih

BeritaPenelitian Senin, 1 Juni 2026

Yogyakarta, 1 Juni 2026 – Departemen Teknik Geodesi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menorehkan capaian prestasi akademik internasional yang gemilang melalui kontribusi nyata dalam penanganan isu lingkungan nasional. Tim peneliti dari Teknik Geodesi UGM berhasil mempublikasikan hasil riset mutakhir mereka mengenai identifikasi dan pemetaan amblesan tanah (land subsidence) di wilayah eksploitasi gas Sidoarjo, Jawa Timur, pada jurnal ilmiah internasional bereputasi Geosciences (MDPI) yang terbit Mei 2026.

Riset strategis ini dipimpin oleh kolaborasi akademisi andalan UGM, yakni Ir. Nurrohmat Widjajanti, M.T., Ph.D., IPU dan Prof. Dr. Ir. Harintaka, S.T., M.T., IPU, bersama dengan Akbar Kurniawan, mahasiswa Program Studi Doktor Teknik Geomatika UGM. Penelitian ini berfokus pada fenomena penurunan tanah yang meluas sejak tahun 2006, yang tidak hanya terjadi di sekitar pusat semburan lumpur Sidoarjo, tetapi juga meluas hingga ke area sumur produksi gas Wunut dan Tanggulangin.

Inovasi Integrasi Metode Geodetik Aktivitas riset komprehensif ini memanfaatkan pendekatan multi-metode canggih (integrated geodetic methods) yang menggabungkan teknologi extraterrestrial dan terestrial. Tim Geodesi UGM mengintegrasikan metode Interferometric Synthetic Aperture Radar (InSAR), meliputi teknik Permanent Scatterers (PS-InSAR) dan Small Baseline Subset (SBAS) berbasis citra satelit radar Sentinel-1, dengan metode konvensional berakurasi tinggi seperti pengamatan GNSS (Global Navigation Satellite System) dan pengukuran sipat datar (levelling).

“Metode integrasi ini menjadi jawaban atas tantangan pemantauan lingkungan pedesaan dan lahan basah yang minim objek pemantul stabil (persistent scatterers),” tulis tim peneliti dalam artikel ilmiahnya.

Data komparasi performa yang berhasil diungkap oleh tim peneliti sangat mencengangkan:

  • Analisis PS-InSAR (2016–2022) mendeteksi kecepatan amblesan maksimum sebesar -41,01 mm/tahun.
  • Analisis SBAS pada periode yang sama merekam penurunan maksimum yang jauh lebih besar hingga mencapai -510,43 mm dengan kecepatan -86,08 mm/tahun.
  • Validasi lapangan melalui kampanye survei GNSS (2020–2022) menunjukkan laju rata-rata -52,2 mm/tahun.
  • Sementara itu, pengukuran sipit datar (levelling) presisi tinggi (2022–2023) mencatat laju amblesan rata-rata -205,4 mm/tahun.

Melalui pemodelan logaritma yang dikembangkan, penurunan tanah ini terbukti berkorelasi erat dengan proses konsolidasi fisik sedimentasi aluvial yang lunak, yang diperparah oleh dampak aktivitas ekstraksi hidrokarbon di bawah permukaan bumi Sidoarjo.

Capaian Prestasi dan Dampak Nyata Keberhasilan publikasi riset ini bukan sekadar pemenuhan capaian akademis bagi Teknik Geodesi UGM, melainkan sebuah instrumen krusial bagi keselamatan publik. Melalui dokumentasi investigasi lapangan yang dilakukan hingga tahun 2025, tim UGM membuktikan bahwa penurunan tanah ini berdampak masif pada penurunan kualitas hidup warga lokal. Dampak nyata seperti rumah-rumah warga yang tenggelam, pertokoan yang gulung tikar, hingga fasilitas sekolah yang tidak bisa lagi digunakan akibat banjir rob menahun berhasil dipetakan secara akurat menggunakan koordinat geodesi.

Prestasi ilmiah dari Departemen Teknik Geodesi UGM ini membuktikan komitmen universitas dalam menghasilkan riset yang tidak hanya diakui dunia internasional, tetapi juga memberikan solusi aplikatif bagi pemerintah daerah maupun industri dalam melakukan manajemen risiko bencana, perencanaan infrastruktur, serta proteksi wilayah permukiman dari ancaman kerusakan geologis di masa depan.

Sumber : https://www.mdpi.com/2076-3263/16/5/204

12

Agenda

Juni 2026
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
« Mei   Jul »

Berita Terakhir

  • Antisipasi Potensi Bencana, Teknik Geodesi UGM Gelar Pelatihan dan Simulasi Gempa Bumi dan Pemadam Kebakaran
  • Manfaatkan Metode Low-Cost Multi-Instrument, Tim Departemen Teknik Geodesi UGM Dokumentasi Digital Cagar Budaya Kulon Progo
  • Departemen Teknik Geodesi UGM Terima Kunjungan Studi Lapangan dari SMA Negeri 1 Pandaan
  • Sivitas Teknik Geodesi UGM Raih HKI Nasional untuk Peta 3D Bumi Perkemahan Karang Pramuka Kaliurang
  • Inovasi Akademisi Teknik Geodesi UGM Hasilkan Berbagai HKI di Bidang GNSS dan Teknologi Geospasial
Universitas Gadjah Mada

Departemen Teknik Geodesi

Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

Jl. Grafika no.2 Bulaksumur, Yogyakarta, 55281
  (+62274) 520226
  geodesi@ugm.ac.id

Direktori

  • Universitas Gadjah Mada
  • Fakultas Teknik UGM
  • Jurnal JGISE

Tautan

  • Jurnal Geodesi
  • Katdesi
  • KMTG
  • Geodeta UGM

Sosial Media

  • Instagram
  • Twiter
  • Facebook
  • Email

Saran dan Masukan

  • Aspirasi UGM

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY