Yogyakarta, 16 Juni 2026 – Perkembangan teknologi informasi mendorong hadirnya berbagai inovasi yang mampu menjawab tantangan di berbagai sektor, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi Digital Twin. Berangkat dari hal tersebut, mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP) bersama mahasiswa Program Studi S1 Informatika AMIKOM Yogyakarta menggelar forum diskusi akademik pada 15 Juni 2026 di Yogyakarta. Kegiatan yang dipandu oleh Ruli Andaru, Ph.D. ini menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai pemanfaatan Digital Twin sebagai representasi virtual suatu objek, sistem, maupun proses fisik yang mampu dipantau secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

Diskusi diawali dengan membahas implementasi Digital Twin di lingkungan kampus sebagai living laboratory. Melalui integrasi sensor Internet of Things (IoT), kampus dapat memiliki replika digital yang mampu memantau penggunaan energi, kondisi bangunan, hingga pola mobilitas sivitas akademika secara real-time. Pendekatan ini dinilai mampu mendukung pengelolaan fasilitas yang lebih efisien, prediksi pemeliharaan infrastruktur, serta optimalisasi penggunaan ruang berdasarkan kebutuhan aktual pengguna.
Pembahasan kemudian berkembang ke berbagai sektor strategis yang dinilai memiliki potensi besar untuk menerapkan Digital Twin, seperti pemantauan lingkungan bawah laut, pengelolaan rantai daur ulang sampah, mitigasi kebakaran hutan, hingga pembangunan kota cerdas. Selain membahas peluang implementasi, peserta juga mendiskusikan berbagai tantangan yang dihadapi, mulai dari kesiapan infrastruktur IoT, kapasitas komputasi awan, pemanfaatan kecerdasan buatan, hingga kebutuhan akan sumber daya manusia dan regulasi yang mampu mendukung adopsi teknologi tersebut di Indonesia.
Forum ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri dalam membangun ekosistem inovasi berbasis teknologi digital. Melalui diskusi lintas disiplin, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai konsep Digital Twin, tetapi juga didorong untuk menghasilkan solusi inovatif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Quality Education) melalui penguatan pendidikan berbasis riset dan kolaborasi, SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pengembangan inovasi digital, serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) melalui eksplorasi penerapan teknologi untuk pembangunan kota dan lingkungan yang lebih berkelanjutan.

